Share

Chapter 621

Penulis: Iamyourhappy
last update Terakhir Diperbarui: 2025-12-30 08:02:24

“Apa yang ingin anda bicarakan?” tanya Noel.

Ternyata dirinya sesabar ini sampai menjamu mertuanya.

Oh mertua yang tidak tahu diri tepatnya.

Noel duduk dengan santai. Melihat jam tangannya. Waktunya hanya 15 menit lagi. Ada rapat yang harus ia hadiri.

“Saya hanya ingin berkunjung. Saya dengar Leya juga bekerja di sini.” Danang tersenyum. “Pasti menyenangkan bekerja bersama istri.”

Noel tersenyum pelan.

Namun juga menebak bahwa pria ini mencari tahu tentang Leya dan dirinya. Lebih tepatnya mencari celah.

Noel memutar bola matanya malas.

“Jika anda hanya ingin berbasa-basi dengan saya, lebih baik keluar. Hubungan kalian dengan Leya juga tidak baik.”

Danang menggeleng. “Tunggu.”

Buru-burulah ia menghadap Noel. “Saya ingin menawari anda sesuatu. Maukah anda bergabung dengan partai saya, atau—”

Danang berhenti. “Anda bisa membantu saya. Bukan hanya membantu saya, tepatnya kita bisa bekerja sama.”

Noel tersenyum tipis.

Tebakan Leya benar.

Sebentar lagi musim pemilu. Partai ataupun orang yan
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci

Bab terbaru

  • Perjanjian Panas dengan Kakak Muridku   Chapter 659

    “Sayang!”Noel berlari kecil dan memeluk istrinya.“Kamu baik-baik saja?” tanya Noel mengusap pipi istrinya.Leya mengangguk. “Aku baik-baik saja.”“Lihat mereka.” Leya menyipitkan mata menatap Sarah dan Brian.Noel menggeleng. “Biar saja. Ayo kita pulang.”Sarah melambaikan tangannya.Mereka hanya berbasa-basi sebentar sebelum pergi.Leya bertopang dagu. Menatap suaminya yang makan dengan lahap setiap masakannya.“Ngomong-ngomong…” lirih Leya.“Kenapa kamu semakin tampan saja?”Noel mengernyit. Ia langsung menurunkan sendoknya. Tangannya yang baru saja digunakan menyentuh ayam itu menyentuh dahi istrinya.“Akh!” Leya mundur—merasakan tangan basah Noel menyentuh dahinya.“Heheh…” Noel tertawa pelan. “Kamu kenapa? tubuh kamu hangat. Kamu sakit?”Leya menggeleng. “Aku tidak sakit hanya karena memuji kamu.”Noel terkekeh pelan. “Aku merasa curiga kalau kamu tiba-tiba seperti ini.”Noel bukan hanya tidak percaya tapi juga salah tingkah.Dipuji dikit melayang.“Tidak ada.” Leya tersenyum.

  • Perjanjian Panas dengan Kakak Muridku   Chapter 658

    “Aku dengar Elise maju menjadi calon pewaris Skyline.”Brian yang suka sekali datang ke kantor orang dan bertanya.“Iya.” Noel mengangguk.Seharusnya ia sudah pulang beberapa jam yang lalu. Kemudian bersantai dengan anak dan istrinya.Karena pekerjaannya yang begitu banyak, juga ada beberapa hal yang harus ia urus.“Jangan cepat-cepat.” Brian mengejar Noel. “Kau berubah semenjak menikah.”Noel langsung berhenti.“Kau tidak pernah mendengarkanku dengan benar! Kau lupa? Sebelum kau menikah. Kita ini dijuluki bestie! Best friend forever.”Noel menyipitkan mata. “Terserah saja. Terseran kau.”Brian berdecak. “Aku hanya ingin tahu apa yang terjadi sampai adikmu yang suka main-main itu masuk ke perusahaan? Juga, menarik Fairmont lagi!”“Aku terpaksa menjadikan Elise kambing hitam. Posisi Elise hanya sementara. Setelah aku menyelesaikan semuanya, semua akan kembali ke posisinya.”Brian mengangguk. “Tapi bagaimana dengan Fairmont. Ada harga yang harus dibayar bukan?”Noel mengangguk. “Sebena

