Share

Bab 2

Author: Dimas Saputra
last update Petsa ng paglalathala: 2026-04-10 01:15:46

Siang harinya Kereta Kuda datang membawa 20 orang wanita muda. Raja sudah memberikan titah jika dalam masa perang krisis kematian menjadi ancaman, karena itulah tahanan perang akan diberikan sebagai imbalan sumber daya dan sekaligus meneruskan garis keturunan.

Shen Hao berbicara dengan Prajurit Penjaga dan setelah memberikan perak akhirnya dia mendapatkan apa yang dia inginkan. Shen Hao memanggil Shen Yu untuk segera datang dan memberi hormat kepada Prajurit.

"Baiklah pertama kau bisa memilih wanita manapun terlebih dahulu jadi cepatlah !" Ucap Penjaga itu kepada Shen Yu.

Shen Yu mengangguk dan semua gadis itu berbaris diluar, diantara mereka penampilannya biasa saja dan setelah melihat lagi Shen Yu menemukan gadis cantik dengan harga yang cukup mahal.

Nama : Su Yan

Umur : 19 tahun

Kecantikan : 91

Status : Putri Pedagang yang cerdas

Kondisi : Takut

Catatan : Kelompok Dagang Su hancur diserang Bandit Sungai berakibat menewaskan Keluarganya.

"Aku mohon pilih aku." Su Yan bergumam didalam hatinya dan merasa cemas.

"Penjaga aku memilihnya saja." Shen Yu menunjuk Su Yan.

"Putramu ini punya mata yang bagus tapi Gadis ini tidak murah. Setiap bulannya harus menyerahkan 3 karung beras apakah kalian bisa ?" Tanya Penjaga itu kepada Shen Yu.

"Aku bisa." Shen Yu mengangguk dan menyetujuinya persyaratan.

"Mulai sekarang dia milikmu." Penjaga itu memberikan Su Yan.

Shen Yu membawanya pergi dan sisanya Ayahnya memanggil semua warga desa. Karena tidak adah hal lagi yang bisa dia dapatkan Shen Yu membawa Su Yan kedalam tempat tinggalnya memperhatikan semuanya dari dalam.

"Sistem kenapa aku tidak mendapatkan hadiah bukankah aku sudah punya satu Istri sekarang ?" Shen Yu menagih janji Sistem yang mana seharusnya dia dapatkan.

(Host belum melakukan hubungan dengannya jadi hubungan tidak berlaku. Harap Host menyelesaikan persyaratan agar mendapatkan hadiah.)

Su Yan menunduk dan berkata, "Terimakasih banyak karena Tuan sudah memilihku."

"Ini terdengar aneh karena kita baru saja bertemu hari ini tapi mulai sekarang kau akan menjadi istriku jadi panggil aku dengan benar. Namaku Shen Yu namamu ?" Shen Yu memperkenalkan dirinya.

Su Yan berkata dengan malu, "Su Yan."

Shen Yu membawa Su Yan duduk ditempat tidur dan bertanya, "Apakah aku boleh tahu mengapa Gadis secantik dirimu bisa sampai disini dengan kondisi seperti ini ?"

"Kami adalah Pedagang keliling yang berpindah dari satu kerajaan ke kerajaan lainya. Namun kami disergap oleh Bandit dan semua Keluargaku dibunuh oleh mereka, Ayahku melemparku masuk kedalam sungai dan dibunuh oleh mereka. Setelah itu aku hanyut dan tidak sadarkan diri, selebihnya aku dijual oleh perempuan tua dan bernasip seperti sekarang." Su Yan menceritakan kemalangannya dan terlihat sedih.

"Jangan sedih jika ada kesempatan aku akan balas dendam kepada semua bandit yang sudah membunuh Keluargamu. Mulai sekarang Keluarga ini juga akan menjadi Keluargamu, sebagai Suamimu aku akan memperlakukanmu dengan baik." Ucap Shen Yu yang menghibur Su Yan.

"Terimakasih." Su Yan merasa tenang dan memeluk Shen Yu.

Sebelumnya dia sempat berpikir jika kemalangan yang dia dapatkan belum berakhir, untungnya Shen Yu adalah orang yang membelinya dan dia akan patuh kepadanya mulai sekarang.

