MasukAltherr masuk ke dalam bak mandi, di belakangnya ada Athena yang menemani. Ini adalah kedua kalinya Athena melayani Altherr di kolam, pertama kalinya Athena menyusup ke kolam mandi Altherr, dan yang kedua ini Altherr yang memintanya sendiri. Pria itu juga tidak mengizinkan pelayan masuk ke dalam area tempatnya mandi.
Athena hendak menggosok tubuh Altherr, tapi pandangannya terfokus pada luka di punggung Altherr yang belum benar-benar sembuh. Tangan Athena bergerak menyentuh tepian luka
Sebuah pernyataan cinta yang tidak pernah berani dibayangkan oleh Athena keluar dari mulut Altherr dan di dengar sendiri oleh telinganya dengan sangat jelas.Jadi, semua sikap baik Altherr terhadapnya dulu adalah karena pria itu menyukainya dan bukan karena anak-anak yang ada di dalam kandungannya.“Selir Athena, selama enam tahun ini aku terus mencarimu dan berharap suatu hari nanti akan menemukanmu.Kau hanya hadir di hidupku dalam waktu kurang dari satu setengah tahun, tapi perasaanku padamu telah mengakar kuat. Selama enam tahun ini aku terus merindukanmu. Athena, aku mencintaimu.”Athena tahu bahwa cinta dan benci hanya dipisahkan oleh satu garis tipis. Hanya saja, dia tetap tidak pernah membayangkan bahwa kebencian Altherr padanya akan berubah menjadi cinta. Dia tidak pernah membayangkan bahwa perasaannya tidak bertepuk sebelah tangan.Athena harusnya senang mendengar hal ini, tapi sayangnya dia malah merasakan yang sebaliknya. Dia tidak ingin menjadi orang ketiga di antara Alth
Athena terjaga dari tidurnya tidak begitu lama dari kepergian . Wanita itu segera menyadari sesuatu melingkar di jari manisnya. Matanya kini menatap ke jari manisnya. Ada cincin di sana.Athena tidak mengerti apa sebenarnya yang ada di pikiran Altherr. Untuk apa pria ini melakukan semua ini? Bukankah seharusnya di antara mereka lebih baik untuk bersikap seolah mereka tidak saling mengenal? Kenapa Altherr harus membuat hal-hal menjadi rumit?Enam tahun bukan waktu yang singkat untuk melepaskan semuanya, dan dia benar-benar tidak ingin memiliki harapan apapun karena dia tidak ingin tersakiti oleh harapannya sendiri. Namun, tampaknya Altherr tidak sejalan dengannya. Yang dilakukan oleh Altherr malah memberinya harapan.Athena melepaskan cincin di jari manisnya. Dia akan mengembalikannya pada Altherr setelah ini.Wanita itu kemudian membersihkan tubuhnya, mengolesi obat lagi pada luka-lukanya lalu setelah itu berpakaian dan pergi ke benteng.Athena berhenti melangkah ketika ia melihat par
“Sejak kapan Selir Athena berada di tempat ini?” Altherr bertanya pada Alexander.“Tiga bulan lalu, Jenderal Agung. Namun, saya baru mengetahui bahwa dia adalah wanita yang Anda cari beberapa hari lalu saat kami menerobos ke perkemahan musuh. Saat itu Nona Athena melepas penutup wajah yang telah ia pakai sejak pertama saya bertemu dengannya.” Alexander mengatakan yang sebenarnya. Karena Altherr telah mengenali Athena, maka dia tidak bisa menepati janjinya pada Athena tentang tidak menyebutkan tentang wanita itu pada Altherr.“Menerobos ke perkemahan musuh?” Altherr tidak mengetahui banyak hal tentang yang terjadi di perbatasan utara, tampaknya Athena sudah melakukan banyak hal di perbatasan utara. “Katakan padaku apa saja yang terjadi sebelum aku tiba.”Alexander menceritakan semuanya dengan rinci. Pria itu tampak bersemangat ketika membicarakan betapa hebatnya Athena.“Nona Athena benar-benar luar biasa.” Alexander mengakhiri ceritanya dengan pujian untuk Athena.Altherr menatap Alex
Pandangan Altherr tidak lepas dari sosok Athena yang membalas serangan dua lawannnya. Altherr menyadari bahwa kemampuan bertarung Athena telah meningkat pesat selama enam tahun ini. Gerakan Athena sangat ringan, tapi serangannya jelas hanya dengan tujuan menghabisi lawan.Tatapan Altherr beralih pada dua pria yang menyerang Athena. Dia akhirnya mengetahui kenapa kerajaan Savorix tiba-tiba menyerang perbatasan Utara. Rupanya Declan masih hidup. Pria itu tampaknya telah bersabar cukup lama untuk hari ini.Sayang sekali, selagi dia masih hidup, Declan dan sekutunya tidak akan pernah bisa merebut sejengkalpun wilayah Luminastra.Declan dan Kairan ternyata cukup pengecut, untuk menghadapi seorang wanita mereka harus bekerjasama.Altherr menghadang pedang Kairan, ia akan berurusan dengan pria ini dulu baru setelah itu berurusan dengan Athena.Dengan datangnya Altherr dan pasukan bayangannya, semangat juang para prajurit perbatasan Utara semakin meningkat.Perlawan prajurit Luminastra kini s
“Jadi, maksudmu wanita yang membantu Jenderal Alexander adalah Selir Jenderal Agung?” seru Kairan.“Ya, dia adalah Selir Athena.” Declan memakai kembali pakaian perangnya setelah lukanya diobati.“Jenderal Agung ini benar-benar beruntung, dia memiliki dua wanita yang sangat cakap di sisinya.” Jenderal Bennedith tahu mengenai Lucianne yang sering ikut berperang dengan Altherr, tapi dia tidak mendengar begitu banyak tentang Athena. Dia hanya tahu bahwa Altherr yang dikatakan sangat setia akhirnya mengambil selir juga.Bennedith pernah bertarung dengan Declan ketika Declan menawarkan menjadi sekutu dengan kerajaan Arcane. Dan saat itu dia dikalahkan oleh Declan.Sekarang Declan telah dilukai oleh Athena, jadi dia tahu bahwa kemampuan Athena jelas sangat hebat. Dia juga telah memeriksa prajurit yang terbunuh, semua tewas hanya dengan satu luka mematikan.Declan ingin mengatakan bahwa wanita Altherr bukan hanya cakap, tapi juga sangat cantik. Enam tahun lalu, Athena adalah gadis muda yang
Lima hari berlalu, masih tidak pergerakan dari pasukan musuh. Pengalihan sumber air benar-benar berguna untuk mengulur waktu.Selama tiga malam, strategi meminjam panah musuh tetap dijalankan. Persediaan anak panah pasukan di perbatasan Utara saat ini sudah sangat cukup.Di tempat lain, saat ini surat yang dikiirmkan oleh Jenderal Bennedith telah sampai. Segera ritual pemanggil hujan dilakukan oleh orang suci yang telah berhasil memanggil hujan berkali-kali ketika kerajaan Arcane dilanda kekeringan.Di perkemahan pasukan Savorix, saat ini mental para prajurit sudah mulai melemah. Lima hari dengan keadaan kekurangan air membuat mereka mulai khawatir.Bukan hanya mulai tidak bertenaga, tidak ada air bersih mulai membuat para prajurit terkena penyakit kulit. Jika hal seperti ini bertahan lebih lama, maka mereka tidak akan mati karena perang, tapi karena kekurangan cairan.Sementara itu di tenda Alexander, saat ini pria itu sedang berdiskusi dengan Athena dan dua jenderal lainnya.“Saat i







