Home / Urban / Pembalasan Tuan Muda Terkuat / Bab 3873: Naga Tanpa Awan

Share

Bab 3873: Naga Tanpa Awan

Author: Rianoir
last update publish date: 2026-09-12 17:05:06

Ryan menatap Corwin Samian yang sudah kehilangan ketenangannya.

Teriakan pemuda itu masih menggema di arena, tetapi Ryan sama sekali tidak menunjukkan reaksi selain mengangkat Pedang Feralrot perlahan.

“Tumbang?” tanyanya datar. “Corwin Samian, kau salah memahami satu hal.”

Corwin menatapnya dengan mata memerah.

Ryan melanjutkan, “Yang seharusnya kau harapkan sekarang bukan supaya aku tumbang. Kau seharusnya berharap dirimu menjadi lebih kuat.”

Esensi pedang yang selama ini memenuhi tubuh Ryan
Rianoir

bab bonus terakhir.

| 50
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter
Comments (6)
goodnovel comment avatar
Nisa Nisa
makasih bab bonusnya thor
goodnovel comment avatar
Raden Sahid
ternyata tebakanku salah kirain 9 bab selesai tuh corwin nyatanya butuh 13 bab untuk mengalahkan corwin tapi salut buat kamu tor berani potong cuan buat kasih senang para pengemarmu
goodnovel comment avatar
pisansundaasli
baru kali ini esensi cerita mengena. MANTAP... BESOK KITA KEMBALI.
VIEW ALL COMMENTS

Latest chapter

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3875: Rahasia Selene

    Ryan tahu jati diri Selene Chase berkaitan dengan Demon Emperor. Namun identitas aslinya masih tertutup rapat baginya.Sebagai Kepala Akademi Heavenly Flame, Quinton Greaves tentu mengetahui jauh lebih banyak daripada dirinya.Quinton hanya tersenyum penuh rahasia. “Selene Chase adalah orang Kerajaan Nine Nether.” “Lebih dari itu, dia putri dari sebuah keluarga yang sangat tertutup di sana. Jadi wajar kalau dia berhak hadir di perjamuan itu.”Ia menatap Ryan sejenak, lalu berkata lagi, “Bocah, meski bakatmu memang mengagumkan, Selene Chase tetap orang yang harus kau perhatikan baik-baik.”Ryan tidak menyela.Quinton melanjutkan, “Lebih dari itu, keluarga yang berdiri di belakangnya konon punya hubungan sangat dekat dengan Demon Emperor dari legenda.”“Dahulu, Demon Emperor bertarung melawan Dao Surgawi dan Kultivator Kerajaan Ilahi yang tak terhitung jumlahnya. Pertempuran itu mengguncang langit dan bumi.”Nada suara Quinton perlahan merendah.“Dan pada malam sebelum pertempuran ters

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3874: Kapal Menuju Niflheim

    Kalau orang lain tahu bahwa mereka pernah menghina Ryan Pendragon sedemikian rupa, bisa dibayangkan betapa sulitnya hidup mereka di akademi nanti.“Saudara-saudara, apakah kalian bisa memenuhi taruhan kalian sekarang?”Xander Jett menatap para murid angkatan kedua itu tanpa perubahan apa pun di wajahnya.Raut wajah mereka berubah beberapa kali. Mereka ingin menolak. Namun bisakah?Percakapan tadi bukan hanya didengar Xander dan rombongannya. Sekarang sudah ada beberapa pasang mata yang mengarah kepada mereka. Kalau mereka pura-pura lupa, reputasi mereka justru akan jatuh lebih buruk lagi.Selain meminta maaf, apa lagi yang bisa mereka lakukan?Mereka menggertakkan gigi, lalu akhirnya berdiri. Hati Dao mereka nyaris goyah di bawah tekanan itu. Dengan wajah masam, mereka berteriak ke arah Ryan yang berdiri tegak di lapangan latihan.“Maafkan kami, Ryan Pendragon!” “Mata kami buta dan kami memandangmu rendah.” “Kami sudah bersikap kurang ajar. Kekuatanmu tidak perlu diragukan lagi, d

