Share

Bab 89

Author: AliceLin
last update publish date: 2025-09-30 11:48:25
Melihat Sherin memejamkan matanya, Arnold mengerutkan keningnya. Ia bisa merasakan bagaimana napas Sherin mulai tidak beraturan, bagaimana bibir gadis itu bergetar halus menahan gugup.

Senyuman tipis yang tak terbaca muncul di wajah pria itu. ‘Kucing nakal ini … dia pikir aku mau menciumnya?’ batinnya, tak percaya.

Arnold berusaha menahan tawanya. Padahal ia hanya ingin menyingkirkan noda hitam akibat asap yang menempel di wajah gadis itu. Sama sekali tidak terlintas niat untuk menciumnya. Akan
AliceLin

Hari ini kayaknya bakal boom update, siap2 ya hehehehe

| 20
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter
Comments (9)
goodnovel comment avatar
AliceLin
hahahahaha
goodnovel comment avatar
AliceLin
bs pingsan kak wkwkw
goodnovel comment avatar
Popy Try
lope lope sekebon Kak tiap hari juga gak papa
VIEW ALL COMMENTS

Latest chapter

  • Pesona Berbahaya Suami Dadakanku   Bab 363 (END)

    Arnold masih berdiri mematung. Sepasang matanya yang biasanya memancarkan kilat ketegasan, kini berganti menjadi tatapan penuh takjub yang tak teralihkan sedikit pun dari istri pujaan hatinya itu. Binar kebanggaan dan cinta yang begitu mendalam memancar jelas dari netra birunya.Alvin yang berdiri di samping Arnold menyikut lengan Ryan pelan. "Lihat muka King," bisiknya setengah tertawa. "Sepertinya dia tidak bisa bernapas. Apa perlu kita kasih napas buatan?”“Kamu saja. Aku sih ogah,” balas Ryan seraya mendengus malas.Arnold sama sekali tidak menggubris godaan kedua pendampingnya itu. Seluruh perhatian dan hatinya telah dicuri oleh istri pujaan hatinya yang kini melangkah kian mendekat.Semua suara di sekelilingnya terasa menghilang. Ia tidak lagi mendengar deburan ombak ataupun alunan melodi. Bahkan, gemuruh tepuk tangan para tamu pun terasa lenyap dari pendengarannya.Di dunia Arnold saat ini ... hanya ada Sherin seorang.Ketika langkah Sherin dan George Callen akhirnya berhenti te

  • Pesona Berbahaya Suami Dadakanku   Bab 362

    Alunan melodi orkestra yang lembut mengalun memenuhi pantai pribadi keluarga Windsor yang telah disulap menjadi sebuah lokasi pernikahan bak negeri dongeng.Langit senja membentang indah di ufuk barat, memancarkan semburat keemasan yang menyelimuti seluruh pulau tersebut.Jalur menuju altar dihiasi ribuan kelopak mawar putih, lilin-lilin kaca, serta rangkaian bunga segar yang bergoyang lembut diterpa angin laut. Di ujung jalur itu, sebuah altar bergaya modern berdiri menghadap lautan luas, dibingkai rangkaian bunga putih dan merah muda yang elegan.Di sisi kanan area pernikahan, sebuah panggung kecil khusus media telah disiapkan. Beberapa jurnalis dari stasiun televisi nasional, majalah bisnis ternama, hingga media internasional tampak sibuk mempersiapkan kamera dan peralatan siaran mereka.Atas persetujuan kedua keluarga, seluruh prosesi pernikahan pasangan tersebut akan disiarkan secara langsung melalui kanal media resmi. Sejak pagi, jutaan pasang mata telah menantikan momen berseja

  • Pesona Berbahaya Suami Dadakanku   Bab 361

    Clarissa berdeham pelan untuk memecah kecanggungan, lalu buru-buru menatap Sherin seraya berkata, “Senang bisa bicara denganmu, Nyonya Windsor. Aku merasa sangat lega bisa mengatakan semuanya. Kalau begitu … aku pamit keluar dulu.”Clarissa menundukkan kepalanya sekilas dengan sopan sebelum melangkah keluar dari kamar utama tersebut, melewati Hailey yang masih menatapnya dari atas sampai bawah dengan pandangan sarat kecurigaan.Begitu pintu kembali tertutup rapat, Hailey langsung memutar tubuhnya. “Dia siapa, Rin?”“Mantan Arnold,” jawab Sherin singkat. Tanpa menunggu respons sahabatnya, ia mendekat dan menyambar buket bunga yang ada di tangan gadis itu.“APA?!” seru Hailey dengan mata membelalak tajam.“Di-dia … wanita yang pernah kamu ceritakan itu?” Hailey telah mengacungkan satu telunjuknya ke arah pintu.Sherin hanya mengangguk kecil. Ia mendekatkan wajahnya, mengendus aroma segar bunga lili yang menyerbak di dalam genggamannya.“Dia datang buat apa?! Apa dia melukaimu?” cecar Ha

