Home / Romansa / Sentuhan Manja Sang CEO Arogan / Bab 67. Rahasia Terkuak

Share

Bab 67. Rahasia Terkuak

Author: ZeeHyung
last update publish date: 2026-05-14 16:05:21

"Aku mendapatkannya. Dia ada di alamat ini. Bisa ke sana. Dan aku tidak lihat seperti apa dia. Katanya dia kerja hanya ayahnya saja yang sakit. Ayahnya polisi dan ada nenek juga kakeknya yang tinggal di sana." Marcel akhirnya menemukan siapa anak kecil yang menjadi teman kesayangan dari Cakra.

Cakra tersenyum karena dia bisa menemukan Arum. Senyumnya tiba-tiba terbit begitu saja. Dan tentu itu membuat Marcel lega. Tidak disangka dengan menemukan alamat dari gadis kecil di masa lalu Cakra bisa
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Sentuhan Manja Sang CEO Arogan   Bab 67. Rahasia Terkuak

    "Aku mendapatkannya. Dia ada di alamat ini. Bisa ke sana. Dan aku tidak lihat seperti apa dia. Katanya dia kerja hanya ayahnya saja yang sakit. Ayahnya polisi dan ada nenek juga kakeknya yang tinggal di sana." Marcel akhirnya menemukan siapa anak kecil yang menjadi teman kesayangan dari Cakra. Cakra tersenyum karena dia bisa menemukan Arum. Senyumnya tiba-tiba terbit begitu saja. Dan tentu itu membuat Marcel lega. Tidak disangka dengan menemukan alamat dari gadis kecil di masa lalu Cakra bisa membuat mood Cakra kembali. "Bagus. Aku akan ke sana pulang kerja. Aku akan menemui dia. Aku harap kalungnya masih dia pakai," sahut Cakra yang senang karena Arum teman masa kecilnya sudah kembali. "Cakra, itu laporan sudah aku cek. Apa tidak sebaiknya kamu tanda tangani. Kamu tidak lihat dia. Dia mencari kesalahan di laporan itu. Padahal, laporan itu sudah benar. Kenapa kamu meminta dia koreksi. Ada apa denganmu?" tanya Marcel menoleh ke arah Arum. Dia kasihan dengan Arum. Arum terlihat sepe

  • Sentuhan Manja Sang CEO Arogan   Bab 66. Dia Menyukaiku

    "Dia menyukaiku," jawab Cakra yang langsung ditanggapi oleh keduanya dengan teriakan bersamaan. "Apa suka?!" Baik Arum dan juga Marcel saling memandang satu sama lain. Arum menggelengkan kepala dia menyangkal tuduhan itu. Dan dia tidak pernah mengatakan suka dengan Cakra bosnya ini. Tapi kenapa Cakra mengatakan itu. Marcel langsung memandang ke arah Cakra yang terlihat sombong dan angkuhnya juga arogannya keluar. Entah kenapa wanita ini begitu unik dimatanya. Dan juga ada keinginan dia untuk dekat dengan Arum. Dan juga ada sesuatu yang membuatnya nyaman dengan Arum.Entahlah. Padahal dia baru bertemu dengan sekretarisnya ini. Dulu dia pernah bersama dengan wanita lain tapi tidak seperti saat dia dekat dengan Arum. Ada wanita yang pernah jadi kekasihnya tapi dia tidak perlakuan dia tidak pernah seperti ini. Hingga dia berpisah karena dirinya tidak menemukan kenyaman. "Cakra, kamu jangan menjatuhkan harga dirimu dan juga harga diriku. Bagaimana bisa kamu katakan dia menyukaimu. Ap

  • Sentuhan Manja Sang CEO Arogan   Bab 65. Mulai Jatuh Cinta

    "Kenapa denganku?" tanya Cakra pada dirinya yang saat ini menatap ke arah Arum. Cakra bangun dari tubuh Arum dan membiarkan Arum pergi. Dia melihat Arum berlalu meninggalkan ruangannya. Arum keluar membanting pintu dan berlari ke arah kamar mandi yang ada di lantai tersebut. Dia menangis sendirian di sana. "Kenapa pria itu jahat sekali. Apa dia pikir banyak uang jadi sikapnya seperti itu ke wanita yang tidak ada uang?" tanya Arum pada dirinya sendiri. Arum terus menangis sesenggukan. Cukup lama dia di kamar mandi. Selesai menumpahkan semuanya dia membasuh wajahnya dan kembali ke meja kerjanya. Tapi, saat dirinya kembali ke meja yang terjadi diluar dugaan. "Loh, mana mejaku? Apa aku dipecat?" tanya Arum panik karena dia tidak menemukan mejanya. Arum pergi ke ruangan Marcel untuk bertanya. Saat dirinya mengetuk pintu tidak ada sedikitpun menyahut."Kemana dia? Apa dia tidak mau bertemu aku lagi. Tapi, kalau aku dipecat aku mau ambil tasku dan ponselku. Tapi, kenapa tasku tidak ada