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3873: Naga Tanpa Awan

    Ryan menatap Corwin Samian yang sudah kehilangan ketenangannya. Teriakan pemuda itu masih menggema di arena, tetapi Ryan sama sekali tidak menunjukkan reaksi selain mengangkat Pedang Feralrot perlahan.“Tumbang?” tanyanya datar. “Corwin Samian, kau salah memahami satu hal.”Corwin menatapnya dengan mata memerah.Ryan melanjutkan, “Yang seharusnya kau harapkan sekarang bukan supaya aku tumbang. Kau seharusnya berharap dirimu menjadi lebih kuat.”Esensi pedang yang selama ini memenuhi tubuh Ryan perlahan mengendap. Anehnya, ketenangan itu justru membuat tekanan di sekelilingnya terasa semakin berat, seolah sesuatu sedang dipadatkan sampai mencapai batas.“Cukup kuat sampai kau tidak kalah dariku.”Wajah Corwin menegang.Ryan mengangkat pandangannya dan berkata, “Kau tadi bilang aku tidak layak berdiri di jalanmu. Tapi menurutku, kaulah yang belum cukup kuat untuk membuatku berdiri di jalanmu.”Begitu kalimat terakhir terucap, esensi pedang yang tadinya tenang mendadak membumbung ke la

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3872: Semangat Baja

    Tak seorang pun di tribun bisa lagi memandang Ryan Pendragon seperti sebelumnya. Tubuh pemuda itu sudah dipenuhi luka, auranya terus menurun, tetapi semangat bertarung yang terpancar darinya sama sekali tidak melemah. Justru semakin lama pertarungan berlangsung, sorot matanya terasa semakin tajam.Mereka sudah berhenti bertanya apakah Ryan merasakan sakit. Darah yang membasahi tubuhnya sudah menjadi jawaban paling jelas.Yang sulit mereka pahami adalah bagaimana ia masih sanggup terus mengangkat pedang.Bahkan beberapa murid angkatan ketiga yang sejak awal hanya menonton dengan tenang kini mencondongkan tubuh ke depan. Tidak peduli siapa yang akhirnya memenangkan Tantangan Akademi ini, Ryan sudah membuktikan bahwa dirinya bukan sekadar murid tahun pertama yang kebetulan memiliki beberapa kartu truf.Di udara, Quinton Greaves juga tidak mengalihkan pandangan dari arena. Ia sebelumnya sudah menilai Ryan sangat tinggi, tetapi pertarungan hari ini membuatnya sadar bahwa penilaiannya ma

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3871: Harga Menunggu

    Ryan langsung menggeleng.“Tidak perlu. Aku bisa sendiri.”Quillon Wynn tidak membujuknya lagi.Ia tahu Ryan bukan menolak karena gengsi.Jika hanya ingin memenangkan pertandingan, meminjam kekuatan Quillon memang jalan tercepat. Namun kemenangan semacam itu tidak akan memberikan apa yang sejak awal dicari Ryan.Teknik Pedang Pemenggal Langit sudah berada di ambang terobosan.Ryan bahkan dapat merasakan bentuk tebasan berikutnya di dalam benaknya.Masalahnya, tebasan itu belum utuh.Masih ada sesuatu yang kurang.Jika dipaksakan sekarang, kekuatannya tidak akan berbeda jauh dari serangan-serangan sebelumnya.Karena itu, Ryan masih membutuhkan Corwin.Dan untuk mendapatkan bagian terakhir dari pemahaman itu, ia harus terus bertahan.'Datanglah.'Ryan menggenggam Pedang Feralrot semakin erat.'Perlihatkan semuanya.'Naga darah Corwin kembali menerjang.Cakar raksasanya turun bersama gelombang esensi pedang merah.Ryan menghindar setengah langkah, lalu membalas.CLANG!Pedang Feralrot me

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3870: Retakan Keyakinan

    Corwin Samian tidak memberi Ryan kesempatan untuk bernapas.Begitu melihat tebasan Ryan mampu mendorong wujud naga darahnya mundur beberapa meter, ia langsung mengubah ritme pertarungan.Tidak ada lagi jeda.Tidak ada lagi serangan untuk menguji.Ia harus mengakhiri semuanya sekarang.“ROOOAR!”Naga darah itu meraung.Esensi pedang yang memenuhi arena mendadak tersedot kembali ke tubuhnya. Kabut merah di sekelilingnya berputar liar, lalu memadat menjadi pusaran yang membuat udara bergetar.Ryan menyipitkan mata.'Dia mulai terburu-buru.'Puluhan berkas pedang merah darah terbentuk di udara.Masing-masing hanya setebal lengan, tetapi tekanan yang dipancarkannya jauh lebih tajam daripada serangan sebelumnya. Bahkan dari balik tabir pelindung, beberapa murid di tribun merasa kulit mereka seperti ditusuk jarum.Corwin tidak memberi waktu untuk berpikir.“Tebas!”Berkas-berkas itu melesat serempak.Ryan langsung mengaktifkan pertahanannya.Bayangan Unicorn Naga muncul di belakang tubuhnya.

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status