Home / Fantasi / Sang Villainess Yang Disayang / 171. Kedatangan Tak Terduga

Share

171. Kedatangan Tak Terduga

Author: Hydragea
last update publish date: 2026-10-18 23:59:00

"Apakah Scarlett datang untuk menemui Kaisar?"

Pelayan itu tersentak. Meski hanya berlangsung sesaat, reaksi tersebut sudah cukup untuk memberikan jawaban kepada Elian.

Wanita itu menelan ludah, kemudian mengangguk kecil.

"Y-ya, Yang Mulia."

Dunia seolah berhenti berputar.

Elian membeku.

Matanya membelalak, dan untuk beberapa saat, dia bahkan lupa bagaimana caranya bernapas dengan normal.

Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Sang Villainess Yang Disayang   173. Anak Lain?

    “Aku akan tetap melaksanakan pernikahan pengikat kontrak totem itu,” lanjut Elian. “Dengan atau tanpa restu Ayah.” “Pikirkan baik-baik apa yang baru saja kau katakan.” “Aku sudah memikirkannya.” “Kalau begitu, kau benar-benar sudah kehilangan akal sehatmu!” “Mungkin menurut Ayah aku bodoh karena memilih Scarlett. Namun, aku lebih memilih menjadi pria bodoh yang hidup bersama wanita yang kucintai daripada menghabiskan seluruh hidupku menyesali keputusan yang tidak pernah berani kuambil.” Wajah Kaisar semakin gelap. Untuk beberapa saat, tidak ada seorang pun yang berbicara. Scarlett menatap Elian dengan dada sesak. Dia tidak pernah meragukan perasaan pria itu, tetapi melihatnya secara langsung seperti ini membuatnya menyadari betapa besar hal yang bersedia Elian pertaruhkan demi dirinya. Kedudukan.

  • Sang Villainess Yang Disayang   172. Ketegangan Di Istana

    Elian tidak menunggu jawaban ayahnya. Begitu melihat Scarlett berdiri di dekat meja kerja Kaisar, dia langsung melangkah tergesa ke arah wanita itu. Napasnya masih memburu setelah berlari menyusuri koridor istana, tetapi dia sama sekali tidak memedulikannya. Tatapannya menyapu wajah Scarlett, turun ke kedua tangannya, lalu kembali menelusuri sosok wanita itu, seolah-olah sedang memastikan tidak ada luka yang tersembunyi. “Scarlett, apa kau baik-baik saja?” tanyanya cepat. “Apa dia melakukan sesuatu kepadamu? Apa yang dikatakannya? Apa dia mengancammu?” Scarlett masih terkejut dengan kedatangan Elian yang begitu tiba-tiba. Dia bahkan belum sempat menjawab ketika pria itu sudah menggenggam tangannya, menatapnya dengan sepasang mata merah yang dipenuhi kecemasan. “Elian ….” Hanya satu kata itu yang mampu keluar dari bibirnya. Elian terdiam sesaat. Mendengar namanya di

  • Sang Villainess Yang Disayang   171. Kedatangan Tak Terduga

    "Apakah Scarlett datang untuk menemui Kaisar?" Pelayan itu tersentak. Meski hanya berlangsung sesaat, reaksi tersebut sudah cukup untuk memberikan jawaban kepada Elian. Wanita itu menelan ludah, kemudian mengangguk kecil. "Y-ya, Yang Mulia." Dunia seolah berhenti berputar. Elian membeku. Matanya membelalak, dan untuk beberapa saat, dia bahkan lupa bagaimana caranya bernapas dengan normal. Scarlett datang untuk menemui ayahnya? Malam ini? Secara pribadi? Tanpa memberitahunya sedikit pun? "Sejak kapan?" tanyanya cepat. "Sejak beberapa waktu lalu, Yang Mulia. Saya hanya ditugaskan untuk mengantar Nona Scarlett sampai ke gerbang istana. Setelah itu, seorang pengawal pribadi Kaisar membawanya masuk." Elian mengepalkan tangan. "Pengawal pribadi Kaisar?"

  • Sang Villainess Yang Disayang   170. Kecurigaan Elian

    Malam semakin larut ketika Elian akhirnya menyelesaikan sesi latihan bersama para prajuritnya. Keringat membasahi pelipis dan lehernya. Seragam militernya sedikit kusut setelah berulang kali memperagakan gerakan pedang, sementara rambut merah kecokelatannya tampak berantakan akibat angin malam. "Latihan hari ini selesai! Kalian boleh beristirahat. Besok pagi, aku ingin melihat peningkatan yang lebih baik dari kalian!" Kemudian menyerahkan pedangnya kepada salah seorang pengawal sebelum melangkah meninggalkan lapangan latihan. Sebenarnya, dia ingin segera kembali ke kediaman Penguasa Kota. Namun, setelah mengingat kembali percakapannya dengan Scarlett sore tadi, langkahnya justru mengarah ke kamar pribadinya di istana. 'Besok pagi aku harus menemuinya,' batinnya. Senyum tipis muncul di sudut bibirnya. Wanita itu memang selalu memiliki alasan untuk menolak permintaannya. Akan tetapi, Elian tidak pernah benar-benar bisa marah kepadanya. Bagaimanapun, Scarlett adalah Scarl

  • Sang Villainess Yang Disayang   169. Alasan di Balik Penolakan

    Kaisar Vulpisgard mengernyitkan dahi. "Apa maksudmu?" Scarlett menarik napas perlahan sebelum melanjutkan. "Apakah Elian mengetahui bahwa Yang Mulia tidak merestui hubungan kami? Dan apakah dia menerima keputusan Yang Mulia?" Pertanyaan itu membuat ekspresi sang kaisar berubah. Scarlett tidak menyadarinya. Dia masih berusaha menyusun kata-kata agar tidak terdengar seperti sedang menentang keputusan penguasa tertinggi kekaisaran. "Jika Elian memang menyetujui keputusan Yang Mulia, saya tidak akan memaksanya untuk tetap berada di sisi saya." Dia berhenti sejenak, kemudian melanjutkan dengan suara yang lebih lirih. "Saya akan menerima keputusan itu. Saya juga akan menjaga jarak darinya agar hubungan kami tidak menimbulkan masalah bagi keluarga kekaisaran." Scarlett menunduk kembali. "Jika memang itu yang Elian inginkan,

  • Sang Villainess Yang Disayang   168. Penolakan Kaisar

    Scarlett tertegun. Untuk beberapa saat, dia hanya mampu berdiri membisu di hadapan Kaisar Vulpisgard. Bibirnya sedikit terbuka, tetapi tak ada satu kata pun yang berhasil keluar. Pernyataan sang kaisar terasa begitu mendadak, seolah seseorang baru saja menyiramkan air es ke tubuhnya. Dia sudah menduga bahwa pertemuan malam ini bukanlah pertemuan biasa. Namun, dia sama sekali tidak menyangka bahwa pria di hadapannya akan secara terang-terangan menolak hubungannya dengan Elian. Yang Mulia Kaisar tidak menyetujui hubunganku dengan Elian? Scarlett menunduk sesaat, berusaha mencerna perkataan tersebut. Sementara itu, Kaisar Vulpisgard mengamati reaksinya dengan tatapan dingin. Setelah membiarkan keheningan berlangsung selama beberapa saat, dia kembali membuka mulut. "Kenapa? Kau terkejut mendengarnya?" Scarlett mengangkat wajahnya perlahan. Kaisar menyipitkan ma

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status