Masuk“Huaaaa! Akhirnya bangun, ini benar-benar melelahkan. Eh? Kenapa dia disini?”
Xiao Chen yang baru saja bangun, melihat sosok Mu Biyu yang bersandar di sebelah kasurnya. Wanita itu terlihat sangat cantik dan manis saat dipandang seperti itu, Xiao Chen yang melihatnya pun benar-benar terpesona akan kecantikan Mu Biyu. Dia sedikit mengingat apa yang terjadi tapi tidak dapat mengingat dengan jelas, lalu Xiao Chen sadar kalau sekarang dia bukan berada di kamarnya tapi di kamar berbeda. Dari sisi kamar itu, Xiao Chen bisa mencium wewangian dari kamar seorang wanita dan dengan begitu saja Xiao Chen bisa menebak kamar siapa itu.
“Huf, tampaknya ada yang terjadi padaku. Yah, gadis ini juga cukup baik, dan dia… sangat cantik!” Kata Xiao Chen mengelus pipi Mu Biyu, lalu bangun dari tempat tidurnya. Xiao Chen menggerakkan sedikit tangannya lalu mengubah posisi tidur dari Mu Biyu, tanpa disadari oleh gadis itu, sekarang Mu Biyu berada di atas kasur dengan bantuan Xiao Chen. Xiao Chen yang sudah meletakan Mu Biyu di kasur, mulai membersihkan diri dan keluar dari kamar itu. Hari masih pagi, tapi Xiao Chen merasa kalau tubuhnya terlalu kaku, seolah dia sudah sangat lama terbaring di kasur.Dengan begitu, di luar kamar Mu Biyu itulah Xiao Chen mulai menggerakkan pedangnya dengan gaya santai. Dan beberapa pelayan yang melihat Xiao Chen berlatih di halaman depan benar-benar terpesona dengan ketampanan Xiao Chen. Tapi ada satu di antara mereka langsung melapor kepada kepala keluarga Mu serta tetua pertama sekte Heaven yang sudah menunggu Xiao Chen sadar. Setiap gerakan Xiao Chen menyatu dengan alam itu sendiri, siapapun yang melihat gerakan pedang Xiao Chen, mereka akan merasakan ketenangan serta sedikit pencerahan hanya dengan melihat saja.
“Eh, anak itu sudah bangun?” “Saudara Mu, mari kita lihat dulu anak itu. Aku harus bicara segera dengannya!”Kata tetua pertama dengan ekspresi yang bahagia saat mendengar kabar Xiao Chen sudah sadar. Sudah berapa lama dia menunggu Xiao Chen sadar? Ini sudah satu bulan semenjak hari itu, hari dimana Xiao Chen lepas kendali karena ingatan masa lalunya. Jadi sekte sudah menunggu kabar dari tetua pertama soal Xiao Chen sehingga dia benar-benar mengalami stres berat apalagi master sekte sendiri yang membuat keributan karena tidak mendengar kabar baik dari cucu kecil tersebut.
“Ayo, aku juga ingin tahu apa dia benar-benar masih ingat atau tidak tentang hari itu?” kakek Mu juga langsung berdiri dan pergi ke tempat Xiao Chen berada. Tentu mereka tahu kalau Xiao Chen saat ini berada di kediaman Mu Biyu, tapi mereka malah semakin penasaran dengan hubungan keduanya sekarang. …. “Bangunlah, Mu Biyu….!” Jauh di dalam mimpi Mu Biyu, suara yang terdengar indah dan merdu memanggilnya. Dan saat Mu Biyu membuka mata, seorang wanita dengan tubuh indah dan pakaian serba biru berjongkok di depannya. Mu Biyu yang tidak tahu apapun, tiba-tiba menjauh sedikit dalam keadaan linglung, tapi wanita itu tetap tersenyum ke arahnya. “Siapa kamu? Dan dimana aku?” Tanya Mu Biyu dengan tatapan bingung setelah melihat sekelilingnya. Dia tidak tahu bagaimana bisa sampai di tempat seperti ini dan tidak sadar kapan wanita itu ada di dekatnya? “Halo, apa ini pertama kali kita bertemu secara langsung? Ah, maaf…. Tampaknya aku belum memperkenalkan diriku yah? Namaku….. aku disini untuk memberitahumu sesuatu dan memperlihatkan padamu hal yang mungkin perlu kamu lakukan! Ayo bangun,”Mu Biyu tiba-tiba ditarik untuk bangun, tapi entah kenapa badannya tidak menolak sama sekali. Tapi anehnya dia juga bingung siapa wanita ini, karena saat wanita ini menyebut nama, suara wanita itu terpotong. Tapi wajahnya seolah sangat senang melihat ke arah Mu Biyu, meski tidak paham Mu Biyu bertanya kembali apa alasan wanita itu ada disini?
