Home / Fantasi / Perjalanan Menjadi Dewa Terkuat S2 / 07. Ini adalah takdir kami

Share

07. Ini adalah takdir kami

Author: kirito
last update publish date: 2026-01-13 13:06:24

“Huaaaa! Akhirnya bangun, ini benar-benar melelahkan. Eh? Kenapa dia disini?”

Xiao Chen yang baru saja bangun, melihat sosok Mu Biyu yang bersandar di sebelah kasurnya. Wanita itu terlihat sangat cantik dan manis saat dipandang seperti itu, Xiao Chen yang melihatnya pun benar-benar terpesona akan kecantikan Mu Biyu. Dia sedikit mengingat apa yang terjadi tapi tidak dapat mengingat dengan jelas, lalu Xiao Chen sadar kalau sekarang dia bukan berada di kamarnya tapi di kamar berbeda. Dari sisi kamar itu, Xiao Chen bisa mencium wewangian dari kamar seorang wanita dan dengan begitu saja Xiao Chen bisa menebak kamar siapa itu.

“Huf, tampaknya ada yang terjadi padaku. Yah, gadis ini juga cukup baik, dan dia… sangat cantik!” Kata Xiao Chen mengelus pipi Mu Biyu, lalu bangun dari tempat tidurnya.

Xiao Chen menggerakkan sedikit tangannya lalu mengubah posisi tidur dari Mu Biyu, tanpa disadari oleh gadis itu, sekarang Mu Biyu berada di atas kasur dengan bantuan Xiao Chen. Xiao Chen yang sudah meletakan Mu Biyu di kasur, mulai membersihkan diri dan keluar dari kamar itu. Hari masih pagi, tapi Xiao Chen merasa kalau tubuhnya terlalu kaku, seolah dia sudah sangat lama terbaring di kasur.

Dengan begitu, di luar kamar Mu Biyu itulah Xiao Chen mulai menggerakkan pedangnya dengan gaya santai. Dan beberapa pelayan yang melihat Xiao Chen berlatih di halaman depan benar-benar terpesona dengan ketampanan Xiao Chen. Tapi ada satu di antara mereka langsung melapor kepada kepala keluarga Mu serta tetua pertama sekte Heaven yang sudah menunggu Xiao Chen sadar. Setiap gerakan Xiao Chen menyatu dengan alam itu sendiri, siapapun yang melihat gerakan pedang Xiao Chen, mereka akan merasakan ketenangan serta sedikit pencerahan hanya dengan melihat saja.

“Eh, anak itu sudah bangun?”

“Saudara Mu, mari kita lihat dulu anak itu. Aku harus bicara segera dengannya!”

Kata tetua pertama dengan ekspresi yang bahagia saat mendengar kabar Xiao Chen sudah sadar. Sudah berapa lama dia menunggu Xiao Chen sadar? Ini sudah satu bulan semenjak hari itu, hari dimana Xiao Chen lepas kendali karena ingatan masa lalunya. Jadi sekte sudah menunggu kabar dari tetua pertama soal Xiao Chen sehingga dia benar-benar mengalami stres berat apalagi master sekte sendiri yang membuat keributan karena tidak mendengar kabar baik dari cucu kecil tersebut.

“Ayo, aku juga ingin tahu apa dia benar-benar masih ingat atau tidak tentang hari itu?” kakek Mu juga langsung berdiri dan pergi ke tempat Xiao Chen berada. Tentu mereka tahu kalau Xiao Chen saat ini berada di kediaman Mu Biyu, tapi mereka malah semakin penasaran dengan hubungan keduanya sekarang.

….

“Bangunlah, Mu Biyu….!” Jauh di dalam mimpi Mu Biyu, suara yang terdengar indah dan merdu memanggilnya. Dan saat Mu Biyu membuka mata, seorang wanita dengan tubuh indah dan pakaian serba biru berjongkok di depannya. Mu Biyu yang tidak tahu apapun, tiba-tiba menjauh sedikit dalam keadaan linglung, tapi wanita itu tetap tersenyum ke arahnya.

“Siapa kamu? Dan dimana aku?” Tanya Mu Biyu dengan tatapan bingung setelah melihat sekelilingnya. Dia tidak tahu bagaimana bisa sampai di tempat seperti ini dan tidak sadar kapan wanita itu ada di dekatnya?

