"Pak Irwandi. Kenapa Anda ada di sini. Aduh sakit sekali. Dan kenapa Bapak mengejutkan saya. Kalau saya kena serangan jantung bagaimana," cicit Mario yang segera bangun perlahan sambil memegang meja. Mario geleng kepala melihat kelakuan dari ayah bosnya ini. "Lagian kamu kenapa memandang wanita itu seperti memandang sesuatu yang tidak baik. Apa kamu ingin tidur juga dengan dia sama seperti bosmu itu, ya?" tanya Pak Irwandi yang membuat Mario melotot dan menggelengkan kepala. "Saya tidak seperti itu, Pak. Saya ini pria baik-baik," jawab Mario yang menundukkan kepala dia takut jika sampai Pak Irwandi marah kepada dirinya karena menyindir anaknya. "Ya sudah. Kenapa kamu ada di sini?" tanya Pak Irwandi mendekati Mario. "Saya nunggu Pak Lintang," jawab Mario. "Memangnya dia di mana. Dan, itu bukannya itu tas milik Hana. Ke mana mereka?" tanya Pak Irwandi kepada Mario."Di dalam Pak, mungkin," jawab Mario. Pak Irwandi melihat ke arah ruangan anaknya dia mengerti apa yang anaknya itu l
Baca selengkapnya