“Kamu ini, kamu mempunyai mata yang bagus tapi tidak paham siapa aku. Aku salah satu dari jiwa yang saat ini ada di dalam tubuh pria itu, aku datang untuk memberitahumu sesuatu yang penting…” “Sesuatu yang penting? Apa itu berhubungan dengan dia?” “Tentu, jika tidak mana mungkin aku akan membawamu ke tempat seperti ini. Akan aneh bagiku bukan?” wanita itu tersenyum terlihat sangat cantik, tapi Mu Biyu hanya ingin tahu apa yang harus dia lakukan sekarang kepada Xiao Chen? Tentu wanita itu menceritakan semuanya kepada Mu Biyu, karena itulah tujuannya datang membawa Mu Biyu ke tempat ini. Mu Biyu mendengarkan semua dengan sangat serius, dia tidak ingin melupakan satu pun kalimat dari wanita tersebut. Dan semakin Mu Biyu dengar, semakin hancur hau Mu Biyu mengetahui kebenarannya, karena dia tidak menyangka kalau Xiao Chen telah melakukan banyak hal untuk keluarga serta orang terdekatnya tapi semua sia-sia karena sesuatu yang buruk benar-benar menghancurkan semua usahanya itu hanya dengan satu jentikan saja.Dan yang menyelamatkan Xiao Chen sendiri adalah adiknya yang juga reinkarnasi seorang dewa kaisar, seharusnya sang adik dapat pergi dari dunia kecil itu tapi dia lebih memilih membiarkan kakak tertuanya pergi. Sebab, dia tidak akan bisa melawan musuh yang sudah di takdirkan tersebut dan malah dia pasti akan dikendalikan oleh aturan dari langit. Membuat sang adik laki-laki tidak bisa melawan aturan langit dan akan terus terlahir kembali secara alami.
“Dia benar-benar mengorbankan dirinya? Tidak, bukankah itu sama saja dengan sia-sia?” Tanya Mu Biyu yang mengetahui kalau Adik kecil Xiao Chen akan melakukan pengorbanan seperti itu hanya untuk membiarkan Xiao Chen lepas dari dunia yang penuh kebohongan itu. “Iya, itulah yang dia lakukan dan sebelum dia melakukannya. Dia sudah memberitahu kami, dia hanya dapat mengirim satu orang dikarenakan langit telah memblokir semua jalan melintasi dimensi maupun menerobos ke dunia lain. Yah, ini takdir kami dan kami semua tidak mempermasalahkannya juga, hanya saja…. Kamu melihatnya bukan? Dia terlalu membenci segalanya dan kami semua takut dia bertindak seperti orang gila. Jadi aku berharap kamu bisa membuat dia tidak mengalami penderitaan lagi!”.Ucapan dari wanita itu membuat Mu Biyu sangat yakin tapi dia masih tidak paham dari mana asal wanita ini? Dan apa hubungannya dengan Xiao Chen? Tentu ini menjadi pertanyaan bagi Mu Biyu yang kebingungan.
