Share

41

Author: Nurleni
last update Last Updated: 2026-01-19 17:32:38

Lia menatap tajam dokter itu, padahal sejak awal Lia begitu percaya pada dokter itu. Dokter itu adalah kepercayaan keluarga Widirdja, bahkan Lia juga pernah beberapa kali konsultasi padanya.

Tapi sekarang Lia sudah tidak percaya padanya, dan Lia muak sekali melihatnya.

"Aku mengecek ulang dan ternyata Saka adalah anak kandung Dion, kamu mau ngelak bagaimana lagi?" tanya Lia dengan nada kesal.

Arya hanya diam saja karena dia tidak tau apa-apa tapi Arya juga akan membela istrinya kalau sampai Dokter itu macam-macam, karena didesak terus oleh Lia. Dokter itu akhirnya mengatakan kebenarannya pada Lia.

Mungkin dokter itu juga memikirkan akibat yang akan dia terima kalau berbohong pada Lia dan Arya.

"Ya Nyonya, aku memalsukan hasil itu ...,"

"Benarkan! Aku sudah duga hal ini! Apa yang membuat kamu jadi seperti ini?" geram Lia memarahi Dokter itu.

"Maaf Nyonya tapi semua ini permintaan Nona Evaluasi," ucap Dokter itu.

Lia dan Arya terkejut mendengar ucapan Dokter itu, Lia begitu tidak perca
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • SUAMI TAK TERDUGA (Dari jalan ke pelaminan)   43

    Saat ini Lukas tengah berada di kamar mandi, sedangkan ponselnya berdering membuat Nayna penasaran karena nomor itu di simpan dengan nama emoticon love. Nayna mengangkat telponnya dan berharap ada petunjuk tentang Lukas.Nayna menyangka kalau orang yang menelpon Lukas adalah orang penting bagi Lukas.{{📞📞"Lukas, kapan kamu akan pulang?" tanya seorang wanita diseberang sana membuat Nayna terkejut mendengarnya."Kalau bisa jangan lama-lama pulangnya, kita kan mau ngadain makan malam. Apa kamu lupa?" ucapnya lagi.Nayna hanya diam saja sambil menunggu reaksi dari wanita itu, tapi sepertinya wanita itu curiga karena Lukas tidak kunjung menjawab."Lukas? Are you okay?" tanyanya.Tak ada jawaban lagi."Lukas?" "Siapa?" tanya Nayna yang langsung membuat wanita itu terkejut dan memutuskan sambungan telponnya.Tutt📞📞}}Nayna menatap pada ponsel Lukas, saat Lukas datang ke sana. Nayna replek langsung melemparkan ponsel Lukas ke atas ranjang."Sudah?" tanya Nayna."Sudah, kamu mau ke kama

  • SUAMI TAK TERDUGA (Dari jalan ke pelaminan)   42

    "Kenapa tidak tanya pada Dion?" tanya Lukas."Justru karena Dion tidak bilang jadi aku mau tanya Nayna, kita hanya mau kamu mendapatkan keadilan, Nay. Kita juga sayang pada Saka," jawab Lia."Tapi kalau kamu tidak mau menjawab maka tidak masalah, Nay." Arya mengatakan itu berharap Nayna tenang.Terlihat dengan jelas kalau Nayna sekarang gugup dan kebingungan, padahal Arya dan Lia hanya ingin mendengar alasannya saja. Mereka tidak akan menyalahkan Nayna karena sudah menikah dengan Dion.Nayna menatap pada Lia yang sejak tadi menatap pada Nayna dengan penuh harap."Nyonya, Tuan, sebenarnya dulu aku belum ingin menikah, apa lagi belum ada restu dari kalian. Tapi Dion memaksa untuk melakukan pernikahan Siri, saat itu aku tidak mengerti apa-apa. Aku hanya mengiyakan saja karena saat itu aku juga takut kehilangan Dion, aku tau kalau aku salah." Nayna merendahkan diri."Dion tidak bilang apa pun pada kita saat itu," ujar Arya.Nayna menatap pada Arya dan langsung menundukkan kepalanya, "Dion

