مشاركة

04. Kehendak surga

مؤلف: kirito
last update تاريخ النشر: 2026-01-13 13:04:53

Setelah terhempas ke dalam kehampaan, Xiao Chen tidak sadar tapi semua keluarganya dengan kekuatan yang tersisa berusaha membuatnya keluar dari kehampaan tersebut. Dan sampai pada waktu yang tidak diketahui, tubuh Xiao Chen benar-benar membeku tidak berkembang selama dalam kehampaan. Itu seperti usianya benar-benar diberhentikan pada saat itu.

Sampai di suatu hari Xiao Chen berhasil keluar dengan usaha keras dari jiwa keluarganya. Termasuk sang leluhur tua dan leluhur keluarga Xiao yang telah menggunakan seluruh kekuatannya. Saat melihat keturunan mereka sudah berhasil selamat, mereka bisa pergi dengan tenang pada saat itu juga.

“Kami pergi dulu nak! Meskipun kami tidak akan ada lagi di masa depan, tapi kami akan tetap menyayangimu. Kami bangga padamu wahai cucu kesayanganku!” Melihat Tian Sen sudah berada dalam posisi aman, mereka menghilang satu persatu dengan perasaan bangga.

Dan begitulah setelah itu, Xiao Chen tertidur lama sampai kedua kakek serta cucunya menemukan Xiao Chen dalam keadaan seperti itu. Mereka tidak tahu siapa Xiao Chen tapi mereka tetap mau membawanya kembali pulang karena merasa kasihan dengannya. Pada saat yang sama, dunia milik Xiao Chen juga di telan oleh sesuatu yang gelap lebih gelap daripada kegelapan.

Saat kehendak surga melihat itu, dia mengerutkan keningnya karena meski sudah membunuh atau menghilangkan semua makhluk di dunia ini. Hatinya benar-benar masih belum tenang sedikitpun, tapi melihat dunia yang telah menghilang ada sedikit senyuman di wajahnya. Dengan menghilang dunia oleh kegelapan yang sangat gelap tersebut, dia tidak akan jadi orang yang disalahkan oleh sosok kuat yang melampaui imajinasi para dewa.

“Kau benar-benar memberikan Semua kehidupan ini untukku? Apa tujuanmu?” Tanya suara dalam kegelapan menatap ke arah kehendak surga dengan tatapan yang sangat dingin. Meski dia mendapatkan hadiah besar tapi jauh dalam hatinya, dia tidak bisa percaya dengan kehendak surga.

“Lakukan saja apa yang kamu ingin lakukan, anggap saja hadiah dariku!” Ucap kehendak surga yang berwujud manusia menatap ke arah kegelapan tersebut. Kehendak surga sangat yakin kalau kegelapan sangat menginginkan kehidupan sebanyak itu untuk menciptakan kembali wujudnya, meski dia punya tujuan tapi dia tidak baik untuk memaksakan tujuan itu pada sosok tersebut.

“Kau benar-benar kejam yah? Mereka adalah makhluk yang harusnya dapat melawan takdir, tapi kamu benar-benar menghancurkan mereka karena tidak sesuai dengan jalanmu. Apakah kalian benar-benar berpikir bisa mengendalikan hidup makhluk di semua alam ini?” Pertanyaan dari makhluk yang ada di dalam kegelapan membuat kehendak surga tersenyum aneh melihatnya.

“Hei, makhluk yang menelan seluruh kehidupan malah bicara seperti itu padaku. Bukankah soal kejam kamu tidak kalah kejam denganku? Dan jangan bilang kami, karena kami ini satu dan satu itu adalah kami, makanya kamu salah menyebutkan kami semua! Karena kami semua sebenarnya adalah satu,”

Sosok itu mendengar ucapan dari kehendak surga hanya diam, dia melakukannya karena dia ingin bukan karena dia berpikir kalau makhluk hidup itu menyusahkan serta sudah melenceng dari takdirnya. Berbeda dengan takdir surga yang benar-benar ingin memusnahkan kehidupan tanpa pandang bulu, dia masih punya hati terhadap orang-orangnya sendiri. Jadi, kalau soal kejam maka kehendak surga lebih kejam dibandingkan dirinya yang disebut penelan atau pembawa kehancuran di seluruh alam ini.

Dia juga paham kenapa kehendak surga membantunya, itu karena ingin dia melakukan sesuatu yang mungkin tidak bisa dilakukan oleh kehendak surga. Dan tempat itu satu-satunya yang takdirnya masih terputus oleh surga itu sendiri karena sosok yang setara dulu dengan kehendak surga memutuskannya sebelum dia pergi menghilang entah kemana.

