LOGINTerima Kasih Kak Jaz dan Kak Usman atas dukungan Gem-nya.(. ❛ ᴗ ❛.) ini adalah bab bonus hari ini. Akumulasi Gem: 27-09-2024 (Malam): 4 Gem tinggal satu Gem lagi, dapet bonus bab nih, hehehehe... othor minta maaf bab bonus ini agak terlalu malam update-nya, karena lagi ada banyak tugas di kantor. oke, selamat membaca(◠‿・)—☆
Di atas tanah itu, Ryan tidak bergerak.Debu dari ledakan perlahan mengendap. Dari pusat kehancuran itu, hanya empat kultivator Ranah Creation yang keluar dalam kondisi masih bisa berdiri. Satu di antaranya sudah hampir mati, langkahnya sempoyongan dan darah terus mengucur deras dari luka terbuka di dadanya.Tiga lainnya terluka, tapi masih mampu bertarung.Dan satu di antaranya adalah Lyle Wren.Lengan kirinya sudah tidak ada, terpotong bersih oleh satu ledakan. Tapi matanya memancarkan kegembiraan yang tidak bisa disembunyikan. Bibirnya membentuk senyum ganjil di wajah yang penuh luka."Akhirnya." Suaranya rendah, hampir berbisik, tapi penuh kepuasan. "Akhirnya bajingan ini akan mati juga."Kebenciannya pada Ryan mengalir dari dua sumber sekaligus, Ryan yang sudah membunuh begitu banyak orang di pihaknya, dan formasi terlarang terkutuk yang memaksanya bertarung dengan hanya separuh kekuatan.
Ryan tidak bergerak.Tujuh kultivator Ranah Creation sudah hampir menutup semua celah di sekelilingnya. Tanah retak dari tekanan aura gabungan yang mereka pancarkan. Tapi wajah Ryan tidak menunjukkan kepanikan. Bibirnya tidak gemetar. Matanya tidak panik mencari jalan keluar.Hanya tenang. Dingin. Terlalu tenang untuk seseorang yang dikepung dari tujuh arah sekaligus dengan tubuh yang sudah penuh luka.'Kalian sudah terlambat.'Tanpa tergesa, Ryan merogoh ke dalam cincin penyimpanannya. Tangannya mengeluarkan lima belas artefak tingkat Ranah Dao Integration sekaligus, disusul empat artefak ruang-waktu yang berkilau kebiruan. Semuanya berasal dari Alam Rahasia Demon Saint, dan syukurlah dia mengumpulkan cukup banyak waktu itu. Tanpa persediaan ini, tidak ada satu pun pilihan yang tersisa untuk dia pakai sekarang."Ledakan Seribu Artefak!"WUSHHH!Sembilan belas a
Ekspresi para ahli dari ketiga kekuatan itu berubah bersamaan.Enam Dao. Enam Dao berbeda, dan semuanya tergolong papan atas.Bagi kultivator biasa, memahami satu Dao saja sudah cukup untuk dijuluki jenius langka satu generasi. Tapi di belakang pemuda ini, enam Dao berputar sekaligus tanpa saling menghancurkan. Mustahil. Pencapaian yang bahkan di antara kekuatan-kekuatan besar tidak akan ditemukan dalam satu abad penuh. Tidak ada yang pernah melihatnya secara langsung. Sebagian bahkan tidak percaya itu mungkin. Dan sekarang semua itu ada di sini, berputar dengan tenang di udara seperti bukan hal yang luar biasa sama sekali.Mata beberapa kultivator yang lebih tua sempat beralih sekilas ke rekan di sebelah mereka. Tidak ada yang bicara. Tapi pikiran yang sama melintas di kepala mereka masing-masing.Betapa luar biasanya kalau pemuda ini adalah murid mereka.Sayangnya, kenyataan justru sebaliknya.Ryan adalah musuh. Dan musuh sehebat ini harus disingkirkan sekarang, sebelum ancam