Shen Yu menelan ludahnya dan mungkin ini adalah waktu yang tepat, dia mendorong Su Yan berbaring ditempat tidur secara perlahan dan jantungnya berdegup dengan kencang.

"Tidak masalah bukan ?" Tanya Shen Yu kepada Su Yan.

"Hm." Su Yan mengangguk dan Shen Yu perlahan membuka semuanya.

Dadanya yang megah dan wajahnya yang cantik membuat nilai kecantikannya sangat sesuai. Shen Yu mencium bibirnya dan bercinta untuk mengesahkan hubungan mereka.

(Selamat Master mendapatkan kemampuan Seni Indra Hewan Buas.)

Shen Yu mengabaikannya dan dia merasa indranya jauh lebih tajam. Bahkan dia tahu Ayahnya segera mundur dan tidak ingin mengganggu kesenangannya, Shen Yu bersenang-senang sampai malam hari dan Su Yan merasa sangat lelah berbaring dipelukan Shen Yu.

Shen Yu mengambil kendi air dan meminumnya, dia membagikannya dengan Su Yan dan Shen Yu benar-benar sangat puas dengan performanya yang baik.

"Suamiku aku penasaran denganmu ?" Su Yan bertanya kepada Shen Yu.

"Sebenarnya aku hanya pria pembawa masalah dan sangat buruk. Dulu aku suka berjudi dan minum-minum, tapi aku sudah berubah dan ingin bergabung dengan militer sebulan lagi. Bagaimana apakah kau menyesal mendengar Suamimu ini hanyalah sampah ?" Tanya Shen Yu sambil tersenyum.

"Tidak aku sudah sangat berterimakasih kepadamu dan jika kau mau berubah itu sudah cukup. Tapi militer itu berarti kau akan ikut perang, aku sudah banyak mendengar jika dimedan perang selama kau kuat maka prestasi akan mudah didapatkan tapi resikonya adalah nyawa. Kita baru saja bersama tidak bisakah menunggu satu atau dua tahun lagi ?" Su Yan sangat tidak ingin melihat Shen Yu dalam bahaya.

"Maaf ya tapi aku tidak bisa melakukannya karena sudah berjanji. Tenang saja aku tidak akan mati dan sesekali akan pulang melihatmu, jika aku sudah mapan nantinya aku akan membawamu menikmati hidup yang lebih baik." Shen Yu mengusap kepala Su Yan.

"Iya." Su Yan tidak bisa menghentikannya dan menghargai keputusannya.

Mereka berdua tidur bersama dan perlahan matahari mulai terbit. Pelayan memasak bubur putih saja dan setelah memeriksa gudang hanya punya sedikit beras.

Ayahnya memang punya rumah yang besar dan lahan tapi sebenarnya mereka adalah keluarga miskin yang berada dalam masa sulit. Belum lagi semua karena ulahnya dimasa lalu yang mana membuat situasi semakin sulit.

Sebagai mantan pasukan khusus Shen Yu sudah mempelajari segala hal yang bisa dia lakukan untuk bertahan hidup. Kemarau panjang membuat pertanian sulit bahkan tidak gagal panen saja sudah termasuk keajaiban.

Shen Yu memikirkan ide yang bagus dan melihat apa yang dia butuhkan, dia memotong beberapa bambu dengan pedangnya dan mulai mengayamnya.

Su Yan keluar dan bertanya, "Suamiku apa yang kau lakukan apakah ada yang bisa aku bantu ?"

"Kemari aku sedang membuat perangkap ikan dan sekarang musim kemarau." Shen Yu mengajari Su Yan dan mereka memiliki bahan yang cukup.

Shen Hao menghampiri mereka, "Apa yang sedang kau lakukan ?"

"Membuat perangkap ikan dengan Istriku Su Yan." Shen Yu menjawab sambil menganyam.

"Ayah mertua." Su Yan membungkuk dan memberi hormat.

