LOGINArumi Atmodjo seorang wanita muda yang sedang menghitung hari Pernikahannya dan merasa mimpi hidupnya akan segera tercapai, Namun, langit runtuh dalam semalam ketika ayahnya, Pak Broto, terjerat skandal korupsi besar yang membuat seluruh aset keluarga terancam disita. Dlm keputusasaan untuk menyelamatkan harta dan menghindari kemiskinan mendadak, Pak Broto melakukan langkah gila yang tidak masuk akal bagi Arumi: ia dipaksa menikah secara rahasia dengan Pak Darman, seorang pria tua miskin yang sudah puluhan tahun bekerja sebagai tukang kebun di rumah mereka. Pernikahan ini semata-mata sebagai tameng hukum agar aset-aset berharga bisa dialihkan atas nama Pak Darman seseorang yang dianggap bersih dan tidak dicurigai oleh pihak berwenang.
View More"Rapatnya selesai lebih cepat karena aku menekan mereka habis-habisan. Aku merindukanmu, jadi aku langsung pesan tiket pesawat pertama untuk pulang," kata Kevin dengan nada yang tidak biasanya, ia tampak sangat bersemangat.Malam itu, Kevin bersikap sangat berbeda. Dia yang biasanya langsung sibuk dengan urusan kantor, kali ini justru terus menempel pada Arumi. Saat Arumi hendak masuk ke kamar mandi untuk membersihkan diri, Kevin mengikutinya dari belakang."Arumi, biarkan pelayan saja yang mengurus pakaian kotor itu. Sini, duduklah sebentar bersamaku," pinta Kevin sambil menarik tangan Arumi ke arah tempat tidur.Kevin merebahkan kepalanya di pangkuan Arumi, sebuah gerakan manja yang sangat jarang ia lakukan. Arumi terpaksa mengusap rambut suaminya dengan lembut, meskipun pikirannya masih tertinggal di teras rumah Pak Darman. Ia merasa sangat canggung. Hanya beberapa jam yang lalu ia bersandar di bahu pria tua di desa, dan sekarang suaminya yang sah sedang mencari perhatian di pangku
"Terima kasih untuk teh dan ceritanya, Pak. Saya merasa jauh lebih baik sekarang," kata Arumi.Pak Darman mengantar Arumi sampai ke depan pagar kayu. Tidak ada lagi pelukan yang penuh nafsu, hanya sebuah jabat tangan erat yang penuh rasa hormat. Namun, saat Arumi hendak melangkah pergi, Pak Darman membisikkan sesuatu yang membuat Arumi tertegun."Jaga diri baik-baik, Non. Akal sehat Non adalah pelindung Non, tapi hati Non adalah penunjuk jalan. Jangan biarkan orang lain memadamkan cahaya di mata Non."Arumi mengangguk, lalu berjalan perlahan menuju mobil yang sudah menunggunya. Dia merasa tenang, namun ketenangan itu sedikit terusik saat dia melihat sebuah mobil hitam misterius yang tadinya terparkir di ujung jalan kini mulai menyalakan lampu mesinnya saat mobil Arumi mulai bergerak.Arumi melangkah perlahan menuju mobil yang sudah menunggunya di bawah pohon besar. Sebelum membuka pintu, ia sempat menoleh sekali lagi ke arah rumah kecil itu. Ia melihat Pak Darman masih berdiri di depa
Arumi tersentak kecil. Bayangan wajah Kevin yang sedang bekerja di Surabaya, bayangan statusnya sebagai Nyonya Adiwangsa, dan kenyataan bahwa kontrak pernikahan mereka sudah lama berakhir, mendadak muncul seperti pagar yang tinggi. Dia sadar bahwa sekarang mereka bukan lagi suami istri, bahkan secara rahasia sekalipun. Apa yang sedang dia lakukan ini adalah sebuah pengkhianatan yang sangat nyata."Pak... tunggu sebentar," bisik Arumi sambil memegang tangan Pak Darman yang mulai meraba ke arah atas.Pak Darman menghentikan gerakannya. Dia menjauhkan wajahnya sedikit, menatap Arumi dengan tatapan yang penuh tanya namun tetap sabar. "Ada apa, Non? Apa Bapak terlalu kasar?""Bukan, Pak. Bukan itu," Arumi membalikkan badan, menatap Pak Darman dengan mata yang berkaca-kaca. "Saya... saya mendadak takut. Kita sekarang bukan siapa-siapa lagi, Pak. Saya istri orang. Saya takut kalau saya kebablasan, saya tidak akan bisa kembali lagi ke hidup saya yang dulu."Arumi mencoba merapikan pakaiannya
Arumi masuk ke ruang ganti dan menutup pintunya. Dia mengambil ponsel rahasianya dengan tangan gemetar. Dia sangat ingin menelepon Pak Darman, hanya untuk mendengar suara parau yang menenangkan itu. Arumi meraba perut dan dadanya sendiri, merasakan sensasi panas yang tidak tersalurkan. Dia mengingat betapa nikmatnya saat Pak Darman bergerak cepat di dalam dirinya, memberikan rasa sesak yang membahagiakan."Kenapa hidupku jadi begini," bisik Arumi sambil menahan tangis.Dia merasa tersiksa. Di satu sisi dia adalah istri terhormat yang harus menjaga martabat, namun di sisi lain, dia adalah wanita yang sedang kelaparan akan cinta yang nyata. Kehidupan kota yang gemerlap ini tidak bisa memberikan kehangatan yang ia dapatkan dari pelukan seorang pria tua di pinggiran desa. Gairah yang menumpuk itu kini menjadi beban yang sangat berat bagi Arumi.Malam itu, Arumi tidur di samping Kevin yang sudah mendengkur halus. Di dalam mimpinya, dia kembali ke kamar kayu di desa. Dia merasakan tangan Pa
Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.