แชร์

Bab 315 - Firasat Tidak Enak

ผู้เขียน: Rianoir
last update วันที่เผยแพร่: 2024-11-20 16:30:27
Keesokan harinya, sinar mentari pagi menembus jendela vila mewah milik Ryan di kota Riverpolis.

Pemuda itu membuka mata dan menghembuskan napas panjang, mengeluarkan udara keruh dari tubuhnya setelah sesi kultivasi semalam.

Meski level kultivasinya meningkat signifikan, ia masih belum mencapai Foundation Establishment tingkat keempat.

Namun dengan bantuan energi spiritual dari Kuburan Pedang dan pil-pil yang ia buat, kecepatannya berkembang bahkan melampaui saat masih di Gunung Langit Biru.
Rianoir

Sore Semuanya. Semoga novel ini menjadi pelepas penat kalian ✧⁠◝⁠(⁠⁰⁠▿⁠⁰⁠)⁠◜⁠✧ Terima Kasih Kak Herryliea6 dan Kak Mahmud atas dukungan Gem-nya. (⁠.⁠ ⁠❛⁠ ⁠ᴗ⁠ ⁠❛⁠.⁠) Telah terkumpul 8 Gem, yang artinya ada 1 Bab Bonus Lagi yang masuk antrian. Sedikit pengumuman. Setelah jumlah antrian mencapai 35 Bab Bonus, othor akan menaikkan jumlah Gem-nya ,dari yang semula 5 Gem = 1 Bab, menjadi 10 Gem = 1 Bab. Untuk bab bonus View, masih tetap kelipatan 5K view sampe jumlah total View nanti 50K View. Selamat Membaca (⁠◠⁠‿⁠・⁠)⁠—⁠☆ Akumulasi Gem Bab Bonus: 20-11-2024 (sore): 3 Gem (reset) Bab Bonus Gem Hari ini: 2/3 Bab Bab Bonus Gem Antrian: 32

| 36
อ่านหนังสือเล่มนี้ต่อได้ฟรี
สแกนรหัสเพื่อดาวน์โหลดแอป
บทที่ถูกล็อก
ความคิดเห็น (2)
goodnovel comment avatar
Rianoir
cukup kok kak, novel ini masih panjang. per hari 3 bab bonus di rilis, sabtu minggu 4 Bab Bonus yang rilis. jadi tenang saja.
goodnovel comment avatar
Edwardus Hamdani
bab bonus sedikit.. antrian 32, kapan selesainya itu bab bonus
ดูความคิดเห็นทั้งหมด

บทล่าสุด

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 4116: Jejak Spirit Hall di Wilayah Selatan

    Ryan kembali memeriksa peta yang diberikan Quinton Greaves. Tidak jauh dari jalur yang sedang ditempuhnya terdapat Gunung Freezing Sky, sebuah gunung raksasa di pedalaman Wilayah Selatan.Menurut informasi yang diketahuinya, suhu di gunung itu sangat rendah, sementara puncaknya begitu luas sehingga sering dijadikan tempat menyelesaikan perselisihan. Tidak sedikit Kultivator Ranah Star Sealed memilih bertarung di sana untuk menuntaskan dendam pribadi.Akibat pertarungan yang berlangsung selama bertahun-tahun, kawasan Gunung Freezing Sky dipenuhi esensi pedang yang pekat. Bahkan dari penjelasan pada peta, Ryan bisa membayangkan betapa banyak ahli yang pernah saling berhadapan di tempat tersebut.Gunung itu juga tidak terlalu jauh dari Kota Heavenly Capital, tujuan Ryan yang sebenarnya.Quinton Greaves pernah memberitahunya bahwa pewaris misterius yang sedang dicarinya sempat muncul di kota tersebut. Ryan berha

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 4115: Pertemuan di Tengah Gurun

    Jauh di pedalaman Wilayah Selatan, enam pria tua duduk bersila di atas sebuah tebing. Mata mereka terpejam, sementara aliran energi yang dahsyat membentuk formasi besar di sekeliling mereka. Keenamnya merupakan Kultivator Ranah Great Void tahap awal yang dikirim Keluarga Miles dari Kerajaan Ilahi. Mereka datang dengan satu tujuan, yakni menemukan gadis bercadar misterius yang sebelumnya muncul di Keluarga Celestedragon. Barisan enam ahli Great Void itu cukup kuat untuk membunuh hampir semua kultivator Benua Valorisia. Keluarga Miles tidak mengerahkan kekuatan sebesar itu tanpa alasan. Peristiwa yang mereka selidiki berkaitan dengan kematian Elias Miles, dan gadis bercadar tersebut diduga sebagai orang yang membunuhnya. Keluarga Miles belum pernah menerima penghinaan sebesar itu. Mereka bertekad melenyapkan pelakunya sampai tuntas. Di tengah formasi, setetes darah melayang tanpa jatuh. Darah itu tertinggal ketika gadis bercadar terluka di kediaman Keluarga Celestedragon. For

