Share

Membujuk

Author: Susi_miu
last update Petsa ng paglalathala: 2026-01-15 20:24:23

Well, Moreau akan memahami bagaimana Abihirt masih menyimpan sedikit perasaan kesal terhadap Juan—yang memang sudah seharusnya menjaga rahasia. Hanya saja, kesalahan tidak sepenuhnya berada di tangan pria itu. Mereka sudah membuat aturan pertemanan. Lagi pula, sekarang keinginan Abihirt telah mencapai taraf, yang mungkin tak sempat dipikirkan.

“Itu sudah lama, Abi. Mengertilah,” ucap Moreau, berharap Abihirt akan menyerah dan setuju mengenai rencana kedatangan Juan.

Ironi. Tidak. Sebaliknya, Mo
Patuloy na basahin ang aklat na ito nang libre
I-scan ang code upang i-download ang App
Locked Chapter

Pinakabagong kabanata

  • Perjanjian Terlarang   Mendengarkan?

    “Aku tidak ingin kau minum – minum seperti semalam,” Moreau menambahkan. Berharap Abihirt akan mengerti. Sudah terlalu sering memberi tahu untuk tetap menjaga kesehatannya sendiri dan hal tersebut benar – benar menjadi sesuatu yang melelahkan ketika pria tersebut sama sekali tidak berusaha memikirkan bagaimana cara agar tidak berada dalam bahaya.“Kau mendengarku bicara, Abi?”Tidak ada respons dari pembicaraan mereka di awal; mendesak sesuatu dalam diri Moreau untuk menuntut pria di hadapannya bicara. Dia tidak mengerti apa yang sedang Abihirt pikirkan, tetapi sorot kelabu itu benar – benar seperti terpaku atau barangkali ada hal serius yang perlu dipikirkan.“Abi ....”Moreau secara tentatif memberi sapuan ringan di rahang kasar itu. Ingin Abihirt secepatnya sadar dan benar ... pria tersebut sempat mengerjap. Kemudian meraih tangannya sekadar diremas singkat.“Ya, Mommy. Aku mengerti.” Sedikit senyum tipis tidak mengakhiri semuanya. Moreau mengambil kesemp

  • Perjanjian Terlarang   Mengerti

    Wajah itu perlahan bergerak. Sebuah pemandangan yang sudah Moreau nantikan sejak terbangun dan masih di sini; mengamati saat Abihirt tampak mengernyit dan perlahan jemari pria itu menyentuh batang hidung sendiri. Perlu sedikit menunggu lebih sabar sampai Abihirt memperhatikan situasi di sekitar, yang membuat kernyitan di kening itu terlihat mencolok, terutama ketika menyadari keberadaannya.“Di mana aku?”Suara serak dan dalam Abihirt terdengar parau. Ntah bagaimana Moreau harus mengatakannya, tetapi dia memberikan senyum. Merasa yakin bahwa segala sesuatu di antara mereka akan berakhir dengan gamblang.“Di kamarmu,” ucapnya, hingga keterkejutan Abihirt tidak terkendali. Pria itu hampir terlonjak bangun, lalu kembali menyadari sesuatu terasa berat di sana.Dugaannya benar, mungkin. Moreau sengaja mendengkus. Tidak berusaha menunjukkan perhatian khusus kepada seseorang yang sudah dia targetkan untuk menghadapi beberapa pembicaraan.“Kau pergi ke mana setelah

  • Perjanjian Terlarang   Lembur

    Lembur ....Pria itu mengatakannya dengan cepat dan paling tidak ... membuat Moreau masih bersedia menunggu lebih lama. Dia mungkin tidak melakukan sesuatu secara signifikan. Hanya menemukan beberapa bacaan buku Abihirt dan akhirnya tenggelam terlalu lama di sini. Di atas kasur empuk sambil menyandarkan punggung di kepala ranjang. Karena sebenarnya Moreau yakin bahwa membaca bisa membuat waktu menjadi tak terasa. Bukan buku penggemar. Bukan sekadar fiksi biasa. Abihirt jelas tidak akan memiliki semua itu. Bisnis. Ya. Buku bisnis. Moreau tidak tahu mengapa tetap mempertahankan keinginan membaca saat dia merasa ini cukup membosankan. Barangkali, meyakini bahwa suatu hari dia akan berada di posisi yang sama seperti ini. Melanjutkan pendidikan saja tidak cukup. Sedikit membayangkan bagaimana mental memimpin Abihirt ada dalam dirinya. Salahkah jika berpikir pria itu bersedia memberikan tips?Pintu kamar tiba – tiba dibuka paksa. Panjang umur. Moreau tersentak mendapati Abihirt sudah menj

  • Perjanjian Terlarang   Ancamannya

    [Kau tidak menganggap ancamanku dengan serius, bukan begitu?]Kening Moreau berkerut dalam membaca pesan yang mengambang di ponsel Abihirt, ketika pemiliknya sedang berada di kamar mandi. Dia bertanya – tanya ancaman seperti apa dan tidak dianggap serius? Apa yang sebenarnya sedang Abihirt hadapi? Mengapa pria itu sama sekali tidak tidak bercerita?Satu pertanyaan lain muncul. Siapa di balik pengirim pesan dengan nomor pribadi? Moreau tidak akan memiliki akses untuk mencari tahu langsung. Tidak ada petunjuk apa pun di sini. Mungkin ... jika dia bersedia mengambil keputusan penuh tekad; mengulik jawaban langsung dari Abihirt adalah pilihan paling tepat. Masih menatap ponsel itu lamat. Perhatian Moreau segera teralihkan ketika mendengar pintu kamar mandi terbuka dan Abihirt muncul dengan pemandangan yang selalu sanggup membuatnya terdiam beberapa saat. Sedikit butuh usaha keras sekadar mengerjap. Moreau mendadak gugup karena sorot kelabu Abihirt menatapnya seolah dia baru saja melakuk

  • Perjanjian Terlarang   Cita-Cita Daddy?

