Share

1181. Part 16

last update Tanggal publikasi: 2025-03-21 01:02:33

Wuuttt...! Duugg...! Pendekar Kera Sakti terpental jatuh dan memekik tertahan.

"Uuhg...!" ia menyeringai kesakitan memegangi dadanya.

"Lawan aku! Kalau kau tak mau melawanku, kau bisa kehilangan nyawa! Ayo, lawan aku, Baraka...!" dan kakinya pun menendang, kali ini tendangan sengaja di arahkan ke samping telinga Baraka. Ia hanya ingin memancing gerakan naluri seorang pendekar untuk menangkis tendangannya. Tapi tendangan yang dipelesetkan ke arah kiri itu justru di luar dugaan me

Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci

Bab terbaru

  • Pendekar Kera Sakti   1581. Part 7

    "Haruskah persoalan ini merenggut salah satu nyawa kita, Sumbar Keramat!""Anggani adalah muridku. Kalau seorang guru membela muridnya itu adalah tindakan yang wajar!""Semasa demi kebaikan memang wajar. Tapi Putri Malu, muridmu itu mempunyai keinginan yang kurang ajar. Mengorbankan orang lain untuk mencapai kepentingan pribadi adalah tindakan yang tidak terpuji, Sumbar Keramat. Apa artinya seorang guru membela murid yang tidak terpuji! Apakah sang Guru juga punya niat tidak terpuji juga!""Tak usah banyak mulut kau, Galak Gantung! Keluarkan kegalakanmu seperti masa muda dulu, aku tak akan mundur setapak pun!" sentak sang nenek berjubah merah. Ternyata dia adalah guru dari Putri Malu yang punya nama asli Anggani."Menarik juga percakapan mereka. Tapi aku masih belum jelas apa persoalan sebenarnya?" pikir Pendekar Kera Sakti."Jangan menyesal jika aku terpaksa menghancurkan hidupmu, Sumbar Keramat!""Sebelum kau lakukan, aku akan melakukan le

  • Pendekar Kera Sakti   1580. Part 6

    "Jangan percaya dengan fitnah si Galak Gantung itu!" kata Putri Malu."Ratu Sukma Semimpi tidak seburuk itu."Rupanya gadis itu masih ingin membujuk Baraka agar mau dibawa menghadap sang Ratu. Hal itu menimbulkan keheranan dan rasa ingin tahu yang mengusik hati Pendekar Kera Sakti."Kalau kau mau menghadap Ratu Sukma Semimpi dan mau memberikan kemesraan yang diharapkan beliau, Suling Naga Krishnamu akan kukembalikan ""Kalau aku tidak bersedia, bagaimana?""Kau akan kehilangan suling mustikamu selamanya!""Kalau aku memaksamu dengan kekerasan, apakah kau sanggup melawanku?"Pulri Malu diam saja. Ia melangkah bagai mempertimbangkan keputusannya. Baraka merasa tantangannya akan disambut dulu, setelah Putri Malu dikalahkan barulah si gadis akan menyerahkan Suling Naga Krishnanya.Tapi tiba-tiba Putri Malu melesat masuk ke semak-semak dan menghilang di sana. Baraka terkejut sekali karena tidak menduga kalau Putri Malu akan melarika

  • Pendekar Kera Sakti   1579. Part 5

    Slaap...!Seberkas sinar hijau dilepaskan dari tangan Putri Malu. Bentuk sinar itu seperti lempengan persegi empat. Galak Gantung kaget, sempat terkesiap sebentar, lalu tangannya berkelebat seperti menyambar sesuatu.Wuuut...! Ternyata tangan itu mengeluarkan asap yang menggumpal dan membuat sinar hijau tadi terperangkap di dalamnya. Asap itu segera membubung tinggi melewati pucuk-pucuk pohon, kemudian meledak di angkasa dengan suara menggelegar.Blegaaarrr...!Pada saat itu Putri Malu sudah berkelebat bagaikan terbang ke arah Galak Gantung.Weees...! Tangannya menghantam dada Galak Gantung dengan cepat. Tapi Galak Gantung menangkisnya dengan kaki, sedangkan kedua tangannya masih dikebelakangkan.Plak, plak, plak, deeess...!Kaki Galak Gantung menendang perut Putri Malu. Gadis itu terlempar empat langkah dalam keadaan menyeringai. Kemudian Baraka melihat darah segar meleleh dari telinga gadis cantik itu. Kejap berikutnya si gadis terb