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 4114: Segel yang Lenyap

    "Demon Emperor, bisakah kau menghapus segel yang ditinggalkan orang tua itu?" tanya Ryan. Wajahnya menegang. Demon Emperor justru tertawa kecil. "Hal seremeh itu mana mungkin menyulitkanku? Aku sudah menghapusnya untukmu." Ryan mengembuskan napas lega. Ia tidak ingin perjalanan pentingnya di Wilayah Selatan terus diawasi. Setelah memastikan urusan segel selesai, perhatian Ryan kembali tertuju pada tunggangannya. "Ngomong-ngomong, sebenarnya binatang apa Dark Ray ini? Kenapa kau sampai menyuruhku membawanya?" Nada Demon Emperor berubah serius. "Kalian semua salah menilainya. Asal-usul binatang ini jauh lebih luar biasa daripada yang kalian bayangkan." "Entah keberuntungan macam apa yang selalu mengikutimu, Nak. Bahkan aku harus mengakui bahwa dalam urusan seperti ini, aku kalah darimu." "Jangan membuatku semakin penasaran. Apa sebenarnya keistimewaannya?" desak Ryan. "Dark Ray itu memang memiliki garis darah kuno, tetapi tidak sama dengan Sphinx," jelas Demon Emperor. "Garis d

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 4113: Tanda Pengawas

    "Senior tentu mengetahui alasan aku membunuh mereka," kata Ryan tanpa menundukkan kepala. Ia menatap pria tua yang menghalangi jalannya itu dengan tenang. "Mereka lebih dulu berniat membunuhku." "Kalau Wilayah Selatan masih memilih membela orang-orang seperti itu, bukankah seluruh Benua Valorisia akan menertawakannya?" Begitu kalimat terakhir terucap, wajah pria tua itu mengeras. Tekanan mengerikan meledak dari tubuhnya dan menghantam Ryan. Bagi pria tua tersebut, siapa pun yang berani menghina Wilayah Selatan harus bersiap menghadapi kematian. Ryan tersentak. Wajahnya langsung memucat, seolah sebuah gunung dijatuhkan tepat ke atas bahunya. Tulang-tulangnya berderak, sementara lututnya nyaris tertekuk meski ia sedang berada di punggung Dark Ray. 'Kekuatan orang tua ini...' Ryan berusaha bertahan, tetapi tekanan itu jauh melampaui perkiraannya. Bahkan dengan kekuatannya sekarang, ia kesulitan menjaga tubuhnya tetap tegak. Tiba-tiba petir hitam menjalar di sepanjang tubuh Da

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 4112: Kontrak Spiritual

    Sosok Ryan kembali terlihat dalam pandangan Barlow Steen yang mulai mengabur. Jenderal penjaga perbatasan itu sudah tidak memiliki keberanian untuk melawan. Dengan sisa tenaga yang masih bisa dikumpulkannya, ia mengangkat kepala dan memohon. "Tolong, jangan bunuh aku!" "Aku yang buta dan tidak mengenali orang hebat. Aku sudah menyinggungmu." "Asalkan kau mau mengampuni nyawaku, aku bersumpah atas Hati Dao bahwa aku tidak akan mengatakan apa pun tentang dirimu!"Suara Barlow bergetar. Darah masih menetes dari sudut bibirnya, sedangkan jemarinya mencengkeram tanah untuk menopang tubuh. Semua kesombongan yang tadi ditunjukkannya telah lenyap.Barlow kini yakin Ryan bukan Kultivator Ranah Creation tingkat enam biasa. Pemuda itu pasti seorang ahli yang sengaja menyembunyikan tingkat kultivasinya. Hanya penjelasan itulah yang menurutnya masuk akal setelah menyaksikan serangan jiwa gagal dan tiga bawahannya tewas

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 4111: Kecepatan Kilatan Guntur

    Dua penjaga yang masih hidup segera menyusul serangan Barlow Steen. Setelah saling bertukar pandang, mereka melesat ke sisi kiri dan kanan Ryan, menutup jalur yang mungkin digunakannya untuk menghindar.Pedang panjang di tangan mereka terayun hampir bersamaan. Dua sinar pedang menyambar dari arah berlawanan, sementara kapak raksasa Barlow menghantam dari depan.Ketiganya telah bertarung bersama selama bertahun-tahun. Mereka tahu kapan harus bergerak dan bagaimana memaksa lawan masuk ke jangkauan serangan berikutnya.Kali ini, kapak Barlow menjadi serangan utama, sedangkan kedua pedang bertugas menghabisi siapa pun yang mencoba menghindar ke samping.Dalam sekejap, tiga serangan itu mengepung Ryan tanpa menyisakan jalan keluar yang terlihat. Jika ia mundur, kapak Barlow akan menyusul. Jika bergeser ke kiri atau kanan, sinar pedang kedua penjaga sudah menunggunya.Namun Ryan tidak panik. Tatapannya tetap tenang

บทอื่นๆ
สำรวจและอ่านนวนิยายดีๆ ได้ฟรี
เข้าถึงนวนิยายดีๆ จำนวนมากได้ฟรีบนแอป GoodNovel ดาวน์โหลดหนังสือที่คุณชอบและอ่านได้ทุกที่ทุกเวลา
อ่านหนังสือฟรีบนแอป
สแกนรหัสเพื่ออ่านบนแอป
DMCA.com Protection Status