Share

Chapter 513

Author: Iamyourhappy
last update Last Updated: 2025-11-06 13:31:16

“Aku sungguh tidak tahan. Aku ingin menyusul.” Brayson terduduk lesu. Ia menyeruput kopi manisnya.

“Kau pikir aku tahan?” tanya Ernando. “Aku juga ingin menyusulnya karena dia sedang hamil. Aku takut kalau terjadi sesuatu dengannya.”

“Berhentilah.” Bastian menggebrak meja.

Sampai membuat pengunjung kafe yang lain menoleh pada mereka.

Bastian mengerjap dan berdehem pelan. “Mereka akan baik-baik saja. Mereka sudah dewasa. Kau—” menunjuk Ernando. “Berhentilah mencemaskan Meta, di sana ada Eve. Eve lebih bisa diandalkan daripada kau.”

“Benar juga sih…” pasrah Ernando.

Bastian bersindekap. Kakinya tidak bisa berhenti di bawah sana. bergerak karena juga menunggu kabar dari Eve.

Tapi Eve tidak kunjung mengabarinya.

“Sebenarnya..” lirih Bastian. “Ada yang ingin aku tanyakan pada kalian.”

“Apa?” tanya mereka berdua.

“Aku ingin menikah. Dengan Eve tentunya, tapi Eve sepertinya tidak mau. Atau tidak tidak menganggapku serius.”

Ernando tertawa. “Ternyata bukan hanya aku saja
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Perjanjian Panas dengan Kakak Muridku   Chapter 575

    Bastian baru saja pulang. Ia mengernyit saat masuk ke dalam Mansion semuanya gelap. Bastian masuk, melangkah dengan was-was. Kenapa suasananya menjadi horor sepert ini? Perasaan Mansion ini sangat indah dan nyaman. Tapi kalau gelap seperti ini, bulu kuduknya menjadi merinding. "Eve.." panggil Bastian. "Kamu belum pulang?" Bastian memeriksa ponselnya. Takutnya Eve memberitahunya bahwa pulang telat tapi dia belum membacanya. Bastian semakin melangkah. Tapi tiba-tiba Eve berjalan ke arahnya dari kegelapan. Membawa kue ulang tahun yang sudah dihiasi oleh lilin menyala. "Happy birthday sayangku." Eve tersenyum. Bastian menghela napas lega. Ia tidak bisa menahan senyumnya. Berkacak pinggang, menatap istrinya yang begitu cantik menggunakan dress hitam. "Make a wish dulu." Bastian memejamkan mata. Ia berharap bahwa ia bisa bahagia bersama Eve diwaktu yang lama. Ia berdoa agar mereka bisa terus saling mencintai dan mengasihi. Setelah itu membuka mata. Meniup lilin

  • Perjanjian Panas dengan Kakak Muridku   Chapter 574

    Vonis yang dijatuhkan pada Nicholas lebih ringan dari tuntutan. Meski seperti itu. Nicholas tidak bisa terbebas dengan mudah. vonis hukuman penjara selama 10 tahun dengan denda 2 Milliar rupiah. Nicholas juga dilarang berdekatan dengan korban. Jika sudah bebas, Dia juga berada dalam pengasawan ketat polisi. Keluarga yang berpengaruh. Keluarga yang memiliki kekuasaan. Nyatanya tidak bisa melakukan apapun. Mereka memilih membuang Nicholas yang mereka anggap memalukan. Keluarga Nicholas yang memilih untuk diam dan tidak melakukan apapun. Lebih baik kehilangan satu anak yang gagal daripada kehilangan kepercayaan dari para investor. Sidang terakhir dihadiri oleh Monika yang didampingi oleh James. James menoleh. Memastikan bahwa Monika baik-baik saja. "Kamu baik-baik saja?" tanya James. Monika mengangguk. Ia mengamb

  • Perjanjian Panas dengan Kakak Muridku   Chapter 573

    James tertawa. "Kau bilang apa? Kau sanggup membayarku berapapun?" Aurel menoleh. Bersindekap dan mendongak. Menatap James tanpa rasa takut. "Aku sungguh akan membayarmu. Aku tahu kau suka sekali uang." James berkacak pinggang. "Hm. Aku memang suka sekali dengan uang. Tapi-" menatap Aurel dari atas hingga bawah. "Dipikir-pikir kau sudah tidak takut melihatku? kemarin-kemarin kau begitu takut melihatku sampai memanggil Eve dan Bastian?" James yang keheranan. Aurel menggeleng. "itu tidak penting. Kau menerima tawaranku atau tidak. Kalau kau menyukai Eve. Kau harus mengejarnya." James tertawa lagi. "Dasar wanita ini..." mengusap keningnya. Benar-benar lucu. Di matanya Aurel sangat gila. "Apa aku terlihat menyukainya?" Aurel mengernyit. Mengangguk pelan. Semakin pecah tawa James. kemudian mendekati Aurel. Dengan wajahnya yang mulai serius. "Berhentilah mengganggu mereka." James menyipitkan mata. "Bukannya aku menceramahimu. Tapi mereka sudah bahag

