LOGINJendral Perang termuda idola semua wanita, namun dianggap sebagai perjaka tidak laku karena sikapnya yang kaku. Bertemu dengan seorang Ilmuwan Kimia pembuat Bom yang melintasi waktu. Mereka bersama untuk menangkap penjahat yang akan melakukan kudeta pada Kaisar. Namun, perlukah mereka bersama untuk hal lain juga?
View More“Berhasil…” ucap Ji Yuan pelan.“Apa katamu?” ucap Bibi Jiang. Dia mendengar Ji Yuansmengatakan sesuatu namun dia tidak dapat mendengarnya dengan jelas.“Selesai Bibi. Kita berhasil.” jawab Ji Yuan kali ini dengan suara yang lebih lantang.“Kamu yakin?” tanya Bibi Jiang.“Ya. Hanya saja kita perlu mencobanya.” Jawab Ji Yuan.“Mencobanya? Apa maksudmu?” Tanya Bibi Jiang dengan kebingungan.“Ya kita perlu mencobanya dulu.” Ucap Ji Yuan.Ji Yuan mengambil beberapa bungkus anti materi b*m diatas meja dan berjalan keluar ruang berkubah.Sebenarnya pembuatan anti materi b*m ini tidak sulit untuk Ji Yuan. Dia jaman modern dia pernah membuatnya beberapa kali. Namun kini di jaman kuno, terasa akan lebih sulit karena kekurangan alat dan bahan yang masih sangat mentah. Sehingga Ji Yuan harus mengekstrasi bahannya satu persatu sehingga memerlukan waktu yang lebih lama.Bibi Jiang mengikuti Ji Yuan ke luar ruangan berkubah.Ji Yuan berjalan menuju kumpulan pengawal dan pasukan Chu Wei yang ditingg
Hari ke empat hingga ketujuh semua masih berjalan seperti biasa. Chu Yaoyao sudah bisa menjalani dengan ringan. Dia sudah terbiasa. Dan lagi keadaan pasien – pasien dengan luka berat (para prajurit Chu Zhao) sudah lebih baik.Peilu sudah bisa bernafas normal. Paru – parunya mengalami peningkatan penyembuhan setelah beberapa kali meminum ramuan obat yang dibuat oleh Ji Yuan. Bibi Jiang sendiri memberikan ramuan lain untuk mempercepat pengeringan lukanya. Kini, Peilu sudah bisa duduk dan bergerak ringan di atas tempat tidur.Dingbang juga sudah lebih baik. Bengkak di kakinya sudah hampir hilang. Kini yang tersisa adalah perawatan lukanya, baik itu luka di kaki dan tangannya. Paru – parunya juga sudah membaik. Luka kecil pada paru – parunya akibat hembusan panas dari b*m dahsyat itu telah sembuh beberapa hari lalu. Kini Dingbang hanya menunggu luka – lukanya mongering. Yang menurutnya luar biasa adalah luka bakar pada tangannya, luka itu kini sudah tidak sakit lagi. Memang masihlah ditut
Selesai menemui Nenek Buguo dan Pingguo kecil, Chu Yaoyao kembali menghampiri Song Yaoyi di taman belakang bangunan utama halaman miliki Bibi Jiang.“Ibu~” Chu Yaoyao langsung duduk meringsek Song Yaoyi dan memeluknya erat.“Apa kamu sudah selesai?” Song Yaoyi tersenyum dan memeluk Chu Yaoyao.“Sudah Ibu.” Chu Yaoyao meletakkan kepalanya pada pangkuan Song Yaoyi dan menarik nafas panjang.“Ada yang ingin Ibu bicarakan. Ibu akan kembali ke Rumah Utama Kediaman Jendral Agung Chu, untuk ke mengaburkan fakta jika di halaman Bibi Jiang sedang ada beberapa pasukan Chu Zhao yang terluka.” Ucap Song Yaoyi sambil mengusap kepala Chu Yaoyao yang ada dipangkuannya.Chu Yaoyao segera mengeluarkan suara keberatannya.“Apa yang kamu lakukan? Ibu harus melakukan itu, agar tidak ada yang mencurigai aktivitas di halaman Bangongshi. Kita tidak ingin orang lain tau mengenai hal ini. Ibu yakin fraksi pendukung Selir Tua Gui sedang mengawasi semua orang. terlebih keluarga Jendral Agung Chu.” Song Yaoyi be
Keesokan harinya, halaman Bangongshi milik Jendral Agung Chu sangat sibuk. Prajurit dan pelayan yang dimiliki Chu Wei, mulai bergerak keluar dengan hati – hati untuk mencari bahan obat – obatan dengan bantuan jaringan perdagangan yang dimiliki Song Yaoyi dan Zhu Yu. Zhu Yu sendiri bahkan ikut sibuk untuk mencari dan memastikan bahan – bahan tersedia.Beberapa Prajurit bahkan mencari Ikan salmon dan Ikan Aselarat dengan terjun langsung ke sungai – sungai berarus deras. Mereka menjaring dengan hati – hati dan juga sembunyi – sembunyi.Chu Yaoyao sudah sibuk sejak pagi. Dia mempersiapkan obat dan peralatan pergantian perban dan olesan obat untuk luka bakar. Ji Yuan sudah memberikan resepnya dan sudah menuliskan Langkah – Langkah pembuatannya dengan sangat rinci. Chu Yaoyao tidak merasa kesulitan membuatnya. Dalam hatinya dia berpikiran jika Ji Yuan memang sangat tepat menjadi guru. Karena Ji Yuan menuliskan baik cara pembuatannya maupun cara memberikan obat – obatannya dengan sangat deta
Chu Zhao mendengar dari beberapa penjaga mata – mata yang dimilikinya jika kereta Tucui tadi diikuti oleh sebuah kereta lain. Mendengarnya Chu Zhao merasakan tidak nyaman di hatinya, dia takut jika Pangeran murong Di Qiu akan mengetahui keterlibatannya Ji Yuan dan seluruh rumah Jendral Agung Chu. C
“Nyonya, saya akan kembali ke kota Bongshi malam ini. Saya akan menemui Tuan Jendral Perang Chu Zhao dan membantu mengatasi masalah disana.”“Tidak!” Ji Yuan reflek menahan Acugo.“Katakan pada Chu Zhao jangan bertindak apa – apa dulu. Lakukan saja pengawasan. Sampai aku kembali kesana dan membawak
“Bibi Jiang, aku membutuhkan bantuan mu,” Ji Yuan menatap Bibi Jiang dengan tatapan memohon.“Apa maksud mu?” Bibi Jiang menantan Ji Yuan dengan acuh tak acuh. “Bukankah kamu hanya merasa bosan di halaman militer dan datang ke halaman ku?”Ji Yuan terbelalak lalu memutar bola matanya. “Bibi kamu ti
Setelah perjalanan yang ditempuh hampir delapan jam lamanya, mereka kini sudah memasuki wilayah yang dikenal. Hutan perbatasan menuju Bangongshi. Ji Yuan yang kini telah berada di dalam kereta melihat dari dalam memalui jendela. Hutan rindang yang sangat sunyi, yang pernah dia lewati saat meninggal
Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.