Masuk“Apa ini tidak masalah? Mereka memang aneh, membiarkan mereka masuk … itu akan berbahaya, dan mataku …” Mu Biyu mencoba melihat masa depan saat para tamu itu masuk, tapi Xiao Chen meyakinkan Mu Biyu kalau masa depan bisa di ubah oleh mereka. “Masa depan …. Jika tidak ada yang dapat mengubahnya, aku akan mengubah semuanya dengan tanganku! Langit yang sekarang sangat buruk, aku tidak senang… di masa depan langit itu akan aku ubah!” Kata Xiao Chen dengan suara lembut tapi Gu Zia dan Mu Biyu bergetar mendengar ucapan Xiao Chen tersebut.Mengubah langit? Mereka berdua mengerti kalau Xiao Chen ingin melawan langit itu sendirian dan dari ekspresi Xiao Chen. Dia tidak akan mau dikendalikan oleh siapapun, langit? Apa arti langit dan aturan sekarang di mata Xiao Chen? Semuanya hanyalah kepalsuan yang Xiao Chen ingin injak-injak. Dia ingin menginjak langit? Itu bukan jalan yang benar-benar ingin di capai oleh siapapun dan tidak ada yang pernah berpikir begitu. Tapi Xiao Chen benar-benar memikir
Di beberapa hari kemudian, sekte Heaven benar-benar dalam keadaan yang ceria apalagi para murid gerbang dalam saat melihat Lulu.. mereka benar-benar sangat memanjakan gadis kecil itu seolah adalah keponakan mereka sendiri dan karena keimutan dari Lulu, membuat banyak tetua tidak bisa mengatakan tidak pada gadis kecil itu. Dan saat Xiao Chen mendengar kalau dia dibandingkan dengan anaknya yang terkenal sopan, imut, cantik, merasa kesal kepada anggota sekte sendiri tapi dia merasa bangga anaknya di puji. Keadaan sekte juga mulai membaik dan semenjak mereka bisa dibilang berhasil saat di Medan perang, membuat semua murid sekte merasakan kebahagian. Terlebih murid yang ikut dan hidup kembali, kultivasi mereka terasa jauh lebih lancar daripada sebelum masuk ke Medan perang.“Huu, mereka benar-benar datang!” Di saat ketenangan itu berjalan, saat itu juga sekelompok bayangan datang memasuki gebang luar sekte Heaven. Para murid dalam yang berada di gerbang menatap kedatangan kelompok itu deng
“Hmm, Rong'er tampaknya beda dengan mereka. Tapi …. Apa perubahan itu juga membuat murid-murid disana bersikap aneh?” Xiao Chen sedikit memahami perkataan dari tetua, tapi jika memang benar ada hal aneh terjadi. Maka Xiao Chen berharap perubahan itu tidak akan membuat masalah di saat tanah suci datang ke tempat mereka. Memang butuh waktu karena tanah suci akan melewati kota yang terhubung dengan wilayah sekte Heaven. “Kalau memang begitu, lebih baik kamu perhatikan dan hati-hati nanti. Kami memang sudah mempersiapkan semuanya tapi kadang hal yang tak terduga pasti bisa terjadi bukan?” Ekspresi dari tetua itu sedikit berubah dan dia benar-benar berharap kalau Xiao Chen tidak bertindak ceroboh pada saat bertemu dengan tanah suci nanti. Sedangkan Xiao Chen juga merasa mungkin ini adalah hal yang benar dan dia akan mencoba untuk melakukan semua dengan hati-hati nanti. Tapi pikiran Xiao Chen memang sedikit melayang soal tanah suci Yaochi yang mungkin ada perubahan. Kalau begitu, apa nant
“Guru, apa benar kita harus meminta bantuan mereka? Tidak, ini tidak bisa aku terima!” Tegas seorang murid wanita tidak menerima saran dari gurunya tersebut soal meminta bantuan kepada sekte Heaven.“Apa kamu pikir aku mau minta bantuan mereka? Aku punya alasan sendiri melakukan ini. Kamu ikuti saja perintahku!” Nada dari master tanah suci itu tegas, dia memang tidak ingin meminta bantuan kepada sekte Heaven tapi ada sesuatu yang harus dia lakukan disana.Sesuatu yang hanya dia dan beberapa petinggi, mencari sesuatu yang mungkin dapat membawa tanah suci mereka kepada jalan yang baru. Dan dari perkataan leluhur, itu ada di sekte Heaven yang membuat dia sebagai master suci menjadi harus memperhatikan sekte Heaven. Lalu, karena masalah wanita suci yang belum sadar, membuatnya harus meminta bantuan kepada anak muda yang dia sendiri tidak senangi itu. Kali ini, dia hanya akan melihat apakah anak muda itu punya niat atau tidak untuk mengabulkan keinginannya. Wanita suci yang tidak lain adal
