分享

67. PANIK

作者: Ahgisa
last update publish date: 2026-06-18 21:00:00

Aleya berdiri di depan cermin kamarnya, jemarinya mengusap lembut perut yang kini mulai menonjol. Senyum tipis terbit di bibirnya. Perasaan ini, perasaan yang sudah bertahun-tahun ia nantikan, akhirnya menjadi kenyataan.

Dulu, bisik-bisik orang selalu menghantuinya. Mandul. Tidak bisa memberikan keturunan. Gayanya aja selangit, kasih keturunan sulit. Bahkan saat masih bersama Juna, kalimat-kalimat itu menjadi racun yang menyiksa batinnya setiap hari.

Aleya berdecak pelan,
在 APP 繼續免費閱讀本書
掃碼下載 APP
已鎖定章節

最新章節

  • Rahasia Mantan Suami Miskin   88. KEINGINAN GILA SALVA

    Beberapa jam kemudian, ketegangan di koridor rumah sakit masih belum sepenuhnya surut. Ketika lampu merah di atas ruang operasi akhirnya padam, pintu ganda terbuka dan memunculkan sosok dokter dengan wajah lelah setelah berjam-jam berjuang menangani kondisi kritis Aleya. Juna dan Salva yang setia menunggu sejak tadi serempak berdiri. "Bagaimana kondisinya, Dok?" tanya Salva cemas. Dokter melepas maskernya, menghela napas panjang sebelum tersenyum tipis. "Ibu dan bayinya selamat." Salva spontan mengembuskan napas lega, bersyukur dalam hati. Namun, penjelasan dokter berikutnya kembali membuat dadanya berdesir tegang. "Pasien kehilangan cukup banyak darah saat proses persalinan darurat tadi. Saat ini kondisinya belum sadar dan masih harus kami pantau secara intensif di ruang perawatan khusus." "Belum sadar?" Salva memastikan, wajahnya kembali diliputi kekhawatiran. Dokter mengangguk mafhum. "Kita berharap saja semoga kondisiny

  • Rahasia Mantan Suami Miskin   87. KELUARGA?

    "Tuan Juna!" Suara Deri yang terengah-engah memotong sisa perhatian Juna dari rapat yang baru saja ditutup. Pria itu segera menoleh, mendapati asistennya berjalan cepat dengan wajah tegang luar biasa. "Ada apa?" tanya Juna cepat. "Nyonya—" Hanya kata itu yang sempat tertangkap oleh indra pendengaran Juna, Nyonya Salva. Seketika, pasokan oksigen di dadanya seolah terputus. "Apa yang terjadi dengan Salva?!" sergah Juna, suaranya meninggi. Deri bahkan tidak diberi kesempatan untuk menyelesaikan kalimatnya. Juna sudah berbalik dan berlari kencang menerobos koridor, meninggalkan asistennya yang megap-megap mencoba mengejar. Isi kepala Juna langsung dipenuhi oleh rentetan skenario terburuk. Salva jatuh? Salva pingsan? Terjadi sesuatu pada calon bayi mereka? “Sial! Sial! Sial!” Juna menghantam tombol lift berkali-kali dengan rahang mengeras dan wajah menggelap. "Ayo, cepat..." desisnya. Nam

  • Rahasia Mantan Suami Miskin   86. SENJATA MAKAN TUAN

    Aleya akhirnya melangkah keluar dari balik pilar tempatnya bersembunyi. Langkahnya dibuat sepelan dan seanggun mungkin, berpura-pura seolah tidak ada satu pun hal buruk yang terjadi pada dirinya. Padahal, wajahnya dilihat sekilaspun Sudha terlihat berantakan. Di balik lapisan bedak tipis yang dipaksakan untuk menutupi kenyataan, bekas lebam keunguan masih tampak samar di dekat garis rahangnya. Pergelangan tangannya pun dihiasi memar kebiruan yang kontras dengan warna kulitnya. Kondisinya yang tengah hamil besar membuat pemandangan itu terasa begitu menyedihkan. Namun, Aleya tidak peduli. Justru penderitaan inilah yang ingin ia jadikan senjata. Ia sengaja menampakkan diri, berjalan lambat memotong jalur Salva. Siasatnya berhasil. Salva langsung menangkap sosoknya dan membeku seketika. Tatapan Salva tertuju pada perut Aleya yang membuncit, lalu beralih pada luka-luka tersembunyi yang gagal ditutupi dengan sempurna. Meski dadanya masi