“Hahaha, jangan cari asalku atau tebak aku siapa baginya. Karena di masa depan, kamu sendiri akan ingat namaku dan saat itulah kamu bisa membantuku serta saudari yang lain mencapai hatinya. Jadi, aku harap kamu tidak meninggalkan dia apapun yang terjadi di masa depan nanti! Bisakah kamu melakukannya?”“Chen’er, tindakan kamu ini bukankah terlalu …”“Tenang saja ayah, apa yang aku lakukan masih berada dalam batas wajar. Dan aku hanya ingin memberi mereka peringatan terlebih dahulu, jika mereka memilih mundur … aku bisa saja mengampuni mereka, tapi iya… tampaknya mereka benar-benar tidak ingin membiarkan kita ada!” Xiao Chen sudah mulai melihat segalanya dari awal dan dia juga bisa mendengar kalau pasukan empat kekaisaran sedang menunggu bantuan lain dari kekaisaran. Ini tentu menjadi salah satu yang membuat Xiao Chen tidak perlu segan lagi dan menutup semua permohonan maaf dari empat kekaisaran. Dia mengingatkan semua jenderal untuk bersiap, setelah ini mereka benar-benar akan berperang. Tidak ada yang boleh membiarkan musuh mereka hidup dan dia juga tidak ingin ada yang mengalah kepada kekaisaran. Kecuali jika mereka ingin diperbudak, maka Xiao Chen dengan senang hati memperbolehkan mereka mengakui kekaisaran. Mendengar kata budak, tentu membuat mereka sangat marah dan tidak mau m
Tapi tepar saat dia akan keluar, tekanan yang sangat kuat membuat ke empat perwakilan itu langsung menggigil ketakutan. Mereka melihat ke atas tapi sebelum berhasil melihat apa yang telah terjadi, pukulan lain langsung membanting mereka dengan sangat keras. BOOOOMMM! “Puf! Siapa kalian?” “AKu? Hei, aku adalah Xiao Chen. Anak dari orang yang telah kalian rendahkan itu!” Xiao Chen datang dengan sikap tegas dan penuh permusuhan dan itu membuat mereka sebagai utusan sangat marah. Menyerang utusan adalah hal yang sebenarnya tidak boleh diizinkan, dan itu tertulis jelas dalam aturan perang tapi Xiao Chen tidak pernah mau mematuhi aturan kosong yang tidak jelas itu. Jika orang lain tidak menghormatinya maka dia pun juga tidak akan menghormati orang tersebut. Sekarang Xiao Chen menatap dan mempertanyakan tentang sikap mereka tadi, jika memang mereka benar-benar berniat untuk perang maka tidak perlu untuk datang dan menghina kekaisaran bintang. Dan Xiao Chen juga mengancam kalau empat kek
“Ha? Apa yang terjadi? Mereka…. Bagaimana mungkin?” Di perbatasan baru kekaisaran bintang, pasukan besar dari empat kekaisaran sudah muncul tidak jauh dari area perbatasan. Pasukan itu full memakai baju perang dan juga membawa empat bendera dari empat kekaisaran, melihat begitu banyak pasukan seluruh pasukan kekaisaran bintang langsung ketakutan. Mereka segera melapor ke pusat saat itu juga dan saat pusat mendengar pasukan empat kekaisaran telah muncul di perbatasan membuat kaisar bintang serta seluruh tetua disana langsung mengubah wajah mereka. Siapa sangka kalau kekaisaran dalam waktu satu tahun setelah semua tenang akan menyerang dengan kekuatan penuh mereka. Padahal kekaisaran bintang masih belum mendapatkan balasan apa-apa dari sekte besar. Segera situasi yang tadinya damai dalam kekaisaran bintang perlahan berubah menjadi sangat tegang dan penuh dengan rasa cemas. Tindakan dari kekaisaran jelas untuk menghancurkan kekaisaran bintang dan mereka datang dengan buat yang sudah san
