بيت / Urban / Pembalasan Tuan Muda Terkuat / Bab 527 - Ke Rumah Wendy

مشاركة

Bab 527 - Ke Rumah Wendy

مؤلف: Rianoir
last update تاريخ النشر: 2024-12-27 22:16:04
Bagaimanapun, Wendy sering mendapat ajakan keluar dari banyak pria, yang selalu dia tolak untuk menghindari perhatian yang tidak diinginkan.

Kali ini, justru dialah yang menawarkan untuk mentraktir Ryan makan.

Namun kini dia ragu, makanan macam apa yang pantas ia tawarkan pada orang sepenting Ryan?

Suasana di dalam mobil menjadi semakin canggung hingga Ryan akhirnya memecah keheningan. "Di mana kita akan makan?" tanyanya.

"Saya... saya juga tidak tahu," jawab Wendy lirih, masih merasa gugup
Rianoir

Terima Kasih Kak Elegan 2004 dan Kak Ricky Wenas atas hadian koinnya (⁠.⁠ ⁠❛⁠ ⁠ᴗ⁠ ⁠❛⁠.⁠) Terima kasih juga Kak Yudi, Kak Rock, Kak Jhonny, Kak Arik, Kak Alle, Kak Cutok, Kak Steven, Kak Zainal, Kak Muhyil, Kak Sanjaya, Kak Fia, Kak Zainol, Kak Farid, Kak Sis, Kak yrhtif, Kak Saifatullah, Kak Yanbro_avtaRizki, Kak Affisen, Kak Yahya, Kak Pengunjung7503, Kak Hari, Kak Babe, Kak Aiyub, Kak Firman, Kak Cypa, Kak Ari, Kak Syafrudin, Kak M U, Kak Ma Tibun, Kak Celestine, Kqm Pengunjung4498, Kak Tun, Kak Alberth, Kak Ahmad, Kak Aldi, Kak Mohd Azroy, Kak Muhammad Siarah, Kal Alka, Kak Icci, Kak Ayub, Kak Etris, Kak Badrus, Kak Riyantob59, Kak Tulisan Arab, Kak Yanbro, Kak Dwi, Kak Zul, Kal Al Walid, Kak Pengunjung3041, Kak Mochamad Yusuf, dan Kak Oella atas dukungan Gem-nya (⁠.⁠ ⁠❛⁠ ⁠ᴗ⁠ ⁠❛⁠.⁠) Bab Bonus: 3/3 Bab Reguler: 2/2

| 58
استمر في قراءة هذا الكتاب مجانا
امسح الكود لتنزيل التطبيق
الفصل مغلق
تعليقات (2)
goodnovel comment avatar
Robyt
Mantap thor makin malam updatenya
goodnovel comment avatar
Andreas E. Hardy
pjg 1malam drama batu ajaib jd milik ryan
عرض جميع التعليقات

أحدث فصل

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3811: Paviliun Flamevault

    Quinton Greaves tersenyum.“Benar sekali. Di antara murid-murid tahun kedua kita, tidak banyak yang benar-benar menonjol tahun ini. Jadi lebih masuk akal kalau tempat itu kuberikan kepada Ryan.”Ia berhenti sejenak. Senyumnya yang tadi santai perlahan memudar. “Lagi pula, aura anak itu terasa akrab sekaligus mengancam.”Nada suaranya menjadi lebih pelan. “Bahkan bagiku.”Mata sosok di dalam bayangan itu membelalak.Quinton Greaves adalah Kultivator Ranah Great Void. Sosok setingkat dirinya justru merasa terancam oleh seorang bocah Ranah Creation? Jika kalimat barusan tersebar keluar, bukan hanya Benua Valorisia yang akan gempar. Kerajaan Ilahi pun pasti ikut terguncang.‘Apakah karena garis darahnya?’ pikir sosok itu.Namun ia memilih tidak bertanya lebih jauh. Sebagai gantinya, ia menatap Quinton dengan sorot menyelidik.“Kepala Akademi, kau membawa Ryan ke Kerajaan Nine Nether bukan hanya untuk pamer

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3810: Lencana Api

    Ryan Pendragon menatap Quinton Greaves dengan heran. “Kepala Akademi, bukankah Akademi Heavenly Flame didirikan di bawah naungan Kerajaan Ilahi?” “Rasanya ucapan tadi kurang pantas diucapkan di tempat seperti ini.” Quinton justru tersenyum. Senyum itu terlihat seperti milik seseorang yang sudah lama menunggu pertanyaan tersebut. “Tidak ada yang salah dengan ucapanku,” katanya pelan. “Kerajaan Ilahi yang sekarang bukan lagi Kerajaan Ilahi yang dulu.” Ryan tidak menyela. “Memang benar akademi ini berdiri karena Kerajaan Ilahi. Namun hari ini, sebagian besar orang justru ingin menarik garis pemisah sejauh mungkin dari mereka.” Sorot mata Quinton menjadi lebih dalam. “Sejak Keluarga Pendragon dari Kerajaan Ilahi...” Kalimat itu berhenti begitu saja. Quinton menutup mulutnya, lalu menggeleng pelan, seolah baru sadar bahwa ia hampir mengatakan sesuatu yang tidak seharusnya keluar. “Ada hal-hal yang lebih baik kau ketahui sesedikit mungkin.” Ryan menahan diri untuk tidak mengejar

