共有

Dia Lapar

作者: Susi_miu
last update 公開日: 2024-11-19 12:33:44

Dengan bibir setengah terbuka, Moreau yakin dia sudah siap mengatakan sesuatu, sebelum tiba – tiba Abihirt bicara kepada Caroline.

“Kau bisa simpan bolpoin ini ke tempatnya. Satu lagi, bisakah kau lanjutkan pekerjaan Moreau di sini?”

Bentuk keinginan ayah sambungnya mulai terasa ganjil. Moreau ingin membantah—tentu. Hanya saja dia tidak mendapat kesempatan ketika Caroline lagi – lagi bersikap patuh.

“Baik, Tuan.”

Wanita itu bahkan langsung mengerjakan sesuatu berdasark
この本を無料で読み続ける
コードをスキャンしてアプリをダウンロード
ロックされたチャプター

最新チャプター

  • Perjanjian Terlarang   Penyiksaan

    “Tidak buruk untuk menginjakkan di sini, bukan? Kenapa kau menolak dengan penuh drama?”Malam ini merupakan hal paling menjanjikan bagi Mansilo Hubber, yang menjadi awal bahwa apa pun keinginannya selalu menemukan akhir terbaik. Mungkin memang harus menunggu sampai berpuluh tahun untuk memiliki Rowan kecil, yang sekarang dalam balutan tubuh pria dewasa—tampan—menggairahkan. Dia benar – benar sudah tidak sabar saat mereka ada di sini. Secara harfiah, mempunyai pendekatan yang sama seperti ruang merah, tetapi Mansilo Hubber lebih senang menyebutnya tempat penghukuman.Semua akan berjalan pelan – pelan. Dia tidak akan langsung menargetkan Abihirt sebagai hidangan utama. Perjalanan mereka masih sangat menyenangkan jika membiarkan waktu menjadi pemburu.Surat perjanjian disahkan bersama. Mansilo Hubber tahu Abihirt tidak akan pergi ke mana pun selama Moreau dan keluarga kecil mereka menjadi ancaman terbaik. Haruskah dia memberi begitu banyak pujian kepada diri sendiri karena

  • Perjanjian Terlarang   Pamit

    “Aku akan keluar sebentar. Kau tidak apa – apa menggantikan tugasku untuk menemani anak – anak tidur? Mereka tadi meminta dibacakan dongeng, tapi ada urusan penting yang perlu kuselesaikan.”Mereka—hanya berdua, masih di dapur; mencuci sisa perangkat makan bersama setelah makan malam, dan tiba – tiba sebuah pernyataan membuat atmosfer terasa berbeda.Moreau tidak yakin tentang ini. Sedari tadi, Abihirt sudah menunjukkan sikap aneh, seakan – akan ada kekhawatiran yang tak bisa pria itu kendalikan begitu saja. Dia benar – benar ingin tahu, tetapi masih belum menemukan cara terbaik supaya Abihirt bersedia berbagi cerita.“Kau mau ke mana memangnya?”Itu yang akhirnya dia tanyakan. Ada jeda sesaat. Abihirt seperti berpikir. Ntahlah, Moreau melihat prospek terhadap hubungan mereka supaya menjadi lebih sehat sangatlah tipis. Benaknya nyaris putus asa berpikir jika dia bisa menjadi tempat di mana Abihirt mau mencurahkan semua kegersangan di balik bahu pria tersebut.“Ak

  • Perjanjian Terlarang   Kembali Aneh

    “Hi, Mommy. Daddy membuatkan kami sarapan yang lezat.”Sebuah pemandangan tidak biasa di pagi hari. Moreau tahu bagaimana permintaan Abihirt semalam membuatnya terbangun lebih siang. Namun, tidak pernah menduga bahwa pria itu akan terlihat sangat sibuk di dapur—masih cukup sibuk dengan penampilan seksi—yang nyaris tidak bisa membuatnya berkomentar apa pun; hanya dengan celana kain dan apron yang meliputi tubuh seksi di sana. Benar – benar menggiurkan.“Apa yang kau lakukan di sini?” tanya Moreau setelah memberi senyum dan ciuman singkat di pipi tebal anak – anak. Sempat menanggapi pernyataan mereka, tetapi tidak dimungkiri ... dia memang langsung mendatangi Abihirt—memberi pria itu tatapan dibuat – buat, supaya mengatakan sesuatu.“Aku sedang menyibukkan diri untuk menyiapkan sarapan untuk kalian.”Suara serak dan dalam Abihirt terdengar tenang, saat pemiliknya sedang membungkuk sekadar memberi toping madu di atas roti panggang itu. Well, Abihirt jarang sekali b

  • Perjanjian Terlarang   Dasar!

