Mag-log in“Anak ini benar-benar hebat, dia memiliki niat membunuh sekuat itu hanya kepadaku. Hahahahaha, menarik… sungguh menarik.. anak muda yang harusnya tidak ada di alam dewa maupun dunia itu, sekarang malah benar-benar berniat untuk melawanku hukum surga itu sendiri. Ah, sudah berapa lama ada orang seperti dia muncul? Baiklah, aku akan lihat, seberapa bisa mampu kau tumbuh. Dan aku harap kamu tidak mengecewakan aku anak yang tidak ada tapi ada!”
suara dari dalam kegelapan bergema dan itu benar-benar adalah sepasang mata emas yang melihat ke arah Xiao Chen tadi. Tapi posisi sepasang mata itu berada di luar dari alam dewa, di tempat yang sangat jauh dan juga tidak terlihat oleh siapapun.
Dia yang menggerakkan segalanya, mengatur aturan, membuat kehidupan ada maupun menghancurkan kehidupan. Apapun yang dia lakukan adalah hukum dan apapun yang dia terapkan adalah aturannya. Di dunia manapun tidak ada yang bisa melawan hukum serta aturan yang telah dia tetapkan. Tapi…. Semenjak Xiao Chen lahir semuanya menjadi kacau dan dia seolah hampir kehilangan kendali akan hukum serta aturan yang dibuat olehnya sendiri. Karena itulah dia memutuskan menghancurkan planet di tempat Xiao Chen lahir dan membuat Xiao Chen menjadi seorang yang sangat membenci hukum surga.Tidak ada yang dapat melawannya dan tidak ada yang bisa mencapai posisinya sekarang. Tapi dia menjadi penasaran dan berharap Xiao Chen bisa mencapai tempatnya sekarang. Membuat dia merasakan apa arti pertarungan itu? Dengan begitu, dia juga bisa memberikan contoh kepada semua makhluk yang berniat melawannya. Menunjukan kalau dia tidak terkalahkan dan tidak akan pernah bisa kalah oleh siapapun yang ada di alam ini.
“Hahahaha, Xiao Chen…. Cepatlah tumbuh dan tunjukan padaku perlawanan terbaikmu itu! Hahahahaha,” suara itu terus bergema di dalam kehampaan dan hilang setelah beberapa nafas berlalu. Sepasang mata yang tadi sedikit terlihat dan mengeluarkan tekanan pun menghilang, itu juga membuat tetua pertama merasa nyaman setelah sepasang mata itu hilang. Mu Biyu membawa Xiao Chen pergi beristirahat dan kali ini dia membiarkan Xiao Chen tinggal di dalam kamarnya. Ini juga jadi pertama kali bagi Mu Biyu membawa seorang pria ke dalam kamarnya. Tentu saja dia sekarang tidak terlalu peduli dengan pandangan orang lain terhadapnya.Karena yang dia pikirkan sekarang hanyalah Xiao Chen, sosok pemuda yang penuh dengan penderitaan dan kehidupan buruk. Dia tidak ingin masa depan itu terjadi, dia tidak ingin Xiao Chen benar-benar sendiri dalam kehidupan ini. Meskipun mungkin sulit untuk melakukannya, tapi dia akan tetap berusaha untuk melakukan apapun membantu Xiao Chen.
