Beranda / Pendekar / Sistem Aura (Infinity) / Episode 181: Selamatkan Diriku Dari Diriku Yang Menolak Diselamatkan.

Share

Episode 181: Selamatkan Diriku Dari Diriku Yang Menolak Diselamatkan.

Penulis: Radif
last update Tanggal publikasi: 2022-11-12 23:12:38

Episode 181: Selamatkan Diriku Dari Diriku Yang Menolak Diselamatkan.

Jalan raya kota Nawaraka tengah ramai oleh warga yang panik karena gempa bumi 7,7 skala richter yang baru saja terjadi. Kebanyakan mereka ketakutan. Takut kalau itu berasal dari manusia bedebah yang berupaya menguasai dunia.

Beberapa rumah roboh, jalan raya retak, penjara para siluman hancur hingga meloloskan penghuninya. Ibu-ibu merumpi dan bocah-bocah melukis muka jelek walikota Nawaraka yang hobi korup di atas salju.

Yan
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci

Bab terbaru

  • Sistem Aura (Infinity)   Episode 427: Kita Bangsa Yang Besar, Yang Bosan Hidup Berjaya Bahagia.

    Merasakannya. Mengalaminya. Membayangkannya. Harapan-harapan itu melambung melampaui jangkauan tangan ....Sekarang dan untuk waktu yang akan datang ....Kembang api dan konser musik dan pertunjukan seni di malam hari ini rupa-rupanya berlaku sebagai seremonial penyambutan tahun yang baru ....Sury De Canopus, salah satu anak dari miliaran penduduk bumi yang juga terikat akan harapannya. Sementara dunia Aura yang kurang ramah buat bocah sepertinya adalah kenyataan terbaik yang bisa disyukurinya. Tumbuh dewasa, sehat bugar, punya rumah impian, keluarga yang harmonis, negara yang sportif dan hidup bahagia ... sesuatu yang dia sendiri pun ingin tahu sejauh mana dia bisa memilikinya, sebagaimana perasaan kesepiannya yang mengakar.Di atas bukit. Di dalam dangau yang menghadap rumah-rumah penduduk desa Aswad, dia menikmati pergantian tahun seraya memainkan kembang api, menikmati pemandangan, menikmati dinginnya cuaca ....Dia ditemani Lora Zepamin, seorang pria berkumis tipis (ilmuan dari

  • Sistem Aura (Infinity)   Episode 426: Ampunilah Kami Hanya Rakyat Jelata Yang Lemah Tidak Bisa Apa-Apa.

    Arsitektur yang penggah. Kemewahan intan dan berlian melapisi hampir di setiap inci ruangan. 12 pilar yang dihiasi relief bernilai historis. Tirai-tirai emas yang berjuntaian menyekat ruang. Lantai yang menyajikan visual akar-akar listrik. Kilatan petir yang mendekor langit-langit istana sekaligus sebagai penjaga alami. Tidak sekadar monumental, tapi juga bernilai artistik. Bahkan tidak cukup kata untuk melukiskan bagaimana sungguh menakjubkannya istana raja Utara-Daya ini.Di ujung istana tampak awan-awan mendung tebal yang berbungkus kelap-kelip listrik menyaput sebagian lantai seakan mengilustrasikan badai petir dan tidak lain merupakan singgasana raja Utara-Daya. Semerbaknya wangi khas yang tidak dapat ditemukan di tempat lain. Tempat yang memadukan ilmu Aura dan teknologi paling mutakhir di zaman Alara ini.Dan, di depan singgasana telah berdiri seorang pria bersetelan jas biru panjang berparas kaku nan tampan sebagai Putra Mahkota Nein Al-Manamah. Atas dasar merayu sekalian komp

  • Sistem Aura (Infinity)   Episode 425: Hemat Anggaran, Belikan Alat Perang, Untuk Perdamaian, Korbankan Kemanusiaan.

    Berita diangkat: '... Ouran Cahaya tiba di bangsa Timur-Laut dan langsung mendapatkan pengamanan yang ketat ....' '... Ouran Cahaya telah dijadwalkan akan melakukan pertemuan-pertemuan penting dengan para petinggi Timur-Laut dan sejumlah Party-Aura Timur-Laut ....' '... masyarakat Timur-Laut tampaknya menyambut baik kedatangan sang Pewaris Aura Cahaya yang digadang-gadang hendak menjadi penyambung lidah masyarakat Timur-Laut dengan bangsa-bangsa dunia Aura ....' ... begitulah akhirnya rombongan Eriel berhasil membuktikan sendiri keberadaannya di sini yang baik-baik saja. Adapun tiga Party-Aura dan dua Energias tidak dikenal sempat menyerangnya keadaan masih teratasi serapi mungkin, yang tidak jauh berbeda dengan negeri-negeri yang telah dikunjunginya. Meskipun peringatan-peringatan mara bahaya tetap tidak Eriel abaikan. Kunjungan rombongan Eriel yang pertama kali itu bahkan dibuka dengan acara makan-makan bersama sejumlah petinggi negara Timur-Laut di Kota Deisim. Semuanya be

  • Sistem Aura (Infinity)   Episode 424: Ajaran Konstitusional, Kebenaran Menyesuaikan Kebutuhan Manusia Fana.

