Share

Hamil 5 Minggu

Author: Sal.Sal
last update publish date: 2026-01-02 23:05:04

“Aina!” terdengar suara samar seorang wanita di teling Aina, di saat ia mulai membuka pejaman matanya.

“Mel!”panggil Aina dengan suara lirih, saat ia berhasil membuka matanya dan sosok sahabatnya, Amel. Berada di sampingnya dan sedang menatapnya dengan senyuman lega. “Gue di mana? Ko gue bisa ada di sini?” ucapnya lagi di saat menyadari, bahwa sekarang dirinya sedang berbaring di ruangan yang bernuansa putih.

Dengan menghela napasnya pelan, Amel menjawab. “di rumah sakit! Karena tadi lo jatuh p
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Sentuhan Berondong Sewaanku   Aku Akan Tolongin Kamu

    Rey yang tau Aina sedang terkejut, bergegas memanfaatkan situasi itu untuk melumat bibir Aina dengan penuh nafsu.Mendapati lumutan dari Rey, Aina langsung tersadar dari rasa terkejutnya. Dengan sekuat tenaga, saat tersadar itu ia mendorong tubuh Rey agar menjauh darinya. Namun, seberapa keras pun usaha Aina. Karena tenaga Rey yang kuat ditambah lagi pria itu seperti orang yang sedang kesetanan. Tentu membuat usahanya menjadi sia-sia.Walaupun tau usahanya sia-sia. Aina tetap berusaha melepaskan ciuman mereka dengan memukul-mukul dada Rey secara keras.Rey yang mendapati pukulan keras itu, tetap tak gentar. Bahkan tampak sekarang, ia malah semakin memperdalam lagi ciuman mereka. Sampai akhirnya saat lima menit berlalu dengan cepat, Rey yang merasa Aina sudah kehabisan nafas bergegas melepaskan ciumannya. Dengan penuh emosi saat ciuman mereka terlepas, Aina menampar pipi Rey dengan keras. “Brengsek!” umpatnya sambil berusaha mengatur nafasnya yang ngos-ngosan.Bukannya marah, Rey y

  • Sentuhan Berondong Sewaanku   Obat Perangsang

    Malam harinya. Tampak Rey membereskan kopernya karena memutuskan untuk pulang ke rumah saja, setelah pertengkarannya tadi pagi dengan Aina.Disela membereskan koper, ia mendengar suara ketukan seseorang di depan pintu kamar. Dengan langkah cepat, Rey mulai berjalan ke arah pintu untuk melihat siapa orang yang mengetuk pintu itu.Saat pintu terbuka, terlihat jelas Dini lah orang yang mengetuk pintunya.Melihat keberadaan Dini, kening Rey mulai berkerut heran. “Ada apa?” tanyanya dengan dingin.Senyum manis yang awalnya terpancar cerah di wajah Dini. Tentu saja langsung menghilang, saat dirinya mendengar ucapan Rey yang tak bersahabat. “Ini Pak, saya bawain kopi buat Bapak.“ Ucapnya yang sekarang mulai mengangkat salah satu tangannya yang memang sedang menenteng satu cup kopi.Tanpa merubah ekspresi dinginnya, Rey berkata. “Bawa lagi aja, saya lagi ga mau minum kopi!”Helaan napas kasar terdengar jelas dari mulut Dini. “Bukannya hari ini, Bapak mau selesain pekerjaan supaya besok bisa

  • Sentuhan Berondong Sewaanku   Menurut Kamu Salah?

    Dua hari Aina beserta suami dan anaknya berlibur di Bali berlalu dengan cepat. Selama dua hari itu, mereka selalu menikmati waktu berliburnya dengan penuh semangat.Namun, walaupun dua hari berlibur itu terasa menyenangkan. Tetapi ada sesuatu yang menyebalkan, khususnya untuk Aina. Dimana selama dua hari itu, Rey yang memang diketahui juga ada di Bali ditambah lagi menginap di hotel yang sama dengan Aina dan sekeluarga. Entah kenapa terasa selalu mendekatinya. Ditambah lagi berusaha berkomunikasi dengan Arya, walaupun satu kali pun tak pernah. Karena Aina dan Hans selalu berhasil mencegat dan mendoktrin Arya untuk tak berbicara dengan Rey dengan alasan pria itu adalah orang asing.Tak terkecuali pun pagi ini. Saat Aina, Hans dan Arya sedang menikmati makan pagi mereka di resort. Tiba-tiba saja Rey yang tampak baru selesai makan, berusaha mengajak mengobrol Arya. Namun seperti hari-hari kemarin, Aina dan Hans mencegatnya dan meminta pria itu untuk pergi secara halus karena ada Arya di

  • Sentuhan Berondong Sewaanku   Harusnya Aku Yang Dipanggil Ayah

    Melihat keberadaan Rey. Hans dengan cepat setelah menyadarkan dirinya sendiri dari rasa terkejut. Mulai mengajak anak beserta istrinya untuk pergi dari bandara. “Aina, ayo kita pergi sekarang!” Tanpa bantahan. Aina segera mengikuti keinginan Hans. Tampak, wanita yang sudah berumur 40-an itu segera berjalan cepat dengan menggenggam tangan putranya dengan erat.Saat Hans, Aina dan Arya pergi dari bandara. Tanpa mereka sadari, Rey yang entah sejak kapan sudah memandang mereka. Mulai bergumam pelan. “Sampai ke ujung dunia pun, aku akan kejar kamu Aina!” Kepalan tangan, tampak ia lakukan saat bergumam itu.***Setelah menempuh perjalanan cukup lama. Akhirnya keluarga Hans sampai juga di hotel tempat mereka akan menginap. “Bunda! Ayah! Ayo cepetan kita simpan barang-barang di kamar. Karena setelah itu, ayo kita pergi jalan-jalan di pantai!” Dengan penuh semangat, Arya mengajak kedua orang tuanya yang sudah check-in untuk segera ke kamar mereka agar setelahnya mereka bisa cepat-cepat jala