    Tuntutan untuk tetap tidur masih terus mendesak. Moreau bahkan nyaris tak menemukan cara terbaik sekadar membuka mata saat merasakan sesuatu yang halus dan menusuk di waktu bersamaan, berusaha memberikan sensasi tambahan, tetapi begitu dekat di ceruk lehernya.Dia bergumam samar; sesekali mencoba menyingkirkan sesuatu yang sangat berat, sesuatu yang terasa keras dan mengingatkannya dengan dada seseorang saat tidak sengaja menempatkan sentuhan terlalu lama di sana.“Abi, apa yang kau lakukan?”Satu pertanyaan itu tidak diucapkan dengan kesadaran penuh. Namun, Moreau mencoba keras untuk merangkak ke permukaan. Sedikit yakin bahwa kali ini Abihirt memilih cara yang sebenarnya sudah sering kali pria tersebut lakukan, meski dia masih enggan membuka mata.Sapuan hangat dan basah di waktu bersamaan benar – benar tidak dapat dihindari. Pada akhirnya, Moreau memutuskan untuk membuka mata; perlahan – lahan dan menyadari suasana di dalam kamar bahkan masih begitu temaram.S

  • Perjanjian Terlarang   Sudah Berani

    “Kau tak serius dengan keputusan untuk tidak membiarkanku menyentuhmu, kan, Mommy?”Moreau baru saja menyelesaikan ritual mandi. Sekarang sedang duduk di meja rias diliputi harapan bisa melakukan beberapa kegiatan dengan tenang; seperti memoleskan gel masker di wajah. Namun, harus mendapati Abihirt muncul diliputi ekspresi memelas.Pria itu menjulang tinggi di belakang. Moreau hanya melihat dari pantulan cermin. Tidak ada yang ingin dia katakan, sebenarnya, tetapi Abihirt adalah Abihirt. Tidak akan menyerah sampai mendapat jawaban.Moreau mendengkus. Sedikit berusaha menyingkirkan ujung jemari Abihirt yang terus menjalar di punggungnya—seperti sengaja membentuk pola acak sebagai bentuk bujukan supaya dia berubah pikiran.“Keputusanku masih sama. Jika kau tidak bisa menahan gairahmu. Kau bisa merancap sendiri di kamar mandi,” ucap Moreau setengah kesal. Abihirt bisa melihat bagaimana dia butuh waktu menyelesaikan perawatan wajahnya di sini. Bukan terus mencoba membuju

  • Perjanjian Terlarang   Jurus Maut

    “Kau seharusnya menciumku di sini.”Masih dengan pernyataan yang sama dan kali ini Moreau bisa melihat sendiri bagaimana Abihirt menunjuk bibir sendiri untuk diberikan ciuman ringan. Rasanya, dia tidak bisa menahan diri selain mengeluarkan suara tawa yang keras. Untunglah, hanya senyum yang Moreau berikan, kemudian berkata, “Batas mencium-mu hanya satu kali. Aku sudah melakukannya,” sambil mengulurkan tangan menyentuh pipi Abihirt—tempat di mana dia menjatuhkan bibir; sesekali memberi sapuan ringan di sana.“Siapa yang bilang kalau menciumku ada batas limitnya?” Suara serak dan dalam Abihirt terdengar sedikit dengan nada geram. Akhirnya membuat kekehan Moreau mencuak samar ke permukaan.“Aku yang membuat aturan itu,” dia menjawab—sedikit harus menenangkan diri dari tawa yang perlahan – lahan menjadi lebih keras. Abihirt kembali terdengar menggeram. Benar – benar tak setuju terhadap apa pun yang dia katakan, sehingga buru – buru berkata, “Aku yang seharusn

  • Perjanjian Terlarang   Memaksa

    Mungkin ... yang tersisa di antara mereka adalah sikap Abihirt ... masih berusaha hati – hati saat pria itu menghadapi keputusan serupa. Moreau menggeleng tegas. Terlalu konyol jika mereka bertengkar di sini. Di hadapan banyak orang, apalagi sampai mereka tahu tentang status hubungan yang begitu

    last update最終更新日 : 2026-03-28
  • Perjanjian Terlarang   Protesnya

    Moreau mengerjap berulang kali sekadar mengenyahkan sesuatu yang terasa berat di kepalanya. Sulur – sulur siraman cahaya seperti ingin segera menarik dia ke permukaan. Tidak ada yang salah. Suara – suara di sekitar bahkan hampir terlalu hening, andai sekelebat bayangan tak muncul secara mendadak,

    last update最終更新日 : 2026-03-28
  • Perjanjian Terlarang   Geram

    “Keluarlah.” Sebuah perintah serius, sepertinya Moreau akan menghadapi masa sulit andai dia masih bersikap keras kepala untuk tidak menuruti setiap keinginan pria itu. Secara naluriah bahunya mengedik tak acuh. Lupakan bahwa ini adalah peringatan terakhir. Dia melipat lengan di depan dada ta

    last update最終更新日 : 2026-03-28
  • Perjanjian Terlarang   Pingsan

    “Aku ingin kau mengisapnya.” Pria itu memberi perintah—jelas. Secara naluriah tangan Moreau menggenggam erat kejantanan ayah sambungnya yang telah membekak kokoh. Dia mengernyit sesaat. Tidak tahu apa yang tiba – tiba mendesak di puncak kepala, tetapi tidak dibutuhkan waktu lebih lama untuk

    last update最終更新日 : 2026-03-28
続きを読む
無料で面白い小説を探して読んでみましょう
GoodNovel アプリで人気小説に無料で!お好きな本をダウンロードして、いつでもどこでも読みましょう!
アプリで無料で本を読む
コードをスキャンしてアプリで読む
DMCA.com Protection Status