“Apa kamu berpikir pengganti dari sosok itu telah muncul? karena itu kamu ingin membantuku dan seluruh bawahanku pulih?”

Mata kehendak surga yang tadi santai menjadi sedikit menakutkan saat dipandang oleh sosok gelap itu. Ada sesuatu yang jelas tidak dapat dilakukan oleh kehendak surga dan sesuatu itu adalah hal yang bahkan surga sendiri tidak dapat bergerak melawan.

“Hahahaha, kau benar-benar lucu! kalian kehendak surga memiliki kekuatan untuk memusnahkan tapi pada kenyataannya dari dulu kalianlah yang menolong diriku berkembang bukan? Dan saat aku seharusnya akan mati, kalian diam-diam menolongku dengan memaksa sosok sekuat itu untuk hanya menyegel kami. Alasannya sangat sederhana, kalian masih membutuhkan kami! Hahahahah, aku benar-benar tidak tahu harus berkata apa kepada kamu kehendak surga yang mulia!”

Dia sangat paham kenapa kehendak surga ingin dia hidup, alasannya untuk dia terus melakukan teror ke alam semesta dengan semua pasukannya. Kalau surga tidak menginginkannya, maka mereka bisa saja menghancurkannya dengan mudah tapi pada kenyataan mereka tidak melakukan apapun setelah melihat begitu banyak dunia yang hancur karena mereka.

“Lakukan saja apa yang jadi keinginanmu, kami ini tidak akan ikut campur dengan urusan alam. Jika memang mereka tidak bisa bertahan maka itu adalah salah mereka, bukan salah surga karena tidak adil! Tutup mulutmu jangan membuatku marah, dan malah menghancurkanmu.”

Ucapan dari surga membuat sosok dalam kegelapan itu marah. Tapi sekarang dia tidak dapat melakukan apapun karena kekuatannya tidak pada puncak apalagi meski berada di puncak sekalipun tidak mungkin dia bisa menang melawan kehendak surga.

Kehendak surga melihat si gelap tidak bicara lagi, dia menghilang di tiup angin sambil mengingatkan agar kegelapan itu tidak gagal lagi. Karena jika dia gagal, maka tidak ada kesempatan kedua seperti yang terjadi pada masa dimana kegelapan itu disegel. Kegelapan tidak menjawab dan hanya diam melihat kehendak surga pergi begitu saja, dia tidak suka dengan suga sejak masih lahir.

Andai saja dia berhasil dulu, mungkin dia bisa menjadi sosok yang terbebas dari kekangan surga tapi pada akhirnya dia kalah oleh orang tersebut yang membuat dia kehilangan semua kekuatan di saat tersegel dalam ruang hampa.

“Jangan berpikir bengkok, aku bisa melihat semua yang kamu lakukan meski tidak berada di dekatmu!” Ucap kehendak surga berbarengan dengan dirinya menghilang sambil mengingatkan kegelapan untuk tidak berpikir melawannya.

“Pada akhirnya surga tidak ingin ada yang menentang mereka bukan? Karena itulah mereka dihilangkan, tapi itu sungguh ironis sekali bagi manusia yang menganggap dewa itu ada. Tidak masalah, pada akhirnya aku pasti akan mengalahkan kalian kehendak surga!Jika aku dulu hampir berhasil, maka kali ini aku pasti akan berhasil bebas darimu!”

Ucapnya dengan suara yang penuh dendam. Meski dia sekarang lemah tapi bukan berarti dia mau mengikuti semua yang diinginkan oleh kehendak surga, karena dia sudah punya dendam dan dari awal lahir, tujuannya memang adalah bebas dari kehendak surga.

استمر في قراءة هذا الكتاب مجانا
امسح الكود لتنزيل التطبيق
تعليقات (1)
goodnovel comment avatar
Sabam Silalahi
mulai seru
عرض جميع التعليقات

أحدث فصل

  • Perjalanan Menjadi Dewa Terkuat S2   146. hidup kembali?

    Kali ini, tugas dari raja naga mungkin sudah berakhir dan dia memang gagal menemukan apa yang diinginkan oleh raja naga. Melihat patung itu kembali, Xiao Chen hanya dapat menghela nafas berat dalam kekecewaan. Kali ini istana naga dalam bahaya, dia bisa saja pergi dan dengan portal ke alam bawah, bagaimana mungkin Xiao Chen bisa mati disini? Tapi apa itu pilihan terbaik? Jika istana naga hancur mungkin bukan kehancuran istana naga menjadi akhir. Xiao Chen hanya dapat duduk termenung cukup lama disana, dan tidak sadar perubahan yang ada di dalam gua tersebut.Dalam kebingungan, patung yang hanya patung tiba-tiba menunjukan perubahan tanpa Xiao Chen sadari. Patung itu perlahan retak dan hancur, sosok wanita berambut putih mulai terlihat, sedangkan Xiao Chen masih menyesali dirinya karena telah menerima misi bunuh diri ini. Dan keluhan itu terus berlanjut sampai Xiao Chen tiba-tiba sadar kalau ada tanda-tanda kehidupan dari belakangnya. Dia ingin melihat tapi kepalanya tidak bisa menoleh

