بيت / Romansa / Istri Palsu Presdir / 275. Rasa Pria Dewasa (21+)

مشاركة

275. Rasa Pria Dewasa (21+)

مؤلف: Velmoria
last update آخر تحديث: 2026-01-02 21:51:23

Menarik kerah kemeja pria itu dan menciumnya dengan kasar. Lebih pantas disebut sebagai serangan yang putus asa.

Kairos sempat terkejut, namun ia segera menguasai keadaan. Ia meletakkan tangannya di tengkuk Isla, memperdalam ciuman itu dengan gerakan yang lebih dominan.

Lidahnya menyerbu masuk tanpa ragu. Ia tahu Isla sedang melampiaskan sesuatu. Pasti rasa bersalah, kehilangan, atau kemarahan. Tapi Kairos tidak keberatan menjadi sasarannya, justru menikmati setiap detik pelepasan Isla.

“Ke kamarmu, Isla. Sekarang,” bisik Kairos di sela napas mereka yang menderu, suaranya mengandung perintah yang jelas tidak ingin dibantah.

Perjalanan ke kamar Isla tidak lama, sangat cepat malah. Begitu pintu kamar tertutup dengan bunyi berdebam, Kairos tidak membuang waktu.

Ia mendorong Isla ke pintu, mengunci tubuh wanita itu dengan lengannya yang kekar. Bibir mereka kembali bertemu dalam ciuman yang buas, lidah Kairos menelusup ke setiap sudut mulut Isla, menghisap, mengulum, seolah ingin mencicipi
استمر في قراءة هذا الكتاب مجانا
امسح الكود لتنزيل التطبيق
الفصل مغلق

أحدث فصل

  • Istri Palsu Presdir   282. Yang Paling Kucintai

    Wanita itu berbalik.Dia ... Helena Davenport.Mata mereka bertemu. Tidak ada gerakan melangkah terburu-buru palsu dan senyum dibuat-buat seperti saat Stella melihatnya atau menyambut kedatangannya.Helena justru tersenyum. Senyuman yang bisa dipastikan sangat terkontrol dan sopan, seolah memang sudah memperkirakan pertemuan mereka ini.“Nyonya Winchester,” sapa Helena. Suaranya ramah dan santun, namun ada nada ‘kepemilikan’ yang halus saat ia menyebut nama belakang itu. “Luar biasa bisa bertemu denganmu di sini. Aku baru saja menyelesaikan pertemuan singkat dengan tim hukum Ethan.”Ivy merasakan jantungnya berdebar. Bukan. Jelas bukan debar karena takut, ini adalah debar kewaspadaan.Ia menyadari Helena tidak memanggil Ethan dengan sebutan Tuan Winchester atau Presdir, melainkan hanya Ethan saja.“Nona Davenport,” balas Ivy dengan dagu terangkat, mempertahankan martabatnya bahkan menyebut nama belakang keluarga wanita itu. “Aku tidak tahu kau punya urusan bisnis di sini sore ini.”He

  • Istri Palsu Presdir   281. Seseorang yang Mirip Denganku?

    ​“Aku akan menantikan pesta gila itu, Isla. Setidaknya aku punya alasan untuk keluar dari Alden sejenak.” Ivy terkekeh, namun tawanya perlahan memudar, digantikan oleh gurat pemikiran yang lebih serius.“Isla ...” panggil Ivy kembali, suaranya merendah. “Berbicara soal ketenangan ... aku baru ingat kalau selama kau berada di Alden, dalam jangkauan ibunya Ethan, apa kau sempat diperlakukan dengan tidak baik saat aku tidak berada di dekatmu? Mantan mertuamu itu tampak tenang di permukaan, jadi ...”​Isla di seberang sana langsung menangkap arah pembicaraan, walau sengaja digantungkan oleh Ivy. “Jujur kukatakan, tidak ada. Dia bahkan tidak memperhatikanku sama sekali. Cuma menatap sedetik, tanpa ekspresi, lalu berpaling.”Ivy menghela napas lega, memejamkan mata sambil tetap melanjutkan pembicaraan. “Aku pikir ... mungkin saja ada yang luput dari perhatianku. Aku cemas kalau kau punya trauma karena semua yang telah terjadi.”Tawa pelan menenangkan kemudian yang Isla perdengarkan. “Tidak,

  • Istri Palsu Presdir   280. Percakapan Dua Arah

    Setelah kepulangan rombongan Harrington termasuk Isla dan Kairos, mansion Ethan kini terasa sunyi.Ivy tidak ingin Ethan menemaninya terus di mana pun di sudut mansion ini. Ia meminta sang suami segera membereskan urusan Winchester Corporation yang rasanya sudah cukup lama dibiarkan ditangani oleh Julian.Ia ingin Ethan tetaplah pria yang bertanggung jawab penuh pada apa yang seharusnya memang menjadi tugas pria itu.Karena rindu, ia mencoba menghubungi satu nama di ponselnya. Nada menunggu hanya sekitar beberapa detik sampai akhirnya dijawab.“Halo, Ivy,” sapa di seberang. Ringan, penuh keceriaan.Di sini, Ivy tersenyum. “Bagaimana keadaanmu?”“Baik, tapi ya kau tahulah ...”Ivy segera paham, “Kau gugup?”“Ya. Sepuluh hari tidak lama lagi.”Lesu dari nada suara itu membuat Ivy menekankan. “Kau masih bisa merubah keputusanmu kalau kau merasa tidak yakin.”“Aku yakin.” Terburu-buru ia membalas. “Aku sudah yakin pada Kairos, Ivy.”“Kau tidak perlu membohongi dirimu sendiri. Kau tahu itu