  • Pendekar Kera Sakti   1578. Part 4

    "Jika aku berhasil menemukan, maukah memberiku hadiah?"Pendekar Kera Sakti memandang Putri Malu dengan berkerut dahi. Pandangan matanya sedikit menyipit karena ia mulai menaruh curiga."Maukah kau memberiku hadiah?" tanya Putri Malu lagi sambil tersenyum dan melirik nakal."Hadiah apa yang kau inginkan?""Hmmm...." senyumnya semakin berkesan nakal. "Tidak berat, juga tidak mahal.""Sebutkan! Jangan bertele-tele!" sahut Baraka agak keras karena penasaran dan tak sabar ingin segera mendapatkan Suling Naga Krishnanya."Aku minta hadiah segumpal kehangatan.""Maksudmu, singkong bakar atau ubi rebus?""Uuuh...!" Putri Malu cemberut jengkel. "Bukan kehangatan berupa makanan!""Jadi kehangatan apa yang kau inginkan?""Kemesraan...," jawabnya sambil mendekat dan berlagak manja. Bibirnya mulai tampak merekah mengundang selera. Matanya memandang sayu bagai ingin dicumbu. Jantung Baraka seperti mengalami gempa setempat. Ber

  • Pendekar Kera Sakti   1577. Part 3

    "Tapi perlu kau ketahui, Nona... bahwa aku tidur di atas daun bukan dengan maksud pamer ilmu padamu. Aku tak tahu kalau kau ada di sekitar hutan sini. Kupikir tak ada orang, jadi aku berani melakukan hal itu. Kalau kutahu ada orang di hutan ini, aku tak berani lakukan hal itu, sebab takut dianggap pamer ilmu. Padahal ilmuku sangat rendah. Tidak ada sekuku hitamnya dibandingkan ilmu yang kau miliki, Nona. Aku ini manusia biasa, pengembara yang tidak punya bekal apa pun kecuali seutas nyawa dan sejengkal mahkota bagi seorang lelaki...."Sambil berbicara panjang begitu, diam-diam tubuh Baraka terangkat sendiri secara pelan-pelan. Telapak kakinya mulai tidak menyentuh tanah. Semakin lama bicara semakin naik, hingga sang gadis membelalak melihat Baraka bisa melayang-layang di udara tanpa alas berpijak apa pun."Waah.. Ini sudah pamer ilmu namanya. Kata-katanya merendah tapi tindakannya meninggikan diri." Si gadis menjadi kagum dan mengakui kehebatan Pendekar Kera Sakti seca

  • Pendekar Kera Sakti   1576. Part 2

    "O, iya, ya! Kalau begitu, mari kita cepat pergi dari sini. Jangan mengganggu tidurnya. Nanti kalau kita berisik di sini tidurnya terganggu dan dia bisa marah kepada kita."Kedua orang itu segera pergi, tapi masing-masing berceloteh tentang kabar yang mereka dengar dari mulut ke kuping tentang kesaktian Pendekar Kera Sakti. Bahkan yang bertubuh pendek mempunyai pendapat, jika Baraka tidak sedang kelelahan, tentunya tak akan mau tidur di atas dedaunan sekecil itu.Mendung menyingkir dengan penuh kesadaran. Sang matahari menerobos celah dedaunan. Matahari sudah mulai bergeser ke barat. Cahayanya masih menyengat dan membuat Pendekar Kera Sakti terbangun dari tidurnya.Wuuuut...! Ia sentakkan pinggulnya dan turun dari atas dedaunan. Badannya menggeliat dengan otot dikeraskan. Mulutnya sempat menguap sebagai sisa kantuknya. Baraka sedikit terkejut saat meraba sabuk pinggangnya."Mana sulingku!"Jantungnya berdebar-debar karena tegang. Suling Naga Krishn

  • Pendekar Kera Sakti   1037. Part 12

    "Aku tidak membawa almari! Untuk apa aku bawa-bawa almari!"Nyai Cungkil Nyawa berteriak jengkel, "Kataku, mau apa kau kemari!""Ooo... mau apa kemari?" Hantu Laut nyengir sambil menahan sakit. Nyai Cungkil Nyawa tidak tahu bahwa Hantu Laut adalah orang yang agak tuli, karena duluny

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-30
  • Pendekar Kera Sakti   1033. Part 8

    "Maksudmu!" Baraka terperanjat dan berkerut dahi."Lebih dari lima orang kubunuh karena dia mau mencelakaimu!""Lima orang!""Lebih!" tegas Kirana dalam pengulangannya."Waktu kau berjalan bersama orang hitam ini, tiga orang sudah kubunuh tanpa suara, dan kau tak tahu

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-30
  • Pendekar Kera Sakti   1089. Part 8

    ANGON Luwak kehilangan jejak. Tentu saja, sebab Baraka menggunakan jurus peringan tubuh dalam larinya. Kecepatannya tidak ada sekuku hitam dengan kecepatan lari bocah berusia sepuluh tahun itu. Tak heran jika Angon Luwak tertinggal sangat jauh. Tetapi Angon Luwak tidak mau menyerah, ia menggunaka

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-30
  • Pendekar Kera Sakti   1070. Part 9

    Aji ‘Kelana Indra’ dilatih sejak lama. Kian hari kian mencapai tingkatan tinggi. Lihat saja, sekarang Pendekar Kera Sakti bisa mengambang di udara dalam jarak satu hasta dari tempat duduknya. Padahal ia tetap duduk bersila dengan urat-urat dilemaskan. Seolah-olah ia bisa duduk di udar

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-30
Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status