"Iya... Sepertinya kau memang punya niat untuk berubah ya tapi apa dengan itu kau bisa menangkap ikan. Akan lebih cepat jika kau masuk kedalam air dan menyisir pinggiran dengan kedua tanganmu." Ucap Shen Hao yang memberikan saran.

"Ayah lihat saja aku akan menangkap banyak ikan dengan caraku sendiri." Shen Yu berkata dengan bangga.

"Terserahlah." Shen Hao pergi dan tidak ingin banyak berkomentar.

Patuloy na basahin ang aklat na ito nang libre
I-scan ang code upang i-download ang App

Pinakabagong kabanata

  • Sistem Prajurit Terkuat   Bab 11

    Cang Lan menepuk pundak Shen Yu, "Pemikiran dan perhitungan yang sangat tajam, lalu kapan waktu yang bagus untuk menyerang ?" "Pagi buta semua pasukan berangkat dan kita akan berperang ketika matahari terbit." Shen Yu merasa itu adalah waktu yang tepat."Aku menerima saranmu." Cang Lan keluar dari tendanya dan memberikan pengumuman.Yun Zhi tersenyum dan berkata, "Prajurit Shen Yu jasamu sangat besar dan aku dengar kau ingin pergi ke medan perang utama. Bagaimana menurutmu apakah kau tertarik bergabung dengan Pasukan yang akan aku bentuk, aku merekrutmu sebagai wakil komandanku dimasa depan ?""Apa untungnya buatku menjadi wakil komandan Anda dimasa depan ?" Tanya Shen Yu kepada Yun Zhi.Yun Zhi menghela nafas, "Hah... Kau memang pintar memang benar dengan bakatmu kau bisa bergabung dengan Komandan yang lebih hebat lalu mendapatkan keuntungan. Sedangkan aku hanya seorang wanita yang diremehkan dan tidak bisa memberimu apa-apa selain gaji

  • Sistem Prajurit Terkuat   Bab 10

    Shen Yu berada didalam kerumunan dan menarik kedua Pedangnya. Shen Yu menebas dengan sangat liar dan gerakan Pedangnya yang dilapisi energi internal membuatnya sangat tajam hingga mampu membunuh musuhnya dengan satu tebasan."Hentikan orang gila ini !" Teriak Teng Wu yang mengambil kampaknya.Shen Yu dikepung belasan orang dan dia menebas mereka seperti Iblis. Dari 30 orang sebelumnya hampir semuanya dibantai oleh Shen Yu sendirian, levelnya yang terus meningkat bukan hanya memperkuat kekuatan fisiknya melainkan juga memulihkan staminanya.Teng Wu mengayunkan kampak besarnya dan Shen Yu menangkisnya, tubuhnya terdorong mundur setengah meter dan Teng Wu memutar tubuhnya sambil mengayunkan kampaknya sekuat tenaga."Kuat tapi sangat lambat." Shen Yu melompat meninggikan kakinya.Kampak Teng Wu hanya menebas angin dan Shen Yu menusukkan Pedang kearah leher Teng Wu. Pedang yang tajam menancap kuat dan darah menyembur keluar, Teng Wu merasa kes

  • Sistem Prajurit Terkuat   Bab 9

    Cang Lan tertawa keras, "Hahaha... Bagus anak muda yang hebat." Yun Zhi mengangguk, "Bisa mengalahkan lima orang sekaligus itu sudah sangat hebat." "Terimakasih atas pujiannya Kapten dan Wakil Kapten." Shen Yu memberi hormat dan rasa suka Yun Zhi naik.Jika dia ingin dipandang bagus maka dia harus menonjol, persaingan disini sangat mudah yang mana dia harus memanfaatkan kesempatan ini agar bisa dikenal oleh mereka berdua.Cang Lan mengajak Shen Yu untuk pergi ke Tendanya dan berbicara, Yun Zhi juga mengikuti mereka berdua bersama beberapa perwira elit yang berpengalaman."Shen Yu setelah melihat kemampuanmu sepertinya kau sangat bisa diandalkan jadi aku memiliki tugas untukmu. Tapi tugas ini sangat berbahaya jadi kau punya keputusan untuk menerima atau menolaknya." "Kapten tidak perlu sungkan selama ini demi kebaikan maka Prajurit ini siap untuk melakukannya." Ucap Shen Yu dengan hormat."Tugasmu adalah memata-matai S

