Secret and Lies series

Secret and Lies series

last updateTerakhir Diperbarui : 2022-02-04
Oleh:  Katherine petrovTamat
Bahasa: English
goodnovel16goodnovel
Belum ada penilaian
98Bab
4.1KDibaca
Baca
Tambahkan

Share:  

Lapor
Ringkasan
Katalog
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi

Sinopsis

Lying and holding secrets comes to us naturally, as natural as breathing and looking on either side of the road before crossing. We all do it to protect ourselves because sometimes the truth can hurt us.Some are harmless little white lies, but some secrets hide horrible things. Those lies will always come haunting those who seek to keep their lips sealed. Follow Caroline, Charlotte, Chloe, and Caleb's journey, as their life is turned upside down as they fight to keep their lips sealed about the murder they accidentally committed.Everyone keeps secrets. Everyone lies. You better make sure no one saw what you've done before making up your lies because all it takes is one person with the truth on their lips for your life to be destroyed.

Lihat lebih banyak

Bab 1

Roshord high

Cekrek! Cekrek! Cekrek!

Tangkapan kamera beberapa kali memotret seorang pria muda bertubuh tegap. Pria itu memperlihatkan dada bidangnya. Seorang gadis pura-pura tertidur sambil memegang ponsel. Ia bersandar mesra di bahu pria yang tertidur pulas. Di ranjang itu, bau minuman beralkohol sangat menyengat.

Gadis bernama Naira, alias 'Cleopatra', ini mencoba melakukan hal gila. Ia melepas pakaian luarnya dan kemeja pria itu. Pelan-pelan, ia kendurkan sabuk celananya, berusaha menciptakan adegan intim yang tampak alami. Hal itu ia lakukan karena sesuatu yang mendesaknya, membuatnya nekat masuk ke kamar hotel milik pria asing tersebut.

"Semoga Anda tidak marah, tuan," bisik Naira lembut, sambil tersenyum cekikikan. Ia mengambil dompet pria itu dari balik celananya, dan mengambil kartu identitasnya.

"Kendrick Wilson, umur tiga puluh tahun. Hm, CEO PT Golden Energy." Naira mengeja kartu nama di tangannya.

"Wow, rupanya benar kata Antony, pria asing ini bukan sembarang orang. Aku beruntung tak salah orang dan tak sia-sia menjebaknya." Senyum seringai Naira menoleh ke arah Kendrick yang tertidur.

Tubuh Naira mendekat menatap Kendrick, dan menyentuh wajahnya dengan usapan lembut jari telunjuknya.

"Aku akan membuatmu membayar apa yang aku butuhkan saat ini, semoga tuan tampan mau bekerjasama," bisik Naira manja mengecup bibirnya sebentar.

***

Suasana kamar yang hening tiba-tiba pecah. Kendrick berteriak. Ia mendapati dirinya tidur di samping gadis asing tanpa pakaian, hanya selimut yang menutupi mereka. Naira terperanjat dan bangkit dari tidurnya, Ia menyadari pria asing itu sudah sadar. Naira pun berteriak kaget, memasang ekspresi wajah seolah tidak sadar berada di kamar hotel bersama pria asing. Kendrick gelagapan mencari pakaiannya yang tercecer di lantai. Ia segera memakainya. Saat tak sengaja memungut pakaian dalam Naira, bola matanya membesar. Ia melemparkannya ke arah wajah Naira.

"Anda siapa? Kenapa saya bisa tidur dengan Anda tanpa pakaian?" tanya Kendrick menyelidik.

"Hey, harusnya saya yang bertanya, kenapa saya bisa tidur tanpa pakaian bersama Anda?! Anda pasti sudah melakukan sesuatu yang tidak pantas terhadap saya, Anda telah menodai ..." balas Naira terhenti ketika mata Ken tertuju ke bagian tubuh Naira yang tersingkap, Naira segera menutup bagian belahan dadanya dan memasang wajah geram.

"Jaga ucapanmu! Saya tidak melakukan apapun terhadap Anda. Jangan-jangan Anda menjebak saya untuk bisa tidur dan siap-siap memeras saya." Tangkis Kendrick menekan sambil mengalihkan pandangannya.

Mata Naira membelalak, dahinya mengernyit mengetahui pria di depannya terlalu 'to the point' bagi dirinya.

Jangan sampai rencananya gagal, batin Naira memohon.

"Hey, bagaimana caranya saya menjebak kamu?! Sementara saya tidak ingat dan mabuk. Saya juga tidak tahu kenapa ada di sini. Jangan-jangan Andalah yang sengaja menjebak saya, meniduri saya, lalu setelah itu Anda kabur tidak mau bertanggung jawab," balas Naira sedikit terisak berusaha memaksimalkan aktingnya untuk terlihat seolah menjadi korban.

