Share

48. Pamit

last update publish date: 2026-06-22 19:21:49

Chapter 48

Rencana Baru

Nichole berdiri di depan sebuah rumah yang berada di kawasan tenang di pinggiran Washington, jauh dari hiruk-pikuk pusat kota dan gedung-gedung pemerintahan yang selama beberapa minggu terakhir menjadi bagian dari hidup Nichole. Rumah itu tidak besar, tetapi terlihat kokoh dan terawat. Bangunan dua lantai dengan halaman kecil di depan, garasi sederhana, dan beberapa pohon tua yang membuat suasana terasa lebih tenang.

Tidak ada penjaga di depan gerbang sehingga membuatny
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Secret Service 21+   48. Pamit

    Chapter 48Rencana BaruNichole berdiri di depan sebuah rumah yang berada di kawasan tenang di pinggiran Washington, jauh dari hiruk-pikuk pusat kota dan gedung-gedung pemerintahan yang selama beberapa minggu terakhir menjadi bagian dari hidup Nichole. Rumah itu tidak besar, tetapi terlihat kokoh dan terawat. Bangunan dua lantai dengan halaman kecil di depan, garasi sederhana, dan beberapa pohon tua yang membuat suasana terasa lebih tenang. Tidak ada penjaga di depan gerbang sehingga membuatnya terkesan seperti pemiliknya adalah seseorang yang menginginkan ketenangan setelah menghabiskan sebagian hidupnya untuk bekerja demi keamanan orang lain.Nichole berhenti di depan pintu beberapa detik sebelum akhirnya mengetuk, menghela napas pelan beberapa kali karena dirinya sendiri tidak yakin mengapa ia datang. Setelah semua penjelasan dari Grayson dan mengetahui permainan besar yang terjadi di belakangnya, seharusnya ia kembali ke rumah keluarganya dan mempersiapkan kepulangannya ke Cambri

  • Secret Service 21+   47. Kebenaran

    Chapter 47KebenaranPagi itu terasa lebih berat dari biasanya, bahkan saat mereka di Baltimore atau Arlington sekalipun. Nichole duduk di dekat jendela kamar dengan beberapa jenis menu sarapan yang sejak tadi tidak disentuh, pemandangan kota Washington yang mulai ramai di bawah sana tidak menarik perhatiannya sedikit pun. Biasanya ia akan memperhatikan detail kecil di sekitarnya, memperkirakan kemungkinan, dan menyusun rencana berikutnya.Namun, pagi ini ia bahkan tidak memiliki rencana apa pun. Luka di benaknya yang disebabkan oleh kakeknya masih menganga hingga rasanya sulit menerima kenyataan bahwa selama ini ia berjuang mencari jawaban, sementara orang yang memiliki jawabannya hanya diam dan membiarkannya berjalan dalam kegelapan.Max berdiri tidak jauh dari sana, memperhatikan Nichole yang sudah hampir setengah jam duduk tanpa bergerak. Semalam, Nichole cukup lama menangis di pelukannya dan tidak berusaha menenangkan, hanya membiarkan perempuan itu meluapkan kekecewaannya dalam

  • Secret Service 21+   46. Terlalu Lelah

    Chapter 46 Terlalu Lelah Mereka meninggalkan villa dan tidak satu pun di antara mereka yang memulai pembicaraan. Nichole duduk di kursi belakang bersama Max dan sepanjang perjalanan menuju hotel, perempuan itu tidak mengucapkan sepatah kata pun. Ia hanya menatap keluar jendela, memperhatikan lampu kota Washington yang perlahan bergerak melewati pandangannya. Wajahnya muram dan di dalam benaknya merasakan beribu-ribu kekecewaan terhadap kakeknya, sementara Raymond duduk di samping Fred yang mengemudikan mobil dengan perasaan kacau yang hampir tidak bisa digambarkan, ia tidak bisa memikirkan apa tujuan komandannya sehingga memainkan intrik seperti itu. Dari pantulan kaca jendela, Max melihat wajah Nichole yang berusaha tetap tenang. Perempuan itu masih mempertahankan ekspresi yang sama sejak keluar dari villa tadi, tetapi Max melihat sesuatu yang tidak terlihat oleh orang lain. Nichole mulai memerah, pasti menahan sesuatu yang tidak bisa dikatakan sekarang. Nichole terbiasa tidak m

