Beranda / Romansa / Perjanjian Panas untuk Istri Rahasia CEO / Mengubur Memori Malam Panas Itu

Share

Mengubur Memori Malam Panas Itu

Penulis: Juniarth
last update Terakhir Diperbarui: 2025-08-31 11:40:30
Shakira memilih tidak mau menjawab, “Ada hal yang mungkin saya tidak bisa ceritakan jika konteksnya udah bukan tentang Ben, Pak Luis.”

Keheningan menggantung beberapa saat. Luis akhirnya menyandarkan punggungnya, sorot matanya dingin namun mengandung kilatan kemenangan.

“Oke. Poin pertama, jadi Ben dan Ifana udah nikah secara diam-diam.”

Kepala Shakira mengangguk.

“Itu artinya, Ifana tinggal di rumah itu?”

“Sebelum saya pergi, dia udah ada di sana. Dan mungkin sampai sekarang Ifana masih tinggal di rumah itu,” ucapnya lirih, seolah kalimat itu sendiri membuat dadanya sesak.

Wajah Luis langsung menunjukkan ketertarikan baru. Tatapannya semakin tajam dan penuh kalkulasi.

“Bagus,” katanya singkat, lalu menoleh ke arah David.

“Mulai malam ini, aku ingin kehidupan pribadi Ben dipantau ketat. Kita harus dapat video kedekatan mereka.”

David mengangguk dan mencatat cepat di tabletnya.

Luis melanjutkan dengan suara rendah namun penuh tekanan, “Cari asisten rumah tangganya. Imingi sama uang,
Juniarth

:-0

| 5
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci
Komen (1)
goodnovel comment avatar
Avary
Berarti Luis ga jadi nikah sama Nadine ya, Thor? Krn disini kesannya dia masih sendiri :)
LIHAT SEMUA KOMENTAR

Bab terbaru

  • Perjanjian Panas untuk Istri Rahasia CEO   Pewaris Yang Ditinggalkan

    Satu bulan berlalu dengan cepat setelah kepulangan mereka dari Swiss.Harapan besar Ibunda Luis yang tadinya membumbung tinggi, perlahan mulai meredup saat Nadine kembali membawa kabar bahwa hasil tes kehamilannya tetap negatif.Di ruang tengah kediaman Hartadi, Ibunda Luis duduk tertunduk dengan raut wajah yang sulit disembunyikan kesedihannya. Ia sudah membayangkan suara tawa bayi di rumah besar ini, namun kenyataan berkata lain."Mungkin Bunda yang terlalu memaksa kalian," gumam Ibunda Luis pelan, suaranya terdengar parau.Nadine segera duduk di samping Ibu mertuanya, meraih tangan wanita itu dan menggenggamnya dengan raut wajah yang tampak sangat terpukul. Ia menunduk dalam, sesekali menyeka sudut matanya yang sebenarnya kering, namun ia berhasil menampilkan vibrasi suara yang bergetar."Maafin aku, Bun," ucap Nadine dengan nada sesenggukan yang diatur sedemikian rupa. "Aku udah berusaha. Kami udah ikutin semua saran dokter, minum vitamin, jaga pola makan ... tapi sepertinya Tuhan

  • Perjanjian Panas untuk Istri Rahasia CEO   Biasa Saja, Tak Ada Gairah

    Kehidupan Shakira berubah total sejak kehadiran Ruis Prince Paralio.Toko sepatu miliknya kini sementara waktu dikelola oleh Risti, Tantenya. Karena dunia Shakira kini hanya berputar di sekitar ranjang bayi yang harum aroma minyak telon dan bedak.Shakira benar-benar tidak memiliki waktu untuk sekadar mengingat nama Luis Hartadi. Ia kerap tertidur karena kelelahan yang membahagiakan setelah menyusui atau menimang Ruis. Setiap kali ia menatap wajah bayinya, ia seperti melihat keajaiban."Kamu adalah dunia Bunda, Ruis," bisik Shakira saat bayi itu menggeliat kecil dalam tidurnya.Cinta yang dulu ia berikan secara cuma-cuma pada Luis, kini telah ia tarik kembali sepenuhnya dan ia tumpahkan seluruhnya pada Ruis.Bagi Shakira, Luis hanyalah ‘pendonor biologis’ yang memungkinkan malaikat ini hadir.Tidak lebih.Ia bahkan merasa jauh lebih tenang dan berdaya sebagai seorang ibu tunggal di bawah perlindungan keluarga Paralio yang begitu memanjakannya.Sementara itu, di sebuah resort mewah di S

