/ Romansa / Pijat Yuk, Mas! / Bab 38 Protes Para Senior

공유

Bab 38 Protes Para Senior

작가: Irbapiko
last update 게시일: 2026-04-26 08:00:07

Pagi itu, atmosfer di ruang istirahat khusus terapis senior benar-benar mencekam. Tidak ada suara uap mesin kopi atau obrolan ringan tentang gosip selebriti yang biasanya mengisi sela jadwal. Ruangan itu terasa seperti medan perang yang baru saja meledak, meninggalkan aroma ketegangan yang menyesakkan.

Sesil duduk di kursi tengah dengan wajah lebih kaku dari biasanya. Di sekelilingnya, Maya, Ratna, dan Sari tampak tidak tenang, terus mengetuk-ngetukkan kuku panjang mereka di atas meja

이 작품을 무료로 읽으실 수 있습니다
QR 코드를 스캔하여 앱을 다운로드하세요
잠긴 챕터

최신 챕터

  • Pijat Yuk, Mas!   Bab 150 Bahagia di Tanah Kelahiran (Tamat)

    Raungan peluit masinis kereta api senja perlahan meredup di kejauhan, mengantarkan keheningan fajar yang melingkari lereng gunung Jawa Tengah.Mirah turun dari tangga gerbong besi terakhir, menghirup dalam-dalam udara perdesaan yang bersih tanpa sekat polusi semen metropolitan.Kini, keindahan alam desa terbentang sangat nyata di depan pelupuk matanya, membawa kedamaian jiwa yang teramat sangat murni.Mirah dan Jaya resmi meninggalkan gemerlap palsu Jakarta, menanggalkan seluruh kotak pandora dunia lendir yang mengurung batin mereka.Keterangan Tempat: Di sebuah gubuk bambu sederhana di tepi ladang jagung, hamparan kabut pagi nampak merayap lembut di atas pucuk daun hijau.Mirah melepas seluruh topeng estetika kota dan kebayanya, menggantinya dengan kain daster lurik longgar yang sangat luwes di kulit.Dia hidup damai bertani dan mengurus rumah tangga bersama Jaya yang mencintainya secara utuh apa adanya tanpa menuntut draf fisik.Taw

  • Pijat Yuk, Mas!   Bab 149 Fajar Baru Setelah Badai

    Deru mesin motor matic tua milik Jaya perlahan melambat, lalu berhenti tepat di seberang pelataran stasiun kereta api yang mulai disorot mentari pagi.Mirah turun dari boncengan sambil merapikan tas pakaiannya, memandang ke arah langit Jakarta yang nampak jauh lebih cerah tanpa kepulan duka.Kini, suasana pagi yang bersih beneran menyelimuti seluruh sudut jalanan kota, membawa hilangnya beban hitam kota yang selama ini menghimpit dada.Ruko lendir Selatan resmi ditutup selamanya oleh segel aparat, digantikan dengan proyek pembangunan legal berupa draf kompleks perkantoran baru.Menariknya, sesosok pria tegap dengan seragam dinas PDL kepolisian yang sangat necis nampak sudah berdiri menunggu di dekat pintu masuk peron.Elang yang ternyata seorang perwira intelijen melangkah gagah mendekati mereka, menyunggingkan senyuman maskulin yang dipenuhi rasa hormat.Dia memberikan penghormatan terakhir kepada Jaya dan Mirah atas keberanian mereka memba

  • Pijat Yuk, Mas!   Bab 148 Airmata dan Pertobatan Nani

    Rombongan terpidana ruko Barat baru saja digiring masuk ke dalam bus jeruji besi milik kejaksaan, menyisakan langkah gontai Mirah yang menembus lorong bawah tanah pengadilan.Ditariknya napas panjang oleh Mirah untuk menata sisa debaran dadanya, saat seorang petugas sipir wanita paruh baya menyodorkan secarik draf memo duka kusam.Kini, hawa dingin ruang kunjungan lembaga pemasyarakatan sementara mulai terasa menusuk pori-pori, membawa atmosfer ketulusan psikologis yang teramat mentah.Sebelum dipindahkan ke lapas wanita tingkat provinsi, Nani meminta pertemuan terakhir dengan Mirah di ruang kunjungan utama.Mirah melangkah perlahan mendekati deretan kursi besi, matanya langsung tertuju pada sesosok wanita yang duduk lemas di balik sekat kaca tebal.Deggg...Dengan baju tahanan oranye dan wajah polos tanpa riasan menor, Nani menangis tersedu-sedu meratapi kebodohan batin mudanya yang kini hancur lebur.Alasannya simpel, ketak