  • Sistem Prajurit Terkuat   Bab 8

    Empat hari berlalu dengan sangat cepat dan Shen Yu sudah mengemasi semua barang bawaannya, ada beberapa pemuda Desa yang juga harus pergi bersamanya ke militer."Suamiku besok akan pergi jadi jangan lupakan kami berdua yang menunggumu dirumah, setidaknya kirim surat agar kami tidak mencemaskanmu." Ucap Su Yan yang duduk ditempat tidur."Tentu saja kalian sudah belajar semuanya dariku dan aku bisa tenang. Jadi malam ini kalian berdua temani aku minum." Shen Yu mengeluarkan arak bagus.Mereka bertiga bersulang dan minum bersama-sama. Melihat kedua Istrinya yang mudah mabuk terlihat sangat lucu dan Shen Yu dimanjakan oleh mereka berdua.Sejak mengasah energi internal dan melalui latihan fisik yang berat membuat kekuatannya meningkat pesat. Shen Yu menarik ikat pinggang Su Yan dan membuat dia menyerah dibawahnya.Kedua Istrinya ini benar-benar sangat cantik sayang sekali dia harus pergi dalam waktu yang lama. Sepanjang malam kamar mereka menj

  • Sistem Prajurit Terkuat   Bab 7

    Sore harinya Shen Yu mendapatkan banyak hasil dia mendapatkan tiga ekor ayam hidup juga banyak tanaman herbal. Lei Ting pasti bisa memanfaatkannya sedangkan tanaman beracun sengaja dia pisahkan.Shen Yu berjalan pulang dan bertanya, "Sistem apakah mungkin didunia ini ada orang yang bisa mengakses kemampuan Beladiri ?" (Dunia ini berbeda dengan Bumi tapi semua manusia punya hak pencerahan dalam Tao. Menurut perhitungan data Sistem tidak menutup kemungkinan ada orang-orang kuat.)"Aku pikir kau tahu segalanya ?" Shen Yu sedikit kecewa mendengar jawaban yang tidak pasti.(Host lupa jika Sistem terbawa arah reinkarnasi Host dan hanya mempertahankan ingatan saja. Jika ini Bumi maka Sistem bisa menjawab semuanya sayangnya ini bukan Bumi melainkan dunia mandiri.)"Kau harusnya punya Tuan selain aku sebelumnya jadi siapa dia dan sehebat apa Tuanmu ?" Tanya Shen Yu kepada Sistem.(Dewa Perang Bai Xie.) "Wow... Tokoh terkenal di

  • Sistem Prajurit Terkuat   Bab 6

    Setelah beberapa jam Shen Yu dan semua gadis yang dia bawa mencapai Desa. Su Yan dan Shen Hao sudah menunggunya dengan cemas, ketika mereka melihat Shen Yu kembali keduanya sangat lega."Anak bodoh kenapa kau mengambil tindakan gegabah dan pergi ketempat mereka sendirian, bagaimana jika hal buruk terjadi kepadamu ?" Bentak Shen Hao dengan keras."Maaf membuatmu khawatir Ayah tapi aku sangat sadar jika aku bisa mengalahkan mereka semua. Mulai sekarang tidak akan ada kelompok angin hitam dan mereka adalah gadis-gadis yang aku selamatkan. Karena mereka tidak punya tempat untuk kembali maka aku memutuskan untuk membawanya kesini." Ucap Shen Yu dengan tegas."Baiklah kau sudah sangat hebat karena berhasil membunuh mereka semua." Shen Hao tidak akan lagi mempermasalahkannya karena semuanya sudah selesai.Shen Yu merangkul Istrinya dan sisanya mereka akan mendapatkan tempat tinggal sementara, karena beras sudah kembali Shen Yu akan membagikannya besok pa

Higit pang Kabanata
Galugarin at basahin ang magagandang nobela
Libreng basahin ang magagandang nobela sa GoodNovel app. I-download ang mga librong gusto mo at basahin kahit saan at anumang oras.
Libreng basahin ang mga aklat sa app
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status