Home / Urban / Pembalasan Tuan Muda Terkuat / Bab 402 - Percobaan Pembunuhan (II)

Share

Bab 402 - Percobaan Pembunuhan (II)

Author: Rianoir
last update Petsa ng paglalathala: 2024-12-05 18:21:42
Tanpa membuang waktu, dua pria lainnya berteriak murka dan mempercepat gerakan mereka.

Mereka menyerang Ryan secara bersamaan, melancarkan serangkaian pukulan telapak tangan yang mematikan.

Serangan mereka begitu rapat hingga menutup semua rute pelarian Ryan.

Sementara itu, si lelaki tua bertunik memilih untuk tidak bergerak. Ia meletakkan tangannya di belakang punggung, mengamati pertarungan dengan tatapan penuh minat.

Kedua pria yang menyerang Ryan adalah saudara kembar dengan koordinas
Rianoir

maaf terlambat lagi, othor sibuk banget hari ini. Terima kasih Kak Ahmad, Kak Zainal, Kak Syahz, Kak Rayhan, Kak Bagus, Kak Nur, Kak Rubei', Kak Nani, Kak Aldi, Kak Ahmad, Kak Zulfadzli, Kak KibutsukiM36316, Kak Kusuma, Kak Mohd Azroy, Kak Yen, Kak Ayub, Kak Gojek, Kak Sherly, Kak Mohammad, Kak Koko Lusianto, Kak Celestine, Kak Sofian, Kak Yun, Kak Mariah, Kak Purwo, Kak Norizan, dan Kak Pengunjung6403 atas dukungan Gem-nya. (⁠.⁠ ⁠❛⁠ ⁠ᴗ⁠ ⁠❛⁠.⁠) Bab Bonus: 2/3 Bab Antrian: 39 Selamat Membaca (⁠◠⁠‿⁠・⁠)⁠—⁠☆

| 49
Patuloy na basahin ang aklat na ito nang libre
I-scan ang code upang i-download ang App
Locked Chapter

Pinakabagong kabanata

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3838: Satu Telapak

    Aura Cassian Weston akhirnya berhenti naik setelah menyentuh batasnya.Napasnya tersengal. Kedua tangannya terangkat perlahan, lalu seluruh energi spiritual di dalam tubuhnya dihimpun tanpa sisa. Kekuatan domainnya meledak keluar tanpa kendali, membuat udara di sekitar Gerbang Bulan bergetar kacau.Matanya terpaku pada gerbang kristal yang sudah menutup kembali.“Aaaah!”Cassian melolong panjang, kemudian menghantamkan kedua telapak tangannya ke Gerbang Bulan.Dentuman keras menggema di seluruh halaman.Tanah berguncang oleh hantaman itu. Momentum serangan Cassian benar-benar mencengangkan. Bahkan jika dibandingkan dengan dorongan Ryan Pendragon sebelumnya, gerakannya justru terlihat jauh lebih dahsyat. Debu terangkat setinggi pinggang, dan beberapa tamu di barisan belakang sampai mengangkat lengan untuk melindungi mata.Semua orang menatapnya dengan mata membelalak.Pertama, Cassian memakai teknik rahasia sampai auranya melonjak. Setelah itu, ia melepaskan serangan sebesar ini. W

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3837: Tubuh Myriad Demon

    Selene Chase tertawa manis, lalu menepukkan kedua tangannya.“Menarik. Menarik sekali. Aku tidak menyangka kesenangan yang kalian bawa hari ini bukan hanya soal Gerbang Bulan yang terbuka sepenuhnya.”Ia menoleh ke arah Cassian Weston yang masih berdiri kaku di kejauhan.“Yang di sana itu Kakak Seperguruan Weston, benar?”Senyum Selene semakin jelas di balik cadar tipisnya. “Cepat kemari. Aku sudah tidak sabar melihat kemampuan Kakak Seperguruan Weston.”Ia lalu memiringkan kepala ke arah Ryan Pendragon. “Boleh aku menjadi wasit untuk taruhan ini?”“Dengan kedudukan Nona Selene, tentu tidak ada masalah,” jawab Ryan sambil tersenyum.Selene mengangguk puas, kemudian menatap Cassian. “Kau yang di sana. Apa kau keberatan kalau aku menjadi wasitnya?”Wajah Cassian sudah berubah kehijauan. Giginya bergemeretak, tetapi satu kata pun tidak segera keluar dari mulutnya.Sejujurnya, ia ingin sekali berkata bahwa ia keberatan. Bukan hanya soal wasit. Ia bahkan tidak ingin melanjutkan taruhan ini

