LOGINSiang harinya Kereta Kuda datang membawa 20 orang wanita muda. Raja sudah memberikan titah jika dalam masa perang krisis kematian menjadi ancaman, karena itulah tahanan perang akan diberikan sebagai imbalan sumber daya dan sekaligus meneruskan garis keturunan.
Shen Hao berbicara dengan Prajurit Penjaga dan setelah memberikan perak akhirnya dia mendapatkan apa yang dia inginkan. Shen Hao memanggil Shen Yu untuk segera datang dan memberi hormat kepada Prajurit. "Baiklah pertama kau bisa memilih wanita manapun terlebih dahulu jadi cepatlah !" Ucap Penjaga itu kepada Shen Yu. Shen Yu mengangguk dan semua gadis itu berbaris diluar, diantara mereka penampilannya biasa saja dan setelah melihat lagi Shen Yu menemukan gadis cantik dengan harga yang cukup mahal. Nama : Su Yan Umur : 19 tahun Kecantikan : 91 Status : Putri Pedagang yang cerdas Kondisi : Takut Catatan : Kelompok Dagang Su hancur diserang Bandit Sungai berakibat menewaskan Keluarganya. "Aku mohon pilih aku." Su Yan bergumam didalam hatinya dan merasa cemas. "Penjaga aku memilihnya saja." Shen Yu menunjuk Su Yan. "Putramu ini punya mata yang bagus tapi Gadis ini tidak murah. Setiap bulannya harus menyerahkan 3 karung beras apakah kalian bisa ?" Tanya Penjaga itu kepada Shen Yu. "Aku bisa." Shen Yu mengangguk dan menyetujuinya persyaratan. "Mulai sekarang dia milikmu." Penjaga itu memberikan Su Yan. Shen Yu membawanya pergi dan sisanya Ayahnya memanggil semua warga desa. Karena tidak adah hal lagi yang bisa dia dapatkan Shen Yu membawa Su Yan kedalam tempat tinggalnya memperhatikan semuanya dari dalam. "Sistem kenapa aku tidak mendapatkan hadiah bukankah aku sudah punya satu Istri sekarang ?" Shen Yu menagih janji Sistem yang mana seharusnya dia dapatkan. (Host belum melakukan hubungan dengannya jadi hubungan tidak berlaku. Harap Host menyelesaikan persyaratan agar mendapatkan hadiah.) Su Yan menunduk dan berkata, "Terimakasih banyak karena Tuan sudah memilihku." "Ini terdengar aneh karena kita baru saja bertemu hari ini tapi mulai sekarang kau akan menjadi istriku jadi panggil aku dengan benar. Namaku Shen Yu namamu ?" Shen Yu memperkenalkan dirinya. Su Yan berkata dengan malu, "Su Yan." Shen Yu membawa Su Yan duduk ditempat tidur dan bertanya, "Apakah aku boleh tahu mengapa Gadis secantik dirimu bisa sampai disini dengan kondisi seperti ini ?" "Kami adalah Pedagang keliling yang berpindah dari satu kerajaan ke kerajaan lainya. Namun kami disergap oleh Bandit dan semua Keluargaku dibunuh oleh mereka, Ayahku melemparku masuk kedalam sungai dan dibunuh oleh mereka. Setelah itu aku hanyut dan tidak sadarkan diri, selebihnya aku dijual oleh perempuan tua dan bernasip seperti sekarang." Su Yan menceritakan kemalangannya dan terlihat sedih. "Jangan sedih jika ada kesempatan aku akan balas dendam kepada semua bandit yang sudah membunuh Keluargamu. Mulai sekarang Keluarga ini juga akan menjadi Keluargamu, sebagai Suamimu aku akan memperlakukanmu dengan baik." Ucap Shen Yu yang menghibur Su Yan. "Terimakasih." Su Yan merasa tenang dan memeluk Shen Yu. Sebelumnya dia sempat berpikir jika kemalangan yang dia dapatkan belum berakhir, untungnya Shen Yu adalah orang yang membelinya dan dia akan patuh kepadanya mulai sekarang. Shen Yu menelan ludahnya dan mungkin ini adalah waktu yang tepat, dia mendorong Su Yan berbaring ditempat tidur secara perlahan dan jantungnya berdegup dengan kencang. "Tidak masalah bukan ?" Tanya Shen Yu kepada Su Yan. "Hm." Su Yan mengangguk dan Shen Yu perlahan