Compartir

Bab 162 His Secret

Autor: Strrose
last update Fecha de publicación: 2025-10-25 18:00:04

Seperti tak membiarkan akhir pekan mereka berlalu dengan tenang, kediaman keluarga kecil Alesco kini kembali didatangi oleh tamu. Bukan satu, melainkan dua.

Mobil hitam elegan berhenti di depan teras, dan tak lama, dari sana turun sepasang wajah yang dulu begitu akrab di mata Leah: Vincent dan Alisa.

Leah yang baru saja duduk di ruang tamu bersama secangkir teh, sontak membeku di tempat. Sedetik matanya tidak percaya dengan apa yang dilihatnya, seolah waktu tiga bulan terakhir y

Continúa leyendo este libro gratis
Escanea el código para descargar la App
Capítulo bloqueado

Último capítulo

  • Sentuh Aku Seperti Kau Milikku   Bab 216 Maximoff Bersaudara

    Mobil hitam berhenti mulus di depan lobi hotel, supir langsung turun membukakan pintu. Valeriah melangkah masuk lebih dulu, diikuti Damian yang masih tampak linglung. Begitu pintu tertutup, keheningan langsung menyelimuti ruang kabin.Damian menoleh, matanya masih bulat penuh rasa ingin tahu. “Kak…” suaranya tertahan, seolah takut salah tanya, “Apa kau terlibat masalah dengan pria itu?”Valeriah menarik napas dalam, menahan diri agar ekspresinya tetap tenang. Ia menatap keluar jendela, lampu-lampu jalan yang berkelebat menjadi alasan untuk tidak membalas tatapan Damian.“Tidak ada,” jawabnya akhirnya, datar. “Kami hanya bertemu sekali” Ucap Valeriah bohong.Damian mengerutkan kening. “Tapi… cara dia bicara seolah kalian benar-benar pernah—”“Damian.” Suara Valeriah meninggi sedikit, membuat adiknya terdiam. Ia menoleh, menatap Damian dengan sorot tegas. &ldq

  • Sentuh Aku Seperti Kau Milikku   Bab 215 Don’t you miss me?

    “Hallo Nona Maximoff.” Suara berat Kaelmore terdengar tepat di samping telinganya begitu ia berhenti hanya setengah langkah darinya. “Don’t you miss me?”Valeriah menoleh kaku, seolah butuh tenaga ekstra untuk sekadar menghadapi tatapan hijau itu. Jemarinya refleks meremas lebih kuat sisi gaun, mencoba menyalurkan kegugupan yang tak boleh terlihat. Di hadapannya, Kaelmore berdiri dengan postur tegap dan senyum tipis penuh percaya diri, memancarkan aura berbahaya yang selalu berhasil mengusik ketenangannya.Ia tersenyum tipis. Senyum yang dipaksakan, tapi tetap tampak anggun di mata orang-orang yang menonton. Aura elegan yang ia pelajari bertahun-tahun dari ruang pesta seperti ini akhirnya bekerja sebagai tameng.“Mr. Roderic,” sapanya datar namun halus, nadanya cukup nyaring untuk menarik perhatian para tamu di sekitar. “Sungguh… kejutan melihat Anda di sini.”Beberapa kepala menoleh, jelas pena

  • Sentuh Aku Seperti Kau Milikku   Bab 214 Meet Him Again

    Mobil melaju mulus di jalanan Washington, lampu kota memantul di kaca jendela, menambah kesan dingin namun elegan di dalam kabin. Kaelmore duduk bersandar, jemarinya mengetuk ringan di atas lutut, sorot matanya tajam sekaligus letih.Begitu tiba di sebuah hotel bintang lima, mobil berhenti sejenak di depan lobi. Deretan mobil mewah sudah menunggu giliran, menurunkan tamu-tamu yang mengenakan gaun pesta berkilauan dan setelan jas mahal.Meski ulang tahun ini milik seorang remaja, atmosfer yang tercipta jauh dari sekadar pesta anak muda. Teman-teman sekolah Kristin memang datang, tapi sebagian besar dari mereka muncul ditemani orang tua masing-masing. Para orang tua itu tidak sekadar hadir untuk merayakan, melainkan memanfaatkan kesempatan untuk berbincang, membangun jaringan, atau menjajaki kerja sama baru. Dunia mereka selalu bergerak dengan cara itu, bahkan dalam balutan pesta ulang tahun.Hugo segera turun, membuka pintu belakang dengan sikap hormat. “Ki

  • Sentuh Aku Seperti Kau Milikku   Bab 213 Pesta remaja

    Lampu-lampu kristal berkilau di langit-langit aula hotel, menebarkan cahaya keemasan yang elegan. Musik lembut mengalun, bercampur dengan riuh suara tawa dan percakapan anak-anak muda yang hadir.Damian masuk dengan langkah percaya diri, meski jelas terlihat ia menahan senyum penuh kemenangan. Tangannya terlipat santai di saku celana, sementara di sisi lain berdiri Valeriah dengan gaun simple berwarna biru gelap yang jatuh anggun di tubuhnya. Rambut hitamnya tergerai, membuat wajahnya semakin mencuri perhatian.Seperti yang sudah diprediksi, begitu mereka masuk, beberapa pasang mata langsung melirik. Damian nyaris tidak bisa menahan wajah puasnya.“Lihat kan, Kak? Mereka semua melirikmu” bisiknya, bangga.Valeriah hanya mendesah, matanya menyapu ruangan dengan ekspresi setengah bosan.“Aku tak tertarik dengan berondong seperti teman-temanmu, Damian” Ungkap Valeriah“Aku juga tak berminat menjadikan mereka iparku

