Home / Romansa / Penyesalan Tuan CEO [Mantan Kekasihku] / Bab 14. Kamu Hanya Milikku!!

Share

Bab 14. Kamu Hanya Milikku!!

last update Last Updated: 2025-11-30 09:56:10

SEMINGGU KEMUDIAN...

Sudah lama Daffa tidak bertemu dengan Keisha di kantor. Menyadari kebencian Keisha terhadapnya, ia memutuskan untuk memberi Keisha waktu beberapa hari untuk menenangkan diri.

Sekarang, ia begitu merindukan Keisha dan tak kuasa menahan keinginan untuk bertemu dengan wanita itu, jadi ia meninggalkan pekerjaannya di ruangannya dan pergi ke departemen Hukum.

Saat Daffa tiba di ruangan Keisha, ia mendapati pintu ruangan itu sedikit terbuka.

Daffa pun melangkah masuk, namun ia tidak menemukan Keisha di balik meja kerjanya.

Daffa berdiri di samping jendela besar. Namun, ada sesuatu yang terasa aneh disana.

Daffa semakin mendekat pada jendela itu, dan ia baru menyadari apa hal aneh itu.

Disana, terlihat Keisha sedang tersenyum.

Sudah berapa lama ia tidak melihat senyuman Keisha. Sejak mereka bertemu lagi, yang dilakukan Keisha hanyalah marah dan selalu membentaknya. Keisha hanya tersenyum ketika bersama putrinya.

Melihat senyum Keisha yang cerah dan bersinar, sinar matah
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter
Comments (1)
goodnovel comment avatar
RED ONE
dendam apa si Keisha, kok bisa marah seperti itu
VIEW ALL COMMENTS

Latest chapter

  • Penyesalan Tuan CEO [Mantan Kekasihku]   Bab 11. Koma

    Mereka semua yang ada di disana terkejut dengan mata membelalak.“Kabar buruk?” tanya Isabella, jantungnya berdebar kencang.Henry mengerutkan keningnya. Ia menelan ludah dan bertanya kepada dokter, “Apa maksud Dokter dengan kabar buruk?”Dokter Andreas melirik wajah-wajah khawatir itu. Ia menghela napas dan menjawab, “Operasi Tuan Daffa berhasil, tetapi beliau koma. Kami tidak yakin apakah beliau akan bangun atau tidak. Kemungkinannya lima puluh-lima puluh.”Henry dan Isabella saling bertukar pandangan khawatir, kesedihan terlihat jelas di mata mereka. Singkatnya, nyawa putra mereka masih dalam bahaya dan mereka tidak tahu apakah putranya akan selamat.“Dan Keisha?” tanya Amanda dan Quinn bersamaan.“Yah... Seharusnya dia tidak hamil jika dia tahu dia memiliki fibroid. Sekarang dia berisiko tinggi mengalami kegugura—”“Keisha hamill??”Mereka semua bertanya serempak sebelum saling bertukar pandangan khawatir karena mereka memikirkan hal yang sama. Bagaimana Keisha akan menghadapi ke

  • Penyesalan Tuan CEO [Mantan Kekasihku]   Bab 110. Kabar Buruk?

    Beberapa jam sebelumnya...Salah satu penyelidik yang ditugaskan Daffa untuk mengawasi dan mengikuti Skylar Howard melaporkan bahwa Skylar bertindak mencurigakan.“Apa yang sedang dia rencanakan?” tanya Daffa dengan mata menyipit.Meskipun ia tidak menemukan apa pun di rumah Skylar, Daffa tetap mencurigainya. Skylar adalah salah satu orang yang mungkin memiliki motif untuk menculik Keisha.Mungkin ia bekerja sama dengan Adeeva sebagai kaki tangan, atau mungkin Skylar sendiri adalah kaki tangan tersebut. Daffa tidak memiliki bukti untuk membawa Skylar untuk diinterogasi, jadi yang bisa ia lakukan hanyalah mengawasi setiap gerak-geriknya.[Dia terus membeli obat penghilang rasa sakit dari berbagai apotek. Saya merasa gerak-geriknya itu aneh, Pak!] Lapor Fendi serius.Mata Daffa menyipit penuh pertimbangan. Ia memberi instruksi, “Terus ikuti dia. Jika ada hal mencurigakan, cepat hubungi saya!!”[Baik, Pak!!] jawab Fendi dengan tegas.Daffa kemudian pulang sebentar untuk menemui putrinya.