membuka semuanya. Dadanya yang megah dan wajahnya yang cantik membuat nilai kecantikannya sangat sesuai. Shen Yu mencium bibirnya dan bercinta untuk mengesahkan hubungan mereka. (Selamat Master mendapatkan kemampuan Seni Indra Hewan Buas.) Shen Yu mengabaikannya dan dia merasa indranya jauh lebih tajam. Bahkan dia tahu Ayahnya segera mundur dan tidak ingin mengganggu kesenangannya, Shen Yu bersenang-senang sampai malam hari dan Su Yan merasa sangat lelah berbaring dipelukan Shen Yu. Shen Yu mengambil kendi air dan meminumnya, dia membagikannya dengan Su Yan dan Shen Yu benar-benar sangat puas dengan performanya yang baik. "Suamiku aku penasaran denganmu ?" Su Yan bertanya kepada Shen Yu. "Sebenarnya aku hanya pria pembawa masalah dan sangat buruk. Dulu aku suka berjudi dan minum-minum, tapi aku sudah berubah dan ingin bergabung dengan militer sebulan lagi. Bagaimana apakah kau menyesal mendengar Suamimu ini hanyalah sampah ?" Tanya Shen Yu sambil tersenyum. "Tidak aku sudah sangat berterimakasih kepadamu dan jika kau mau berubah itu sudah cukup. Tapi militer itu berarti kau akan ikut perang, aku sudah banyak mendengar jika dimedan perang selama kau kuat maka prestasi akan mudah didapatkan tapi resikonya adalah nyawa. Kita baru saja bersama tidak bisakah menunggu satu atau dua tahun lagi ?" Su Yan sangat tidak ingin melihat Shen Yu dalam bahaya. "Maaf ya tapi aku tidak bisa melakukannya karena sudah berjanji. Tenang saja aku tidak akan mati dan sesekali akan pulang melihatmu, jika aku sudah mapan nantinya aku akan membawamu menikmati hidup yang lebih baik." Shen Yu mengusap kepala Su Yan. "Iya." Su Yan tidak bisa menghentikannya dan menghargai keputusannya. Mereka berdua tidur bersama dan perlahan matahari mulai terbit. Pelayan memasak bubur putih saja dan setelah memeriksa gudang hanya punya sedikit beras. Ayahnya memang punya rumah yang besar dan lahan tapi sebenarnya mereka adalah keluarga miskin yang berada dalam masa sulit. Belum lagi semua karena ulahnya dimasa lalu yang mana membuat situasi semakin sulit. Sebagai mantan pasukan khusus Shen Yu sudah mempelajari segala hal yang bisa dia lakukan untuk bertahan hidup. Kemarau panjang membuat pertanian sulit bahkan tidak gagal panen saja sudah termasuk keajaiban. Shen Yu memikirkan ide yang bagus dan melihat apa yang dia butuhkan, dia memotong beberapa bambu dengan pedangnya dan mulai mengayamnya. Su Yan keluar dan bertanya, "Suamiku apa yang kau lakukan apakah ada yang bisa aku bantu ?" "Kemari aku sedang membuat perangkap ikan dan sekarang musim kemarau." Shen Yu mengajari Su Yan dan mereka memiliki bahan yang cukup. Shen Hao menghampiri mereka, "Apa yang sedang kau lakukan ?" "Membuat perangkap ikan dengan Istriku Su Yan." Shen Yu menjawab sambil menganyam. "Ayah mertua." Su Yan membungkuk dan memberi hormat. "Iya... Sepertinya kau memang punya niat untuk berubah ya tapi apa dengan itu kau bisa menangkap ikan. Akan lebih cepat jika kau masuk kedalam air dan menyisir pinggiran dengan kedua tanganmu." Ucap Shen Hao yang memberikan saran. "Ayah lihat saja aku akan menangkap banyak ikan dengan caraku sendiri." Shen Yu berkata dengan bangga. "Terserahlah." Shen Hao pergi dan tidak ingin banyak berkomentar.Lu Shang merasa ini bukan situasi yang menguntungkan untuk mereka, jika pertarungan pecah di Ibukota maka akan ada banyak korban yang berjatuhan.Hao Chen tersenyum, "Gadis Lu Shang... Kami tidak akan meminta terlalu banyak, Tungku Naga dan Harimau sudah kalian rebut dari Raja