“Jangan tinggalkan aku, ayah… ibu …. Lingling… Tianhai!” Xiao Chen bermimpi di depan Mu Biyu, mimpi yang membuat Xiao Chen meneteskan air mata. Mimpi yang membuat Mu Biyu menggenggam erat tangan Xiao Chen, dia seolah bisa melihat mimpi Xiao Chen itu dengan mata kepalanya sendiri. “Aku tidak akan pergi kemana-mana, jadi tolong … jadilah Xiao Chen yang aku kenal!” Ucap Mu Biyu meletakan keningnya yang tidak lagi memakai penutup wajah ataupun sesuatu disana. Dia hanya meletakan kedua tangan ke tangan kanan Xiao Chen, menyandarkan keningnya lalu menangis berharap Xiao Chen tidak berubah saat bangun nanti. … BOOOOMMM… “Apa maksudmu? Cucu muridku benar-benar melepaskan energi kebencian? Dan Mu Biyu juga mengatakan hal seperti itu?” Master sekte Heaven menghancurkan meja yang ada di depannya dengan marah saat mendengar laporan dari salah satu murid yang membawa pesan dari tetua pertama. Dia tidak menyangka kenangan buruk dari dunia yang hancur akan muncul di saat seperti ini. “Benar master, tetua pertama memang mengatakan seperti itu. Jika master tidak percaya, aku bisa membawa pesannya sekarang!” “Tidak perlu, kamu pergilah dulu dan biarkan aku sendiri!” Ucap master sekte Heaven yang juga grandmaster dari Xiao Chen itu sendiri. Sekarang, masa depan telah benar-benar berubah, meskipun ada dia dan master sekte Dao bersama melindungi Xiao Chen. Tapi melawan sesuatu seperti sepuluh cincin bukanlah hal yang mudah untuk mereka berdua. Dia berharap Xiao Chen bisa tumbuh dengan baik, sementara ingatannya benar-benar disegel dan bisa di isi dengan orang-orang baru. Tapi tampaknya ini akan cukup sulit, apalagi setelah mendengar situasi yang terjadi pada Xiao Chen sekarang di keluarga Mu. Dia ingin pergi melihat Xiao Chen tapi sekarang posisinya tidak bisa melakukan itu semua. Jadi dia meminta bantuan kepada tetua pertama untuk membawa Xiao Chen kembali setelah benar-benar dalam kondisi yang benar-benar baik.Berita mengenai Xiao Chen mengalami itu, sampai ke telinga leluhur keluarga Xiao dan hati keluarga Xiao benar-benar sangat sakit saat mengetahuinya. Dia tidak tahu bagaimana cara untuk mengobati luka Xiao Chen, dan dia juga tidak ingin kalau Xiao Chen mengalami hal yang seperti di lihat oleh Mu Biyu tersebut.
“Apa yang kamu pikirkan?” Tanya Zi Lan pada Xiao Tianzhun yang tampak murung tersebut, dia sangat jarang melihat suaminya murung seperti itu. Xiao Tianzhun terkenal sebagai orang yang selalu tersenyum dan tidak pernah memperlihatkan sisi lemah seperti sekarang kepada siapapun.Tapi kali ini, karena satu keturunan terakhir keluarga Xiao, itu membuat Xiao Tianzhun merasa sangat berat di hati. Andai saja dia dulu lebih perhatian kepada dunia dimana dia dilahirkan dan memperhatikan pergerakan sembilan cincin kehancuran, mungkin saja dia dapat menyelamatkan dunianya.
“Apa yang harus aku lakukan? Sekarang, anak itu dalam situasi yang mengalami stres berat. Meskipun ingatan tersegel, lalu bagaimana saat segel itu hilang? Apa dia akan benar-benar berubah seperti yang dilihat oleh Mu Biyu? Aku tidak ingin itu terjadi padanya!”Tegas Xiao Tianzhun dengan ekspresi yang berat. Dia berat memikirkan bagaimana Xiao Chen berubah menjadi mesin pembunuh dan dia juga tidak pernah berharap kalau Xiao Chen akan menjadi musuh bagi seluruh dimensi yang ada.
