Mag-log in"Bakit single pa rin ako sa edad na thirty-seven?” Matagal na nagpakahibang sa isang lalaki si Mia Dizon na kapwa niya doctor, hanggang sa malaman niya na lang na pamilyadong tao na ito. At siya, naiwang single habang nagmo-move on. Inisip niya rin na sana makahanap siya ng taong para sa kanya sa parehong paraan—naging payente niya muna at na-in love sila sa isa’t isa. Hindi nagtagal matapos niyang sambitin ang bagay na iyon, ay dininig ang wish niya. Or not. Dahil ang pasyente na ibinigay sa kanya, bukod sa matalas ang dila, walang modo, ay may tinatawag na ibang pangalan at… Isa itong magandang babae na may magandang boses na tila hinehele ang buong pagkatao niya. Maging ang labi nito ay tila hinihila siya sa mundong bago sa kanya. Summer Braganza, o mas kilala sa screenname nitong Rain—kaya bang tanggapin ni Mia ang biglang pagbabago ng preference niya dahil sa babaeng ito? Saan siya lulugar sa buhay ni Summer? Hindi niya na ito dapat pang alamin dahil may Cornelia na ito. Magiging single na lang ba siya forever?
view more"Tanda tangani dan silakan hadir di persidangan yang sudah dijadwalkan." Mata pria itu hanya menatap lurus dengan ekspresi datar ke arah wanita cantik bernama Rindu Saraswati itu.
Tidak terkejut sama sekali dengan apa yang disodorkan oleh wanita itu. Lalu Tantrama mengambil pena dan menggoreskan pada tempat yang seharusnya."Sudah puaskah kamu dengan apa yang saat ini kamu dapatkan?" Rindu hanya menerbitkan senyum yang sebelumnya dia kulum lembut. Lantas wanita dewasa itu dengan wajah yang biasa saja mengangguk."Bukankah ini yang memang kamu inginkan, Mas? Perceraian denganku karena kamu sudah menyimpan dia selama sekali. Sayangnya aku baru mengetahui sekarang. Tapi jangan khawatir. Belum terlambat buat kalian untuk mendapatkan anak. Karena usia pelakor itu masih sangat muda. Aku nggak menyangka kalau kamu pecinta daun muda, Mas."Ada kemarahan yang seketika merebak di hati Tantrama. Laki-laki itu menatap dengan tajam ke arah Rindu yang saat ini masih sah menjadi istrinya.Pernikahan mereka memang tidak bisa dikatakan seumur jagung karena sudah menginjak di atas 5 tahun. Bahkan sebentar lagi akan mengadakan anniversary yang ke-6 andai saja Rindu tidak menggugat cerai Tantrama hari ini."Sudah ratusan kali aku jelaskan padamu, Rindu. Sasti adalah sekertaris baruku. Wajar saja kalau kemana pun aku pergi, dia selalu ada karena selain sebagai sekertaris dia juga seorang asisten di kantor. Yang tugasnya memang selalu ikut dengan bosnya."Rindu hanya mengibaskan tangan di depan wajah Tantrama yang membuat laki-laki itu kembali meradang. Namun setelah mendengar helaan napas Rindu, pria itu mencoba mengendalikan diri."Terima kasih sudah mau menandatanganinya. Terserah kamu mau datang atau tidak di persidangan. Tapi aku bisa pastikan. Datang atau tidak Mas Tantrama di pengadilan. Kita akan tetap bercerai."Kembali Tantrama mengepalkan kedua telapak tangannya. Ingin sekali pria tampan dewasa itu melampiaskan kemarahan yang hampir meledak di dalam dadanya. Namun dia selalu ingat bahwa sosok Rindu tidak bisa dibentak atau di sentak."Perceraian itu atas kehendakmu sendiri, Rindu. Sesungguhnya aku tidak ingin megabulkannya. Tapi mengingat pertengkaran demi pertengakaran kita bahkan pertengkaran kemarin mengakibatkan