  • Perjanjian Panas untuk Istri Rahasia CEO   Ruis Bukan Berarti Luis

    Lewis melangkah perlahan mendekati ranjang Shakira dengan gerakan yang sangat hati-hati, seolah takut langkah kakinya akan mengusik ketenangan malaikat kecil yang baru saja terlahir.Sedang Ralin menggandeng tangan Levi dan berjalan di belakang Lewis. Ia juga sangat terharu melihat kelahiran bayi laki-laki dari pewaris tertua keluarga Hartadi akhirnya terlahir.Namun sayangnya, dia tidak akan menjadi bagian dari Hartadi. Sesuai kesepakatan Luis dan Shakira sendiri. Mata Lewis bergetar, menatap bayi laki-laki di pelukan Shakira dengan rasa haru yang tak terbendung."Boleh aku gendong Ruis bentar, Ra?" tanya Lewis dengan suara berbisik.Shakira menatap Lewis sejenak. Ia melihat ketulusan yang murni di sana, jauh berbeda dengan keangkuhan yang biasa ia lihat pada Luis.Perlahan, Shakira mengangguk dan menyerahkan bayi yang terbungkus kain bedung lembut itu ke pelukan Lewis.Begitu Ruis Prince Paralio berpindah ke tangannya, Lewis tertegun.Bayi itu terasa begitu ringan namun memiliki bo

  • Perjanjian Panas untuk Istri Rahasia CEO   Ruis Prince Paralio

    Waktu seolah melambat di lorong rumah sakit.Shakira sudah berjuang selama dua belas jam melawan gelombang kontraksi yang semakin hebat.Peluh membanjiri keningnya, dan genggaman tangannya pada pinggiran ranjang rumah sakit tak pernah mengendur. Di dalam ruangan itu, ada dukungan penuh dari keluarga Paralio, namun di luar pintu, Lewis tetap setia menunggu.Lewis tidak sendiri.Keseriusannya untuk menjadi paman yang baik ia buktikan hari ini. Di sampingnya, duduk seorang wanita cantik dengan wajah teduh bernama Ralin, istri Lewis, yang sedang memangku putra mereka, Levi.Saat mendengar Shakira menangis karena kontraksi itu makin hebat, Levi menatap ibu tirinya itu dengan wajah cemas.Lewis mengusap kepala putranya dengan sayang. Ia tahu, meski putranya belum lancar berbicara karena kekurangannya, dari sorot matanya ia seakan bertanya."Itu Tante Shakira lagi berjuang, Lev. Bentar lagi, kamu bakal punya adik sepupu. Kita di sini untuk kasih semangat, ya?"Ralin kemudian bertanya."Kamu u

  • Perjanjian Panas untuk Istri Rahasia CEO   Menutup Rahim Untuk Keturunan Hartadi

    Satu bulan berlalu dengan cepat.Perut Shakira kini sudah mencapai usia sembilan bulan, tinggal menghitung hari menuju persalinan.Sementara itu, di kediaman utama Hartadi, suasana pagi terasa sedikit berbeda. Ibunda Luis telah menyusun sebuah rencana besar yang sudah ia persiapkan bersama suaminya.Ibunda Luis duduk di ruang keluarga, menyesap teh melatinya sambil menunggu kedatangan putra bungsunya.Tak lama, Lewis melangkah masuk dengan gaya santainya.Sejak pertemuannya dengan Shakira di butik waktu itu, Lewis menjadi lebih diam jika berada di dekat Luis, namun ia tetap menjadi anak kesayangan sang Bunda karena sikapnya yang lebih hangat."Bunda manggil aku?" tanya Lewis sambil mengecup kening ibunya dan duduk di sofa seberang.Ibunda Luis tersenyum, namun ada gurat kecemasan di wajahnya."Lewis, Bunda mau minta pendapatmu. Bunda perhatiin Masmu itu makin gila kerja. Wajahnya sering pucat, dia kelihatan ... tertekan. Padahal Nadine udah berusaha jadi istri yang baik."Lewis hanya m

  • Perjanjian Panas untuk Istri Rahasia CEO   Aku Bukan Paman Yang Gagal

    Shakira sedang duduk di meja kerjanya, meninjau laporan stok bulanan ketika asisten tokonya mengetuk pintu.Usia kandungannya yang kini menginjak delapan bulan membuatnya lebih cepat lelah, namun semangat bisnisnya tetap membara."Mbak Shakira, ada tamu yang mau ketemu.”“Siapa?”Shakira yakin jika tidak memiliki janji temu dengan siapapun di tokonya hari ini.“Dia nggak mau sebutin nama dan ada keperluan apa, tapi dia bilang ... dia kenal sama Mbak."Shakira pikir itu adalah kolega bisnis ayahnya. Namun, saat ia melangkah keluar, jantungnya hampir berhenti berdetak. Seorang pria berdiri membelakanginya, menatap deretan sepatu koleksi terbatas dengan postur yang sangat ia kenali.Postur tubuh itu, bahu tegap itu ... semuanya identik dengan … Luis."Den Mas?" suara Shakira nyaris tak terdengar, bergetar karena trauma yang mendadak muncul.Pria itu berbalik. Begitu wajahnya tertangkap cahaya, Shakira menyadari kesalahannya. Meskipun wajah mereka bagai pinang dibelah dua, pria ini memilik

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status