  • Pijat Yuk, Mas!   Bab 147 Kejatuhan di Balik Jeruji Besi

    Barisan mobil polisi bergerak menjauh dari pelataran perbatasan, menyisakan kesunyian fajar yang perlahan berganti menjadi proses persidangan kilat metropolitan.Dinding ruang sidang utama pengadilan negeri nampak sangat putih bersih, memancarkan atmosfer hawa dingin yang menusuk tulang kering para pesakitan.Kini, nasib dinasti haram ruko Selatan berada sepenuhnya di bawah ketukan palu hakim ketua yang bermata tajam tanpa ekspresi belas kasihan.Agam duduk membungkuk di kursi pesakitan tengah dengan pakaian tahanan jingga, rahang kejamnya nampak bergetar kaku menahan kecemasan batin.Seluruh aset kekayaan haram milik Agam disita negara tanpa sisa, termasuk draf tabungan gelap hasil pemerasan berdarah masa lalu.Ruko Taman Suci Selatan disegel total menggunakan garis polisi hitam kuning, memadamkan riuh gemerlap paket pelayanan "pijat yuk mas".Menariknya, Fandi duduk di sebelah Agam dengan seluruh dahi yang dibanjiri keringat dingin, terus

  • Pijat Yuk, Mas!   Bab 146 Kehancuran Para Penguasa Lendir

    Raungan sirine polisi mendadak memekakkan telinga, bergema beringas membelah sisa kabut subuh di sepanjang koridor jalur perbatasan Barat-Tangerang.Sorot lampu rotator berwarna biru merah berkelebat cepat menghantam dinding seng, memantulkan bayangan lari ratusan tikus got yang ketakutan.Kini, kepanduan hukum dari kepolisian pusat resmi mengunci seluruh akses pelarian, mengepung rapat setiap jengkal pelataran gudang tua tanpa celah.Tepat saat Agam dan Fandi mencoba kabur membawa koper uang saham, barisan mobil Brimob dan kepolisian pusat bentukan jaringan Elang mengepung seluruh area gudang.Gara-gara panik melihat barisan laras panjang mencuat dari balik pintu truk barak, Fandi nekat menyeret koper kulitnya ke sela batako basah.Ditariknya gagang koper itu dengan sisa tenaga maskulinnya yang kian melemah, mencoba menyelamatkan modal investasi ruko Selatan.Namun, seorang perwira Brimob bertubuh tegap langsung melompat taktis dari atas bu

  • Pijat Yuk, Mas!   Bab 145 Konfrontasi Segitiga Berdarah

    Moncong pistol revolver kecil berlapis krom di tangan Fandi berkilat kejam, membidik lurus ke arah kaki Jaya yang masih berdiri kokoh di atas tanah berlumpur pelataran gudang perbatasan.Fandi bersiap menembak kaki Jaya, jemari necisnya mulai menekan picu baja dengan seringai kepuasan kotor yang teramat sangat binal.Kini, fajar pertama mulai memecah langit kelabu, membawa hawa dingin mencekam yang langsung menguap bersama kepulan debu material bangunan.Gara-gara panik melihat ancaman maut di depan mata, Mirah berguling pasrah ke samping ban mobil Mercedes, mencoba memutuskan lilitan tali di pergelangan tangannya.Namun, Elang yang berhasil meloloskan diri dari ikatan berkat bantuan kode sandi Jaya, langsung menerjang barisan pengawal pusat tanpa rasa takut.Pipa besi silinder di tangan Elang berayun secepat kilat, menghantam pergelangan tangan Fandi sebelum pelatuk revolver itu sempat ditarik penuh.Brakkkk!Bunyi letupan s

  • Pijat Yuk, Mas!   Bab 144 Sergapan Subuh di Gudang Tua

    Iring-iringan mobil mewah milik Fandi dan Agam mendadak melambat, lalu berhenti tepat di depan pintu gerbang seng karatan yang memagari area luar gudang perbatasan Barat-Tangerang. Ditariknya tubuh sintal Mirah keluar dari pintu belakang mobil oleh dua pengawal pusat bersafari hitam, membuat kain

  • Pijat Yuk, Mas!   Bab 143 Perangkap di Kamar Temaram

    Langkah kaki Fandi yang angkuh berdentang keras saat dia melangkah melewati batas pintu kaca lobi depan ruko Taman Suci Selatan.Kini, hawa panas siang hari mulai membakar aspal proyek, membawa atmosfer penindasan modal kota yang kian menusuk relung batin.Fandi datang bersama Nani

  • Pijat Yuk, Mas!   Bab 142 Dosa Masa Lalu Keluarga Agam

    Selot baja kotak besi itu menggelinding jatuh ke atas tumpukan tripleks, memecah kesunyian barak bawah tanah gudang perbatasan yang pengap.Jaya mengusap butiran keringat dingin di dahinya, ditariknya lembaran draf kertas kusam yang menyembul dari dalam rongga kotak.Bau kertas tua

  • Pijat Yuk, Mas!   Bab 141 Membongkar Siapa Elang Sebenarnya

    Sisa cipratan air hujan dari aspal basah jalur perbatasan masih menetes di roda motor matic tua milik Jaya, meninggalkan jejak sunyi di balik semak belukar.Jaya mematikan mesin udurnya, menyelinap cepat di antara bayangan seng karatan tanpa menimbulkan derit logam sedikit pun.Kini

더보기
좋은 소설을 무료로 찾아 읽어보세요
GoodNovel 앱에서 수많은 인기 소설을 무료로 즐기세요! 마음에 드는 작품을 다운로드하고, 언제 어디서나 편하게 읽을 수 있습니다
앱에서 작품을 무료로 읽어보세요
앱에서 읽으려면 QR 코드를 스캔하세요.
DMCA.com Protection Status