Share

Bab 7

Author: Dimas Saputra
last update publish date: 2026-05-13 11:12:01

Sore harinya Shen Yu mendapatkan banyak hasil dia mendapatkan tiga ekor ayam hidup juga banyak tanaman herbal. Lei Ting pasti bisa memanfaatkannya sedangkan tanaman beracun sengaja dia pisahkan.

Shen Yu berjalan pulang dan bertanya, "Sistem apakah mungkin didunia ini ada orang yang bisa mengakses kemampuan Beladiri ?"

(Dunia ini berbeda dengan Bumi tapi semua manusia punya hak pencerahan dalam Tao. Menurut perhitungan data Sistem tidak menutup kemungkinan ada orang-orang kuat.)

"Aku pikir kau tahu segalanya ?" Shen Yu sedikit kecewa mendengar jawaban yang tidak pasti.

(Host lupa jika Sistem terbawa arah reinkarnasi Host dan hanya mempertahankan ingatan saja. Jika ini Bumi maka Sistem bisa menjawab semuanya sayangnya ini bukan Bumi melainkan dunia mandiri.)

"Kau harusnya punya Tuan selain aku sebelumnya jadi siapa dia dan sehebat apa Tuanmu ?" Tanya Shen Yu kepada Sistem.

(Dewa Perang Bai Xie.)

"Wow... Tokoh terkenal di era Kerajaan yang dicap sebagai pengkhianat. Apakah legenda itu benar jika satu orang bisa membunuh ribuan pasukan sendirian ?" Shen Yu merasa itu terlalu berlebihan.

(Memuat informasi bahwa itu semua adalah kebenaran. Namun Host sebelumnya sama sekali tidak berkhianat menentang perintah Kaisar namun karena politik yang mendalam membuat gelarnya sebagai Dewa Perang dicabut diturunkan sebagai Rakyat biasa. Alasan mengapa dia mati bukan karena ditangan musuh melainkan dia mengakhiri hidupnya sendiri karena disuruh kembali ke medan perang oleh Raja baru.)

"Aneh orang sehebat dirinya takut kembali ke medan perang ?" Shen Yu merasa ada yang aneh dari cerita Bai Xie.

(Karena Host sebelumnya sangat berpegang teguh terhadap janji, sumpah dan kesetiaan. Ketika dia bersumpah mengabdi maka dia akan melakukannya sepenuh hati, jika dia berjanji akan membantu Raja menggulingkan Kerajaan musuh maka dia akan melakukannya dan jika dia bersumpah meletakkan Pedangnya dan menjadi orang biasa maka selamanya dia akan berhenti.)

"Menarik aku dengar orang dulu sangat suka memegang ucapannya aku tidak menyangka jika itu benar. Demi menjaga semua sumpahnya sekalipun didepan titah seorang Raja dia lebih mati dengan terhormat." Shen Yu tidak bisa menilai apakah itu bodoh atau tidak.

Bai Xie punya Sistem yang bisa membantunya menjadi yang terkuat tapi dia justru mau berada dibawah orang lain. Tapi Shen Yu tidak berani memberikan komentar terhadapnya, dibandingkan dengan Bai Xie sosoknya bahkan lebih menyedihkan.

Pasukan khusus yang bekerja secara profesional tidak lebih dari sekedar anjing yang menuruti perintah atasan. Namun semua itu hanya ada dimasa lalu dan sekarang dia punya hidup yang baru, kisah Bai Xie adalah pelajaran hidup yang penting dimana dia harus bertindak dengan hati-hati kedepannya.

Shen Yu akhirnya pulang ke rumah dan Su Yan bersama Lei Ting sudah menunggunya, Lei Ting segera menyiapkan air hangat agar Shen Yu bisa membasuh tubuhnya dan Lei Ting memasakan makanan enak yang baru dia beli dari pasar.

"Suamiku aku sudah mendapatkan pelanggan tetap dan bernegosiasi dengan Paviliun. Mereka mau membeli Ikan hasil budidaya kita selama ukurannya sesuai." Su Yan meletakkan makanan diatas meja.

"Istriku ini memang sangat bisa diandalkan soal urusan ini aku serahkan kepadamu." Ucap Shen Yu sambil meminta mereka duduk makan bersama dengannya.