  • Istri Palsu Presdir   279. Kecurigaan Tanpa Sebab

    Kairos berbisik lembut, mengecup bahu Isla yang masih sedikit berkeringat.“Aku ... aku tidak tahu apa yang merasukiku, Kairos,” suara Isla bergetar, hampir menangis. “Apa yang kita lakukan tadi ... itu salah, bukan? Memalukan, itu salahku. Aku merasa seperti wanita yang ... yang tidak punya harga diri.”Kairos membalikkan tubuh Isla agar mereka saling berhadapan. Ia menatap mata Isla yang berkaca-kaca dengan tatapan yang sangat teduh, tanpa ada sisa-sisa keliaran tadi.“Isla, dengarkan aku,” ucap Kairos tegas namun lembut. “Tidak ada yang salah dengan mengeksplorasi keinginanmu dengan calon suamimu sendiri. Di dalam kamar ini, tidak ada aturan sosial, tidak ada label tabu. Hanya ada kau dan aku.”Ia mengusap air mata yang mulai jatuh di pipi Isla. “Kau bukan wanita rendah karena menginginkan itu. Justru itu menunjukkan betapa besarnya kepercayaanmu padaku untuk membiarkanku menyentuh sisi paling pribadimu. Itu adalah bentuk penyerahan diri yang paling jujur, dan aku menghargainya leb

  • Istri Palsu Presdir   278. Lewat Jalan Berbeda (21+)

    Kairos bertanya sekali lagi, memastikan persetujuan Isla.Isla hanya bisa mengangguk lemah, kepalanya terkulai di bantal. “I-iya ... masukkan punyamu, Kairos. Sekarang.”Kairos memposisikan penisnya yang tegang di pintu masuk yang sangat sempit itu.Ia mendorongnya sangat lambat, inci demi inci, memberikan waktu bagi tubuh Isla untuk menerima kehadirannya.“Aaaaakh!” Isla memekik, cengkeramannya pada sprei begitu kuat hingga kuku-kukunya memutih. Rasa sakit yang tajam menghujamnya, namun dibarengi dengan rasa memiliki yang begitu menegangkan.Saat separuh batangnya terbenam, Kairos berhenti total. Tidak mau memaksa. Perjalanan ini akan sangat sulit. Harus pelan dan hati-hati.Ia membiarkan Isla beradaptasi dengan setengah ukurannya. Ia memeluk punggung Isla dari belakang, membisikkan kata-kata pemujaan yang membuat Isla merasa begitu berharga di tengah rasa sakitnya.“Kau milikku seutuhnya, Isla. Sepenuhnya. Tidak ada ruang lagi untuk orang lain. Aku selalu bisa memenuhimu, dari depan

  • Istri Palsu Presdir   277. Masih Mau Lanjut? (21+)

    Kairos masuk ke dalam diri Isla dengan satu gerakan yang mantap dan dalam, membuat Isla memekik keras, menyandarkan kepalanya di bahu Kairos.Tidak ada kemarahan dalam dorongannya, hanya gerak yang teratur, tapi kuat, dan penuh gairah yang matang.Setiap kali Isla mencoba memejamkan mata, Kairos mencium kelopak mata perempuan itu, memaksa Isla untuk terus menatapnya.“Sebut namaku, Isla. Bukan nama pria yang meninggalkanmu.”Isla tidak bisa berpikir. Otaknya hanya dipenuhi gairah yang ingin dipuaskan. “Kairos ... ahh, Kairos ...” Ia merintih, tubuhnya bergetar hebat.Seketika ia tidak bisa lagi memikirkan Adrian, tidak bisa lagi memikirkan surat itu. Seluruh sarafnya hanya terfokus pada bagaimana Kairos memujanya, bagaimana lidah Kairos kini menjelajahi dadanya sementara bagian bawah mereka saling bertaut dengan panas.Kairos memainkan titik sensitif Isla dengan ibu jarinya sambil terus menghujam, menciptakan gelombang kenikmatan yang begitu intens hingga Isla merasa dunianya seolah m

فصول أخرى
استكشاف وقراءة روايات جيدة مجانية
الوصول المجاني إلى عدد كبير من الروايات الجيدة على تطبيق GoodNovel. تنزيل الكتب التي تحبها وقراءتها كلما وأينما أردت
اقرأ الكتب مجانا في التطبيق
امسح الكود للقراءة على التطبيق
DMCA.com Protection Status