  • Perjanjian Panas dengan Kakak Muridku   Chapter 657

    Elise tidak pernah menyangka kalau Oliver datang menjemputnya untuk makan siang bersama.“Ada yang menyuruhmu?” tanya Elise berada di dalam mobil bersama Oliver.Kedatangan Oliver tidak luput dari karyawan yang ada di Skyline. Mereka berdua langsung menjadi perbincangan.“Tidak.”“Jangan berbohong. Aku tahu kau tidak akan repot-repot datang ke sini untuk makan siang bersamaku.” Elise menoleh menatap Oliver.Elise memutar bola matanya malas. “Sandiwaranya aku yang atur. Aku akan memberitahumu kalau perlu.”Oliver menghela napas pelan. “Aku disuruh ayahku.”Elise akhirnya paham.Oliver memang alat bagi keluarga.Oliver seperti patung yang dimainkan oleh keluarganya sendiri.“Apa kau tidak punya pilihan sendiri?” tanya Elise. “Kau hanya mengikuti arahan orang tuamu?”Oliver menoleh ke samping. “Itulah kenapa aku tidak ingin kau menyukaiku.”“Aku memang seperti ini.”Elise menunduk.Dugh!Citt!Oliver langsung menepikan mobilnya ketika Elise menunduk—membenturkan kepalanya ke dashbord mob

  • Perjanjian Panas dengan Kakak Muridku   Chapter 656

    “Akh!” Noel langsung mundur ketika Elise mengejutkannya.Elise terkekeh pelan. “Apa yang harus aku lakukan di sini?” tanyanya.“Bekerja.” Noel mengerjap. “Memangnya kau ingin memasak di sini?”“Masak mie.” Elise tertawa.Ia berjalan dengan santai lalu merebahkan dirinya di atas sofa.Menatap langit-langit ruangan kakaknya.“Aku dimarahi oleh Dad.” Elise mengurucutkan bibirnya.“Karena fotomu berciuman dengan Oliver?” tanya Noel.“Iya dan kata Dad aku terlihat sekali menyukai Oliver.” Elise menaruh kedua tangannya di atas perut. “Bagaimana lagi? Aku memang menyukainya.”Noel ingin tertawa tapi juga kasihan pada adiknya.“Jangan terlalu menunjukkannya. Dia bisa semakin besar kepala.” Noel mengambil duduk di depan adiknya. “Santai saja. Jangan terlalu mengejarnya.”“Lalu bagaimana kau mendapatkan kak Leya?” tanya Elise.“Aku mengejarnya. Selalu mendekatinya.”“Lalu aku tidak boleh mengejar Oliver?”Noel menggeleng. “Ego laki-laki itu besar, Elise. Kalau aku, aku dikejar oleh perempuan ya

  • Perjanjian Panas dengan Kakak Muridku   Chapter 655

    “Kau yang melakukannya?” tanya Leya langsung pada seorang pria yang berada di hadapannya.“Kenapa aku tidak boleh melakukannya?” tanya Andrew.“Karena hidupmu hancur karena dirimu sendiri tapi kau mencari pelampiasan dengan menyakiti keluargaku.” Leya datar. Kebencian serta emosinya menjadi satu. Namun ia masih mencoba menahannya.Andrew dengan hoddie hitamnya.Terlihat semakin kurus.Ada luka di tangan yang coba ditutupi.“Hidupmu berantakan.” Leya tersenyum samar.“Berantakan karena kau dan suamimu. Karena Noel yang selalu menghancurkanku.” Andrew melotot.“Kau tidak sadar? Kenapa Noel menghancurkanmu? Karena kau yang lebih dulu mencari masalah dengannya.” Leya bersindekap. “Noel tidak akan menghancurkanmu kalau kau tidak mengganggunya lebih dulu.”“Apa Noel pernah mengganggumu sebelum kau mengganggunya?”Andrew diam.Perkataan Leya memang benar. Noel tidak pernah mengusiknya jika dia tidak mengusik lebih dulu.Leya memutar bola matanya malas. “Kalian lebih dulu mengusik kami. Aku t

  • Perjanjian Panas dengan Kakak Muridku   Chapter 654

    21++Leya pasrah saat suaminya melepaskan seluruh pakaiannya.Namun tangannya tidak tinggal diam. Tangannya juga melepaskan kancing piyama rumah sakit yang Noel gunakan.Jemarinya yang lentik mengusap otot-otot perut suaminya.“Kamu suka?” tanya Noel.Leya mengangguk. “Haruskah aku makan?” tanya Leya.“Hm. Makan saja.” Noel tersenyum miring.Leya menunduk—mencium dada sampai perut suaminya.Noel mendongak—memejamkan mata. Jakunnya naik turun menikmati sentuhan istrinya.“Ada yang kamu sembunyikan dariku?” tanya Noel.Mengangkat dagu Leya. Kedua bola mata mereka saling memandang.Leya terdiam—tak lama langsung menggeleng. “Tidak.”“Kenapa rasanya aku seperti dibohongi.” Noel mengusap pipi Leya. “Jangan sembunyikan apapun dariku. Kalau kamu menyembunyikan hal lain. Aku bisa bertingkah seenaknya seperti dulu.”“Aku tidak menyembunyikan apapun,” balas Leya berdecih. “Kamu tidak percaya padaku?”“Hanya aku merasa kamu tidak seperti biasanya saja.” Noel mengusapi pipi istrinya.Leya menarik

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status