Su Yan tersenyum, "Ketika mendengar Lei Ting adalah tabib dan istrimu ada banyak penduduk Desa yang meminta bantuannya."

"Bantu saja selagi mampu juga Lei Ting aku membutuhkan bantuanmu untuk membuat racun kedepannya." Shen Yu makan dengan lahap.

"Baik." Lei Ting mengangguk.

Shen Hao mengetuk pintu dan masuk kedalam dengan ekspresi yang tidak senang, "Kabar buruk !"

"Kabar buruk apa ?" Tanya Shen Yu kepada Ayahnya.

"Aku tahu kau berencana mendaftar militer dua bulan lagi tapi sekarang Bupati sudah membawa titah Raja. Dalam seminggu setiap Keluarga harus menyerahkan satu orang anak laki-laki yang usianya 20 tahun atau diatasnya. Mereka akan melakukan wajib militer dan menjadi prajurit dibarisan depan." Shen Hao terlihat kesal.

"Ayah mertua apakah tidak bisa mengatasi masalah ini ?" Tanya Lei Ting kepada Shen Hao.

"Jika ketahuan seluruh Keluarganya akan dipenggal dan dekrit langsung dari Raja." Shen Hao berkata dengan jujur.

Shen Yu meletakkan sumpitnya dan berkata, "Kenapa kalian semua begitu khawatir sejak awal inilah yang aku incar. Kalian tahu jika aku ini sangat kuat dan tidak akan mati dalam medan perang."

"Ayah percaya kepadamu tapi sebelum kau pergi sering-seringlah bersama kedua Istrimu." Shen Hao berdiri dan pergi.

Jaman yang kacau ini dan perang antar kerajaan memang sangat merepotkan. Jika saja Shen Yu pergi setelah membuat salah satu mereka mengandung keturunannya maka itu akan membuat hati Shen Hao jadi lebih baik.

Lei Ting menghela nafas, "Suamiku karena Raja mengeluarkan dekrit seperti ini mungkin digaris depan sudah runtuh dan terlalu banyak korban berjatuhan sampai kekurangan tenaga."

"Iya aku pikir juga begitu." Su Yan sependapat dengan pendapat Lei Ting.

"Sudah tidak perlu memikirkannya aku akan mengajarkan kalian cara menanam dan semua metode yang sudah aku buat dalam seminggu ini." Shen Yu meraih pinggang mereka berdua dan membawanya tidur.

Keesokan harinya Shen Yu mengatur semuanya bersama mereka. Semua perak dan perhiasan hasil rampasan dia serahkan kepada Su Yan dan Ayahnya untuk atur.

Sedangkan herbal akan berguna untuk Lei Ting dan dia membuatkannya banyak racun. Proses penanaman tunas juga baru dilakukan dan Shen Yu hanya mengajarkan metodenya, hanya perlu menunggu 45 hari seharusnya panen bisa dilakukan dan masa kelaparan desa akan berakhir.

Shen Yu hanya mengajarkan metodenya namun dengan kepintaran Su Yan dalam perdagangan membuat dia bisa menciptakan bisnis yang seimbang.

Untuk persiapan Shen Yu melatih kemampuan internalnya. Shen Hao menjadi lawan berlatihnya namun dia sama sekali bukan tandingan Shen Yu dalam pertarungan satu lawan satu.

"Sekarang Ayah yakin dengan kemampuanmu kau memang layak menjadi petarung hebat. Tapi ingat ini baik-baik dalam medan perang kau tidak akan mendapatkan pertarungan adil, aku harap kau tidak bertindak gegabah dan bergerak dalam tim yang bagus." Shen Hao memberikan saran.

"Aku akan mengingatnya." Shen Yu maju dan melanjutkan latihannya.

