Share

Tak Pernah Menduga

Author: Chani yoh
last update Last Updated: 2026-02-05 23:15:16

Senyum tipis terbit di bibir Huggo. Thea mengira godaannya sudah menang.

Tapi lalu telinganya seakan menangkap hal yang sulit dipercaya.

“Sementara aku mandi, lebih baik kamu mengambil laptopku, lalu rapikan file-file dalam laptopku. Pisahkan mana yang merupakan file rancangan tahun ini. Mana yang tahun 2025, lalu 2024 dan seterusnya.

Begitu aku selesai mandi, aku harap semua sudah selesai dan rapi.”

Thea mengerucutkan bibirnya seraya merajuk lebih kuat lagi. “Itu sih kerja rodi!”

Dia mengira H
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Salah Kirim Video, Pak Boss Jadi Tergoda   Satu Resort

    “Oh ... ternyata hanya mau tinggal gratis,” cibir Huggo dalam candaan yang tidak dia tunjukkan.“Iya dong ... apalagi kalau kamu owner nya sudah pasti aku minta kamar seperti ini sebagai fasilitas jabatanku sebagai manajer. Hahahha.”Thea mengira Huggo akan mencibirnya lagi, atau setidaknya mengeluhkan pemikirannya yang curang.Tapi Huggo malah mengangguk-angguk. “Ya ... tidak masalah. Akan kupikirkan. Idemu ini sangat bagus.”“Benarkah?” tanya Thea yang terkejut dengan reaksinya. Dia sampai berlari menghampiri Huggo hanya untuk bertanya ini.“Iya. Kenapa kamu tidak percaya?”“Waaah! Aku percaya dan semoga diwujudnyatakan secepatnya.”“Secepatnya?” Kali ini Huggo memicing padanya.“Iya! Secepatnya!”“Kau sudah bosan kah menjadi sekretaris plus-plusku? Karena kalau kamu menjadi manajer di sini, itu berarti kamu tidak lagi menjadi sekretarisku.”“Heheheh. Bukan bosan, tapi kan setiap orang pastilah mengharapkan masa depan yang lebih baik. masa aku menjadi sekretaris terus? Aku pun berha

  • Salah Kirim Video, Pak Boss Jadi Tergoda   Keterpukauan Thea

    “Lihat ini! Tebakanmu benar. Dia menghadiri pesta yang sama dengan kita.”Thea menunjukkan postingan Shania dan itu sukses membuat Huggo mengernyit.“Darimana kamu mendapatkan medsosnya?”“Oh ... aku kan sekretaris plus-plus mu. Sudah tentu aku secanggih mesin pelacak luar angkasa!”Tatapan sengit Huggo menjadi sahutannya meskipun sebenarnya dia mau tertawa akan jawaban Thea.Lalu dia mengambil waktu sejenak membaca postingan Shania. Dan dia menyeringai saat mengembalikan ponsel Thea.“Begitu saja? Apa tidak ada komen?” tanya thea penasaran.“Mau komen apa memangnya?”“Ya, apa kek?”Huggo pun berdecak. Karena mereka saat ini sudah mendarat dan sedang menuju pintu keluar, Huggo pun berbicara sambil jalan.“Begini ya ... dia mantanku. Bagiku, apa yang sudah kutinggalkan tidak akan aku tolah-toleh lagi. Jadi, apapun yang kamu tunjukkan padaku tentang dia ... no comment.” “Ohhh ... begitu ...” Thea terlihat berbinar di kedua matanya. Lalu dia sedikit cemberut. “Tidak seru!”Kekehan Huggo

  • Salah Kirim Video, Pak Boss Jadi Tergoda   Di Pesawat Lain

    Shania benar-benar seperti seseorang yang menampung kekesalan yang tak tertahankan di bahwa lehernya sampai-sampai dia terlihat seperti memiliki double chin.Pun tanpa sadar cuping hidungnya kembang kempis.Tapi dia masih belum menyerah.“Huggo ... kenapa kamu sekarang menjadi seperti ini? Kamu sangat frustrasi kah sampai-sampai tidak memikirkan lagi nilai dan norma dalam sosial masyarakat?Kamu bersama istri orang. Itu sama saja perselingkuhan! Lagipula, aku yakin kamu hanya akan menjadi mainannya saja.Sudah pernah kubilang bukan bahwa suaminya itu adalah tetanggaku. Dan aku tahu rumah mereka sangat mewah. Bahkan paling mewah di kompleks perumahanku itu.Aku tahu kamu sudah sukses sekarang, tapi dengan profil suaminya yang seperti itu, aku tidak yakin dia bersedia melepaskan suaminya hanya untuk bersamamu!”Selesai Shania berbicara dengan menggebu-gebu, baik Thea maupun Huggo terdiam seribu bahasa.Tapi itu hanya untuk sejenak.Lalu Huggo emnarik napasnya dalam-dalam. Setelah itu di

  • Salah Kirim Video, Pak Boss Jadi Tergoda   Kami Sama ...

