LOGIN“Kamu melakukan sesuatu lagi bukan nak?” Di alam bawah, lantai dasar, Xiao Chen kembali dengan ekspresi puas tapi naga hitam tampak memandang Xiao Chen dengan tatapan aneh.Dia tidak tahu apakah Xiao Chen ini memang sengaja atau tidak dengan menunjukan kekuatan devouringnya. Tapi hal ini mungkin akan membuat musuh menjadi waspada, dia sedikit menegur Xiao Chen hanya saja Xiao Chen malah tersenyum dan mengatakan kalau memang itu sengaja dilakukan olehnya. Tujuan Xiao Chen melakukannya agar musuh berhati-hati dan tidak melancarkan serangan terlalu terburu-buru. Dengan begini alam dewa punya waktu untuk bersiap lalu dia juga punya cara untuk menghancurkan mereka. Alasan ini dapat diterima oleh naga hitam tapi bukankah ini juga akan membuat langit sialan itu memandang Xiao Chen? Hal seperti itu kalau langit melakukan tindakan sama seperti sebelumnya mungkin mereka tidak bisa menyelamatkan Xiao Chen. “Tenang saja, dia pasti tidak akan percaya kalau aku mati. Tubuh yang dia benci, telah ha
“Apa katamu? Kekuatan devouring muncul? Tidak, meskipun muncul … aku yakin itu bukan pelahap yang kita kenal!” di dalam kehampaan tiada batas, sosok sayap hitam tidak percaya dengan yang dikatakan oleh sayap putih. Pelahap masih hidup? Ini bukan sebuah lelucon yang bisa dikatakan oleh mereka begitu saja. Dia tidak percaya kalau bajingan yang dia saja tidak dapat kalahkan itu masih hidup, dia sangat yakin sudah mati karena tuan mereka sendiri yang membuat sosok itu terluka dan harus menyegel mereka di dalam kehampaan. Luka yang didapatkan oleh sosok itu tidak bisa bertahan dan dia sudah pasti mati apalagi langit sendiri yang melihat kematian sosok tersebut.“Jangan terlalu takut, aku yakin ada orang yang sengaja melakukannya disana!” Cincin naga kepala sembilan bicara, dia sebagai tuan dari yang lain sangat memahami musuhnya. Dan kali ini ada kemungkinan yang sengaja menggunakan kekuatan devouring yang biasa untuk menciptakan keraguan di mata mereka. Cara ini terlihat berhasil dan dia
Xiao Chen dengan tenang menyerang membentuk naga hitam raksasa, saat naga itu muncul semua pasukan dari kelompok kehancuran. Mereka melihat naga hitam yang langsung menghantam ke tanah, menyebabkan energi yang ada di sekitar mereka di hisap oleh naga tersebut. Dan serangan naga hitam membuat tempat mereka meledak, ledakan besar itu terlihat sampai ke langit yang membuat pihak alam dewa terkejut. “Apa yang terjadi?” Mereka semua bertanya-tanya ledakan apa itu? Tapi tidak ada yang berani maju untuk melihat lebih jauh, apalagi mereka mendengar raungan naga saat sebelum ledakan terjadi. BOOOOMMMMMSekali lagi ledakan terjadi dan semua mata tidak bisa berhenti melihat ke arah asap yang sudah naik ke langit itu, mereka berpikir kalau pihak musuh mungkin telah melakukan uji coba yang salah sehingga menyebabkan ledakan itu terjadi. Tapi jelas tidak mungkin ada uji coba yang aneh-aneh, mereka juga tidak melihat ada sesuatu yang mencurigakan terjadi atau pun ada aura aneh yang muncul dari pih
“Salam kakek, nenek! Aku Lulu ….!” “Hehehe, gadis kecil yang baik … baru berumur sepuluh tahun tapi sudah sangat sopan dan juga cantik. Sini, ini hadiah dari kakek!” Mengatakan itu, pemimpin keluarga Yang memberikan Lulu sebuah kantong yang berisi banyak kristal tingkat tinggi. Perlakuan itu pasti bisa membuat siapapun cemburu, apalagi ibu dari Yang Qinru tampak juga sangat menyukai Lulu. Dari hal inilah, dia sadar kalau pikirannya tentang orangtua yang tidak menyukai Lulu langsung hilang. Dia lupa kalau Lulu memang masih polos dan sangat baik serta sangat mengerti dengan orang lain. Tampaknya dia memang harus mendidik Lulu dengan sangat baik, dia tidak bisa membiarkan Lulu seperti Xiao Chen. Kemanapun pergi akan ada masalah lalu sangat keras kepala, ini harus di hilangkan oleh Yang Qinru pada diri Lulu yang sekarang. Jika dia bisa melatih Lulu di saat masih muda, ada kemungkinan kalau sifatnya bisa di tempat seperti bayangan Yang Qinru. Jadi dia dengan enteng bertanya soal pelajara