“Halo, apa ini pertama kali kita bertemu secara langsung? Ah, maaf…. Tampaknya aku belum memperkenalkan diriku yah? Namaku….. aku disini untuk memberitahumu sesuatu dan memperlihatkan padamu hal yang mungkin perlu kamu lakukan! Ayo bangun,”

Mu Biyu tiba-tiba ditarik untuk bangun, tapi entah kenapa badannya tidak menolak sama sekali. Tapi anehnya dia juga bingung siapa wanita ini, karena saat wanita ini menyebut nama, suara wanita itu terpotong. Tapi wajahnya seolah sangat senang melihat ke arah Mu Biyu, meski tidak paham Mu Biyu bertanya kembali apa alasan wanita itu ada disini?

“Kamu ini, kamu mempunyai mata yang bagus tapi tidak paham siapa aku. Aku salah satu dari jiwa yang saat ini ada di dalam tubuh pria itu, aku datang untuk memberitahumu sesuatu yang penting…”

“Sesuatu yang penting? Apa itu berhubungan dengan dia?”

“Tentu, jika tidak mana mungkin aku akan membawamu ke tempat seperti ini. Akan aneh bagiku bukan?” wanita itu tersenyum terlihat sangat cantik, tapi Mu Biyu hanya ingin tahu apa yang harus dia lakukan sekarang kepada Xiao Chen?

Tentu wanita itu menceritakan semuanya kepada Mu Biyu, karena itulah tujuannya datang membawa Mu Biyu ke tempat ini. Mu Biyu mendengarkan semua dengan sangat serius, dia tidak ingin melupakan satu pun kalimat dari wanita tersebut. Dan semakin Mu Biyu dengar, semakin hancur hau Mu Biyu mengetahui kebenarannya, karena dia tidak menyangka kalau Xiao Chen telah melakukan banyak hal untuk keluarga serta orang terdekatnya tapi semua sia-sia karena sesuatu yang buruk benar-benar menghancurkan semua usahanya itu hanya dengan satu jentikan saja.

Dan yang menyelamatkan Xiao Chen sendiri adalah adiknya yang juga reinkarnasi seorang dewa kaisar, seharusnya sang adik dapat pergi dari dunia kecil itu tapi dia lebih memilih membiarkan kakak tertuanya pergi. Sebab, dia tidak akan bisa melawan musuh yang sudah di takdirkan tersebut dan malah dia pasti akan dikendalikan oleh aturan dari langit. Membuat sang adik laki-laki tidak bisa melawan aturan langit dan akan terus terlahir kembali secara alami.

“Dia benar-benar mengorbankan dirinya? Tidak, bukankah itu sama saja dengan sia-sia?” Tanya Mu Biyu yang mengetahui kalau Adik kecil Xiao Chen akan melakukan pengorbanan seperti itu hanya untuk membiarkan Xiao Chen lepas dari dunia yang penuh kebohongan itu.

“Iya, itulah yang dia lakukan dan sebelum dia melakukannya. Dia sudah memberitahu kami, dia hanya dapat mengirim satu orang dikarenakan langit telah memblokir semua jalan melintasi dimensi maupun menerobos ke dunia lain. Yah, ini takdir kami dan kami semua tidak mempermasalahkannya juga, hanya saja…. Kamu melihatnya bukan? Dia terlalu membenci segalanya dan kami semua takut dia bertindak seperti orang gila. Jadi aku berharap kamu bisa membuat dia tidak mengalami penderitaan lagi!”.

Ucapan dari wanita itu membuat Mu Biyu sangat yakin tapi dia masih tidak paham dari mana asal wanita ini? Dan apa hubungannya dengan Xiao Chen? Tentu ini menjadi pertanyaan bagi Mu Biyu yang kebingungan.

“Hahaha, jangan cari asalku atau tebak aku siapa baginya. Karena di masa depan, kamu sendiri akan ingat namaku dan saat itulah kamu bisa membantuku serta saudari yang lain mencapai hatinya. Jadi, aku harap kamu tidak meninggalkan dia apapun yang terjadi di masa depan nanti! Bisakah kamu melakukannya?”

Continue to read this book for free
Scan code to download App

Latest chapter

  • Perjalanan Menjadi Dewa Terkuat S2   206. Kedatangan keluarga Su

    Sosok Xiao Chen tiba-tiba muncul di belakang tuan muda ketiga, dia memegang pundak tuan muda ketiga dengan ekspresi tenang. Ekspresi yang selalu di lihat oleh keluarga Xiao tapi kali ini mereka merasakan ancaman kematian dari ketenangan Xiao Chen itu. Tuan muda ketiga juga tampak gemetar dan dia merasa ada yang salah dengan Xiao Chen, hanya saja dia tidak paham dari mana salahnya? Pemuda ini jelas tidak punya apapun dan bakat sangat rendah, sampah dari sampah di dalam keluarga bangsawan. Tiba-tiba menjadi kuat seperti ini, tentu membuat tuan muda ketiga sangat terkejut apalagi tubuh yang seharusnya sudah rusak dan dia sangat yakin kalau Xiao Chen tidak akan bisa bangun setelah mengalami luka begitu parah. “Kamu … apa yang ingin kamu lakukan? Aku ini … agh!” Tanpa mengatakan apapun, Xiao Chen langsung menarik tangan tuan muda ketiga, tangan itu lepas dan rasa sakit serta darah bercucuran keluar dari sana.“Aku tidak perlu kamu bicarakan, karena kamu niat untuk menghancurkan ku … maka