“Baiklah, soal Lulu …. Tampaknya kalian lebih mengerti, jadi aku tidak ikut campur dulu!” Xiao Chen mengambil keputusan yang cukup menyenangkan baginya. Jadi sekarang dia tidak perlu memikirkan bagaimana cara untuk melatih anaknya sendirian. Setelah mereka semua setuju, Lulu yang tidak tahu apa-apa itu kembali bersama dengan Xue Rong'er. Sedangkan Xiao Chen masih tinggal disana karena master sekte ingin membahas sesuatu dengannya. Mereka memberitahu soal istana naga mengirimkan pesan terima kasih pada Xiao Chen dan disana juga tertulis kalau istana naga tidak masalah dengan Xiao Chen mengambil semua harta yang telah di ambilnya itu. Saat Xiao Chen mendengar hal tersebut, dia langsung berkeringat dingin memikirkannya. Tampaknya kebohongan yang dia katakan pada leluhur naga ketahuan dan mungkin sekarang putri naga pasti sedang mengutuknya.“Huu, beruntung aku sudah ada disini!” Tapi memikirkan kalau dia sekarang sudah ada disini, ada sedikit kelegaan karena dengan begini dia tidak akan
“Tapi kita tetap harus hati-hati, karena takutnya mungkin akan menimbulkan masalah bagi Lulu jika terlalu cepat. Jadi mari tunggu dia berumur beberapa tahun lagi!” Kata Xiao Chen mencoba untuk tidak mengambil masa kecil anaknya sendiri. Mu Biyu dan Xue Rong’er setuju dengan usulan Xiao Chen, bagaimanapun mereka tidak ingin masa kecil Lulu menjadi buruk hanya karena paksaan dari keinginan mereka.BOOOOMMMM!“Ha, apa yang terjadi?” Saat mereka sedang sibuk mengatur latihan untuk Lulu, suara ledakan terdengar dari luar rumah mereka. Segera Xiao Chen dan kedua wanita keluar terburu-buru karena kebetulan Lulu sedang bermain di luar halaman mereka yang sekarang. Saat mereka keluar, mereka dikagetkan dengan pemandangan yang menakjubkan sekali, Lulu ternyata telah memukul sebuah pohon sampai bentuknya hancur dan dari tangan Lulu masih memancarkan qi yang kuat bagi anak-anak di yang baru saja berlatih kultivasi. Dan Xiao Chen juga agak terdiam karena dia bisa merasakan anaknya sudah menjadi k
“Nona… apa kita tidak bertindak?” Tanya bawahan Yang Qinru itu dengan ekspresi yang sedikit bermasalah melihat sikap nona mudanya itu. Xiao Chen adalah tunangan yang sudah disetujui oleh keluarga Yang, jika sesuatu terjadi pada Xiao Chen di wilayah ini mungkin keluarga Lou akan memarahi mereka. “B
“Kalian sudah mengikuti kami semenjak masuk ke tempat judi batu bukan? Apa tujuan kalian sebenarnya?” Tanya Xiao Chen dengan serius menatap orang-orang yang memang sengaja telah menunggu sejak melihat dia dan Mu Biyu di dalam tempat judi batu. Semua orang-orang itu tertawa seolah mereka sudah serin
Semua orang mendengar kata enam ratus langsung terdiam tidak bicara karena terkejut beberapa saat, enam ratus? Itu sudah sangat banyak, mereka disana saja masih berpikir untuk menaikan harga tapi seseorang langsung menjadikannya enam ratus seolah itu tidak ada artinya bagi dia. Mereka melihat ke ara
Mendengar apa yang dikatakan oleh Mu Biyu, Xiao Chen memahami alasan kenapa Mu Biyu bisa bilang kalau dia benar-benar tidak punya waktu atau tidak bisa untuk bermain seperti sekarang ini. Dulu, Mu Biyu masih memiliki kecemasan akan keluarganya dan untuk menjunjung tinggi harga dirinya sendiri di ma