  • Sentuhan Manja Sang CEO Arogan   Bab 64. Playboy Alim

    Marcel melihat Cakra yang tersenyum menyeringai. Dia tahu senyum itu punya arti dan artinya sangat berbeda. "Jangan buat masalah kamu. Ingat, ayah dan ibumu akan murka. Kamu akan jadi dendeng nantinya." Peringatan Marcel cukup keras ke Cakra dan dia tidak mau sampai Cakra dapat masalah. Cakra memandang ke arah Marcel yang sedari tadi mengomel tanpa arah dan tentunya dia tidak mau Cakra dapat masalah. Terutama masalah hati. "Apa lagi? Kenapa diam saja di sana. Ayo pergi. Aku mau kerja. Kamu mau aku potong gajinya? Dan cepat cari orang yang aku minta ayo cepat," perintah Cakra ke Marcel sambil mengibaskan tangannya. Marcel pun keluar dari ruangan dan sampai di luar terlihat Arum di bawah kolong meja. Marcel menaikkan alisnya melihat kelakuan sekretaris baru Cakra. "Hmm, cari apa kamu di bawah, Arum?" tanya Marcel yang sontak membuat Arum terkejut. Hingga kepalanya membentur meja sehingga meja bergetar hebat. Dan terdengar suara rintihan dari sana. Marcel ingin tersenyum tapi dia

  • Sentuhan Manja Sang CEO Arogan   Bab 63. Sentuhan Manja Sang Ceo Arogan Part 2. Pecat Dia

    "Pagi, Pak," sapa salah satu karyawan kepada pria gagah, tampan, berwajah ketat dan tidak ada senyum sedikitpun. Di belakang pria tersebut seorang pria tampan yang ikut dengan wajah yang sama dengan pria yang satunya. "Marcel, apakah hari ini aku sudah dapat sekretaris baru? Kamu harus ingat Marcel aku ingin sekretaris yang gesit dan sekretaris yang tidak membuatku darah tinggi. Apa kamu sudah mendapatkan apa yang aku inginkan itu?" tanya pria tampan tersebut yang tidak lain adalah Cakra. Cakra kembali ke Indonesia untuk membangun perusahaan milik ayahnya Lintang. Sedangkan Lintang dan Hana sudah tidak lagi bekerja. Mereka menikmati waktu mereka berdua perusahaan biar Cakra yang urus. Cakra baru saja pulang dari luar negeri. Hampir 25 tahun Cakra berada di luar negeri dan kini saatnya dia kembali. Tujuannya satu untuk mencari anak kecil yang waktu itu. Anak kecil yang bisa membuatnya tersenyum. "Sudah saya temukan dan dia saat ini sudah berada di mejanya," jawab Marcel dengan teg

  • Sentuhan Manja Sang CEO Arogan   Bab 62. Aku Akan Bertemu Denganmu

    Paman Bob menganggukkan kepala. Mengambil apa yang Cakra berikan padanya. Arum masih diingat oleh anak kecil ini pikir Paman Bob kepadanya. Paman Bob mengiyakan apa yang dikatakan oleh Cakra. "Baik, paman akan kasih ini. Jangan khawatir ya. Paman harap kamu jangan sedih masih bisa ketemu lagi nanti."Paman Bob tahu anak majikannya ini baru kenal dekat dengan wanita. Walaupun masih kecil tapi anak majikannya ini sudah mau dekat dengan wanita tidak ada yang tahu hanya dia saja. "Kasihan dia. Baru juga dekat dengan wanita itu eh sudah harus pergi dari sini. Semoga kalian bisa ditemukan kembali," gumam Paman Bob melihat Cakra berjalan masuk dengan aura dingin. Sejak hari itu, Cakra tidak pernah lagi senyum. Dan dia pergi jauh dari Indonesia ke negara luar untuk mengikuti ayah dan ibunya. Paman Bob melakukan apa yang Cakra minta. Dia menemui anak kecil yang dikatakan oleh Cakra. Dan benar saja anak kecil berbaju tk duduk sambil membawa bekal. Beberapa hari ini dia tidak masuk dan sekar

  • Sentuhan Manja Sang CEO Arogan   Bab 38. Mari Bercinta (21+)

    Mala tidak menjawab apa yang Arya tanyakan. Dia langsung mencium bibir ranum milik Arya. Sedari tadi gairahnya sudah di ubun-ubun jadi Mala tidak ingin buang waktu. Mumpung Arya mabuk dan dia tidak sadarkan diri. Jadi dia ingin memanfaatkan Arya. Masa bodoh Arya marah padanya. Dia ingin orang yang

  • Sentuhan Manja Sang CEO Arogan   Bab 26. Menyusul Hana

    Pada akhirnya Lintang membawa Hana untuk pergi bulan madu semuanya sudah direncanakan. Kehamilan Hana juga cukup baik. Lintang memberitahukan kepada kedua orang tuanya untuk menyusul mereka ke Swiss karena ada sesuatu yang ingin mereka sampaikan yaitu tentang kehamilan Hana dan kedua orang tua Lint

  • Sentuhan Manja Sang CEO Arogan   Bab 23. Rencana Lintang

    "Dengar ya apa yang aku katakan ini," ucap Lintang ke Hana. "Ok, Sayang. Tapi, kamu jangan jahil ya mereka itu orang yang kita kenal. Termasuk Azizah. Dia sahabat baikku dan sudahku anggap sebagai keluarga jangan sampai kamu membuat dia membenciku karena idemu itu," ucap Hana yang membuat Lintang

  • Sentuhan Manja Sang CEO Arogan   Bab 20. Rencana Licik Mala Dan Arya

    "Saya tidak tahu, Pak. Coba Anda tanya saja dengan Nona Hana. Kenapa dia seperti itu," jawab Mario yang membuat Lintang membolakan mata. "Kalau kamu minta saya bertanya dengan istri saya buat apa saya bertanya dengan kamu," jawab Lintang yang segera masuk ke dalam lift dan menuju ke ruangannya. S

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status