Share

Bab 33. Bertengkar

Author: ZeeHyung
last update publish date: 2026-03-29 11:55:30

Pak Candra terdiam mendengar apa yang ditanyakan oleh anaknya. Dia bingung mau berkata apa saat pertanyaan Arya kenapa dia dan istrinya sangat membenci Hana. Padahal sudah jelas dari zaman dulu kalau dia dan istrinya tidak menyukai Hana karena Hana miskin, yatim piatu dan dari kalangan rendah dia tidak mau itu.

Dia maunya anaknya Arya mendapatkan wanita yang high class, kaya raya, cantik.

"Kamu tidak perlu bertanya lagi Arya. Papamu sudah menjelaskan dari awal alasannya apa. Kenapa kamu tidak
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Sentuhan Manja Sang CEO Arogan   Bab 37. Bunuh Janinnya

    Arya akhirnya menemui Mala di hotel. Arya ingin tahu kenapa Mala menghubungi dia. Mau apa si Mala. Bel berbunyi Mala berdiri dengan sempoyongan. Mala minum alkohol jadi dia mabuk. Frustasi membuat Mala melampiaskan ke alkohol. Saat pintu dibuka terlihat Arya yang berdiri gagah di depan pintu. Mala tersenyum ke arah Arya. Dirinya berdiri menatap Mala yang berbeda. "Kamu mabuk?" tanya Arya. "Aku tidak mabuk, Sayang. Ayolah masuk. Aku ingin bicara denganmu," jawab Mala yang berbalik dan berjalan dengan sempoyongan ke arah sofa.Dan sampai di sofa Mala duduk menatap ke arah Arya yang masih terlihat dingin kepada dirinya. "Arya. Kenapa kamu menatapku seperti itu? Apakah aku terlalu hina di matamu ?" tanya Mala meneguk minuman kembali. Arya berjalan ke arah Mala dan duduk di sebelahnya. Arya juga merampas minuman yang diteguk oleh Mala. "Sudah jangan minum lagi. Kenapa kamu seperti ini. Bukannya kamu semangat untuk mengejar dia. Kenapa sekarang kamu malah seperti ini. Ada apa? Apaa y

  • Sentuhan Manja Sang CEO Arogan   Bab 36. Pelakor Tidak Tahu Diri

    "Halo, Sayang. Kamu ada di sini juga ya. Wah, aku senang sekali. Kenapa tidak kasih tahu aku kamu di sini?" tanya orang tersebut yang tidak lain adalah Mala. Mala sengaja memperlihatkan dirinya di depan Lintang. Dan dengan beraninya Mala langsung memeluk Lintang dari belakang. Namun Lintang menghindar pelukkan Mala dan juga menghindar karena Mala ingin menciumnya. Lintang pun segera melepaskan pelukan Mala walaupun Mala mengeraskan tangannya tapi dia tetap bisa melepaskan tangan Mala. Lintang tidak suka Mala memeluknya karena saat ini ada Hana dan kelakuan Mala yang tidak sopan itu dia lakukan di depan keluarganya. "Kamu kenapa, Sayang? Apa kamu tidak suka aku peluk? Biasanya kamu suka aku peluk, aku manja dan malah jika aku membelaimu seperti ini kamu ..." Lintang langsung menepis tangan Mala agar tidak menyentuh pipinya. Mala langsung bereaksi dia memekik karena tangannya ditepis oleh Lintang. "Aduh sakit. Kenapa kamu menepis tanganku, Sayang. Kamu sudah tidak sayang lagi de

  • Sentuhan Manja Sang CEO Arogan   Bab 35. Ngidam Pertama Hana

    Hana makin suka menggoda Lintang yang malu. Dia tidak segan-segan mencolek pinggang Lintang dan mencubit dadanya Lintang di depan mertua, asistennya dan Azizah. Hingga mereka yang melihat aksi Hana tercengang. Apalagi Lintang yang reaksinya seperti anak gadis yang baru beranjak dewasa dan dia digoda oleh pemuda tampan di sekolahnya. "Pa, anakmu kenapa? Kok tumben seperti anak perawan gitu? Mama rasa dia bukan anak Mama deh," bisik Bu Ami ke Pak Irwandi yang membuat Pak Irwandi tersedak minum dan berakhir dirinya menyembur Lintang yang berada di depannya. Wajahnya Lintang basah terkena semburan Pak Irwandi ayahnya. Hana melotot dan dia ternganga melihat Lintang disembur seperti pasien dukun yang kerasukan ilmu kodam gudang gula. "Papaaaaaaa!" Geram Lintang yang menatap ayahnya dengan tajam. Pak Irwandi masih terbatuk-batuk sambil ditepuk-tepuk oleh istrinya Bu Ami. Dia tersenyum kecil ke Lintang yang wajahnya basah dan ada nasi di wajahnya. "Maafkan papamu, Lintang dia tidak tahu