  • Perjanjian Panas dengan Kakak Muridku   Chapter 572

    Hidup berjalan dengan indah. Bastian membeli Mansion untuk ditempati bersama Eve dan anak-anaknya kelak. Ada beberapa barang yang ingin Eve beli di rumah barunya. Namun ia datang ke mall bukan bersama Bastian. Melainkan bersama kedua temannya. Bersama Meta dan Sheril. Sekalian Meta ingin membeli perlengkapan bayi. Oh ya, Ernando sangat sibuk. Pria itu belajar bisnis dengan sungguh-sungguh. Bahkan sekarang orang tuanya mulai percaya pada Ernando untuk mengurus bisnis. Setelah berbelanja. Mereka duduk di depan sebuah stand es krim. Masing-masing mereka membawa es krim di tangan kanan. "Apa menikah menyenangkan?" tanya Meta. "Ya." Eve mengangguk. "Coba ceritakan yang lebih banyak, kak. Agar aku mau menikah." Eve tertawa pelan. "Intinya bahagia karena kita selalu bersama." Meta menghela napas pelan. "Aku ingin menikah tapi aku masih ragu." Eve menoleh. "Apa kau curiga Ernando bermain perempuan di belakangmu?" Meta menggeleng. "Tidak. hanya saja..." "Ah entalah.." Sheri

  • Perjanjian Panas dengan Kakak Muridku   Chapter 571

    Eve terdiam sebentar. "Aku baik-baik saja." Yerin mendekat. "Aku sudah lama mengenalmu Eve. Ibu-maksudku kakak.." Eve tertawa. "Ternyata canggung sekali. Bukan hanya aku tapi kakak juga." Yerin mengusap keningnya pelan. "Kita harus berusaha supaya tidak canggung dengan panggilan baru ini." Eve tertawa dan mengangguk. "Kamu terlihat gelisah..." Yerin menatap Eve. "Ibu tahu apa yang sedang mengusik kamu." Eve menghela napas. Seperti dulu. Ia memang tidak bisa berbohong pada Yerin. "Entahlah..." menggeleng pelan. "Aku hanya merasa tidak enak saja pada Aurel. Meski aku membencinya. Meski aku tidak dia berdekatan dengan Bastian. Tapi saat melihatnya aku merasa bersalah." Yerin menggeleng. "Kamu tidak perlu merasa bersalah. Yang kamu lakukan sudah benar." "Kalau aku menjadi kamu. Aku juga akan melakukan hal yang sama. Bahkan lebih parah. Aku juga tidak suka Arsen berdekatan dengan wanita lain." Yerin berkacak pinggang. "Aku bahkan memastikan pegawai yang sela

  • Perjanjian Panas dengan Kakak Muridku   Chapter 570

    Eve tersenyum. "Terima kasih." Yerin mengusap bahu Aurel sebentar. "Kalian masuklah." Bastian tidak berbicara apapun. Ia langsung membawa masuk ke dalam Mansion. Sedangkan Yerin menunggu Aurel sampai pergi. "Hai." Eve melambaikan tangan pada Elise yang duduk. Sibuk menggambar. Elise menoleh. Menatap Eve sebentar sebelum akhirnya melompat turun dari kursi. Dengan polosnya berjalan mendekat. Mengamati Eve sungguh-sungguh. "Kenapa?" tanya Eve. Bastian tertawa pelan. "Aunty cantik? tidak jelek seperti kemarin?" Elise mengangguk dengan polosnya. Eve berjongkok. Kemudian mengulurkan tangannya. "Jadi sekarang kita bisa berteman?" Elise menyambut uluran tangan Eve. "Hei boy!" sapa Bastian pada Noel yang baru turun dari tangga. "Jangan bilang kamu baru selesai belajar?" tanya BAstian. "Come on, Noel. Anak kecil seharusnya banyak bermain. Dulu paman sering bermain daripada belajar." "Jangan meracuni anakku dengan kebiasaan burukmu." Arsen yang baru saja mendekat.

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status