  • Sentuhan Berondong Sewaanku   Pergi Berlibur

    Malam harinya, tampak di ruang makan yang besar. Hans, Aina serta Arya sedang menikmati makanan mereka dalam keheningan. Di tengah suasana keheningan itu. Hans yang sudah menyelesaikan makannya dan juga melihat Aina dan Arya pun sudah selesai, mulai membuka suara. “Aina! Arya!” Ibu dan Anak yang dipanggil itu, seketika secara bersamaan menatap Hans. Tatapan penuh tanda tanya mereka pancarkan. Hans menatap silih berganti, antara Aina dan Arya. Sorot mata serius lah yang terlihat dari tatapannya itu. “Eum… aku cuma mau bilang. Kita kan udah lama banget ga liburan, jadi gimana kalo lusa kita bertiga ke Bali.” Aina yang terkejut dengan ajakan tiba-tiba Hans, tentu saja bergegas bertanya. “Ko mendadak?”Hans menghela napas pelan. Tatapan lembut, ia perlihatkan pada istrinya, Aina. “Ya, gapapa. Aku cuma pengen aja, kita lebih banyak ngabisin waktu bersama.” Ucapnya secara serius. “Arya mau kan, pergi liburan sama Ayah dan Bunda?” Sekarang, ia juga memulai percakapan dengan Arya yang da

  • Sentuhan Berondong Sewaanku   Memangnya Kamu Pikir, Aina Akan Peduli?

    Mendengar kata-kata istrinya itu, Hans tentu saja terkejut. “Ko bisa?” Aina yang tak tau lagi harus menjawab apa. Hanya menundukkan kepalanya dalam-dalam. Tau istrinya tak bisa menjawab, Hans menghela napasnya kasar. “Yaudah, kita bahas hal ini besok aja. Sekarang karena udah larut malam. Lebih baik, kita istirahat aja.” Tanpa bantahan, Aina menganggukan kepalanya pelan dan setelahnya, saat sang suami berjalan menuju lantai atas. Ia mulai mengikutinya dari belakang. Saat sudah sampai di lantai atas atau lebih tepatnya di depan pintu kamar. Tiba-tiba saja Hans memanggil lagi nama istrinya. “Aina!”Aina kembali menatap Hans. Tatapan mata yang ia berikan, teramat bertanya-tanya. Hans menghela napas. Raut wajahnya tampak sangat serius dalam memandang Aina. “Aku cuma bilang, jangan pernah memikirkan masalah yang kamu hadapi sendirian! Inget ada aku di sini!” Ucapnya dengan suara yang sangat serius.Dada Aina terasa berdetak tak karuan. Rasa gugup, menyeruk masuk ke dalam hatinya. Lida

  • Sentuhan Berondong Sewaanku   Lupain Aja!

    Aina tentu terkejut dengan pertanyaan Hans barusan. Namun, dibanding memperdulikan. rasa terkejutnya, ia lebih memilih mengalihkan tatapan matanya dan berkata. “Tentu aja engga.”“Yakin?” tanya Hans dengan raut wajahnya yang serius.Entah kenapa Aina sekarang malah merasakan dadanya berdetak denga

    last updateLast Updated : 2026-03-27
  • Sentuhan Berondong Sewaanku   Saya Lebih Seneng Ibu Marah Sama Saya

    Mendengar itu, Aina tentu saja terkejut. Dengan membulatkan kedua bola matanya, ia menatap tidak percaya pada Hans yang duduk di sampingnya. Mendapati tatapan tak percaya dari istrinya. Hans hanya terdiam, tanpa kata dan suara. “Aina itu beneran kan, apa kata suami kamu barusan?” tanya Hani kemba

    last updateLast Updated : 2026-03-26
  • Sentuhan Berondong Sewaanku   Ingin Terus Mempertahankan

    Aina mengernyitkan dahinya. “Kenapa?” tanyanya yang merasa penasaran.Dengan suaranya yang pelan dan lirih, Rey menjawab. “Entahlah, saya juga ga tau.”Mendengar jawaban itu, entah apa yang dipikirkan Aina. Dirinya tampak hanya terdiam, tanpa kata dan suara. Sehingga membuat suasana hening menyapa

    last updateLast Updated : 2026-03-26
  • Sentuhan Berondong Sewaanku   Aku Ga Akan Lagi Nurut, Walau Kamu Ancam Aku Dengan Apapun

    Aina tentu saja merasa terkejut dengan pertanyaan yang dilontarkan oleh Mbok Sum barusan. “Kenapa Mbok tiba-tiba nanya itu?”Dengan masih mempertahankan tundukan kepalanya, Mbok Sum menjawab. “Itu karena—”“Karena apa?” tanya Aina yang merasa tak sabar dengan ucapan Mbok Sum yang tiba-tiba terhenti

    last updateLast Updated : 2026-03-27
More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status