LOGINPetir, sesuatu yang paling ditakuti, dan paling dihindari oleh setiap manusia. Namun bagaimana kalau petir itu menjadi satu kekuatan yang dicari oleh orang-orang yang inginkan kekuatan itu. Petir itu, jatuh ke tangan pemuda yang memiliki trauma yang panjang. Bagaimana anak muda itu akan tanggapi itu? Bagaimana dia akan bertahan?
View MoreIblis Son Chong kaget dengan kehadiran orang yang tidak dia kenal itu. Bahkan dia tidak tahu kapan orang itu ada di sana, kapan dia datang, dan dari mana dia datang, iblis Son Chong tak tahu.Tapi, iblis Son Chong merasakan tubuhnya bergetar hebat karena kekuatan dari orang itu.Tangannya yang sudah akan menebas putus kepala Arya dia tarik kembali, dan matanya menunjukkan rasa takut pada sosok yang berpakaian biru cerah dan melayang di atas udara itu.Dengan ringan lelaki itu turun dari udara, dan mendarat di dekat Arya."Kau tidak apa-apa, Arya?" ucap pemuda yang seumuran dengan Arya."Kau siapa?" tanya Arya."Kita usir dulu dia. Baru kita bicara," jawab pemuda itu."Dia tangguh. Sangat tangguh," kata Arya."Tidak. Dia tidak setangguh itu," kata pemuda itu."Kau akan kalah, jadi pergilah dari sini," usir pemuda yang baru datang itu."Lancang. Apa kau pikir aku akan takut?"Hiatttttt.Iblis Son Chong yang yakin pada kemampuan yang dia miliki menyerang orang misterius itu.Tappppp.Den
"Bagaimana mungkin?" kata Arya tidak percaya.Tepat saat Arya yakin kalau iblis Son Chong sudah terluka parah, pada saat itulah iblis yang merupakan putra kaisar iblis berdiri dan menunjukkan jika dia tidak alami luka apa pun."Bagaimana semua itu bisa terjadi?" ucap Arya."Kenapa? Apa kau belum yakin kalau kau tidak akan mampu membunuhku?" kata iblis Son Chong."Tidak mungkin. Kau pasti akan aku bunuh," kata Arya tetap pada jawaban awalnya."Bodoh. Sebaiknya kau menyerah saja dan berikan tubuh petir pada diriku," kata iblis Son Chong."Tidak akan pernah. Aku bukan milikmu, dan aku tercipta hanya untuk membunuhmu!""Lakukan jika kau mampu. Tapi itu jika kau masih memiliki kesempatan," kata iblis Son Chong.Iblis Son Chong menyentuh gagang pedang iblis, dan menatap Arya dengan mata yang tajam."Saatnya aku pastikan tubuhmu itu akan jadi milikku," kata iblis Son Chong.Begitu dia mengatakan itu, tangannya menarik pedang iblis dari sarungnya. Dan aura pekat iblis semakin kuat keluar dari
Suasana istana kerajaan Lingga kini penuh dengan aura yang menakutkan, itu dikarenakan dua tenaga dalam berbeda golongan sedang bergesekan beradu di udara.Tidak hanya itu, alam juga ikut jadi saksi akan terjadinya duel yang hebat antara dua pendekar beda generasi itu."Semuanya. Segera tinggalkan tempat ini. Biarkan kami disini hanya berdua saja!" teriak Arya.Teriakan Arya itu diisi dengan tenaga dalam yang besar, sehingga suara terdengar hampir di seluruh penjuru kerajaan itu."Kau sabar menunggu sampai mereka semua pergi, bukan?" kata Arya pada iblis Son Chong."Tidak apa-apa. Aku tidak akan membunuh satu manusia pun, sebelum aku membunuhmu!" kata iblis Son Chong."Bagus kalau begitu!""Lagian aku ingin kau bertarung sepenuh tenaga, tanpa ada yang halangi dirimu. Jika manusia-manusia itu ada disini, aku yakin perhatianmu malah akan teralihkan," kata iblis Son Chong lagi."Apalagi yang kalian tunggu! Segera tinggalkan wilayah istana ini!" teriak Arya.Barulah semua orang sadar kala
Di sebuah markas yang jauh dari negeri kerajaan Lingga, seorang lelaki dengan pakaian hitam bersemedi panjang untuk menemukan kekuatan yang lebih tinggi yang dia inginkan.Lelaki itu terlihat masih berusia tujuh puluhan tahun, tapi sesungguhnya usianya sudah lebih dari tiga ratus tahun.Saat semedi itu, dia merasakan ada kekuatan energi yang sangat besar, kekuatan maha kuat yang membuat dia hentikan semedinya itu."Ini dia yang aku tunggu. Akhirnya dia menujukkan dirinya," ucap lelaki itu.Mata lelaki tua itu berbinar karena merasakan kekuatan dari energi dari tempat yang sangat jauh."Tubuh petir itu akan jadi milikku. Dan aku akan menjadi yang terkuat di seluruh alam semesta ini mengalahkan Jaka Srenggi," ucapnya.Dia berjalan, dan tekanan dari tubuhnya mengeluarkan hawa yang menakutkan. Sungguh kekuatan yang sangat mengerikan."Tidak lama lagi, dia akan jadi milikku," katanya lagi.Dia keluar dari ruangan semedinya, dan pandangan matanya tajam melihat keluar."Aku tidak butuh semua
"Apakah kau ingin melanjutkan pertarungan yang tidak berguna ini?" tanya Arya kepada Ketua Cut Dan."Pertarungan tidak berguna, katamu?" bentak Ketua Cut Dan, tidak suka dengan ucapan Arya.Bagi Ketua Cut Dan, pertarungan dengan Arya adalah hal yang menentukan dalam hidupnya, karena ia mempertaruhk
Arya masih berusaha untuk mempelajari jurus keempat dari Kitab Tujuh Langkah Bayangan, tapi sesuatu terjadi pada dirinya.Arya merasakan ada panggilan dari pedang Urat Petir, dan itu belum pernah terjadi sebelumnya."Apa pedang Urat Petir ingin bicara denganku?" tanya Arya.Haaaaaaaaaaa!Arya berte
Arya masih mempercepat langkahnya meskipun sudah tidak ada lagi yang mengejar dirinya. Itu Arya lakukan untuk tetap menjaga jarak dengan pendekar-pendekar yang mengejar dirinya."Aku harus mencari tempat yang aman untuk memakai pusaka ini. Jika tidak, aku tidak akan aman!" kata Arya.Arya yang saat
Ketua Run Ye dan tiga anak buah yang dia bawa dari markas Sekte Naga Hitam wilayah kota Widur sudah sampai di Danau Rawa Maut, dan memperhatikan apakah ada yang berubah di Danau Rawa Maut."Ketua Run! Apa yang harus kita lakukan untuk tahu tentang perubahan danau ini?" tanya anak buah Ketua Run Ye.
Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.
reviewsMore