  • Perjalanan Menjadi Dewa Terkuat S2   205. Memberikan eksekusi

    Dia sudah membantu Xiao Chen untuk tinggal tapi dia sekarang tidak punya alasan untuk mempertahankan lagi setelah para penatua sepakat membuang sampah tidak berguna itu. Sejak awal dia mempertahankan Xiao Chen karena merasa berhutang kepada ibu Xiao Chen tapi sekarang, dia tidak punya hak untuk mencoba mempertahankan lagi. Memang benar, meskipun dia pertahankan semua akan tetap sama daripada Xiao Chen menderita dalam keluarga. Biarkan dia mati di luar sana adalah pilihan yang bagus bagi kedua belah pihak, tidak membuat malu keluarga lalu pertunangan dengan keluarga Su bisa mereka atur kembali. “Maafkan aku Adik kedua, jika kamu di posisiku pasti kamu akan mengerti!” Kata Xiao Yingli dalam hatinya setelah cukup lama memikirkan bagaimana nanti nasib Xiao Chen. Hanya saja mereka tidak tahu kalau sekarang Xiao Chen bukan lagi Xiao Chen yang mereka kenal. Dan keputusan mereka sekarang ini akan jadi pemicu bagi keluarga Xiao untuk dipermalukan dan direndahkan oleh kerajaan bintang. Di dal

  • Perjalanan Menjadi Dewa Terkuat S2   204. Di buang dari keluarga

    Jadi, ada kemungkinan kalau hal ini membentuk mental energi yang kuat dan serta kokoh sampai-sampai semua yang dirasakan tidak ada arti bagi tubuh. Ini sungguh luar biasa, Xiao Chen mencoba memanggil Cerberus dengan kekuatannya yang sekarang. Tentu ternyata dia bisa memanggil Cerberus hanya saja Cerberus tidak bisa masuk ke tempat Xiao Chen sepenuhnya. Xiao Chen meminta agar cerberus membawa Pill serta beberapa senjata yang cocok untuknya pakai di alam yang lebih tinggi. Serta karena tubuhnya masih sangat lemah dan penuh luka, dia menginginkan Pill yang dapat memulihkan luka luar maupun dalam. Serta Pill yang dapat meningkatkan kultivasinya secepat mungkin minimal ke tingkat kaisar atau lebih tinggi. “Aku ingin … sangat cepat?” Cerberus hanya pergi beberapa menit saja dan sudah kembali lagi melempar cincin ke tangan Xiao Chen. Saat melihat cincin itu, Xiao Chen sontak sedikit terkejut karena ada pesan dari gurunya agar tidak menggunakan terlalu banyak sumber daya untuk sekarang. Apa

  • Perjalanan Menjadi Dewa Terkuat S2   203. Nama yang sama

    “Aku bisa melihatmu, bahkan saat aku di pukuli tadi aku bisa melihatmu …. Kenapa roh sepertimu ada disini? Apa tujuanmu?” tanya tuan muda tersebut yang tampaknya sedang dalam keadaan sekarat, tapi dia tidak terlihat takut meski dirinya sendiri dalam jalan kematian.“Aku ingin mencari tubuh untuk ditinggali sementara waktu!” kata Xiao Chen santai menceritakan apa yang ingin dilakukan, pria itu mendengar semuanya dengan ekspresi tenang tanpa ada sedikitpun terlihat tertarik ataupun merasa terganggu. Setelah Xiao Chen selesai bicara, pria itu pun mengatakan kalau dia akan mati sebentar lagi dan jima Xiao Chen benar-benar menginginkan tubuh, maka dia boleh mengambil tubuhnya.“Kamu boleh mengambil tubuhku tapi … Apa kamu bisa mengabulkan keinginanku?” Tanya tuan muda kedua tersebut dengan ekspresi santai dan tidak terlalu berharap kepada Xiao Chen yang baru saja dia temui.“Tentu saja, aku bisa mengabulkan keinginanmu dan selama itu tidak melanggar hati dao ku maka semuanya masih bisa aku

  • Perjalanan Menjadi Dewa Terkuat S2   202. Bisa melihat aku?

