Share

Tujuhbelas

"Lo ga ngerti omongan manusia hah?!"

"Udah gue bilang jauhi Alvin ya lo jauhi!"

Alya mencengkram pipi Alin erat.

Gadis itu menghentakkan tangan Alya dari kedua pipinya," gue udah nurutin semua perkataan lo termasuk jauhi kak Alvin."

"Untuk yang kemarin kemarin itu kak Alvin nya sendiri yang nyamperin gue."

"Terus lo nyalahin gue gitu?"

"Disini gue udah berusaha nurutin kemauan lo, tapi lo nya makin ngelunjak." Ucap Alin mengeluarkan unek-unek nya.

"Kalau begitu lebih baik gue bunuh papah lo. Setuju?" Alya tersenyum miring.

"Pilih papah lo mati atau jauhi Alvin." Tekan Alya kembali.

Alin tersenyum misterius," gue bakal bilang sama papah kalo lo sama mamah lo itu wanita licik!"

"Oh iya kah? Bagaimana caranya? Sedangkan papah lo aja lebih percaya sama gue." Ucap Alya sombong.

Alin memutar rekaman pembicaraan dia dan Alya barusan yang ia rekam di handphone nya.

"Mana mungkin kan papah ga percaya sama bukti ini." Ucapnya menantang Alya.

Terlihat Alya mengepalkan tangannya," k
Bab Terkunci
Membaca bab selanjutnya di APP

Bab terkait

Bab terbaru

DMCA.com Protection Status