Home / Urban / Sang Dewa Perang Terkuat / 139. Can You Do It Now?

Share

139. Can You Do It Now?

Author: Zila Aicha
last update Petsa ng paglalathala: 2025-07-13 21:01:34

James Gardner, who did not want to look happy, replied briefly, "You are right, Your Majesty."

Xylan Wellington nodded back and was silent for a moment.

Seeing Xylan's eyes that still showed anxiety, James immediately spoke, "Don't worry about anything, Your Majesty. Everything will definitely be under control."

Xylan leered and then smiled faintly, "Of course. I have you by my side, so ... what am I worried about?"

James almost fell over when he heard that.

Oh, he wasn't used to hearing compli
Patuloy na basahin ang aklat na ito nang libre
I-scan ang code upang i-download ang App
Locked Chapter
Mga Comments (1)
goodnovel comment avatar
Zila Aicha
Hai, Readers. Mohon maaf part ini ada kesalahan. Besok akan segera diganti isinya ya. Mohon pengertiannya. Terima kasih. "_"
Tignan lahat ng Komento

Pinakabagong kabanata

  • Sang Dewa Perang Terkuat    Author's Note

    Halo, Zila di sini lagi.Terima kasih yang sudah menuliskan komentar di author’s note sebelumnya. Saya hanya bisa membuat lima bab untuk tambahan bab ini. Semoga suka dengan isi dari bab-bab tambahan ini.Sekali lagi, saya ucapkan banyak terima kasih telah menunggu cerita ini tapi inilah bab terakhir yang bisa saya tulis.Jika berkenan, para pembaca bisa mampir ke buku-buku lain saya seperti “Si Hebat Jack Morland”, “Kembalinya sang Pewaris” atau “Sang Miliarder yang Tersembunyi”.Sampai jumpa lagi, Pembaca TersayangDengan penuh cinta,Zila Aicha

  • Sang Dewa Perang Terkuat    Extra Bab 5

    “Aku mengundang semua peserta kompetisi, tidak terkecuali Jimmy Sealand.” Keen menjawab dan tiba-tiba saja berpamitan kepada teman-temannya karena dipanggil oleh ayahnya. Jimmy yang datang sendirian berdehem pelan ketika berpapasan dengan Kharel dan yang lainnya. “Selamat atas penobatanmu.” Kharel berkata untuk memecah suasana yang agak canggung. Jimmy langsung menanggapi, “Terima kasih, Putra Mahkota Kerajaan Ans De Lou. Tapi ….”Pria itu berhenti berbicara dan tiba-tiba saja menjadi ragu. Niall yang melihatnya pun bertanya, “Kau belum siap menjadi raja?”Jimmy tersenyum masam. “Tentu saja. Masih banyak yang ingin aku lakukan, tapi … jika aku tidak naik tahta, bisa saja terjadi pemberontakan.”“Pemberontakan? Kenapa kau bisa yakin seperti itu?” Richard tiba-tiba saja menjadi tertarik. Jimmy menghela napas panjang, “Menurutmu mengapa aku bisa dikirim ke kompetisi waktu itu? Itu … bukan karena aku yang ingin tapi perdana menteri kerajaanku menginginkan aku mati agar tak ada yang b

  • Sang Dewa Perang Terkuat    Extra Bab 4

    Hari keempat berada di Kerajaan De Kruk, para prajurit yang berasal dari Kerajaan Ans De Lou itu tiba-tiba saja mendapat kabar yang mengejutkan. “Aku masih terlalu terkejut mendengar kabar ini,” Kharel menggelengkan kepalanya.Elliot mengangguk setuju, “Di kompetisi dia masih sering merengek. Bagaimana bisa dia akan menikah minggu depan?”“Dia … pastilah menikah bukan karena keinginannya,” Gale menyahut sembari menikmati pemandangan menakjubkan yang terhampar di depannya. Saat itu mereka semua sedang berada di sebuah istana khusus Richard yang baru selesai dibangun minggu lalu. Richard membuat mereka menjadi tamu pertama yang memasuki istana pribadinya. Richard yang baru saja selesai menandatangani beberapa dokumen itu ikut berkata, “Kudengar Kerajaan Ordanta memang memiliki masalah dan … mereka harus bekerja sama dengan kerajaan tetangga mereka.”“Tapi … aku tetap tidak pernah menduga kalau Keen akan menjadi adik ipar First Kiansa. Astaga! Aku hampir menganggap ini sebuah lelucon

  • Sang Dewa Perang Terkuat    Extra Bab 3

    Kerajaan De Kruk “Astaga! Kau … benar-benar menunggu kedatangan dia ya!” Tatiana bertanya pada putranya yang saat ini berdiri di menara sambil mengawasi bagian lapangan yang biasanya akan digunakan pesawat setiap pengunjung dari kerajaan lain untuk mendarat.Richard menoleh ke arah ibunya, “Dia teman pertamaku, Ibu. Tapi … bukan hanya dia, aku juga menunggu yang lainnya.”Tatiana tersenyum melihat putranya yang kini lebih banyak tersenyum cerah.Bertahun-tahun sebelumnya dia tak pernah melihat putranya tersenyum bahagia seperti itu dan hal ini dikarenakan dirinya. Dia bukanlah seorang ibu yang baik dan dia bahkan sering kali tidak memikirkan perkembangan Richard.Namun, begitu putranya itu pergi ke kompetisi itu, dia menyadari semuanya. Dia begitu sangat takut jika putranya tak kembali.Dia pun berjanji kepada dirinya sendiri dia akan berubah dan berusaha menjadi sosok ibu terbaik baginya. Mungkin semuanya memang terlambat tapi dia begitu bahagia karena ternyata dia masih diberikan