  • Penyesalan Tuan CEO [Mantan Kekasihku]   Bab 109. Akhirnya Ketemu

    “Aku akan cari perawat untukmu,” Ucap Skylar, matanya membelalak saat menatap darah yang merembes melalui pakaian Keisha.“Aku takut aku akan mati sebelum itu, Skylar... Aku tahu kamu takut ketahuan... Tapi... Ini mungkin titik balikmu. Skylar yang... kukenal adalah pria yang baik. Aku harus pergi ke rumah sakit sekarang...” Keisha berbicara dengan susah payah, wajahnya dipenuhi keringat dingin.‘Pria baik? Aku belum pernah menjadi orang baik dalam hidupku!!’ pikir Skylar sambil mencibir, ‘Tidak ada titik balik bagiku!’“Aku yakin kamu hanya sedang menstruasi,” jawab Skylar dan meninggalkan ruang bawah tanah, menghancurkan harapan Keisha untuk meninggalkan tempat itu.Keisha menghela napas, menggigit bibir bawahnya seolah-olah itu akan meredakan rasa sakit di perutnya. Jantungnya berdebar kencang ketika ia memikirkan mengapa ia bisa merasakan begitu banyak rasa sakit dan pendarahan pada saat yang bersamaan.‘Mungkinkah aku...? Tidak... Kuharap tidak!!’ batin Keisha, mengetahui apa art

  • Penyesalan Tuan CEO [Mantan Kekasihku]   Bab 108. Pendarahan

    Beberapa saat kemudian, ia tiba di vilanya dan pergi ke ruang bawah tanah yang tersembunyi. Tidak ada yang bisa menemukan ruang bawah tanah ini karena pintu masuknya terletak di bawah lemari pakaiannya.Saat ia menuruni tangga, Keisha menatapnya tajam, “Lepaskan aku, dasar gila! Berapa lama kau pikir kau bisa menahanku di sini?!” teriaknya.Skylar tertawa sinis. Ia meraih remote dan menyalakan TV sebelum menghubungkannya ke kamera pengawas.Keisha tersentak ketika melihat Daffa bergegas masuk ke rumah. Ia melihat Daffa dengan panik mencari di rumah Skylar tetapi tidak dapat menemukannya. Jantungnya berdebar kencang ketika menyadari apa yang sedang dihadapinya.“Apa kau mengerti sekarang? Satu-satunya cara kau bisa meninggalkan tempat ini adalah jika aku membiarkanmu pergi. Dan aku tidak akan pernah membiarkanmu pergi!!” Ujar Skylar lalu mengganti saluran, “Tonton video ini. Aku yakin mereka akan segera mengumumkan kematianmu!”Namun, apa yang dilihat Skylar membuatnya mengepalkan tang

  • Penyesalan Tuan CEO [Mantan Kekasihku]   Bab 107. Hasil Tes

    Sementara itu, Quinn meminta izin dan pergi ke rooftop untuk menghirup udara segar. Lorong itu terasa terlalu pengap baginya. Ia tidak mengucapkan sepatah kata pun selama dua hari terakhir, tetapi ia sangat khawatir tentang sahabat satu-satunya.Keisha adalah satu-satunya teman yang ia miliki setelah lama hidup sendirian. Sulit bagi Quinn untuk mempercayai siapa pun, tetapi ketika ia bertemu Keisha yang tampak seperti orang yang tulus, ia tidak ragu untuk berteman dengannya.Mengetahui ada kemungkinan Keisha adalah mayat itu membuat hatinya terasa sakit seribu kali.“Quinn, kenapa kamu berdiri di sini sendirian?”Quinn berbalik ketika mendengar suara Satria. Ia menghela napas, “Aku tidak bisa hanya duduk di sana... Jadi aku datang ke sini berharap surga akan mendengar doaku dan membiarkan Keisha kembali hidup-hidup.” Jawabnya lesuh.Satria menghela napas berat. Ia berjalan mendekati Quinn dan berdiri di sampingnya, “Aku tahu bagaimana perasaanmu... Aku juga berharap Keisha ditemukan a

  • Penyesalan Tuan CEO [Mantan Kekasihku]   Bab 106. Tes DNA

    Skylar melepaskan tangannya dari dagu Keisha dan menunjuk ke tempat tidur di sudut ruangan, “Sampai kamu mau menerima untuk menjadi wanitaku, di sinilah kamu akan tidur. Kamu harus membuktikan untuk bisa tidur di tempat tidurku... Aku yakin kamu akan segera melupakan Daffa dan hanya akan ada aku dan kamu didunia ini!!” ucapnya tanpa rasa malu dan ragu.“Lepaskan aku, Skylar. Kamu masih punya kesempatan untuk menebus semua kesalahanmu. Tidakkah kamu ingin hidup lebih baik? Kamu bisa melakukannya, lepaskan aku dan serahkan dirimu baik-baik. Daffa akan membantumu, dia orang baik!!” Keisha berusaha membujuk, berharap Skylar berubah pikiran.Sekilas rasa jengkel melintas di mata Skylar. Ia menyipitkan matanya ke arah Keisha dan berkata, “Aku tidak akan pernah tunduk pada bajingan itu. Dia sudah merebut segalanya dariku. Apa gunanya menyerahkan diri padanya? Kau akan bersamanya dan dia akan memiliki teman-teman. Aku akan ditinggalkan tanpa apa-apa! Itu tidak akan pernah terjadi, jangan hara

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status