“Tenang saja sayang, yakinlah kepada Chen’er. Dia bukan orang yang begitu mudah untuk jatuh dalam kegelapan. Ada kamu, aku, Rong’er, dan Qianlu… aku yakin dengan si kecil yang manis itu Xiao Chen pasti tidak akan bertindak kejam!” Kata Zi Lan sambil merebahkan kepalanya di dada Xiao Tianzhun. “Kamu benar, jika pun itu terjadi… Aku akan menghentikan anak itu, tapi aku benar-benar tidak berharap semua terjadi!” Ucap Xiao Tianzhun dengan senyum terpaksa, dia mengelus kepala istrinya tersebut. Dalam hati yang begitu sulit, tidak ada hal lain kecuali berusaha mengubah segalanya dan dia harus mampu mengubah semuanya.“Apa? Rencana gagal? Benar-benar hebat!” Beberapa orang sedang berkumpul bersama dan kali ini mereka tampak sedang membahas sesuatu hal yang penting. Setelah mereka dikalahkan dari pemimpin clan naga yang berhasil menebak rencana mereka.. sekarang mereka tidak lagi punya pilihan selain bertarung habis-habisan. Meski mereka merasa kalau clan naga tidak akan dapat melakukan apapun pada generasi muda mereka. Tindakan mereka ini murni untuk menyelamatkan wajah mereka karena mereka yakin ada kemungkinan kalau clan naga bisa saja berubah dalam beberapa tahun ini. Di saat yang sama, mereka tidak berencana untuk membunuh atau menyakiti clan naga hanya menghalangi mereka untuk datang saja tapi siapa sangka apa yang mereka lakukan ini membuat clan naga marah. Sekarang mereka berharap kalau clan naga tidak meminta pertanggungjawaban dari mereka. Melihat ke sisi lain, mereka juga tidak perlu sebenarnya melakukan ini karena clan naga sudah lama menurun dan tidak mungkin dapat meningkat dalam bebe
“Itu terdengar jauh lebih baik, kalau begitu tidak masalah. Aku datang kesini hanya untuk melihat-lihat saja, dan aku katakan sekali lagi jangan katakan kepada siapapun soal diriku. Karena kalau sampai orang itu menyadarinya, kita akan ada dalam masalah!” Kata-kata dari Long Haoyue bukan sekedar omong kosong atau sebuah peringatan biasa untuk mereka.Ini adalah peringatan keras karena mereka semua harus menyembunyikan masalah kedatangannya ini dari siapapun. Bahkan jika mereka benar-benar senang, tidak ada cara untuk membiarkan yang lain mengetahui soal dirinya. Mereka bertiga menegaskan kalau tidak akan memberitahu siapapun soal leluhur muncul disini. Jadi mereka juga bisa bersumpah untuk membuat leluhur yakin akan diri mereka. Long Haoyue mengangguk, dia melihat ke suatu tempat yang jauh dan menemukan kalau ada satu rekannya masih dalam tidur panjang di dalam clan naga. Memang karena bencana itu rekannya ini ikut terluka, dia ingin membangunkan rekannya itu tapi dalam keadaan sekara
Keduanya saling pandang, lalu mereka saling mengangguk karena mereka sendiri sangat mengenal sosok di depan ini. Kakak tertua mereka jarang mengatakan omong kosong seperti itu dan mereka juga merasa tidak mungkin kakak tertua seperti ini akan bicara omong kosong. Jadi jika memang ada orang yang benar-benar berhasil masuk maka mungkin sosok itu ada hubungan dengan tempat terlarang ini. tapi siapa? Siapa yang benar-benar bisa terhubung dengan area terlarang selain pendahulu clan naga mereka? Pertanyaan itu muncul di kepala mereka bukan tanpa alasan tapi benar-benar karena mereka sadar tidak mungkin akan begitu mudah masuk tanpa menggunakan sesuatu. Kakak tertua dari kedua leluhur itu terus mencoba untuk melihat ke dalam tapi dia benar-benar tidak dapat menemukan apapun dari dalam sana. Jelas itu ada tanda-tanda kehidupan bukan hal yang tidak mungkin terjadi, dia terus mencoba tapi gagal dan saat dia tetus mencoba … Ada aura kuat yang tiba-tiba muncul dari arah dalam dan menarik ketiga