    “... jadi anak-anak ... pengaruh alur sejarah bangsa kita tidak lepas dari kebutuhan banyak kelompok. Secara cepat dan radikal hingga secara langsung dan tidak langsung.”Demikianlah bagaimana seorang pria berkumis cokelat tebal yang terbosesi dengan penampilan militer (Adam Madaprana) memaparkan buku sejarah negara Selatan-Putih rezim Haven pada 57 muridnya. 57 murid yang bercampur antara non-Auranias sampai Energias sekaligus campuran antara kelas 1 sampai kelas 6. Akademi Aura Tentail, desa Aswad.”Krisis sudah terjadi sejak beberapa periode akhir kerajaan dinasti selatan, pemerintahan terpusat sebetulnya sudah berlangsung juga sejak masa itu. Makanya kita bisa lihat sejarah kerajaan yang tidak luput dari pertikaian, sampai-sampai hampir sering mengganti ibu kotanya, bahkan kerajaan memiliki sistem rotasi ibu kota tiap lima tahun hanya demi menjaga kestabilan ....“ Adam juga menuliskan poin-poin penting faktor runtuhnya kerajaan dinasti selatan tepat di papan tulis kapur. “... de

  • Sistem Aura (Infinity)   Episode 423: Sembuhkanlah Kami Dari Ideologi Fiksi Yang Menciptakan Perang Abadi.

    Berita telah tersiar, Yang Mulia Yang Mengetahui Segalanya Raja Neziah Al-Manamah pagi ini mengumumkan kepastian masa abdikasinya di tahun depan dan suara dukungannya diberikan sepenuhnya kepada kepala pemerintahan federasi Utara-Daya (Erbik Al-Deneb). Sementara tarik-ulur kepentingan kubu Pangeran Nein dengan kubu Ketua Erbik Al-Deneb kian serius. Ketua Erbik yang bertekad mempertahankan agenda-agenda Raja Neziah dalam pemerintahan yang berkelanjutan nahasnya kurang disikapi positif oleh penduduk Utara-Daya. Terutama pada bagian pemerintahan yang hendak memfokuskan pembangunan global di atas pembangunan nasional. Nyatanya, setelah semua kian jelas dan kian dipahami suara masyarakat sekarang cenderung melimpah mendukung rencana 'pemugaran bangsa' yang dipelopori Pangeran Nein, terutama di sektor pembangunan dalam negeri.Syukurnya, dominasi suara dukungan parlemen masih ditujukan kepada Ketua Erbik dan mengakibatkan gelar putra mahkota yang disandang Pangeran Nein terancam tidak berg

  • Sistem Aura (Infinity)   Episode 422: Bahkan Penjahat Pun Percaya Diri Dengan Kejahatannya Dengan Tujuannya.

    Segelas cokelat panas diseruput lembut. Wafer dilahap dengan santai. Televisi tabung dialihkan sebagai pemutar video musik; lagu bergenre gotik dari Party-Aura Musisianity melantun syahdu. Volumenya pelan, tapi tetap kedengaran. Monitor pengawas masih menayangkan keributan antar Energias yang ternyata kian meluas. Beberapa kamera pengawas mati total, listrik dan air pun demikian. Ada penyusup, pun ada sipir yang membantu kekacauan. Sedang tidak jauh dari sana sesuatu menarik perhatian Nirumi; pertempuran lain para Auranias. “Haaaddeeehhh ... para Auranitod ini ngapain sih?!” Tidak peduli ini tugasnya Nirumi tidak terhindarkan dari bosannya menemukan pertarungan liar di lokasi kerjanya lagi. Tetapi, ada sesuatu yang membikin ia sangat kaget begitu mengetahui salah satu Auranias yang tengah berduel cukup dikenalnya. “Eh?” Dia dekatkan wajahnya menuju salah satu layar monitor. Memastikan seakurat apa penglihatannya. Dan, ya, tidak salah lagi itu adalah laki-laki itu; Kael De Rigel.

  • Sistem Aura (Infinity)   Episode 138: Perdamaian Yang Jadi Pertanyaan, Jadi Harapan, Jadi Kerinduan.

    Episode 138: Perdamaian Yang Jadi Pertanyaan, Jadi Harapan, Jadi Kerinduan. Meninggalkan tempat yang hanya merusak pikiran dan mental merupakan ide yang bagus. Segala hal dan alat-alat yang berkaitan dengan penanganan bencana di desa Moon telah disingkirkan—Thania serta Ekia mengevakuasi diri menuj

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-23
  • Sistem Aura (Infinity)   Episode 152: Perbedaan Menuntut Keadilan, Persamaan Itu Membosankan.

    Episode 152: Perbedaan Menuntut Keadilan, Persamaan Itu Membosankan. 21:15. Dalam kamar nomor 113, lantai 7, mereka—Kael, Liora, Fang Yin, Arata, Ineia dan Niro—kembali berbaur bersama manakala suasana kota sedang kurang kondusif. Menurut keterangan Ineia, hari ini dan dua hari ke depan simpatisan

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-23
  • Sistem Aura (Infinity)   Episode 139: Sengketa Kebenaran, Mentaati Perintah Keuangan.

    Episode 139: Sengketa Kebenaran, Mentaati Perintah Keuangan. 'Seni beladiri Aura hanyalah kedok untuk membunuh dengan gaya!' Maka demi menjawab tantangan dari kelompok Anti-Aura, dua ahli Auranias Merah berupaya membuktikan seni beladiri yang pasti menyimbolkan keindahan. Bukan sekadar ajang pamer

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-23
  • Sistem Aura (Infinity)   Episode 135: Adegan Ini Hanya Boleh Dilakukan Oleh Orang Yang Berfantasi.

    Episode 135: Adegan Ini Hanya Boleh Dilakukan Oleh Orang Yang Berfantasi. —13:20. Bangsa Selatan-Kelabu .... Damainya dan makmurnya bangsa yang dipandu oleh Perdana Menteri Eriel telah merangkai persepsi akan kenyataan bahwa tidak perlu diadakannya lagi kebijakan baru. Kecuali suatu kebijakan hanya

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-23
Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status