Racun. Jika kau memberikannya kepadaku maka aku jamin ini akan berakhir tanpa adanya pertempuran." Xuan Yuan merasa ada yang aneh dan energi langit dan bumi seolah sedang bergerak, "Kalian berdua awas." Rantai ilusi menembus keluar dari dalam penghalang dan Tao Being akhirnya bertindak, dia sudah lama tidak bertemu dengan Xuan Yuan dan semangat bertarungnya yang dulu pernah hilang sekarang bangkit.Rantai itu bukan hanya mengikat mereka tapi juga menjebak dalam ilusi. Formasi sihir Tao Being sudah meningkat sejak terakhir kali mereka bertarung dan Xuan Yuan membebaskan dirinya dalam ilusi."Tao Being... Begitu ya kau jadi anjing Kaisar Shen Yu sekarang ini tidak s
Jiu Lao memasang kuda-kudanya dan tebasannya menyemburkan Aura, lonjakan energi internalnya membentuk seekor Ular yang berniat menerkam Shen Yu. Melihat serangan ini Shen Yu menghindarinya diudara dan menarik kembali Pedangnya, tebasan pedangnya memecahkan gelombang suara pedang yang membuat serangan Jiu Lao meledak.Shen Yu berpijak ketanah dan Jie Lao menyerangnya secara beruntun, tebasan yang begitu cepat sampai merobek tanah dan wajah Shen Yu tersayat oleh tebasan Pedang. Darah mengalir dari luka di pipinya dan ini membuatnya bersemangat.Ayunan Pedangnya ditangkis keatas dan Jie Lao kehilangan momentum, tangan kirinya mengepal dan tinju mendarat telak di rahang Jie Lao hingga membuatnya terlempar kesamping."Sudah mati masih saja merepotkan tapi sayangnya aku lebih kuat." Shen Yu tersenyum dan mencibir dengan nada yang sombong.Namun sebelum dia ingin mengakhirinya tiba-tiba saja Shen Yu merasa mati langkah, ada gumpalan energi berw
Beberapa bulan berlalu dengan sangat cepat dan akhirnya tiba waktunya Lei Ting melahirkan, Shen Yu sudah mengalaminya sekali namun tetap saja sulit mengatakan jika dia tidak bisa berhenti khawatir.Suara tangisan bayi terdengar dan tabib wanita keluar dari kamar Lei Ting, "Selamat Yang Mulia kondisi Nyonya baik-baik saja dan anaknya perempuan." Shen Yu masuk kedalam dan melihat Putri kecilnya yang baru lahir, "Terimakasih sudah bekerja keras." "Suamiku berikan dia nama ?" Lei Ting menunggu nama dari Ayahnya."Marga Shen... Namanya adalah Shen Lei." Shen Yu mencium keningnya dan membiarkannya istirahat digendongannya.Sisanya yang lain memberikan selamat dan keluarga ini bertambah lebih ramai. Shen Yu akhirnya merasa sedikit lebih lega dan perayaan kelahiran Putrinya akan dimulai setelah masa nifas Lei Ting berakhir.Kekaisaran akhirnya tidak memiliki seorang Pangeran saja tapi sekarang seorang Putri, Shen Yu bersumpah akan memb
Disisi lain Aliansi Beladiri Xuan Yuan datang ke tempat Yin Mo dan berkata, "Persiapan sudah hampir selesai.""Apa ada kabar lain ?" Tanya Yin Mo yang duduk disinggasana sambil menopang kepala dengan tangan."Kultus Iblis sengaja membocorkan informasi yang tidak aku pahami. Apakah Anda tahu siapa itu Pedang Abadi ?" Tanya Xuan Yuan dengan serius.Yin Mo membuka matanya dan terkejut, "Jangan bilang kalau ini berhubungan dengan Kaisar Shen Yu ?" "Benar... Aku mengira jika Yang Kai sengaja membingungkan kita tapi melihat Anda begitu tertarik sepertinya tidak juga. Informasi yang sengaja dia sebarkan adalah Prajurit terkuat Kekaisaran Shen adalah pewaris Pedang Abadi." Xuan Yuan berkata dengan jujur.Yin Mo tersenyum lebar dan tertawa dengan keras, "Hahaha... Sekarang semuanya masuk akal awalnya aku bingung menggambarkan kekuatan bocah itu. Pantas saja diumurnya yang masih muda bahkan belum kepala tiga dia sudah menjadi Guru Beladiri."