Kendrick mengusap wajahnya kasar, ia merasa ini seperti mimpi buruk. Bagaimana bisa ia tertidur di hotel dalam keadaan mabuk membawa seorang gadis masuk dan melakukan hal gila semalaman. Sementara ia merasa tubuhnya tidak merasa kelelahan. Tapi melihatnya telanjang dada dan gadis itu pun tak memakai pakaiannya, pikirannya sedikit kalut dan rasanya isi perut ikut mual setelah mabuk semalam.

Ia pun duduk di tepi ranjang, tertunduk berpikir dan seketika mengingat sahabatnya yang menemaninya semalam tak ada.

"Andrew, di mana kamu?!" gumamnya mulai menyadari. Tangannya mencari-cari ponsel miliknya di antara nakas, kolong tempat tidur, dan di bawah bantal. Tak lama ia menemukannya di balik selimut yang tergulung. Tangannya segera meraih dan mengetik nomor milik Andrew.

Naira merapikan pakaiannya sambil berusaha mencuri dengar apa yang dibicarakan Kendrick terhadap temannya. Kendrick yang melihat tingkah Naira yang menyelidik langsung berpaling menjauh ke sudut kamar.

"Halo Ken, ada apa?" Suara di ujung sana terdengar santai.

"Hey, bajingan. Apa yang kau lakukan semalam?!" bisik Ken menggertak giginya.

"Hahaha ... sorry Ken, kau terlalu mabuk. Jadi saya antarkan kamu ke kamar hotel karena saya tidak kuat memapahmu pulang. Semalam kau banyak meracau kemana-mana, saya tak tahan. Kau juga berat, hahaha ..." Andrew terbahak-bahak mengingat kejadian semalam bagaimana Ken sangat merepotkannya. Ken tak terima mendengar suara santainya. Ia mengepal erat tangannya, rasanya ingin memakinya secara langsung.

"Kau tahu, gara-gara kau membawa saya ke kamar, saya jadi terjebak dengan gadis gila tak dikenal," balas Ken menekan.

"Maksudmu apa? Saya tak paham Ken." Andrew mengernyit, mencerna apa yang diucapkan Ken.

"Cepat datang ke hotelmu! Situasinya sangat membuatku ... "

Grep! Ponsel Ken di ambil paksa Naira dan menyembunyikan di balik tangannya. Sementara suara 'halo, halo' dari ujung sana masih terdengar sampai Naira yang menutup sambungannya.

"Tolong kembalikan ponsel saya, nona!" pinta Ken dengan suara beratnya. Namun, masih terdengar lembut.

"Tidak! Saya tidak mau Anda melibatkan pihak lain untuk masalah ini. Kejadian ini hanya antara saya dan tuan. Jadi, tolong hari ini kita selesaikan bersama," hardik Naira mencoba menghindari Ken yang berusaha merebut kembali ponselnya.

"Oke, saya akan selesaikan hari ini, tapi tunggu teman saya datang kesini. Karena ini adalah hotel milik keluarganya. Jadi saya ingin memastikan bukti cctv, apa yang terjadi antara Anda dan saya."

Mata Naira membelalak, 'Hah cctv? Wah gawat! Aku harus kabur, sebelum semuanya datang dan menginterogasiku. Apalagi berhadapan dengan orang-orang seperti pria ini, tak mudah jika berurusan dengan banyak orang,' gumam Naira dalam hati.

Tanpa pikir panjang, Naira melemparkan ponsel ke arah Ken yang tak siap menangkap. Ia berlari keluar menuju pintu dan membalik badan mengeluarkan sebuah dompet milik Ken.

"Saya tahan milik Anda! Kalau Anda butuh ini, silahkan cari saya." Senyum manis sambil mengerlingkan satu matanya, Naira memainkan dompet milik Ken sambil berlalu pergi.

"Hey, tunggu nona!" panggil Ken menyusul Naira yang cepat menghilang dari balik pintu.

Ken yang berdiri mematung dengan pikiran kosong, melewati kejadian sekejap mata hanya mampu mengacak-acak rambutnya. Ia melempar tubuhnya di ranjang, menatap ke langit atap kamar hotel sembari mencoba mengingat-ingat kejadian semalam.

"Apa yang terjadi semalam? Siapa gadis itu?" gumam Ken mengurut keningnya yang sedikit pusing efek mabuk semalam.

***

Tampilkan Lebih Banyak
Bab Selanjutnya
Unduh

Bab terbaru

Bab Lainnya

To Readers

Welcome to GoodNovel world of fiction. If you like this novel, or you are an idealist hoping to explore a perfect world, and also want to become an original novel author online to increase income, you can join our family to read or create various types of books, such as romance novel, epic reading, werewolf novel, fantasy novel, history novel and so on. If you are a reader, high quality novels can be selected here. If you are an author, you can obtain more inspiration from others to create more brilliant works, what's more, your works on our platform will catch more attention and win more admiration from readers.

Komen

Tidak ada komentar
98 Bab
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status