“Aku tidak tahu kalau kamu akan seliar ini…” kata paman kerajaan itu melihat Xiao Chen yang tampaknya serius untuk menghancurkan sekte bintang. Kemungkinan jika memang hal tersebut terjadi, semua yang ada di benua ini akan terbalik pada saat itu. Entah apa yang akan terjadi saat Xiao Chen benar-benar berhasil menguasai benua barat ini. “Hahahaha, jika aku tidak seliar ini apakah mereka akan memberikan kita kesempatan? Tidak! Mereka hanya orang-orang serakah dan aku juga jauh lebih serakah dari mereka paman!” Xiao Chen dengan senyum enteng menatap ke arah depan. Matanya seolah menunjukan sesuatu yang bahkan tidak pernah di lihat oleh tiga sosok tersebut.Keserakahan? Ada, tapi itu jauh daripada keserakahan yang pernah mereka lihat dari orang lain atau diri masing-masing. Karena itulah mereka cukup terkejut dengan keserakahan yang sekarang di tunjukan oleh Xiao Chen pada mereka. Putri bintang meski terkejut tapi tetap senang melihat Xiao Chen jadi dia jauh lebih santai daripada dua lai
“Aku katakan, kalian meski sekte besar disini tapi di luar sana… hanyalah sekte kelas menengah, jadi jangan terlalu sombong!” Xiao Chen tersenyum dingin lalu dengan santai masuk ke kapal. Tapi tatapan Xiao Chen jelas bukan tatapan yang seolah melepaskan segalanya begitu saja. Dia malah seolah ingin menghancurkan sekte ini tapi masalahnya sekte ini telah melepaskan semua yang berasal dari dua kerajaan. Kapal Xiao Chen pergi, saat itu mata master sekte sangat panas melihatnya tapi dia tidak bisa apa-apa karena takut ada orang di belakang Xiao Chen yang menunggu sekte bintang biru membuat masalah. Andai saja dia tahu hal ini mungkin dia tidak akan menghalangi putri bintang untuk pergi. Hal yang tidak dia ketahui adalah Xiao Chen sudah memutuskan kalau sekte bintang biru adalah musuhnya. Meski sekarang terlihat mundur tapi dia pasti akan kembali untuk menuntut balas atas apa yang telah dilakukan kepada sepupunya. Bagaimana mungkin dia bisa membiarkan semuanya begitu saja? Dia pasti harus
“Bajingan…”BOOOOMMM….. BOOOOMMM! Ledakan demi ledakan terjadi tapi para tetua yang tadi melihat tidak bisa menyelamatkan pemuda atau murid mereka sendiri. Tatapan para pemuda yang berhasil menghindari serangan Xiao Chen menjadi sangat dingin. Tapi Xiao Chen hanya membalas dengan senyum dingin juga, dia mengangkat tangannya dan dua pedang muncul di kedua tangannya. Saat itu, sayap naga muncul dan hanya dalam beberapa detik Xiao Chen benar-benar menghilang dari pandangan para tetua tersebut. Saat muncul kembali, Xiao Chen sudah berada di belakang salah satu tetua dan dengan pedang itulah Xiao Chen menebasya.SLASH..“Apa? Kenapa…?”Meski pedang dapat dihindari tapi tendangan kaki Xiao Chen membuat tetua tersebut terbang dengan sangat mudah. Tendangan yang cepat dan akurasi yang luar biasa membuat dia tidak dapat menghindar. Melihat seorang tetua di tendang dengan mudah, ekspresi semua murid langsung berubah. Tetua yang melihat itu juga sangat terkejut dan tidak tahu harus berkata apa.
“Anak ini benar-benar hebat, dia memiliki niat membunuh sekuat itu hanya kepadaku. Hahahahaha, menarik… sungguh menarik.. anak muda yang harusnya tidak ada di alam dewa maupun dunia itu, sekarang malah benar-benar berniat untuk melawanku hukum surga itu sendiri. Ah, sudah berapa lama ada orang sepe
Di dalam kediaman Keluarga Mu, Xiao Chen yang beristirahat di malam itu tiba-tiba bangun dengan ekspresi yang buruk. Tubuhnya juga gemetar karena mimpi yang terasa nyata tersebut, tidak hanya itu saja tapi tubuhnya bahkan gemetar, berkeringat dan entah kenapa kebencian luar biasa muncul di dalam ha
Setelah terhempas ke dalam kehampaan, Xiao Chen tidak sadar tapi semua keluarganya dengan kekuatan yang tersisa berusaha membuatnya keluar dari kehampaan tersebut. Dan sampai pada waktu yang tidak diketahui, tubuh Xiao Chen benar-benar membeku tidak berkembang selama dalam kehampaan. Itu seperti us
BOOOOOMMM…. BOOOOOMMM….“Apakah akhirnya datang?” Sosok pria paruh baya yang berdiri paling depan di atas tembok sebuah kota memandang langit yang tidak pernah berubah selama sepuluh tahun.Langit malam dan penuh dengan aura menakutkan itu benar-benar tidak pernah berubah, malah setiap harinya akan







