Share

Permintaan Si Wawan

“Siti, apakah kamu menyukai pantai ini?” tanya Wawan sambil berhenti menyeruput minuman.

“Aku ….” Aku menundukan kepala, karena tidak memiliki jawaban yang tepat.

“Jawablah tanpa keraguan,” ucap Wawan sekali lagi.

“Aku menyukai tempat ini, tapi aku nggak tahu di mana ini. Memangnya … tempat ini di mana?”

“Sebenarnya, aku mengajakmu jalan-jalan sebentar di tempat ini. Aku akan mengatakan. Sebelumnya, aku memintamu untuk menutup kedua bola mata.”

“Memangnya ada apa?” Aku mengernyitkan dahi. Tiba-tiba saja salah satu tangannya menyentuh punggung tanganku. Terasa dingin. Kumiringkan kepala untuk melihat sinar dari bola matanya yang kian aneh. Bukan aneh menyeramkan, tetapi sinar bening bak mutiara yang membuat perasaanku semakin kagum.

“Hey! Jangan melamun!” Lagi-lagi Wawan mengganggu kosentrasiku. Dasar Si Hantu payah! Si Hantu Wawan sama sekali tidak mengerti bahwa aku hanya memperhatikan sinar yang keluar dari kedua bola matanya. Sekara

Aiko Arawati

Intinya thank you so much and I give you positive vibes from my story. Intinya terima kasih banyak dan saya memberikan kalian vibes yang positif dari cerita saya, semoga cerita saya bisa menghibur kalian dan memberikan keberkahan. Aamiin.

| Sukai
Bab Terkunci
Membaca bab selanjutnya di APP

Bab terkait

Bab terbaru

DMCA.com Protection Status