  • Rahasia Mantan Suami Miskin   85. MENOLAK KENYATAAN

    Pintu ruang rapat terbuka keras. Raga berjalan keluar dengan langkah lebar, wajahnya merah padam dan rahangnya mengeras. Ia tidak peduli pada tatapan para direksi yang masih membeku di dalam, pun tidak mempedulikan bisikan-bisikan yang mulai riuh di belakangnya. Di kepalanya hanya ada satu tujuan, keluar dari gedung ini, temui pengacara, dan hancurkan Satya sebelum pria tua itu bergerak lebih jauh. Namun, baru beberapa langkah menyusuri koridor utama, Raga mendadak berhenti. Di ujung lorong, beberapa pria berseragam sudah menunggunya. Polisi. Jantung Raga berdegup kencang. ‘Tidak mungkin secepat ini,’ pikirnya. Seorang penyidik melangkah maju. "Raga Wiwaha?" Tatapan Raga menajam. "Ada apa?" "Kami memiliki surat perintah penangkapan untuk Anda." Koridor seketika hening. Beberapa karyawan yang lewat spontan berhenti, menatap dengan wajah terperangah. Penyidik itu membacakan dokumen resmi, "Anda

  • Rahasia Mantan Suami Miskin   84. MENYINGKIRKAN RAGA

    Pagi itu, Juna baru saja menyelesaikan sarapan ketika ponselnya berdering. Nama yang muncul di layar membuatnya segera mengangkat panggilan tersebut. "Kakek." "Sudah bangun?" Juna melirik jam di dinding. "Sudah dua jam yang lalu." Satya terkekeh pelan di seberang sana, namun tawa itu tidak bertahan lama. Nada suaranya segera berubah serius. "Aku akan mulai hari ini." Juna langsung memahami maksud kakeknya. "Rapat?" "Ya." Satya berdiri di depan jendela kantornya yang menghadap langsung ke gedung utama La Grande. Tatapannya dingin, sangat dingin. "Aku akan membuat suasana di La Grande sedikit kacau." Sudut bibir Juna terangkat tipis. "Kedengarannya berbahaya." "Aku memang berniat membuat mereka panik," ujar Satya sambil memutar kursinya perlahan. "Sudah terlalu lama beberapa orang merasa aman." Tatapannya jatuh pada map tebal yang memenuhi meja kerjanya, berisi dokumen audit, laporan transaksi, salinan rek

  • Rahasia Mantan Suami Miskin   83. ANCAMAN RAGA

    Keesokan paginya, Negara diguncang oleh sebuah berita besar. Seluruh stasiun televisi nasional menayangkan siaran yang sama, layar-layar berita dipenuhi foto kawasan hutan bekas pertambangan tua yang sehari sebelumnya menjadi lokasi penggalian. Kerangka manusia yang ditemukan di area tersebut telah teridentifikasi sebagai Cakra Birawa melalui barang-barang pribadi, termasuk cincin pernikahan yang masih melingkar pada sisa tulang jari manisnya. Nama Cakra Birawa yang selama bertahun-tahun hanya menjadi cerita lama dalam keluarga Satya kini kembali memenuhi ruang publik. Apalagi setelah publik mengetahui bahwa pria itu adalah menantu mendiang pemilik grup bisnis besar yang menaungi Hotel La Grande. Media massa langsung memburu informasi, mempertanyakan penyebab kematian, hingga menyoroti kejanggalan demi kejanggalan dalam laporan kepolisian lama. Seseorang di luar sana kehilangan ketenangannya. BRAK! Sebuah vas kristal mahal menghanta

  • Rahasia Mantan Suami Miskin   30. SEKRETARIS PINTAR MILIK JUNA

    Ruang rapat lantai 50 itu terasa seperti ruang interogasi. Tatapan para direksi tua yang pro-Raga tertuju pada Juna dan Salva dengan sorot meremehkan. Raga duduk di kursi kehormatan, mengetuk-ngetuk meja dengan ritme yang sengaja dibuat mengganggu, seolah ingin memecah fokus siapa pun yang berbic

  • Rahasia Mantan Suami Miskin   29. SENYUMAN SALVA

    Begitu mereka melangkah menuju ke ruangan kerja Juna, suasana langsung terasa aneh.Biasanya para staf akan berdiri, membungkuk sopan, atau sekadar menyapa formal saat Juna lewat. Namun pagi itu berbeda. Beberapa orang pura-pura sibuk menatap layar komputer, sebagian lagi langsung menund

  • Rahasia Mantan Suami Miskin   26. MELAWAN

    “Pukul!” Raga justru tertawa kecil sambil membuka kedua tangannya lebar, sengaja memancing.“Ayo, pukul! Kakakku memang benar-benar bodoh.” Tatapannya turun naik memperhatikan Juna dengan sinis.“Bagaimana bisa dia mempercayai pria tanpa pendidikan sepertimu untuk memegang La Gr

  • Rahasia Mantan Suami Miskin   24. CIUMAN ALEYA

    Salva menghentikan suapannya. Perlahan, ia meletakkan sendok ke atas piring sambil menatap Juna cukup lama. Di antara mereka sempat tercipta keheningan kecil, hanya diisi suara pelanggan lain, bunyi denting mangkuk, dan uap kuah bakso yang masih mengepul hangat.“Saya tahu ini tidak gamp

更多章節
探索並免費閱讀 優質小說
GoodNovel APP 免費暢讀海量優秀小說,下載喜歡的書籍,隨時隨地閱讀。
在 APP 免費閱讀書籍
掃碼在 APP 閱讀
DMCA.com Protection Status