Setelah melalui pertarungan yang cukup melelahkan semua Prajuritnya segera mendapatkan perawatan. Shen Yu menyelamatkan mereka yang terkena racun dan butuh banyak usaha untuk menyerapnya.Setelah dua hari malamnya dia bisa beristirahat didalam tenda bersama Lu Shang. Zilong melakukan penjagaan dengan ketat dan kali ini dia mendapatkan banyak untung.Tungku naga dan harimau harus disembunyikan dengan rapat. Shen Yu penasaran jika Pusaka ini digunakan oleh Lei Ting nantinya manfaat apa saja yang bisa dia peroleh."Sistem aku ingin menukar poin dengan panduan obat lengkap. Simpan semuanya didalam ruang sistem." Shen Yu melakukan pembelian.Poin yang dia dapatkan dari membunuh mereka berdua sangatlah banyak. Juga Seni Racun dari Yan Song sudah cukup untuk ditingkatkan lagi menjadi kemampuan hebat.Lu Shang melepaskan zirahnya dan membuat teh, "Suamiku terimkasih banyak... Jika bukan karenamu balas dendam Keluargaku tidak akan pernah selesai.
Bei Zhuan mendengar teriakan Shen Yu dan wajahnya menjadi sangat pucat, Pedang Lu Shang hampir menggorok lehernya dan Bei Zhuan mengayunkan tombaknya kesamping. Lu Shang melompat menghindari serangannya dan pohon-pohon dibelakang terpotong oleh energi Bei Zhuan. Shen Yu menyimpan tungku naga dan harimau lalu menyimpannya kedalam ruang sistem. Perasaan saat mengendalikan pedang dosa kesombongan memang sangat luar biasa dan darahnya mendidih karena energinya."Sialan kau Yan Song.... Kalian semua aku akan membunuh kalian." Bei Zhuan terlihat sangat marah dan tanda kutukan terbentuk.Tubuhnya membesar dan kulitnya menjadi hitam pekat sekeras baja. Energi internalnya terus meluap sampai ke level 98 dan Shen Yu tidak bergeming sama sekali dengan badai energi internal yang dia buat.Kemampuan pemulihan Bei Zhuan menjadi sangat cepat Lu Shang maju dan bersiap menebas, "Pedang Bunga Pulm."Kecepatan Pedangnya menebas leher Bei Zhuan dan itu sama
Sore harinya Shen Yu mendapatkan banyak hasil dia mendapatkan tiga ekor ayam hidup juga banyak tanaman herbal. Lei Ting pasti bisa memanfaatkannya sedangkan tanaman beracun sengaja dia pisahkan.Shen Yu berjalan pulang dan bertanya, "Sistem apakah mungkin didunia ini ada orang yang bisa
Setelah beberapa jam Shen Yu dan semua gadis yang dia bawa mencapai Desa. Su Yan dan Shen Hao sudah menunggunya dengan cemas, ketika mereka melihat Shen Yu kembali keduanya sangat lega."Anak bodoh kenapa kau mengambil tindakan gegabah dan pergi ketempat mereka sendirian, bagaimana jika
Seorang Pria tua mengetuk pintu dan berkata, "Tuan Shen Yu kabar buruk !" Shen Yu bergegas keluar dan bertanya, "Ada apa ?" "Empat orang yang Anda suruh beli beras dipasar semuanya mati. Beras dirampok oleh kelompok angin hitam dan sekarang kita akan mati kelaparan."
Shen Yu berteriak, "Berhenti kalian semua !" "Apa maksudmu menghentikan kami Bocah ?" Teriak orang tua Desa yang terlihat lemas."Dengarkan dulu aku tahu kalian semua sangat kesusahan sekarang. Menang benar bukan hanya perang berkepanjangan tapi juga kemarau membuat kalian kesu