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3809: Niflheim

    Ryan teringat pada Lucian Zeth. Pria itu adalah kultivator penempa tubuh yang mampu menandingi binatang iblis seranah. Di Akademi Heavenly Flame, namanya juga termasuk cukup diperhitungkan. Kalau akademi ini saja berada di urutan paling buncit, berarti di tiga akademi lain pasti ada murid-murid yang bisa menginjak Lucian tanpa mengeluarkan banyak tenaga. Pikiran itu membuat Ryan memahami satu hal. Dunia yang ia masuki sekarang jauh lebih luas daripada yang ia bayangkan saat baru tiba di Benua Valorisia. Namun senyum masam di wajah Quinton Greaves cepat menghilang. Pria tua itu tiba-tiba menepuk bahu Ryan dengan semangat yang meluap. “Tapi sekarang kita punya kau! Akhirnya Akademi Heavenly Flame bisa mengangkat kepala!” Matanya berbinar seperti anak kecil yang baru mendapat mainan langka. “Selama ini, para kakek tua dari akademi lain selalu membusungkan dada di depanku.” “Mereka terus membanggakan bahwa di tempat mereka ada genius yang membawa garis darah Kerajaan Ilahi.” Q

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3808: Empat Akademi

    Pria tua itu sedang bermain catur dengan Kepala Akademi Heavenly Flame. Saint Immortal King bahkan tidak melirik Ryan Pendragon. Ia hanya meletakkan bidak hitam di antara jemarinya ke papan, lalu menyeringai lebar. “Orang tua, kau kalah lagi.” “Senjata True God itu...” “Hmph!” Kepala Akademi mendengus dingin. Tanpa banyak bicara, ia melempar sebuah cincin penyimpanan ke seberang meja. “Ambil.” Nada suaranya terdengar tidak senang. “Aku masih ada urusan, jadi jangan berharap aku mengantarmu sampai pintu.” Saint Immortal King menyambar cincin itu, lalu menyimpannya sambil terkekeh. Ia merentangkan tubuh dengan santai, menenggak seteguk arak dari kendi di sampingnya, kemudian baru menoleh ke arah Ryan. “Orang tua, Akademi Heavenly Flame milikmu ini makin lama makin merosot. Bocah Ranah Creation tingkat satu pun sekarang bisa masuk?” Ryan hampir tersedak mendengar ejekan itu. Namun kalimat itu justru memberitahunya satu hal penting. Kepala Akademi sama sekali tidak tahu bahwa

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3807: Dua Pantangan

    'Pantas saja Lucian Zeth langsung menurunkan tangannya begitu mengingat nama beliau,' pikir Ryan.Nolan Chester menarik kembali auranya. Tekanan yang tadi membuat pepohonan menunduk langsung lenyap, seolah tidak pernah ada. Setelah itu, ia tersenyum tipis kepada Ryan.“Air di Akademi Heavenly Flame ini sangat dalam. Kau tidak bisa mengukur murid maupun pengajar hanya dari tingkat kultivasi yang terlihat. Kau sendiri contoh terbaiknya.”Ryan tidak membantah.Nolan melanjutkan, “Ingat baik-baik. Di akademi ini masih ada beberapa orang yang sengaja menyembunyikan aura mereka. Orang seperti itu tidak boleh kau remehkan.”Nada suaranya terdengar datar, tetapi maknanya jelas. “Aku tidak mau kau celaka hanya karena salah menilai.”Ryan mengangguk pelan. Ia tahu Nolan tidak sedang menakut-nakutinya. Akademi sebesar ini pasti menyembunyikan banyak sosok yang tidak bisa dinilai dari penampilan luar.Nolan berhe

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3806: Aura Tersembunyi

    Di tengah keheningan yang masih menggantung di kantin, pelayan Area Heaven melangkah mendekat kepada Ryan Pendragon. Senyumnya sopan, langkahnya ringan, seolah beberapa meja yang baru saja hancur dan seorang Kultivator Ranah Star Seed yang tergeletak tidak jauh dari sana sama sekali tidak terjadi. “Tuan Muda, hidangannya sudah siap. Silakan masuk ke ruang pribadi.” Ryan mengangguk sambil tersenyum. ‘Orang yang mengelola Area Heaven pasti punya latar belakang tidak biasa.’ Pelayan ini benar-benar terlatih. Keributan barusan hampir meremukkan separuh suasana kantin. Lucian Zeth pingsan dengan napas tinggal segaris tipis, dan para murid di sekitar masih berdiri kaku karena terkejut. Namun wanita itu tetap melayani tamu dengan suara datar, senyum terukur, dan tangan yang tidak bergetar sedikit pun. Orang yang mampu melatih pelayan seperti ini jelas bukan sosok biasa. Ryan melirik Lena Sharpe sekilas, lalu berjalan pergi dengan kedua tangan di belakang punggung. Lena akhirnya ters

فصول أخرى
استكشاف وقراءة روايات جيدة مجانية
الوصول المجاني إلى عدد كبير من الروايات الجيدة على تطبيق GoodNovel. تنزيل الكتب التي تحبها وقراءتها كلما وأينما أردت
اقرأ الكتب مجانا في التطبيق
امسح الكود للقراءة على التطبيق
DMCA.com Protection Status