    Penerbangan hanya memakan waktu sekitar 4 jam.Tapi dari menit pertama pesawat lepas landas, Shania sudah merasa ingin segera melepas safety belt dan mendatangi Thea dan Huggo.Emosinya begitu meletup-letup dalam dada.Dia terbayang-bayang bagaimana Thea berjalan di samping Huggo dengan pria itu memeluk pinggang Thea.Shania tidak rela! Apalagi Huggo tampak begitu gagah dan tampan.Sangat jauh jika dibandingkan Erick!Lebih dari itu, dia muak dan jijik terutama pada Thea, dan merasa bersimpati pada Huggo.Baginya Thea tak lebih dari istri serakah yang tidak setia.Istri yang merayu laki-laki lain. Lebih buruk lagi, merayu boss-nya sendiri.Kurang apa dia sebagai istri? Sudah memiliki suami kaya raya, tapi masih juga merayu boss-nya. Apakah suaminya yang memiliki rumah termewah di perumahan mereka masih tidak cukup memuaskan untuk Thea?Hah! Sungguh wanita tidak tahu bersyukur!Rasanya Shania ingin mencabik-cabik Thea.Atau... akan lebih memuaskan lagi jika dia bisa menunjukkan pada Hu

  • Salah Kirim Video, Pak Boss Jadi Tergoda   Kebanggaan

    Thea mematung di tempatnya. Darahnya bagai membeku mendengar pertanyaan penuh selidik Huggo. Lidahnya pun kelu. Tapi dia tak bisa membiarkan semua ini. Thea memaksa dirinya untuk menjawab sekalipun otaknya buntu. "Gelasku? Ad- ada dong. Tentu saja ada.""Mana?" Tanya Huggo lagi dengan wajah suram. Sebenarnya dia tidak mencurigai Thea. Hanya saja dia kesal melihat Thea turun dari tempat tidur setelah dia tidur. "It- itu... Sudah kucuci!"Huggo spontan mendengus, meski tidak ada maksud mencurigai Thea. Setelah itu dia pun berbalik untuk kembali ke kamar. "Cepatlah tidur. Jam tidur jangan malah bergadang. Atau kalau memang suka sekali bergadang, aku akan atur lembur untukmu sepanjang bulan ini.""Apa? Jangan dong!"Thea langsung bangun untuk menyejajarkan langkahnya dengan Huggo. Tak lupa dia membawa ponsel yang disembunyikannya tadi.---Hari keberangkatan pun makin dekat. Bukan hanya Thea dan Huggo yang mempersiapkan diri untuk berangkat ke desa kecil tempat penyelenggaraan perni

  • Salah Kirim Video, Pak Boss Jadi Tergoda   Kemunculan Tiba-tiba ...

    Untuk ke sekian kalinya, Thea hanya bisa tertawa hambar. Di saat seperti ini, Hudson malah mengharapkan keintiman dengannya.Padahal dia sudah tidak menginginkannya lagi.“Ya, Hudson, tolong sampaikan maafku pada ayahmu. Gara-gara aku, kita tidak bisa mewakilinya.”“Hmm.”Hudson terdiam sejenak di ujung telepon. Sedangkan Thea memaksimalkan kewaspadaannya dengan menatap ke arah pintu. Dia menggunakan dapur sebagai tempatnya untuk menelpon Hudson.Sangat berharap Huggo tidak terbangun sama sekali.Tapi lalu Hudson berkata lagi. Hal yang sangat diluar ekspektasinya. “Ya ... sudahlah. Mau bagaimana lagi. Mertuamu pasti mengerti. Hanya saja aku yang sedih, harus menghadiri acara itu seorang diri.”“Apa? Kamu tetap hadir?” Thea terkejut bukan main.Hudson pun terkejut mendengar respon Thea. “Tentu saja aku tetap hadir meskipun seorang diri.”“Oh ...”Ya ampuuuun ... bagaimana ini?Thea meringis di dalam hatinya.Apa lagi yang harus dia katakan demi bisa membujuk Hudson untuk tidak hadir?“

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status