  • Pesona Berbahaya Suami Dadakanku   Bab 360

    Seulas senyum tipis merekah di bibir wanita berpenampilan anggun yang berdiri di ambang pintu. Tanpa sedikit pun terlihat canggung, ia melangkah masuk ke dalam kamar.Rahang Sherin mengeras. Jemarinya tanpa sadar meremas lembut lipatan gaun pengantinnya. Tatapannya tidak beralih sedikit pun dari wanita yang kini berdiri beberapa langkah di hadapannya.Sherin sama sekali tidak pernah membayangkan mantan kekasih suaminya akan muncul pada hari yang seharusnya menjadi momen paling membahagiakan dalam hidupnya.“Bagaimana kamu bisa datang ke sini?” tanya Sherin dengan penuh selidik.Pulau pribadi milik keluarga Windsor bukanlah tempat yang bisa dimasuki sembarang orang. Seluruh akses menuju pulau itu dijaga dengan sangat ketat. Bahkan, setiap tamu undangan harus melalui proses verifikasi sebelum diizinkan menginjakkan kaki di sana.Karena itulah, kehadiran wanita itu terasa janggal baginya.Melihat kewaspadaan yang terpancar jelas dari sorot mata Sherin, Clarissa Stewart hanya tersenyum ti

  • Pesona Berbahaya Suami Dadakanku   Bab 359

    "Duh, kalau diteruskan, kita bertiga bisa menangis massal di sini dan merusak kerja keras penata rias," seloroh Beatrice jenaka, sukses membuat Sherin dan Natalie melepaskan pelukan mereka sambil terkekeh pelan.Beatrice kemudian melirik jam dinding berbingkai perak di sudut kamar, lalu beralih menatap Natalie. "Nyonya Callen, saya harus turun dulu untuk menyambut tamu. Sepertinya sebagian besar tamu undangan sudah mulai berdatangan."Natalie mengangguk pelan. “Saya juga harus memastikan seluruh rangkaian acara sudah siap. Jangan sampai ada yang terlewat pada hari sepenting ini.”Setelah itu, wanita tersebut kembali menatap putrinya. Sorot matanya dipenuhi kelembutan sekaligus sedikit kekhawatiran. “Kamu tidak apa-apa kalau ditinggal sebentar, Sayang?”Sherin tersenyum hangat, lalu mengangguk untuk menenangkan hati sang ibu. “Tenang saja, Ma. Sebentar lagi Hailey juga datang. Sepertinya dia hampir siap.”Mendengar jawaban itu, Natalie akhirnya mengembuskan napas lega. “Kalau begitu, M

  • Pesona Berbahaya Suami Dadakanku   Bab 358

    Beberapa jam kemudian. Sherin berdiri terpaku di depan cermin berukuran penuh yang memenuhi salah satu sisi kamar utama vila. Untuk beberapa saat, ia hanya mampu menatap pantulan dirinya sendiri tanpa berkedip, seolah wanita yang berdiri di hadapannya adalah orang lain. Gaun pengantin berwarna putih gading yang membalut tubuhnya tampak begitu anggun. Potongan off-shoulder dengan detail renda yang dijahit tangan membingkai bahunya dengan lembut, sementara rok panjang berlapis tulle mengembang anggun hingga menyapu lantai marmer. Kilauan butiran kristal yang tersebar di seluruh gaun memantulkan cahaya matahari senja yang menembus jendela, membuatnya tampak seperti diselimuti ribuan bintang kecil. Gaun itu dirancang khusus mengikuti bentuk tubuh Sherin tanpa membelit pinggangnya. Potongannya yang lembut dengan siluet A-line membuatnya tetap nyaman dikenakan, sekaligus memberikan ruang yang cukup agar ia dapat bergerak dengan leluasa selama acara berlangsung. Arnold bahkan secara

  • Pesona Berbahaya Suami Dadakanku   Bab 277

    Pagi ini, kediaman Windsor terasa jauh lebih tenang dibandingkan hari sebelumnya. Gejolak emosi yang sempat mengguncang para penghuninya telah mereda, menyisakan keheningan yang menenangkan.Saat fajar baru menyingsing, Arnold sudah meninggalkan kamarnya. Sherin baru terjaga selang beberapa jam set

  • Pesona Berbahaya Suami Dadakanku   Bab 271

    Arnold menyeringai sinis. “Oh? Jadi ... aku harus bagaimana?"Arnold melangkah santai, mendekati Frans. Jarak mereka yang semakin terpangkas membuat tubuh Frans seakan terasa menciut di bawah dominasinya."Kalau begitu ... apa sebaiknya aku berterima kasih kepada kalian karena sudah mengingatkanku?

  • Pesona Berbahaya Suami Dadakanku   Bab 270

    “A-aku ….”Sarah meneguk salivanya dengan kasar. Udara di ruangan itu mendadak terasa menipis hanya karena tatapan Arnold. Keangkuhannya yang tadi meluap kini berganti dengan ketakutan yang merayap di tengkuknya.“Aku ... aku cuma ingin tahu … kenapa dia bisa muncul di sini?” cicit Sarah dengan sua

  • Pesona Berbahaya Suami Dadakanku   Bab 267

    “Aku tidak tahu apa kamu cukup cerdas untuk menyadarinya atau tidak, Felicia ...,” Arnold menjeda kalimatnya, membiarkan keheningan yang menyesakkan menyelimuti ruangan sebelum ia kembali melanjutkan, "tapi berkat putramu yang mencuri sumber daya, membocorkan relasi, dan menyabotase proyek-proyek s

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status