    “Aku dan Mommy pernah ke rumah sakit. Di salah satu gedung di rumah sakit itu pernah terjadi kebakaran. Ada begitu banyak mobil pemadam. Aku melihat para pemadam kebakaran itu bekerja dengan sigap. Mereka hebat, Daddy. Aku ingin seperti mereka. Aku ingin membantu banyak orang yang berada dalam musibah.”Ketika Abihirt memberi respons dengan baik; mendukung apa pun keinginan bocah kecil mereka. Moreau diam – diam tersenyum. Tidak pernah menyangka bahwa sikap takjub Arias terhadap peristiwa yang baru saja diceritakan itu, ternyata memiliki dampak besar. Memang sempat terjadi kebakaran di rumah sakit; kejadian yang sudah cukup lama, dan hal tersebut menjadi alasan mengapa Moreau seolah dikejutkan oleh ingatan Arias yang begitu tajam.“Sekarang bagaimana denganmu, Princess. Apa cita-citamu?”Lore mungkin termenung mengamati percakapan antara saudara kembar dan ayahnya.Moreau tidak bisa menahan reaksi yang segera muncul ke permukaan setelah gadis kecil itu mengerjap. Dia

  • Perjanjian Terlarang   Cita-Cita

    “Kau tidak berencana memasukkan Lore ke pelatihan khusus?”Suara serak dan dalam Abihirt tiba – tiba mencuak ke permukaan setelah mereka terlalu lama hanyut ke dalam permainan anak – anak. Memang secara tidak langsung terlibat, tetapi menyaksikan mereka tenang, menyusun banyak boneka di atas lantai, sudah menjadi bagian dari prospek membuat Moreau termenung.Dia mengerjap cepat sambil menatap Abihirt dengan kernyitan dalam. “Pelatihan khusus? Maksudmu?” dan bertanya. Beberapa kesimpulan sudah bersarang serius di puncak kepala, tetapi Moreau ingin memastikan kembali tujuan pria itu ketika membawa mereka ke dalam percakapan seperti ini.“Latihan ice skating mungkin?”Pertanyaan Abihirt terdengar ragu – ragu. Barangkali karena pria itu tahu pembicaraan ini terlalu mendadak. Memang sangat mendadak. Moreau sendiri tak pernah memikirkan bahwa salah satu dari si kembar akan mengikuti jejaknya. Dia hanya ingin mereka menikmati hidup seperti biasa. Tidak harus diikuti dengan latihan keras atau

  • Perjanjian Terlarang   Sedikit Jujur

    Moreau meringis sebagai reaksi murni. Sudah tahu jika pembicaraan Barbara tidak akan terlalu jauh terhadap apa yang mungkin mereka hadapi pada saat – saat seperti ini. Masih begitu banyak pengetahuan tertinggal di bahu Barbara. Wanita itu tidak akan benar – benar tahu jika dia tidak berusaha meng

    last updateHuling Na-update : 2026-03-26
  • Perjanjian Terlarang   Terbongkar

    Kebodohannya sungguh tidak pernah terbayangkan akan berakhir pada momen menyedihkan. Betapa Barbara ingin melarikan diri dari situasi yang tak akan pernah bisa dia hadapi. Semua menjelma sebagai kekacauan yang dahsyat. Gumpalan kebohongan telah membentuk serangkaian agenda rumit, sehingga bertingkat

    last updateHuling Na-update : 2026-03-26
  • Perjanjian Terlarang   Yang Lebih Besar

    Moreau tidak pernah membayangkan jika Abihirt akan kembali dalam waktu singkat. Dia terkejut dan bagaimana reaksi pria itu hampir tertahan ke udara. Rasanya seperti nyaris membiarkan pintu menghentak keras di wajahnya, tetapi mereka sama – sama terdiam untuk beberapa saat. Ini terlalu buruk. Aneh

    last updateHuling Na-update : 2026-03-26
  • Perjanjian Terlarang   Pengakuan

    Moreau mengerjap cepat. “Satu cara? Apa?” tanyanya diliputi pelbagai kecurigaan tentang apa yang sedang Barbara rencanakan. Wanita itu cukup berbahaya. Dia takut ibunya akan melakukan cara terburuk demi mendapat satu kebenaran yang mati – matian dia dan Abihirt tutupi. “Kau akan tahu nanti.

    last updateHuling Na-update : 2026-03-26
Higit pang Kabanata
Galugarin at basahin ang magagandang nobela
Libreng basahin ang magagandang nobela sa GoodNovel app. I-download ang mga librong gusto mo at basahin kahit saan at anumang oras.
Libreng basahin ang mga aklat sa app
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status