“Jadi kamu datang menemui aku untuk memberitahu kalau ayahmu masih hidup?” Di dalam keluarga Yang, Lulu yang bertemu dengan yang Qinru tertunduk dengan wajah sedikit takut. Entah kenapa berbeda dengan Jiang Ming’er, dia tidak bisa untuk menyimpan rasa cemas saat bertemu dengan Yang Qinru meskipun dia dibawa oleh Jiang Jing’er tetap saja dia agak takut saat berhadapan dengan yang satu ini. “Jangan takut, ibu Yang tidak akan memakanmu dan juga masalah ayahmu … Ibu sudah mengetahuinya dari lama, saat melihat mayat ayahmu, ibu sudah sadar kalau itu hanya akal-akalan ayahmu saja! Hm, bagaimana mengatakannya … Mungkin karena ibu sedikit lebih pintar dari para ibumu yang lain jadi ibu bisa menebak langsung!”Sebenarnya dia sudah lama sadar kalau Xiao Chen masih hidup dan mayat yang dilihat olehnya memang mayat Xiao Chen hanya saja itu jelas mayat engganti yang sebenarnya dibuat oleh Xiao Chen. Karena hal itulah dia sangat santai dan tidak pernah terlihat sedih dengan yang telah terjadi bahk
Dia menemukan kalau bayi ini akan lahir dengan fisik yang istimewa atau bahkan memiliki jiwa spiritual yang sangat kuat daripada bayi pada umumnya. Jika Lulu lahir dengan tubuh pedang yang dapat belajar dengan cepat, maka anak yang lahir dari Jiang Ming'er mungkin bisa memiliki kekuatan luar biasa dalam beberapa bidang nanti. Jiang Ming'er merasa lega mendengar anaknya baik-baik saja, tapi dia sadar jika bakat anaknya luar biasa maka pasti akan lahir sedikit lebih lama. Dia juga beruntung bisa punya anak sekarang saat Xiao Chen masih belum menjadi dewa, karena saat mereka sampai pada tingkat itu akan sangat sulit untuk punya anak.Master sekte Shengjian sangat senang mendengarnya setelah memastikan kalau anaknya memang mengandung cucunya, hanya saja dia sedikit kesal dengan Xiao Chen. Pemuda itu menyentuh anaknya tapi tidak mengatakan apapun setelah melakukan hal itu, bahkan dia tidak mendengar kabar ini. Sedangkan Jiang Jing’er cukup merasa terkejut bahkan dia merasa tidak percaya ka
Xiao Chen yang kembali ke penginapan di sambut dengan tatapan aneh oleh tetua pertama, seolah sedang menatap pelaku pencurian. Dan Xiao Chen juga menatap aneh kepada tetua pertama, baru saja datang tapi tetua pertama malah memberikan tatapan seperti itu padanya. Dia seolah telah melakukan kesalahan
“Ha? Apa maksudmu dengan pendek? Aku tidak pendek, ayahmu yang pendek!” Wang Bia benar-benar tidak terima dikatakan pendek oleh seorang wanita, ini benar-benar menghina harga dirinya sebagai seorang pria. Walaupun memang benar dia pendek, tapi dia tidak mau mengakuinya dan tidak mau dihina oleh wa
Dari Yang Qinru, barulah Xiao Chen mengetahui kalau istri kakeknya sekarang berada dalam latihan tertutup dan juga nenek angkat Xiao Chen itu ada di tingkat yang hampir sama dengan master sekte Heaven dan Dao. Jika istri dari mantan kepala keluarga Lou itu berhasil dalam kultivasinya kali ini, maka
Xiao Chen benar-benar mengejek orang-orang yang menaikan harga tanpa tahu barang yang mereka beli. Dan ini cukup untuk membuat Xiao Chen menertawakan mereka, tapi memang pedang yang sedang di lelang memiliki sedikit niat pedang dari seorang dewa tingkat tinggi. Dan bagi mereka yang berada dalam jal