  • Sentuh Aku Seperti Kau Milikku   Bab 212 His Priority

    “Kudengar dari asistenmu kau ada di Washington. Datanglah ke ulang tahun Kristin malam ini!”Suara ibu tirinya, Kyra, terdengar renyah dari seberang telepon. Kaelmore menatap langit-langit apartemen mewahnya dengan malas, satu tangan bersandar di sofa kulit hitam, sementara kemeja putihnya masih terbuka dua kancing teratas.“Pesta ulang tahun remaja?” suaranya berat, mengandung nada bosan yang kentara. “Aku kira usiaku sudah lewat untuk menghadiri acara semacam itu.”“Dia keponakanmu, Kael.” Kyra menekankan dengan nada lembut tapi tegas. “Kristin akan senang jika kau datang. Dia selalu menanyakanmu. Kau tahu, sejak ayahnya meninggal, kau satu-satunya figur laki-laki yang bisa dia andalkan.”Kaelmore menghela napas, jemarinya menekan pangkal hidung.“Ibu selalu tahu cara membuatku tak bisa menolak, ya?”“Aku ibumu. Tentu saja.” Kyra terkekeh kecil.&ldq

  • Sentuh Aku Seperti Kau Milikku   Bab 211 Closer

    “Oh, sudah selesai dengan tugas dari Papa?” tanya Valeriah begitu melihat Morgan keluar dari lorong bawah menuju koridor utama. Tempat para pengawal berkumpul untuk menentukan jadwal jaga malam mereka.Morgan menghentikan langkahnya begitu mendengar suara sang nona. Mata kecoklatan itu menatap perempuan dengan gaun tidur satin biru muda yang jatuh sempurna di tubuh rampingnya. Rambut hitamnya tergerai, sebagian menutupi wajahnya yang tengah menatap Morgan dengan sorot tenang.Tangan Morgan yang tadi baru saja melepas sarung masih terasa kaku. Ia sempat melirik Magnus yang ikut keluar bersamanya. Pengawal senior itu segera menunduk, memberi hormat sopan pada Valeriah.“Selamat malam, Nona Ria” sapa Magnus, nada suaranya hormat namun ada senyum samar yang Valeriah tangkap sekilas.Valeriah mengangkat dagu sedikit, memberi anggukan tipis sebagai balasan. Pandangannya kembali beralih pada Morgan.“Kalian sudah selesai deng

  • Sentuh Aku Seperti Kau Milikku   Bab 92 Who is he?

    Pagi itu hujan turun tipis, meninggalkan genangan air yang memantulkan cahaya pucat dari langit berawan kota Wellington. Udara membawa aroma tanah basah, bercampur wangi samar bunga yang mulai mekar di sudut taman.Tangannya yang ramping menggenggam cangkir kopi kertas yang sudah mulai keh

  • Sentuh Aku Seperti Kau Milikku   Bab 91 Hal yang dibawa

    Pintu klinik kembali terbuka beberapa menit setelah Franco menghilang. Angin dingin Wellington menerobos masuk bersama aroma parfum floral yang sangat familiar bagi Leah.Lilith, Ibunya masuk, elegan seperti biasa, dengan coat wol warna krem. Ia melangkah masuk dengan sepatu hak rendah yan

  • Sentuh Aku Seperti Kau Milikku   Bab 90 Pria yang mengejar

    Leah menatap Franco yang duduk didepannya.Pria itu duduk di sofa pasien, tempat yang selalu ia duduki saat mengunjungi Leah juga tempat yang Leah gunakan selama bertahun-tahun untuk mengamati ekspresi orang lain, menilai gerak tubuh, membaca jeda bicara."Apa kita akan mulai seperti biasa, atau…,"

  • Sentuh Aku Seperti Kau Milikku   Bab 86 Goodbye Valesco

    Valesco duduk terpaku di balik meja kayu besar diruang kerjanya. Lampu meja menyinari tumpukan dokumen yang hampir tak tersentuh, sementara matanya terpaku pada sudut ruangan yang kosong. Ia melamun, pikirannya melayang jauh, menyusuri lorong-lorong ingatan yang samar dan membingungkan.Su

Más capítulos
Explora y lee buenas novelas gratis
Acceso gratuito a una gran cantidad de buenas novelas en la app GoodNovel. Descarga los libros que te gusten y léelos donde y cuando quieras.
Lee libros gratis en la app
ESCANEA EL CÓDIGO PARA LEER EN LA APP
DMCA.com Protection Status