kamu pingsan mendadak aku sudah memutuskan untuk mengabulkan gugatan ceraimu. Aku merasa gagal sebagai seorang suami melihat istrinya ternyata selama ini sangat tertekan dan menderita hidup bersamaku. Dengan segala kecurigaan dan pembenaran yang kamu cari dari setiap pembelaan diriku yang kamu anggap salah."Apa yang dinyatakan oleh Tantrama itu sama sekali tak mengubah pendirian Rindu yang menganggap suaminya tersebut bersalah telah berselingkuh dengan sekertaris barunya yang bernama Sasti."Tidak perlu dibahas lagi, Mas. Semua sudah kita putuskan dan ternyata kita memang saling menerima apa yang sudah kita putuskan, bukan?"Tantrama hanya menghela napas pendek ketika mendapati Rindu sama sekali tidak mau mengubah pendiriannya.Akhirmya hari itu juga kedua orang yang sekarang sudah tak satu arah itu memutuskan untuk pisah ranjang sebelum sidang ke pengadilan tiba.Satu Bulan Kemudian"Dengan ini pengadilan memutiskan bahwa saydara Tantrama Mahadika dengan Saudari Rindu Saraswati resmi bercerai di hari ini, Seni tqnggal 4 Maret 2024. Sidang kemudian kami tutup! TOK! TOK!"Ada tetes air bening menggulir di kedua sudaut mata Tantrama. Laki-laki itu tak bisa memungkiri ada sayatan luka yang tak berdarah namun terasa perih kini menggores di hatinya yang paling dalam.Pernikahannya selama hampir 6 tahun beberapa bulan lagi hancur dan kandas karena drama rumah tangga yang tak ada penyelesaiannya.Pada akhirnya pelabuhan terakhir mereka adalah sebuah pengadilan yang mengetukkan palu menandakan rumah tangga dan pernikahan mereka hanya sampai di sini saja.Setelah saling bersalaman akhirnya mereka berpisah dan mengambil jalan masing-masing. Rindu yang hari itu juga sudah ada janji ke rumah sakit untuk melanjutkan kerjanya tak mempedulikan ketika sang kakak tiba-tiba mengejarnya dengan panik."Rindu. Ini apa-apaan! Kamu tiba-tiba menggugat cerai Tantrama kep pengadilan dan menj ggalkan dirinya dengan tuduhan berselingkuh. Apa kamu sudah tidak waras, Rindu. Semenjak kapan tantrama menjadi laki-laki brengsek!"Dengan kerasnya sosok wanita yang terlihat sangat cantik dan dewasa itu sudah berada di hadapan Rindu dengan mata tajam menikam ke jantung Rindu. Semua orang meyalahkan dirinya atas perceraian yang sudah di ujung tanduk itu."Sahira. Kamu sudah tahu dengan mata kepala kamu sendiri, apa alasanku menggugat cerai Mas Tantrama. Bahkan Kamu sendiri yang waktu itu memberikan rekaman video tentang perbutan tak layak untuk dipublikasikan itu.Sebuah rekaman video mesum berdurasi hampir 5 menit dan itu lumayan sangat panjang membuat hati kecil Rindu tercabik luka.Wanita yang disebut dengan nama Sahira itu berubah kesal dengan melihat sosok Rindu yang sama sekali tak merasakan hal terpuruk."Kamu akan menyesal sudah menggugat cerai suamimu, Rindu. Dia tak melakukan apa yang kamu tuduhan itu. Bahkan aku yakin kamu sendiri yang melakukan semua perbuatan itu."Mata Rindu membelalak seketika saat mendengar apa yang diucapkan oleh Sahira yang ternyata adalah kakak iparnya."Jaga bicaramu, Sahira! Kamu menuduh tanpa bukti dan itu akan menjadi fitnah!" Sahira tertawa dengan terkekeh. Dia sama sekali tak marah malah mengejek Rindu dengan nada suaranya yang sinis.Rindu sudah tak mau menanggapi wanita yang menurutnya selama ini tidak menyukai dirinya itu. Mendapati sosok