  • Secret Service 21+   45. Kecewa

    Chapter 45Kecewa"Kita harus cepat, terlambat sedikit saja kita akan kehilangan kesempatan," kata Raymond dari jok belakang.Sejak Malik menemukan koordinat tersebut, Raymond sudah memiliki perasaan buruk dan melihat kendaraan Grayson Ellingthon berada di tempat yang sama dengan titik keberadaan Igor Volkov membuat semua kecurigaannya semakin dalam.Selama ini ia mengira dirinya sedang mengejar seseorang yang bersembunyi, ternyata mungkin orang itu berada di tempat yang tidak pernah mereka pikirkan."Kau sebaiknya tidak bisa masuk bersama kami," kata Max.Nichole menoleh kepada Max. "Kenapa?"Max menatap villa itu dengan ekspresi berat. "Karena kalau Ray masuk ke sana, Kariernya mungkin tidak bisa dipertahanka. Dan jika kecurigaan kita tidak terbukti, Ray bukan lagi orang yang bisa mengumpulkan informasi, dia akan menjadi agen CIA yang memasuki properti atasannya sendiri tanpa izin.""Max benar, kalau komandanku memang terlibat dalam semua ini, aku harus tetap memiliki posisi untuk b

  • Secret Service 21+   44. Rahasia Hampir Terungkap

    Chapter 44Rahasia Hampir TerungkapRaymond menatap koordinat di layar, titik kecil yang menunjukkan lokasi sebuah villa di Washington itu membuat kepalannya terasa berdenyut. Tempat yang beberapa hari lalu tidak pernah terpikir akan memiliki hubungan dengan Igor Volkov, sekarang tiba-tiba menjadi pusat dari semua pertanyaan yang belum terjawab.Nichole memperhatikan ekspresi Raymond, pria itu selalu terlihat seperti seseorang yang mampu menjaga pikirannya tetap dingin, bahkan saat menghadapi kegagalan. Namun, kali ini terlihat sangat berbeda."Ada sesuatu yang belum kau katakan," ujar Nichole pelan.Raymond mengalihkan pandangannya dari layar dan menatap Nichole. Beberapa detik ia terlihat ragu seolah sedang mempertimbangkan apakah informasi berikutnya akan membuat keadaan menjadi lebih baik atau justru bertambah rumit."Komandanku itu...." Raymond berhenti sejenak sebelum melanjutkan. "Dia adalah salah satu orang yang paling dekat dengan kakekmu."Suasana ruang itu seketika hening,

  • Secret Service 21+   43. Jejak

    Chapter 43 Jejak Suasana di ruang belajar pribadi keluarga terasa sunyi, tidak ada suara percakapan keluarga dari lantai bawah, dan tidak ada aktivitas staf rumah yang biasanya terdengar samar dari balik pintu. Semua perhatian mereka tertuju pada sebuah benda kecil yang terletak di tengah meja kayu besar—ponsel milik Igor Volkov. Benda itu tampak tidak berbeda dari perangkat komunikasi biasa. Tidak ada tanda khusus, tidak ada simbol, bahkan bentuknya terlihat cukup sederhana. Namun, semua orang di ruangan itu tahu bahwa mereka sedang berhadapan dengan sesuatu yang mungkin menjadi kunci dari seluruh kekacauan yang terjadi selama beberapa minggu terakhir. Nichole berdiri di dekat rak buku sambil memperhatikan ponsel itu dari jauh. Setelah semua yang terjadi di Baltimore, Jelena ditangkap, dan Oleg muncul dengan keputusan nekatnya sendiri, akhirnya mereka memiliki sesuatu yang benar-benar berasal dari Igor. Namun, semakin dekat mereka dengan jawaban, semakin besar pula kemungkin

  • Secret Service 21+   38. Jalan Buntu yang Mulai Retak

    Chapter 38Jalan buntu yang Mulai RetakHujan turun sejak sore sudah berhenti, tetapi jejaknya masih terlihat di kaca jendela Airbnb yang mereka sewa sementara untuk penyelidikan. Ruang makan kecil itu dipenuhi berkas, laptop, dan gelas kopi yang sudah dingin sejak lama. Tidak ada satu pun dari mer

  • Secret Service 21+   37. Memilih Keluarga

    Chapter 37Memilih Keluarga Cahaya matahari pagi menembus tirai tipis di ruang penginapan, jatuh pucat di lantai dan dinding, seolah hanya formalitas waktu yang berjalan. Nichole duduk di tepi tempat tidur dengan secangkir kopi yang hampir tidak disentuh, rambutnya masih sedikit berantakan, wajahn

  • Secret Service 21+   36. Menempuh Jalan Sendiri

    Chapter 36Menempuh jalan SendiriOleg mengambil ponsel yang tersimpan di laci paling bawah. Oleg menatapnya cukup lama sebelum akhirnya menarik napas pendek dan menyalakannya. Layar menyala perlahan, kosong, bersih, dan seperti benda yang memang tidak pernah digunakan untuk waktu yang sangat lama.

  • Secret Service 21+   35. Kehangatan yang Berbeda

    Chapter 35Kehangatan yang Berbeda Ponsel Oleg bergetar singkat di atas meja sebelum layarnya menyala. Ia menatapnya beberapa detik, lalu mengetik cepat tanpa banyak pikir dan balasan datang kurang dari satu menit. Kemudian setelah dua puluh menit sebuah pesan kembali masuk. Oleg tidak membalas l

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status