  • Sentuhan Manja Sang CEO Arogan   Bab 34. Aku Malu, Sayang (21+)

    "Dia berani menghina menantuku. Apa mau dia?" tanya Tuan Irwandi yang benar-benar murka karena menantunya dihina. "Pa, mereka memang jahat dengan Hana. Mama tidak suka kalau Hana diperlakukan seperti itu. Mama tidak ikhlas, Pa. Mama mau mereka mendapat hukumannya. Mama benci dengan mereka," tangis ibu Ami yang tidak terima menantu kesayangannya yang baru hamil sudah dihina dan diperlakukan tidak baik dengan mereka. "Mama jangan khawatir. Papa akan buat perhitungan dengan mereka. Mario, kamu awasi pasar saham dia. Kalau dia minta bantuan dana atau ajak kerja sama jangan mau tolak. Kamu mengerti?" tanya Pak Irwandi ke Mario. Mario menganggukkan kepala mengiyakan apa yang Pak Irwandi katakan. Pak Irwandi mengajak istrinya untuk keluar dia tidak ingin menganggu Lintang dan Hana. Lintang mengusap lembut rambut Hana dan mengecup kening Hana. "Sayangku, bangun. Ini aku. Kenapa masih tidur. Aku rindu kamu, Sayang," bisik Lintang di kuping Hana. Lintang berharap Hana bangun dan memelukn

  • Sentuhan Manja Sang CEO Arogan   Bab 33. Bertengkar

    Pak Candra terdiam mendengar apa yang ditanyakan oleh anaknya. Dia bingung mau berkata apa saat pertanyaan Arya kenapa dia dan istrinya sangat membenci Hana. Padahal sudah jelas dari zaman dulu kalau dia dan istrinya tidak menyukai Hana karena Hana miskin, yatim piatu dan dari kalangan rendah dia tidak mau itu. Dia maunya anaknya Arya mendapatkan wanita yang high class, kaya raya, cantik. "Kamu tidak perlu bertanya lagi Arya. Papamu sudah menjelaskan dari awal alasannya apa. Kenapa kamu tidak boleh dekat dengan wanita miskin itu. Jadi, kamu tidak perlu bertanya kenapa kami membenci dia harusnya kamu sadar kamu itu pewaris kamu itu akan mendapatkan semua harta dari papamu. Kami tidak ingin mempunyai menantu yang matre, meminta ini dan itu ke kamu. Kami tidak mau. Dan dia harus dari keluarga yang kaya raya, pewaris tunggal jadi hartanya bisa untuk kita nantinya atau digabungkan. Kalau dia apa ? Kamu jangan memikirkan cinta terus makan tuh cinta. Kalau tidak ada uang tidak akan perna

  • Sentuhan Manja Sang CEO Arogan   Bab 32. Kejutan

    "Aku benar-benar tidak tahu," balas Lintang. Mario berbisik ke Lintang maksud dari ayahnya itu apa. Lintang menaikkan alisnya dia baru tahu kalau ayahnya bertanya mengenai Mala. "Tidak ada wanita itu dalam hidupku. Aku sekarang sudah bahagia dengan istriku dan juga ... Rahasia nanti aku sampaikan kepadamu. Ayo naik nanti ditinggalkan oleh istrimu," ucap Lintang. "Istrimu itu ibumu. Anak durhaka kamu. Ya Tuhan kenapa aku memiliki anak seperti dia," balas Pak Irwandi kesal dengan kelakuan Lintang. Lintang hanya tersenyum mendengar ayahnya berkata seperti itu. Lintang ingin memeluk ayahnya karena ayahnya sudah memberikan dia Hana di dalam hidupnya. Lintang membawa orang tuanya ke vila untuk istirahat. Sesampainya di Vila Hana mengajak mertuanya untuk istirahat. "Sayang, kamu duduklah, aku mau masak untuk mereka. Kamu jangan ganggu ya. Aku dan Azizah yang akan mengurusnya," ucap Hana ke Lintang. "Kamu yakin? Aku tidak mau kamu lelah. Ingat, kamu hamil muda takutnya kam

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status