  • SUAMI TAK TERDUGA (Dari jalan ke pelaminan)   41

    Lia menatap tajam dokter itu, padahal sejak awal Lia begitu percaya pada dokter itu. Dokter itu adalah kepercayaan keluarga Widirdja, bahkan Lia juga pernah beberapa kali konsultasi padanya.Tapi sekarang Lia sudah tidak percaya padanya, dan Lia muak sekali melihatnya."Aku mengecek ulang dan ternyata Saka adalah anak kandung Dion, kamu mau ngelak bagaimana lagi?" tanya Lia dengan nada kesal.Arya hanya diam saja karena dia tidak tau apa-apa tapi Arya juga akan membela istrinya kalau sampai Dokter itu macam-macam, karena didesak terus oleh Lia. Dokter itu akhirnya mengatakan kebenarannya pada Lia.Mungkin dokter itu juga memikirkan akibat yang akan dia terima kalau berbohong pada Lia dan Arya."Ya Nyonya, aku memalsukan hasil itu ...," "Benarkan! Aku sudah duga hal ini! Apa yang membuat kamu jadi seperti ini?" geram Lia memarahi Dokter itu."Maaf Nyonya tapi semua ini permintaan Nona Evaluasi," ucap Dokter itu.Lia dan Arya terkejut mendengar ucapan Dokter itu, Lia begitu tidak perca

  • SUAMI TAK TERDUGA (Dari jalan ke pelaminan)   40

    Sejak malam Dion terus menerus menghubungi Nayna karena hari ini adalah janji Nayna yang akan memberikan bukti pada Dion kalau Saka adalah Putranya, setelah pertemuan saat itu Dion memberikan beberapa lembar rambutnya pada Nayna karena Nayna ingin melakukan tes DNA. Bukan hanya rambut bahkan Dion juga memberikan air liurnya pada Nayna karena takut rambut saja tidak akurat.Pagi ini Nayna sedang menunggu seseorang mengantarkan hasil tes DNA, walaupun melakukan tes DNA biayanya cukup mahal tapi Nayna rela melakukan itu karena dia ingin membuktikan pada Dion kalau Nayna tidak pernah berbohong.Nayna juga malu dengan viralnya berita itu karena sebagian orang juga mengenali Nayna."Nay, apa kelinci sudah dikasih makan?" tanya Lukas sambil membawa secangkir teh menuju ke halaman rumahnya."Belum, aku akan lihat sekarang." Nayna langsung pergi menuju ke belakang karena ingin memberi makan kelinci, kalau Saka tau kelinci kesayangannya belum di kasih makan mungkin Saka akan marah.Lukas menikm

  • SUAMI TAK TERDUGA (Dari jalan ke pelaminan)   39

    Hari ini Saka sudah bisa pulang, semua administrasi sudah diurus oleh Marvis jadi Nayna hanya tinggal pulang saja. Sekarang mereka sudah sampai di rumah dan semua tetangga juga melihat kondisi Saka karena mereka tau kalau Saka terluka.Nayna senang karena dia berada di lingkungan orang-orang baik, saat Nayna pingsan diluar pun orang-orang begitu baik menolong Nayna. Padahal Nayna juga tau kalau tetangganya di sana itu rata-rata adalah orang kaya.Semua tetangga berpamitan dan sekarang hanya tinggal Nayna dan Lukas saja, sedangkan Saka berbaring di kamar karena harus istirahat. Nayna menatap pada Lukas yang sejak tadi sibuk mengutak-atik ponselnya."Apa tuan Asmagara tidak marah saat kamu mengambil cuti?" tanya Nayna.Lukas menggelengkan kepalanya, "Marah kenapa? Dia tau kalau Saka terluka jadi dia mengijinkan aku untuk cuti," jawab Lukas."Bisakah kamu undangan Tuan Karna Asmagara datang?" pinta Nayna.Lukas terkejut, dia menatap pada Nayna yang baru saja mengatakan itu."Mau apa unda

  • SUAMI TAK TERDUGA (Dari jalan ke pelaminan)   38

    Saka sudah bangun dan sekarang Saka sedang makan karena harus makan obat, saat Saka bangun beberapa menit yang lalu. Nayna begitu senang karena putranya baik-baik saja walaupun mendapatkan luka di dagunya. Saka benar-benar kuat walaupun sakit tapi Saka bisa menutupi rasa sakitnya itu.Lukas juga terus memperhatikan Saka karena takutnya Saka kesakitan dengan lukanya itu, tapi Saka baik-baik saja tidak merasakan sakit apa pun."Nona, aku akan menebus obat. Apa ada yang mau dibeli?" tanya Marvis.Nayna menggeleng kepalanya padahal Nayna belum makan lagi setelah pulang dari rumah Nenek kemarin, Lukas langsung meminta pada Marvis agar membelikan makanan untuk Nayna. Lukas berharap Saka segera sembuh karena dia harus menyelesaikan masalahnya dengan orang itu.Sejak kemarin sampai sekarang, orang-orang itu terus menerus menghubungi Lukas mungkin karena Lukas sudah membawa pergi anak buahnya. Bukan itu saja Lukas juga sudah menyelamatkan Saka, mungkin orang itu kesal pada Lukas.Tapi Lukas t

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status