Share

Bab 200

last update Petsa ng paglalathala: 2025-07-10 09:05:27
Ia menyerahkan masing-masing botol ke Nada dan Daffa tanpa bicara. Daffa hanya mengangguk kecil sambil menerima.

“Thanks, Go.”

“Sama-sama, Bos,” balas Yugo pelan.

Nada tersenyum tipis dan membuka tutup botol, lalu meneguknya sedikit. Mereka kembali dalam diam. Tapi ada yang berbeda.

Yugo ti
Patuloy na basahin ang aklat na ito nang libre
I-scan ang code upang i-download ang App
Locked Chapter

Pinakabagong kabanata

  • Pemuas Nafsu Tuan Muda   Bab 235

    Beberapa bulan kemudian …. Cahaya senja membias indah di langit kota. Lembut dan keemasan, seolah langit pun ikut merayakan hari bahagia itu. Di sebuah gedung pernikahan yang elegan namun sederhana, Nada berdiri anggun dalam balutan kebaya putih gading berhias payet, rambutnya ditata sanggul renda

  • Pemuas Nafsu Tuan Muda   Bab 234

    “Astaga! Itu … itu kan Pak Gio? Guru kita, Ayu!” Nada menutup mulutnya dengan telapak tangan, suaranya nyaris tercekat di tenggorokan. Mata Ayu membelalak tak percaya. “Enggak mungkin. Dia kan di penjara! Kita lihat sendiri dia dibawa polisi waktu itu.” “Tenang. Jangan terburu-buru. Kita tunggu

  • Pemuas Nafsu Tuan Muda   Bab 233

    Tepat lima hari sejak Daffa terbaring koma di rumah sakit, kabut tebal mulai turun pelan menutupi jalan-jalan kota. Malam menjelma menjadi sosok yang menakutkan, seolah ikut menyembunyikan sesuatu. Langit mendung, tanpa bintang, dan udara terasa lembab karena hujan yang baru saja reda. Jalanan tam

  • Pemuas Nafsu Tuan Muda   Bab 232

    “Daffa!” Jerit Nada mengoyak keheningan malam. Ia mematung, matanya menatap shock dan tak percaya. Tubuh Daffa terhempas karena tabrakan keras oleh mobil itu. Kini tubuh malang tersebut tergeletak di aspal. Darah menggenang dari pelipis dan dada kirinya. Orang-orang mulai berkumpul. Lampu mobil-mo

  • Pemuas Nafsu Tuan Muda   Bab 231

    Langit mendung menggantung rendah sore itu. Petir samar menggeram dari kejauhan, seolah bumi pun tahu bahwa badai baru saja dimulai, bukan hanya di langit, tapi juga di hati manusia. Di dalam rumahnya yang kini terasa sempit meski luas, Hadi berjalan mondar-mandir dengan napas tersengal. Kertas anc

  • Pemuas Nafsu Tuan Muda   Bab 230

    “Sialan!” geram pria paruh baya itu. Tangan Hadi masih menggenggam kertas lusuh yang tadi terlipat di bawah batu. Angin malam menerpa wajahnya yang penuh peluh, meski suhu udara di luar tidak panas sama sekali. Lampu jalan berkedip pelan di kejauhan, menciptakan bayangan panjang di atas aspal yang

  • Pemuas Nafsu Tuan Muda   Bab 77

    Namun, kejadian itu justru berujung pada hal yang tidak diinginkan. Gadis itu adalah Alya, si murid baru yang baru saja masuk kemarin. Entah kenapa Alya malah merangkul leher Daffa dengan erat, seolah-olah tidak ingin melepaskan dirinya.“Ups! Maaf,” kata Alya dengan Nada menggoda, senyum manis meng

    last updateHuling Na-update : 2026-03-23
  • Pemuas Nafsu Tuan Muda   Bab 74

    “Daffa, jangan lakukan ini, ahh!” Nada meremas rambut Daffa dengan lembut, karena saat ini pria itu sedang asyik menyusu di bukit besarnya yang sudah telanjang. “Sebentar lagi, Nada. Aku juga butuh asupan susu biar lebih sehat.” Daffa tersenyum licik dan tetap menghisap puncak bukit Nada yang kini

    last updateHuling Na-update : 2026-03-22
  • Pemuas Nafsu Tuan Muda   Bab 70

    "Gila, apa mereka nggak takut ada yang ngelaporin?" gumam Ayu lagi. Dia memicingkan mata, mencoba mengenali siswa laki-laki itu. "Si cowok itu siapa sih? Aku kayak pernah lihat dia di kelas sebelah."Nada menelan ludah. Perasaan aneh di dadanya semakin kuat. Sikap Alya tidak seperti gadis yang baru

    last updateHuling Na-update : 2026-03-22
  • Pemuas Nafsu Tuan Muda   Bab 71

    "Hari ini capek ya? Ada cerita apa?" tanyanya dengan sangat perhatian dan mencoba mencairkan suasana.Nada menggeleng pelan. "Nggak ada yang menarik, cuma tugas-tugas aja yang numpuk."Daffa tertawa kecil mendengarnya. Ia mengacak-acak rambut Nada dengan gemas, layaknya seorang kakak terhadap adikny

    last updateHuling Na-update : 2026-03-22
Higit pang Kabanata
Galugarin at basahin ang magagandang nobela
Libreng basahin ang magagandang nobela sa GoodNovel app. I-download ang mga librong gusto mo at basahin kahit saan at anumang oras.
Libreng basahin ang mga aklat sa app
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status