Meski situasi sudah tidak berpihak padanya, Lyle Wren tidak lantas membisu.Tidak satu pun dari mereka yang bodoh. Semua yang hadir bisa melihat betapa tidak lazimnya bakat yang dimiliki Ryan. Dan di antara ketiga pihak yang hadir, tawaran dari Divine Palace jelas yang paling menggiurkan, bahkan jauh melampaui apa yang Keluarga Celestedragon bisa keluarkan.Sebuah Pil Venerable Kuno.Pil langka yang mampu memangkas waktu tembus ke Ranah Creation secara drastis, sesuatu yang bagi banyak kultivator membutuhkan belasan bahkan puluhan tahun perjuangan. Nilainya tidak bisa diukur dengan batu spirit biasa, bahkan bagi mereka yang sudah berdiri jauh di atas kebanyakan orang. Di seluruh dunia kultivasi, hanya segelintir pihak yang mampu mengeluarkan pil semacam itu sebagai tawaran perekrutan, dan Divine Palace adalah salah satunya.Sementara itu, para kultivator Spirit Hall tidak membuka mulut sama sekali. Wajah-wajah mereka tegang, khawatir, dan mereka tidak terlalu berhasil menyembunyik
Di pinggir, para anggota Myriad Sword Palace mengepalkan tinju mereka. Divine God Raging Flame sudah setengah berdiri dari posisi berlututnya, siap memaksakan diri masuk ke pertarungan meski tubuhnya sudah tidak punya banyak yang tersisa.Tapi kalau dia bergerak meninggalkan titik formasi, segel tambalan itu bisa robek kembali.Tubuh Ryan bersinar.Bukan cahaya pedang. Bukan esensi apa pun yang bisa diidentifikasi. Melainkan cahaya keemasan yang memancar dari dalam kulit, menerangi setiap urat dan ruas jarinya dari bawah seperti api di balik kaca tipis. Energi iblis yang biasanya dia simpan rapat mengalir keluar, menyelimuti seluruh tubuhnya dalam aura yang membuat udara di sekitarnya berdenyut.Immortal Divine Body terjaga sepenuhnya.KRAAAAK!Tali energi itu robek dari dalam. Serabut-serabutnya berpencar ke udara dan lenyap sebelum menyentuh tanah. Ryan melesat ke samping, mengh
Kultivator Creation itu tidak memberi Ryan ruang untuk bernapas.Dari jarak yang sudah terlalu dekat untuk pedang, cahaya aneh berkumpul di telapak tangannya, berputar menjadi satu titik yang terasa seperti jarum panas bahkan sebelum menyentuh kulit. Serangannya dihunjamkan lurus ke dada Ryan.Ryan bisa menghindarinya.Dia memilih untuk tidak.Kalkulasi berlangsung dalam sepersekian detik di kepalanya. Sembilan kultivator Ranah Creation mengelilinginya. Kalau dia hanya bertahan dan mengelak terus, pertarungan ini akan berlangsung terlalu lama dan menguras cadangan energi yang sudah tidak berlimpah. Satu-satunya jalan tercepat untuk mengubah keseimbangan adalah dengan menukar luka demi luka. Setiap serangan mereka dibalas dengan serangan yang melukai, memaksa mereka merasakan harga yang harus dibayar untuk setiap langkah yang mereka ambil.Dengan Immortal Divine Body yang terus memulihkan tubuhnya da
Judas Lucifer menekan tangannya pada tutup peti batu dan mengalirkan kekuatan. Dengan suara keras, tutupnya terbuka. Seorang pria kekar bersimbah darah terbaring di dalam. Tubuhnya penuh luka dan tampak sangat ganas. Di lehernya terukir tato pintu berdarah yang berpendar merah. Jika Ryan ada
Severin tersenyum puas melihat ini. "Bocah, tadi kau sangat sombong. Kenapa sekarang diam?" ejeknya. "Kau tahu kenapa aku meninggalkan Aliansi Formasi? Dengan kultivator sehebat ini di sisiku, tak ada yang bisa mereka ajarkan lagi!" "Guru, aku ingin tangannya hancur agar dia tak bisa membuat formas
Tanpa memberi lawannya kesempatan pulih, Ryan melancarkan serangan lagi. Pedang Surgawi EX-Caliburn bergerak bagai kilat, memancarkan cahaya merah darah yang menyilaukan.Hulk Laurel dengan paksa menelan pil dan menstabilkan tubuhnya. Jari-jarinya kembali menari di at
Ryan tidak bisa tetap tenang mendengar kabar buruk ini. Jelas seseorang sedang mengambil tindakan terhadapnya, dan kemungkinan besar pelakunya adalah orang-orang Sekte Hell Blood, termasuk Tetua Zigfrid! Yang membuatnya bingung, mengapa mereka tidak langsung datang ke ibu kota untuk berurusan den