    “HM? Itu …. Energi kehidupannya sudah mulai habis! Dan, kenapa dia?” Xiao Chen yang sedang mengelilingi kota mencari wadah untuk roh nya menemukan ada sebuah rumah yang cukup besar. Disana ada seorang anak laki-laki berumur tujuh belas tahun yang tampaknya terluka cukup parah, dari pandangan Xiao Chen tubuh pemuda itu jelas dipenuhi berbagai macam luka. Seperti luka cambuk, lalu tukang kakinya berubah meskipun terlihat seperti sudah menyatu tapi itu membuatnya menjadi sulit berjalan. “Siapa yang melakukan hal sekejam ini?” tanya Xiao Chen dengan ekspresi yang tidak bisa dijelaskan. Kekejaman yang dilihat oleh Xiao Chen bukan kekejaman yang bisa di pandang sebelah mata. …….“Dasar sampah! Apa yang dapat kamu berikan kepada keluarga kita? Kamu hanya beban dan juga sampah yang membuat malu nama keluarga kita. Mati saja kamu!” Teriak seorang pria muda yang sangat tidak senang dengan pria di depannya. Pria yang penuh luka dan wajah penuh darah tidak mengatakan apapun, dia hanya diam tanp

  • Perjalanan Menjadi Dewa Terkuat S2   201. Memulai pemindahan

    “Kamu melakukan sesuatu lagi bukan nak?” Di alam bawah, lantai dasar, Xiao Chen kembali dengan ekspresi puas tapi naga hitam tampak memandang Xiao Chen dengan tatapan aneh.Dia tidak tahu apakah Xiao Chen ini memang sengaja atau tidak dengan menunjukan kekuatan devouringnya. Tapi hal ini mungkin akan membuat musuh menjadi waspada, dia sedikit menegur Xiao Chen hanya saja Xiao Chen malah tersenyum dan mengatakan kalau memang itu sengaja dilakukan olehnya. Tujuan Xiao Chen melakukannya agar musuh berhati-hati dan tidak melancarkan serangan terlalu terburu-buru. Dengan begini alam dewa punya waktu untuk bersiap lalu dia juga punya cara untuk menghancurkan mereka. Alasan ini dapat diterima oleh naga hitam tapi bukankah ini juga akan membuat langit sialan itu memandang Xiao Chen? Hal seperti itu kalau langit melakukan tindakan sama seperti sebelumnya mungkin mereka tidak bisa menyelamatkan Xiao Chen. “Tenang saja, dia pasti tidak akan percaya kalau aku mati. Tubuh yang dia benci, telah ha

  • Perjalanan Menjadi Dewa Terkuat S2   13. Mu Biyu yang ingin

    “Hm… Ini pasar batu itu? Menarik, apa ada yang membuatmu tertarik Yu’er?” Di hari esoknya, Xiao Chen dan Mu Biyu benar-benar berjalan di pasar batu. Dimana tempat batu terbesar di kota pelabuhan itu sudah terkenal dimana-mana, penjualan disana bukan hanya baru biasa. Karena batu-batu yang di jual d

  • Perjalanan Menjadi Dewa Terkuat S2   11. balas dendam tetua

    “Apa? Berarti…. Yang Qinru juga ada disini” Ekspresi Xiao Chen langsung berubah saat nama keluarga Yang disebutkan. Ini bukan karena dia tidak tahu kalau kamar dagang Blue Swan adalah yang paling tertua dan juga paling besar di alam dewa. Tapi masalahnya ada pada wanita dari keluarga Yang itu, Xiao

  • Perjalanan Menjadi Dewa Terkuat S2   10. kota pelabuhan

    Dia benar-benar tidak senang dengan sikap Xiao Chen yang masih sangat santai bahkan setelah dia bicara dengan serius mengenai ancaman dari generasi muda yang menganggap Xiao Chen sendiri sebagai musuh abadi mereka. Mu Biyu malah terlihat menggelengkan kepalanya, Xiao Chen bukan orang yang peduli de

  • Perjalanan Menjadi Dewa Terkuat S2   09. Memutuskan kembali ke sekte

    Xiao Chen yang telah mengetahui semuanya langsung benar-benar terdiam, dia tidak tahu kalau dirinya akan benar-benar tertidur selama itu. Bahkan sampai sebulan, setelah menyadarinya pun Xiao Chen akhirnya diminta untuk kembali karena untuk persiapan turnamen generasi muda juga akan segera dimulai.

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status