Rindu pergi begitu saja meninggalkan bahkan mengabaikan apa yang dia katakan."Dasar wanita gatal! Kamu lihat saja Rindu! Kamu akan membayar apa yang sudah kamu lakukan kepadaku." Dengan penuh kemarahan Sahira menatap punggung Rindu yang sudah tak terlihat bayangannya.Sementara itu Rindu masih berjalan dnegan sedikit kekesalan yang bercampur aduk dengan perasaan yang saat ini seakan ingin meledak di dalam dadanya.Ketuk palu hakim ketua tadi membuat hatinya teriris. Bahkan dia sudah mempersiapkan jauh-jauh hari sebelumnya akan datangnya hari ini. Namun ternyata dirinya tetap jatuh terpuruk. Ambruk dan sakit itu begitu membekas.Siang ini dirinya sudah menyandang status yang berbeda. Seorang janda yang beberapa waktu lalu belum sama sekali terpikir di dalam benaknya. Namun setelah vonis dari rumah sakit itu, dunia Rindu seolah runtuh dan menggelap. Apalagi ditambah dengan kenyataan bahwa Tantrama, suaminya mempunyai teman wanita yang tak lain sekertaris kantornya yang bernama Sasti.Bertubi dan seolah diserang dengan ujian dan cobaan yang begitu datangnya bersamaan menghujam ke kehidupan Rindu terutama rumah tangganya."Silakan, Nyonya Rindu. Anda sudah ditunggu Dokter Lucas." Setengah jam kemudian Rindu sudah berada di sebuah ruangan yang terasa sangat senyap.Sepasang mata sayu itu nampak tak sanggup lagi menahan air matanya. Dokter yang tepat berada di depannya memandang wajah pucat dengan mata yang sudah menghilang di bawahnya itu dengan perasaan yang sangat prihatin."Maafkan saya, Nyonya. Saya harus menyampaikan kabar buruk ini di saat perceraian Anda terjadi." Rindu menggeleng dengan cepat untuk menimpali apa yang dikatakan dokter tampan itu."Semua yang terjadi hari ini sudah saya persiapkan, Dok. Termasuk kabar buruk tentang kesehatan saya. Saya tak menyangka, belum bisa menerima takdir Tuhan bahwa mungkin ini terakhir kali saya bernapas."ANG LAKAS ng loob kong magsabi ng “let’s end this,” pero ito na naman ako at nagpapakalango sa alak. Dito pa ako dumiretso sa bahay ni Nanette.Fuvk that Maxie!Kapag past, wala nang balikan! Kung gusto mong alalahanin, magbalik-tanaw lang. Walang alaalang nagre-relive sa future!Ano ba siya?Sino ba siya?She’s just a nobody who hurt Summer! She was a nobody who left Summer!“Miss Mia, tama na. May iba pa naman, bakit balik ka pa rin nang balik sa taong pinagtutulakan ka palayo?”“You don’t understand, Nanette. Mahal ko si Summer. This is not simple confusion. Thi
IT SHOULD be Maxie. I should think of Maxie. She should be the one I am giving a second chance, hindi itong sariling kagustuhan ko. She sacrificed her dignity to make our dreams come true—the dream that was living in me. Marami siyang pinagdaanan para lang sa kapakanan ko. I couldn’t be anymore selfish than I already was.Ang tagal kong nagalit kay Maxie, only to realize na sumama siya sa iba, binenta ang sariling katawan para lang mabigyan ako ng bigger role sa industry. Kahit pa ang kapalit noon ay ang mga pagtatangka sa buhay ko ni Olga, hindi iyon sapat para maging kapalit sa mga naranasan na pang-aabuso ni Maxie sa kamay ng magkapatid na Harrold at Kent Anderson.“Summer, I need you.”I was planning to compose a song dahil wala si Mia at Cornelia, when I received