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3836: Giliran Cassian

    Kalimat Selene Chase membuat kerumunan di depan Paviliun Moonveil kembali bergemuruh.Ryan Pendragon resmi menjadi tamu kehormatan Paviliun Moonveil.Itu sama sekali bukan perlakuan biasa.Paviliun Moonveil adalah tempat kelas atas, titik berkumpulnya para murid berbakat dan orang-orang berpengaruh. Bisa dibayangkan seberapa istimewa layanan serta keuntungan yang diterima seseorang yang memegang status tamu kehormatan di tempat seperti ini.Belum lagi potongan setengah harga untuk seluruh pembelanjaan.Hidangan Paviliun Moonveil dikenal setara dengan hidangan Area Heaven di kantin akademi. Artinya, harganya pun sama-sama mencekik. Potongan setengah harga itu setara dengan jumlah harta yang tidak sedikit.Jika Ryan mau, ia tinggal mengajak orang lain makan di Paviliun Moonveil, lalu mengambil selisih harga dari potongan tersebut. Dengan cara itu saja, ia bisa mengumpulkan kekayaan yang tidak main-main tanpa perlu mengambil misi akademi.Beberapa murid di kerumunan bahkan sudah mengh

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3835: Kartu Emas

    Cassian Weston menyesal telah mencari perkara dengan Ryan Pendragon tanpa alasan yang cukup.Kalau benar pemuda inilah yang membunuh tuan muda mereka di Ngarai Nether, sekarang ia justru mulai memahami kenapa peristiwa itu bisa terjadi.Siapa sangka, yang ia injak bukan semut di pinggir jalan.Melainkan ekor naga.Keringat dingin membasahi dahi dan punggung Cassian. Dadanya terasa sesak. Otaknya berputar cepat, mencari jalan keluar dari taruhan yang baru saja ia terima sendiri.Namun yang ia temukan hanya kekosongan.Siasat macam apa yang bisa dipakai untuk menghadapi kekuatan sebesar itu? Semuanya terasa seperti omong kosong. Teknik rahasia Lembah Myriad Demon yang tadi ia banggakan pun tiba-tiba tampak seperti ranting kering di hadapan kapak besar.Cassian menelan ludah.Tidak.Ia tidak bisa melanjutkan ini.Ia bahkan belum bergerak sedikit pun, tetapi ia sudah b

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3834: Gerbang Terbuka

    Di bawah tatapan seluruh halaman, kedua telapak tangan Ryan Pendragon akhirnya menempel di permukaan Gerbang Bulan.Begitu merasakan bobot pintu kristal yang sudah memaksa mundur begitu banyak genius, senyum tipis muncul di wajahnya.Apa yang ia rasakan?Ringan.Terlalu ringan.Sensasinya hampir tidak berbeda dengan mendorong pintu kayu di rumah biasa. Gerbang Bulan sama sekali tidak memberi tekanan berarti pada tubuhnya.Ryan sempat mengira bobot gerbang ini bekerja melalui formasi penekan yang menghitung kekuatan pendorong seseorang. Dengan begitu, semakin besar kekuatan yang dikerahkan, semakin berat pula gerbang tersebut.Ternyata bukan.Gerbang ini hanya berat.Sesederhana itu.Dan bobot yang meruntuhkan harga diri sekian banyak genius itu tidak berarti apa-apa bagi tubuh Ryan yang baru saja ditempa ulang oleh Teknik Membakar Darah dan Api Mistik.**P

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3833: Api Mistik

    Cassian Weston mendengarkan cemooh yang menyebar di sekelilingnya dengan wajah puas.Inilah hasil yang ia inginkan.Ia tidak mau namanya nanti tercemar sebagai senior yang memaksa junior berlutut. Namun jika seluruh orang di halaman ini menyaksikan bahwa Ryan Pendragon sendiri yang bersikeras mengajak bertaruh, tidak akan ada yang bisa menyalahkannya ketika pemuda itu kalah.Di sisi lain, wajah Ryan tetap datar.Ia sama sekali tidak memasukkan bisik-bisik itu ke dalam hati. Saat ini, ia sudah berdiri tepat di depan Gerbang Bulan. Cahaya kristal dari pintu megah itu memantul di wajahnya, dingin dan jernih seperti cahaya bulan yang dipadatkan.‘Sekalian saja kupakai kesempatan ini untuk menguji daya Api Mistik yang baru,’ pikirnya.Ryan memejamkan mata dan mengatur aliran energi spiritual di dalam tubuhnya.Seuntai api ungu mengalir keluar dari pusat energinya, lalu menyebar masuk ke seluruh pembuluh darahnya.Boom!Cahaya ungu menyembur keluar.Api ungu berkobar di permukaan tubuh R

Higit pang Kabanata
Galugarin at basahin ang magagandang nobela
Libreng basahin ang magagandang nobela sa GoodNovel app. I-download ang mga librong gusto mo at basahin kahit saan at anumang oras.
Libreng basahin ang mga aklat sa app
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status