  • Perjalanan Menjadi Dewa Terkuat S2   145. Tidak sesuai perkiraan

    “Ini benar-benar melelahkan, sudah ke berapa ini? Seratus? Sialan!” Xiao Chen jatuh di tempat yang entah sudah keberapa, setelah menghancurkan Bunga merah darah … Xiao Chen sudah sangat kelelahan, suara dari dalam jelas terdengar dan dia awalnya berpikir Xiao Chen adalah penyusup tapi saat merasakan ada aura pada saudaranya. Membuat sosok yang ada di dalam gua merasa senang dan meminta Xiao Chen kembali menjelaskan yang terjadi di tanah leluhur. “Senior, sudah cukup kah kalian menyiksaku yang junior ini? Aku benar-benar sangat lelah!” Kata Xiao Chen mengeluarkan keluhannya di depan gua tersebut tanpa rasa takut.“Hahaha, aku paham .. tampaknya semua saudaraku yang lalu temui benar-benar memberikan tugas berat padamu. Ini yang terakhir, untuk yang lain serahkan padaku!” Kata leluhur itu dengan senyum tenang dan suara yang lebih lembut saat melihat Xiao Chen penuh keluhan. Tentu saja akan ada keluhan seperti itu muncul, anak muda seperti Xiao Chen di minta untuk tugas seperti ini. Mung

  • Perjalanan Menjadi Dewa Terkuat S2   144. Pekerjaan yang melelahkan

    “Aku hanya ingin mengatakan kalau istana naga sudah lama diam, daratan tidak terlalu menganggap kita lagi. Jadi aku akan pastikan kalau alam dewa mengetahui betapa kuatnya istana naga! Kau, turunlah dan menyerah!” tegas saudara kedua dari raja naga tersebut, dia tidak lagi memikirkan apapun dan hanya ingin menjadi penguasa dari istana naga.Mendengar itu, raja naga semakin jengkel dan dia tidak lagi peduli dengan harga dirinya. Dia memberi perintah untuk semua pasukan turun menghadapi musuh, hidup dan mati orang itu … raja naga tidak peduli, selama istana naga kembali dalam keadaan semula maka itu sudah cukup baginya. Semua petinggi paham apa yang ingin dilakukan raja naga, mereka juga mulai bersiap untuk menyerang musuh. Raja naga menatap ke arah bola naga dengan tatapan marah, hatinya sakit tapi dia tidak bisa melakukan apapun lagi untuk membujuk saudaranya. Jelas kalau saudaranya tidak lagi peduli hubungan antara keluarga, yang dipedulikan hanyalah kesenangan melawan raja naga. Men

  • Perjalanan Menjadi Dewa Terkuat S2   143. Pengkhianatan dari dalam

    Leluhur itu menghela nafas dan menarik kembali auranya sehingga Xiao Chen bisa kembali bernafas dengan mudah. Dia tidak tahu sekarang apa yang terjadi dengan saudara-saudara yang lain karena itulah dia sangat marah, istana naga sampai bisa disusupi oleh musuh bukan sesuatu yang mudah. Istana naga sangat ketat, memiliki sistem pertahanan yang kuat dan sangat jarang menerima tamu luar. Jadi kalau sampai di susupi maka itu hanya ada dua kemungkinan, satu ada pengkhianat dari dalam atau yang kedua mereka tidak sengaja membawa makhluk itu ke dalam. “Huf… nak, tampaknya kamu benar-benar spesial iya? Bahkan ada bau giok naga di tanganmu, apa raja naga yang baru sekarang memberimu?” Jantung Xiao Chen langsung berdetak lebih kencang daripada biasanya, raja naga tidak tahu soal giok naga yang dia ambil tapi leluhur naga benar-benar bisa mencium bau giok naga itu di tangannya. Padahal Xiao Chen hanya mengeluarkan dan memegang benda itu dua kali, lalu sampai sekarang pun dia belum mengeluarkann