MIA DOESN’T belong in my world. Nang makausap ko si Nanette nang minsang dalhin ni Mia sa isang birthday party si Cornelia, nalinawan ako sa kung anong hinahanap at gusto ni Mia.She wants a family. She may see it in me and Cornelia, hindi pa rin iyon one-hundred percent na sa amin na siya—she wasn’t and she will never belong to us. Tulad ng sabi ni Nanette, Mia was in love with her co-worker and childhood friend named John Cruz. Ngayong taon lang din siya natauhan na may asawa’t anak na ang kinababaliwan niyang lalaki.She’s confused. I am not a male, and I can’t satisfy her deepest desires like a man can do, dahil alam ko sa sarili ko na babae talaga ang gusto ko, pero si Mia…“Tama na siguro ang two weeks na pagpapalamig ng ulo, Summer. Ayaw kong ipipil
I WASN’T given the chance to explain my side.Nang makauwi ako sa unit ko nang gabing iyon, halos dalawang linggo na ang nakararaan, saka ko lang napagtanto kung anong pakahulugan ni Summer sa mga binitawan niya. Alam niya ang tungkol sa pagkakagusto ko sa lalaki. I admitted that I just recently realized na hindi talaga ako attracted kay John. It was a sisterly love, a family love, and the feeling of belongingness.Kahit noong nagkita ulit kami ni John sa birthday ng anak niya, I didn’t feel anything aside from being happy that we are in good terms now.Madalas pa rin kaming magkita ni Cornelia. She always message me na sabay kaming pumasok.Yeah, walang nagbago sa amin ni Cornelia. Pero sa amin ng mommy niya, tila may malaking bundok sa pagita
“MISS MIA, hindi ka pumasok kahapon!”Hindi ko pinansin ang pagda-drama ni Nanette sa table niya. I am busy reminiscing about what happened yesterday. Hindi man inamin ni Summer, I’m sure that she
LOOKING AT HOW my daughter is anticipating my yes, I have no choice but to do so.“Remember to behave, huh? Baka nga wala sa pad niya si Miss Mia. She is a doctor, you know.”Sinusuklay ko ang buhok ni Cornelia para ayusin ulit ang wig niya, habang nililinis niya ang makapal niyang salamin. I remem
IT FEELS LIKE the pain from the fuvking gunshot disappear when our lips met. Mababa ang tolerance ko sa alak pero gusto ko lang ikalma ang sarili ko by drinking a can or two. Tapos ito ang mangyayari?I just looked in her eyes para sana magpasalamat, pero nang magtama ang mata namin, I wanted to be
I FEEL LIKE I am alive but not living my life. Ngayon ko lang na-realize, hindi ako mahilig sa music, sa movies, at fangirling! How did I fuvking spend my teenage and twenties?!“Oh my gosh, wala ba akong ibang ginawa noon kung hindi ang habulin ng tingin si John?”That is fuvking crazy!Looking ba
Maligayang pagdating sa aming mundo ng katha - Goodnovel. Kung gusto mo ang nobelang ito o ikaw ay isang idealista,nais tuklasin ang isang perpektong mundo, at gusto mo ring maging isang manunulat ng nobela online upang kumita, maaari kang sumali sa aming pamilya upang magbasa o lumikha ng iba't ibang uri ng mga libro, tulad ng romance novel, epic reading, werewolf novel, fantasy novel, history novel at iba pa. Kung ikaw ay isang mambabasa, ang mga magandang nobela ay maaaring mapili dito. Kung ikaw ay isang may-akda, maaari kang makakuha ng higit na inspirasyon mula sa iba para makalikha ng mas makikinang na mga gawa, at higit pa, ang iyong mga gawa sa aming platform ay mas maraming pansin at makakakuha ng higit na paghanga mula sa mga mambabasa.
Rebyu