Continue to read this book for free
Scan code to download App

Latest chapter

  • Sistem Prajurit Terkuat   Bab 157

    Xuan Yuan berusaha berdiri dan berteriak dengan marah, "Tao Being apa kau bermaksud membunuh semua orang yang ada disini hah ? Apakah kau tahu kejahatan besar apa yang sedang kau lakukan ?" "Anjing tua jangan sok suci disini... Dalam perang hanya ada satu aturan. Kau mati dan aku hidup atau kau hidup atau aku yang mati. Dimataku kalian semua adalah musuh dan moral tidak berlaku." Tao Being mempertegas ucapannya.Xue Jing dan yang lainya bergegas mundur, Xiao Lang menggendong tubuh Zilong yang terkapar dan bergegas menjauh. "Matilah kalian semua." Tao Being membentuk segel formasi dan tertawa.Gunung lima unsur yang mematikan jatuh perlahan kebawah. Tekanan mentalnya sangat mengerikan dan Guru Beladiri sekalipun memuntahkan darah karenanya. Organ dalam mereka seolah sedang tercabik-cabik dan kepalanya seolah akan meledak.*Tap.*Aura biru kehitaman berkobar seperti api panas yang menyala. Kecepatan langkahnya sangat mengerikan d

  • Sistem Prajurit Terkuat   Bab 158

    Shen Yu melihat mereka semua mundur dan menyimpan kembali Pedangnya, "Sistem ?" (Host tidak bisa menghindari pertarungan ini dan Yin Mo terlalu waspada dengan Host. Melihat ketertarikannya dan pengetahuannya sepertinya Yin Mo tertarik dengan Tubuh Beladiri Kuno milik Host.)Shen Yu bertanya, "Apa maksudmu dia tertarik ?"(Host memiliki kemampuan untuk menyelaraskan semua energi. Bisa dibilang Yin Mo juga punya kemampuan yang sama tapi perbedaannya dia cacat. Host merekonstruksi tubuh dari dasar tapi dia seperti memaksakan mungkin itu berhubungan dengan Yang Bai.)(Dimatanya sekarang Host adalah objek penelitian terbaik tapi objek harus mengeluarkan potensi penuhnya. Jika performa mesin tidak dites sampai batasnya maka tidak akan ada yang bisa mengukur ketahanannya.)Shen Yu sekarang mengerti dan pada dasarnya Yin Mo bukan mengampuni tapi hanya ingin melihat seberapa hebat kekuatan aslinya. Manusia yang dianggap sebagai penguasa sejati de

  • Sistem Prajurit Terkuat   Bab 156

    Lu Shang merasa ini bukan situasi yang menguntungkan untuk mereka, jika pertarungan pecah di Ibukota maka akan ada banyak korban yang berjatuhan.Hao Chen tersenyum, "Gadis Lu Shang... Kami tidak akan meminta terlalu banyak, Tungku Naga dan Harimau sudah kalian rebut dari Raja Racun. Jika kau memberikannya kepadaku maka aku jamin ini akan berakhir tanpa adanya pertempuran." Xuan Yuan merasa ada yang aneh dan energi langit dan bumi seolah sedang bergerak, "Kalian berdua awas." Rantai ilusi menembus keluar dari dalam penghalang dan Tao Being akhirnya bertindak, dia sudah lama tidak bertemu dengan Xuan Yuan dan semangat bertarungnya yang dulu pernah hilang sekarang bangkit.Rantai itu bukan hanya mengikat mereka tapi juga menjebak dalam ilusi. Formasi sihir Tao Being sudah meningkat sejak terakhir kali mereka bertarung dan Xuan Yuan membebaskan dirinya dalam ilusi."Tao Being... Begitu ya kau jadi anjing Kaisar Shen Yu sekarang ini tidak s

  • Sistem Prajurit Terkuat   Bab 155

    Jiu Lao memasang kuda-kudanya dan tebasannya menyemburkan Aura, lonjakan energi internalnya membentuk seekor Ular yang berniat menerkam Shen Yu. Melihat serangan ini Shen Yu menghindarinya diudara dan menarik kembali Pedangnya, tebasan pedangnya memecahkan gelombang suara pedang yang membuat serangan Jiu Lao meledak.Shen Yu berpijak ketanah dan Jie Lao menyerangnya secara beruntun, tebasan yang begitu cepat sampai merobek tanah dan wajah Shen Yu tersayat oleh tebasan Pedang. Darah mengalir dari luka di pipinya dan ini membuatnya bersemangat.Ayunan Pedangnya ditangkis keatas dan Jie Lao kehilangan momentum, tangan kirinya mengepal dan tinju mendarat telak di rahang Jie Lao hingga membuatnya terlempar kesamping."Sudah mati masih saja merepotkan tapi sayangnya aku lebih kuat." Shen Yu tersenyum dan mencibir dengan nada yang sombong.Namun sebelum dia ingin mengakhirinya tiba-tiba saja Shen Yu merasa mati langkah, ada gumpalan energi berw

