Mag-log in“Apa ini? Kau pasti bercanda!“ Su Yingpei tampak menahan amarahnya saat menatap Yuan Ze berdiri di hadapannya dengan penuh percaya diri. “... Tidak mungkin anak kecil seperti dirinya bisa membawa seorang pemuda yang ukuran tubuhnya jauh lebih besar darinya apalagi, dia membawanya dari tempat bekas peperangan!“ Yuan Ze menghela nafas sembari melipat tangannya. Dia mengangkat satu alisnya pada Su Yingpei sebelum ia menjelaskan, “... Siapa yang bilang kalau aku berjalan dari tempat bekas peperangan itu menuju Sekte Pedang awan? Tidak ada yang bilang kan? Kau tidak tahu ada cara termudah untuk menyelamatkan nyawa Tuan muda Su sebelum tubuhnya berubah menjadi seperti mayat hidup.“ Yuan Ze memberi jeda sejenak kemudian ia mencekik, menunjukkan seekor ular hijau pemberian Xuan She ke hadapan Su Yingpei yang masih mencoba mencerna apa yang diucapkannya. “... Dewa Ular! Aku meminjam kekuatannya untuk menyelamatkan mu! Kau mungkin tidak akan menyangka Dewa Ular juga turut serta menyelamatkan
Pada dasarnya, kekuatan yang bisa memurnikan kekuatan iblis yang merasuki tubuh manusia, hanya dimiliki oleh Dewa Ular seorang. Pada zaman dahulu, Dewa Ular pernah mewariskan kekuatannya pada seseorang saat gelombang perang antara iblis dan manusia mulai pasang. Dewa Ular mengajarinya pada manusia agar mereka bisa saling melindungi. Sayangnya, Dewa ular hanya melakukannya di wilayah Sekte Menara langit, yang ada di kota Ling Tai. Semakin lama, jurus itu menjadi jurus turun-temurun dan dirahasiakan oleh Sekte Menara langit sebagai senjata mereka. Yuan Ze yang saat itu masih muda ketika Dewa Ular terdahulu masih hidup menyesal karena tidak mempelajarinya. Dia terlalu sibuk memimpin pasukan perang dan memutar cara agar bangsa iblis bisa kembali ke tempat mereka. Saat menggunakan jurus itu pada seseorang, Dewa Ular terdahulu bisa melakukannya dalam waktu singkat namun, karena Dewa Ular yang sekarang masih tergolong muda dan baru, ia bisa melakukannya dalam waktu satu sampai dua hari hing
“Hei! Bocah bodoh! Apa yang kau lakukan?! Kau bisa mati!“ Yuan Ze langsung membenarkan posisi Mo Ran agar dia bisa mengalirkan energi spiritualnya ke dalam tubuh Mo Ran. Yuan Ze tahu kalau ini semua sia-sia tetapi, di sisi lain ia tidak bisa meninggalkan maupun membawa Mo Ran pada seorang tabib karena waktunya tidak akan cukup. Di saat kepanikan itu melanda Yuan Ze, dari arah belakang seseorang terdengar sedang berjalan ke arahnya sambil berkata, “... Percuma saja kau melakukan sesuatu untuknya. Karena tidak ada obat atau penawar yang bisa menetralkan racunnya. Haha! Semua yang kau lakukan akan sia-sia!“ ucapnya angkuh.Sementara laki-laki itu berbicara, Yuan Ze masih sibuk mengurus Mo Ran yang tak sadar sadar. Ia melakukan segala cara untuk nyawa seseorang yang seharusnya menjadi kakak pertama selama ia berada di Sekte. Yuan Ze masih sibuk berlagak seolah ia sedang mencari cara untuk mengobatinya dan melakukan segala hal yang bisa membuat racunnya berhenti menyebar ke seluruh tubuh
“Apakah sekarang mereka sedang latihan angkat beban? Mereka tampaknya belum terbiasa dengan latihan yang diberikan Xiao Ruo.“ ucap Yue Fei, melihat dari balik jendela ruangan ketua sekte ketika para murid di lapangan sana sedang berlatih mengangkat tumpukan batu di dalam karung dan Yuan Ze meminta mereka memapahnya naik dan turun tangga. Tentu saja yang terakhir akan mendapatkan hukuman. “Sepertinya dia bersungguh-sungguh ingin melatih talenta murid sekte. Yah, lagipula Sekte ini memang dibangun oleh Dewa bumi kan?“ lanjut Jian Yu yang tampak sedang menyeruput teh di mejanya. Dalam perbincangan santai itu Zhao Yu tiba-tiba menghela nafasnya. “... Sepertinya aku merasa kalau aku harus melakukan sesuatu nanti. Cincin yang kuberikan padanya tampaknya tidak akan bertahan lama lagi setelah kejadian semalam.“ keluhnya sambil menyeruput tehnya. “Hei! Kenapa kalian santai begitu?“ Han Feng dengan wajah suramnya, menatap ketiga orang itu dengan kerutan di dahi dan kantong mata yang tebal. “
Bertahun-tahun lalu, Padang Xinxi adalah Padang yang di penuhi oleh rumput. Beberapa orang sering memilih tempat tersebut untuk beristirahat bahkan Yuan Ze pernah beristirahat di sana bersama dengan dua makhluk yang ia temukan baru-baru ini. Namun, sekarang Padang Xinxi yang lembut dan beraroma embun itu telah hilang. Digantikan oleh gundukan daging dan tulang dari mayat-mayat pasukan sepuluh kerajaan yang belum dimakamkan. “Kenapa suasananya masih terlihat sama seperti awal-awal aku meninggalkannya? Apakah tidak ada kultivator lain yang mengurus mayat-mayat mereka?“ Dengan menggunakan jurus teleportasi yang hanya bisa digunakan oleh seorang Dewa, Yuan Ze sampai di tempat bekas peperangan hanya dalam sepersekian detik dan memperhatikan pemandangan yang bisa merusak mata. Ribuan mayat masih berada di tempat kematian mereka dan sudah membusuk, nyaris saling menyatu dengan mayat yang lain. Aroma busuk membuat udara di sekitarnya menjadi hitam dan berkabut bahkan tanah yang saat ini ia
“Akh! Badanku sakit semua karena dipukuli makhluk aneh itu.“ “Aku merasa ini sudah keterlaluan.“Seluruh murid sekte kembali ke asrama mereka dengan wajah babak belur meski beberapa dari mereka ada yang selamat. Semua orang di sana sibuk merapikan diri mereka dari debu dan bersiap tidur. Namun, sampai saat ini, setelah latihan selesai, mereka tidak lagi bertemu dengan Yuan Ze. “Kira-kira kemana anak itu? Bagaimana dia bisa memiliki kekuatan sebesar itu? Hei! Kakak pertama! Apa kau tidak curiga kalau dia itu penipu?“ ucap salah satu murid ketika Mo Ran sedang merapikan pakaiannya. Mo Ran terdiam sejenak. Dia mulai merasa kalau kekuatannya memang tidak sebanding dengan Yuan Ze yang bahkan berhasil mementalkan para murid padahal dia sama sekalian tidak menggerakkan seujung jari pun. Di sisi lain, dia juga menggunakan jurus yang membuat tubuhnya mengecil untuk menghemat kekuatan spiritualnya sementara, jurus seperti itu hanya bisa dilakukan oleh seseorang yang tingkatannya sudah setara