  • Perjalanan Menjadi Dewa Terkuat S2   142. bunga penghancur alam

    “Salam leluhur, aku datang membawa Lu’er bertemu dengan Xiao Chen!” Kata Xue Rong'er datang ke sekte Heaven di hari berikutnya. Karena Xiao Chen belum datang sesuai janjinya dan anaknya sudah tidak sabar bertemu dengan Xiao Chen. Jadi dia benar-benar tidak berdaya dan meminta izin kepada leluhur Xiao untuk membawa anaknya ke sekte Heaven. “Oh, lihatlah ini … cucu cantikku datang, ayo masuk!” Master sekte Heaven saat melihat gadis berusia dua tahun yang di gendong oleh Xue Rong'er langsung menyambut dengan ekspresi bahagia. Dia bahkan langsung menggendong Xiao Qianlu dengan ekspresi yang sangat bahagia karena dia juga jarang bisa bertemu dengan anak Xiao Chen ini. Xue Rong'er Ingin menanyakan Xiao Chen tapi wanita dari master sekte memintanya untuk duduk terlebih dahulu.“Duduklah nak, baru setelah itu kita bicara!” “Baik ….”“Hehehe, cucuku yang imut.. apa sudah makan? Atau mau cemilan manis?” Tanya Master sekte Heaven yang tampak seperti kakek-kakek yang sangat merindukan cucunya.

  • Perjalanan Menjadi Dewa Terkuat S2   141. Masuk ke tanah leluhur

    “Hu! Kenapa kita harus mengalah pada mereka coba?” Putri naga yang masih kesal karena harus mengalah kepada sekte pedang surgawi merasa terhina tapi dia tidak bisa melakukan apapun membalas perlakuan yang dia dapat di sekte Heaven. “Tidak ada yang dapat kita lakukan, sekte Heaven adalah penghubung dari sekte besar lainnya dan master sekte Heaven sendiri sudah terkenal sejak masih muda. Dengan hubungan sekte Heaven dan sekte Dao, istana naga juga harus berhati-hati jika ingin mengambil tindakan kepada mereka!” Kata sang bibi saat berada di dalam kereta dengan putri naga, semua yang dia katakan adalah kebenaran karena bahkan raja naga sendiri tidak berani bertindak ceroboh disana.Mereka tidak bisa memulai perang jika pada akhirnya hanya akan membuat mereka menjadi daging empuk bagi musuh mereka yang sekarang sedang memperhatikan dari luar. Lalu mereka juga tidak tahu bagaimana keadaan leluhur sekarang ini, karena masalah yang tersembunyi inilah istana naga sangat berhati-hati untuk be

  • Perjalanan Menjadi Dewa Terkuat S2   44. Memaksa menyadarinya

    “Haaa… Dia mungkin akan mencari tahu sendiri nantinya!” Kata tetua agung menghela nafas tidak berdaya saat melihat ke arah Xiao Chen yang sudah menghilang dari pandangannya tersebut. Mendengar ucapan dari tetua agung, ekspresi dari kedua tetua juga ikut menghela nafas. Mereka memang bisa melihat k

  • Perjalanan Menjadi Dewa Terkuat S2   42. Dua sekte super

    Suasana menjadi lebih tegang, ini karena mereka semua sekarang melihat dua sisi sangat tenang tapi jelas bisa saja terjadi sesuatu di antara kedua sisi itu. Mereka juga kagum dengan Xiao Chen yang tampak tenang tanpa terlihat ada sedikitpun merasa cemas atau takut. Ini karena Xiao Chen berdiri send

  • Perjalanan Menjadi Dewa Terkuat S2   41. Bertemu musuh

    “Baik tetua…!” Mendengar suara tersebut, mereka langsung patuh dan mundur tanpa menghalangi Xiao Chen lagi. Xiao Chen yang melihat hal tersebut langsung tersenyum dingin kepada murid sekte kegelapan itu. Jelas kalau tetua di sekte kegelapan tidak ingin murid-murid terlalu menonjol, apalagi dengan b

  • Perjalanan Menjadi Dewa Terkuat S2   40. berdebat dengan murid sekte kegelapan

    Dia yang merasa kalau Jiang Ming'er hanya menjual mahal sangat kesal, dia punya banyak hal yang layak menjadi pendamping dari Jiang Ming'er. Jenius muda dan anak muda yang ikut dalam kompetisi besar ini, itu saja sudah menunjukan kalau dia layak untuk bersanding dengan Jiang Ming'er. Matanya seakan

فصول أخرى
استكشاف وقراءة روايات جيدة مجانية
الوصول المجاني إلى عدد كبير من الروايات الجيدة على تطبيق GoodNovel. تنزيل الكتب التي تحبها وقراءتها كلما وأينما أردت
اقرأ الكتب مجانا في التطبيق
امسح الكود للقراءة على التطبيق
DMCA.com Protection Status