  • Sistem Prajurit Terkuat   Bab 154

    Beberapa bulan berlalu dengan sangat cepat dan akhirnya tiba waktunya Lei Ting melahirkan, Shen Yu sudah mengalaminya sekali namun tetap saja sulit mengatakan jika dia tidak bisa berhenti khawatir.Suara tangisan bayi terdengar dan tabib wanita keluar dari kamar Lei Ting, "Selamat Yang Mulia kondisi Nyonya baik-baik saja dan anaknya perempuan." Shen Yu masuk kedalam dan melihat Putri kecilnya yang baru lahir, "Terimakasih sudah bekerja keras." "Suamiku berikan dia nama ?" Lei Ting menunggu nama dari Ayahnya."Marga Shen... Namanya adalah Shen Lei." Shen Yu mencium keningnya dan membiarkannya istirahat digendongannya.Sisanya yang lain memberikan selamat dan keluarga ini bertambah lebih ramai. Shen Yu akhirnya merasa sedikit lebih lega dan perayaan kelahiran Putrinya akan dimulai setelah masa nifas Lei Ting berakhir.Kekaisaran akhirnya tidak memiliki seorang Pangeran saja tapi sekarang seorang Putri, Shen Yu bersumpah akan memb

  • Sistem Prajurit Terkuat   Bab 153

    Disisi lain Aliansi Beladiri Xuan Yuan datang ke tempat Yin Mo dan berkata, "Persiapan sudah hampir selesai.""Apa ada kabar lain ?" Tanya Yin Mo yang duduk disinggasana sambil menopang kepala dengan tangan."Kultus Iblis sengaja membocorkan informasi yang tidak aku pahami. Apakah Anda tahu siapa itu Pedang Abadi ?" Tanya Xuan Yuan dengan serius.Yin Mo membuka matanya dan terkejut, "Jangan bilang kalau ini berhubungan dengan Kaisar Shen Yu ?" "Benar... Aku mengira jika Yang Kai sengaja membingungkan kita tapi melihat Anda begitu tertarik sepertinya tidak juga. Informasi yang sengaja dia sebarkan adalah Prajurit terkuat Kekaisaran Shen adalah pewaris Pedang Abadi." Xuan Yuan berkata dengan jujur.Yin Mo tersenyum lebar dan tertawa dengan keras, "Hahaha... Sekarang semuanya masuk akal awalnya aku bingung menggambarkan kekuatan bocah itu. Pantas saja diumurnya yang masih muda bahkan belum kepala tiga dia sudah menjadi Guru Beladiri."

  • Sistem Prajurit Terkuat   Bab 6

    Setelah beberapa jam Shen Yu dan semua gadis yang dia bawa mencapai Desa. Su Yan dan Shen Hao sudah menunggunya dengan cemas, ketika mereka melihat Shen Yu kembali keduanya sangat lega."Anak bodoh kenapa kau mengambil tindakan gegabah dan pergi ketempat mereka sendirian, bagaimana jika

  • Sistem Prajurit Terkuat   Bab 5

    Seorang Pria tua mengetuk pintu dan berkata, "Tuan Shen Yu kabar buruk !" Shen Yu bergegas keluar dan bertanya, "Ada apa ?" "Empat orang yang Anda suruh beli beras dipasar semuanya mati. Beras dirampok oleh kelompok angin hitam dan sekarang kita akan mati kelaparan."

  • Sistem Prajurit Terkuat   Bab 4

    Shen Yu berteriak, "Berhenti kalian semua !" "Apa maksudmu menghentikan kami Bocah ?" Teriak orang tua Desa yang terlihat lemas."Dengarkan dulu aku tahu kalian semua sangat kesusahan sekarang. Menang benar bukan hanya perang berkepanjangan tapi juga kemarau membuat kalian kesu

  • Sistem Prajurit Terkuat   Bab 3

    Hanya dalam waktu 1 jam pekerjaan membuat bubu akhirnya selesai. Shen Yu mengambil keranjang dan mengajak Su Yan pergi bersama ke sungai belakang. Shen Yu menemukan lokasi yang bagus dan memasang dua jebakannya, "Akhirnya selesai juga tinggal tunggu ikan masuk saja."

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status