“Anakmu sepertinya jauh lebih kuat!” kata tetua agung menatap putri naga yang tampaknya sudah meningkat jauh daripada sebelum masuk ke danau makam para pendahulu. “HM, aku tidak menyangka kalau dia benar-benar berhasil mendapatkan warisan dari raja naga!” Pemimpin clan benar-benar tidak tahu harus berkata apa karena saat itu dia melihat sendiri naga putih yang punya kekuatan es luar biasa menjadi tempat bagi putrinya. Jarang-jarang naga putih punya kekuatan seperti itu dan bahkan dia sendiri benar-benar tidak tahu seperti apa nanti anaknya berkembang di masa depan. Dan kekuatan anaknya pun juga mencapai tingkat yang baru sehingga dia jauh lebih puas daripada biasanya, sekarang saat hari dimana dia akan membawa para generasi muda ke turnamen membuatnya cukup bahagia. Dengan kekuatan seperti ini, dia yakin kalau sekarang anak-anaknya sudah berkembang dengan baik.SWUSHHH!“anak ini selalu datang terlambat iya?” Sosok Xiao Chen keluar dari robekan ruang dan sekarang pakaiannya benar-be
BOOOOMMM! “Ho, beberapa dari mereka berhasil mendapatkan tulang naga kelas menengah iya? Luar biasa, hehehehe!” Roh naga putih yang melihat semuanya disana selama sebulan akhirnya ada hasil yang terlihat.Beberapa anak muda berhasil mendapatkan warisan yang mereka inginkan, dan setelah itu semua anak-anak itu mendapatkan warisan seperti yang dikatakan oleh Xiao Chen padanya. Ini tentu cukup membuat dia sangat terkejut karena jarang dia melihat hal-hal seperti ini terjadi, lalu sekarang mereka benar-benar berhasil seperti itu saja?“Hei, anak itu benar-benar meramalnya dengan baik. Tapi dimana dia sekarang?” Tiba-tiba dia ingat kalau sudah waktunya untuk bersiap dalam turnamen clan kuno tapi Xiao Chen tidak kelihatan semenjak sebulan lebih ini. Pada saat ini, Xiao Chen benar-benar di tempat yang berbeda dan dia sedang fokus untuk bermain catur dengan leluhur berambut putih. Mereka sudah bermain selama satu bulan tapi tidak ada pemenang dalam permainan keduanya bahkan leluhur berambut
“Apa ini makam para pendahulu clan naga? Benar-benar sangat besar!” Generasi muda yang masuk ke dalam danau langsung kagum melihat begitu banyaknya tubuh dari pendahulu mereka tapi mereka masih tidak tahu kalau tempat yang sekarang mereka lihat hanyalah gunung es kecil. Karena itu hanyalah tempat paling rendah dalam garis keturunan clan naga tapi semua yang ada disana adalah pahlawan ataupun memiliki kekuatan yang tinggi dari naga-naga lainnya.“Yo, ternyata semua plakat itu didapatkan oleh kalian. Tidak buruk, tidak mengecewakan sama sekali untuk pertama kalinya, hahahaha! Teman kecil kamu benar-benar kalah iya?” Naga putih atau roh dari penjaga makam melihat Xiao Chen yang sedang berpegangan tangan dengan putri naga. Dia bisa melihat kalau Xiao Chen mungkin kalah melawan generasi muda yang ada disini, tentu bukan karena kalah kekuatan tapi mungkin cara mereka mendapatkan plakat itu cukup membuat Xiao Chen lupa kalau tugasnya hanya melindungi plakat tersebut agar tidak diambil.“Jang
“Kamu meragukan aku? Apa kamu pikir karena kakakmu selalu bersikap seperti itu aku jadi tidak mau membantunya? Iya … aku juga memang memiliki beberapa wanita tapi bukan berarti aku akan memperlakukan mereka buruk. Dasar …..!” Xiao Chen tampak sedikit kesal karena Yang Zuan berpikir kalau dia bersik
Xiao Chen benar-benar mengejek orang-orang yang menaikan harga tanpa tahu barang yang mereka beli. Dan ini cukup untuk membuat Xiao Chen menertawakan mereka, tapi memang pedang yang sedang di lelang memiliki sedikit niat pedang dari seorang dewa tingkat tinggi. Dan bagi mereka yang berada dalam jal
“Huaaaa! Akhirnya bangun, ini benar-benar melelahkan. Eh? Kenapa dia disini?”Xiao Chen yang baru saja bangun, melihat sosok Mu Biyu yang bersandar di sebelah kasurnya. Wanita itu terlihat sangat cantik dan manis saat dipandang seperti itu, Xiao Chen yang melihatnya pun benar-benar terpesona akan k
Di dalam kediaman Keluarga Mu, Xiao Chen yang beristirahat di malam itu tiba-tiba bangun dengan ekspresi yang buruk. Tubuhnya juga gemetar karena mimpi yang terasa nyata tersebut, tidak hanya itu saja tapi tubuhnya bahkan gemetar, berkeringat dan entah kenapa kebencian luar biasa muncul di dalam ha