  • Sang Dewa Perang Terkuat    Extra Bab 2

    Satu minggu setelah rahasia besar dari kompetisi itu terbongkar yakni seperti mengenai perdagangan manusia dan penculikan besar-besaran yang dilakukan oleh Gregory Brown terhadap banyak warga negara dari seluruh kerajaan Dataran Exclessy, pria tua itu akhirnya dijatuhi hukuman mati. Pihak Kerajaan Ans De Lou sempat mengajukan tuntutan agar pria itu tidak dihukum mati. Tetapi, dikarenakan hanya mereka saja yang menginginkan Gregory Brown dipenjara saja dan dituntut ganti rugi yang cukup banyak, pengadilan tinggi di Dataran Exclessy menolak usulan dari Kerajaan Ans De Lou.Gregory Brown dipenggal dua hari setelahnya. Seluruh staf di Perserikatan Kerajaan-Kerajaan diselidiki secara menyeluruh dan ketika mereka terbukti bersalah mereka pun dijatuhi hukuman.Akan tetapi, jika mereka terbukti dipaksa melakukan semua itu maka mereka akan dibebaskan dan dikembalikan ke kerajaan mereka masing-masing.Setelah semuanya mulai kembali secara normal, seluruh kerajaan di Dataran Exclessy tersebut m

  • Sang Dewa Perang Terkuat    Extra Bab 1

    Kerajaan Ans De Lou Hanna Wellington berlari-lari kecil menuju ke arah lapangan utama istana dengan begitu bersemangat. “Yang Mulia, tolong jangan berlari!” seorang pelayan pribadi sang putri mengingatkan. Gadis muda itu melihat ke arah keliling mereka dan khawatir bila ada pelayan dari Ratu Helen yang melihat hal itu. “Aku ingin jadi orang yang pertama tiba di sana.” Hanna menjawab tanpa berhenti berlari. Sang pelayan pribadi hanya bisa mendesah lelah sambil menyusulnya.Tetapi, ketika mereka baru sampai setengah perjalanan, Hanna tiba-tiba saja menghentikan langkahnya.Sang asisten terbelalak kaget melihat Helen Corsh berjalan sama dengan Angelica Wellington dari arah kanan. Hanna pun berjalan menuju ke arah ibunya, “Selamat siang, Ibu.”“Kau … begitu gembira ya melihat sepupumu itu akan pulang?” Helen bertanya dengan nada dingin.“Tentu saja, Ibu. Putra Mahkota kembali dalam keadaan selamat. Para prajurit lain juga-”“Jangan terlalu senang! Kau-”“Cukup, Ibu. Jika ayah sampai

  • Sang Dewa Perang Terkuat    61. Melaporkan Mereka?

    Riley tidak membalas dan malah segera berjongkok untuk memeriksa luka Warren. Begitu Riley memegang kaki Warren yang masih meneteskan darah itu, Warren seketika meringis, "Oh, apa kau sedang menambah penderitaanku?"Sekali lagi Riley tidak membalas perkataan temannya itu dan malah menoleh ke arah Dea

    last updateHuling Na-update : 2026-03-22
  • Sang Dewa Perang Terkuat    49. Apa Rencanamu?

    "Ya, tapi ... tidak sampai melukai mereka, hanya menaklukkan mereka dengan mengambil pin mereka," Riley menjelaskan.Alen yang mendengar hal itu mengerutkan kening dan segera bertanya, "Pin? Pin apa maksudmu?"Riley pun menjawab, "Pin yang akan dipakai oleh sebagian calon prajurit."Warren Clay yang ma

    last updateHuling Na-update : 2026-03-22
  • Sang Dewa Perang Terkuat    42. Dia Tidak Bercanda!

    "Apa yang kami lakukan selama ini menjadi sia-sia."Namun, Greg hanya mengangkat tangan, meminta mereka diam kembali. Pria paruh baya yang masih terlihat sangat bugar di usianya yang telah mencapai lebih dari setengah abad itu berujar, "Aku tidak menerima protes. Bagi kalian yang tidak setuju, kalian

    last updateHuling Na-update : 2026-03-22
  • Sang Dewa Perang Terkuat    53. Mereka Belum Datang

    Rowena ingin sekali menolak, tapi gadis itu tak bisa melakukan hal itu lantaran dia sudah dipaksa keluar dan diantar menuju ke kediamannya oleh sejumlah prajurit atas perintah sang raja."Oh, ini menyebalkan!" gadis muda itu menggerutu ketika dia memasuki kediamannya.Dia memasang wajah cemberut, seka

    last updateHuling Na-update : 2026-03-22
Higit pang Kabanata
Galugarin at basahin ang magagandang nobela
Libreng basahin ang magagandang nobela sa GoodNovel app. I-download ang mga librong gusto mo at basahin kahit saan at anumang oras.
Libreng basahin ang mga aklat sa app
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status