Share

Bab 3

Author: Dimas Saputra
last update Petsa ng paglalathala: 2026-04-10 01:30:04

Hanya dalam waktu 1 jam pekerjaan membuat bubu akhirnya selesai. Shen Yu mengambil keranjang dan mengajak Su Yan pergi bersama ke sungai belakang.

Shen Yu menemukan lokasi yang bagus dan memasang dua jebakannya, "Akhirnya selesai juga tinggal tunggu ikan masuk saja."

"Tapi apakah mungkin hanya menunggu ikan masuk begitu saja ?" Su Yan sedikit ragu.

"Ikan sangat suka dengan lokasi seperti ini dan terbiasa membuat sarang mereka ditumpukan ranting pohon yang jatuh. Juga aku sudah memasang umpan cacing dan mereka hanya akan bergerak sesuai insting mereka. Ketika masuk tidak akan bisa keluar lagi." Shen Yu menjelaskan secara perlahan.

*Ding.*

(Sistem membantu Host memindai area sekitar.)

Shen Yu merasa ada yang aneh dan matanya terasa panas, ada banyak panel yang muncul dan semuanya adalah pengenalan jenis identifikasi tanaman obat.

Shen Yu berlari kesamping dan menemukan sebuah jamur langka berusia 40 tahun, "Jamur Cendana ini bahan obat yang bagus, jika aku menjualnya dipasar maka bisa dijadikan perak."

"Suamiku kau benar-benar beruntung setidaknya usianya lebih dari 20 tahun dan jika dijual itu senilai 800 tael perak." Ucap Su Yan yang menghitung.

"Mungkin." Shen Yu memasukkannya kedalam keranjang terlebih dahulu.

Dua orang Pria tidak sengaja datang ke lokasi mereka dan membawa arak, "Eh... Shen Yu ? Kebetulan sekali apakah ini Istrimu itu ?"

"Benar Kakak Hui." Shen Yu mengangguk dan Su Yan merasa gelisah.

Hui melirik badan Su Yan dan menyukainya, "Hehehe... Pinjamkan sebentar biarkan aku bersenang-senang dengannya."

"Sayang sekali tidak bisa Istriku bukan barang yang bisa kau gunakan sesuka hatimu. Berani menyentuhnya kalian mati." Shen Yu membentak dengan nada yang tegas.

"Kurang ajar belum kapok dipukul rupanya." Mereka berdua menyerang Shen Yu secara bersamaan.

Shen Yu merasa gerakan mereka begitu lambat dimatanya dan dia bisa menghindari pukulannya, mungkin karena indranya sudah ditingkatkan layaknya binatang buas dan pedangnya berayun dengan sangat cepat.

Leher mereka ditebas oleh Shen Yu dan lukanya cukup dalam. Hui mengutuk Shen Yu dan tubuhnya tumbang ke tanah, darah mengalir keluar dari lukanya dan mereka berdua mati begitu saja tergeletak ditanah.

*Ding.*

(Selamat Host melakukan pembunuhan pertamanya dan naik le level 2.)

Shen Yu merasakan aliran energi hangat yang menunpuk didalam tubuhnya, bahkan rasa lelah dalam sekejap menghilang dan dia merasa fisiknya semakin kuat.

"Suamiku bagaimana ini ?" Tanya Su Yan yang memegang lengan Shen Yu dengan panik dan takut.

"Tidak perlu khawatir mereka pantas mati dan aku yang akan mengurusnya." Shen Yu mengangkat tubuh mereka dan mengambil beberapa perak lalu membuangnya ke sungai.

Su Yan merasa lebih tenang dan sejujurnya walaupun takut dia merasa senang karena Shen Yu marah untuknya. Mereka mati karena kesalahan sendiri dan Suaminya sangat hebat sampai mampu membunuh kedua penjahat ini.

"Kau pulang saja sisanya biarkan aku yang mengurusnya, aku akan menjual jamur ini di pasar dan membawa makanan enak." Shen Yu pamit pergi dan Su Yan mematuhi perintahnya.

Shen Yu pergi keluar desa dan menuju ke pasar Kota, dia sudah sangat hafal dengan jalan dan adapun membunuh orang tidak akan membuatnya goyah sama sekali.

Setelah beberapa waktu Shen Yu sampai di klinik tabib dan menghampiri tabib, "Permisi aku ingin menjual tanaman obat Jamur Cendana ?"

Tabib itu memeriksanya dan kagum, "Barang bagus saat ini obat seperti ini sangat diperlukan mengingat banyak orang yang terluka. Umur obat ini setidaknya 40 tahun dan aku paling banyak hanya bisa menawar 750 tael perak bagaimana ?"

"Tidak apa." Shen Yu tidak merasa rugi hanya dengan perbedaan 50 tael perak dan menerimanya.

Shen Yu melihat sekitarnya dan melihat sebuah karung yang berisi sesuatu yang dia kenali, "Tabib ini ?"

"Oh itu seseorang menjualnya aku tidak paham jenis apa ini dan menelitinya. Sayangnya itu bukan obat ataupun buah, aku rugi 5 tael perak karena sudah membelinya." Ucap Tabib itu dengan kesal.

Shen Yu tidak menyangka jika dunia ini tidak mengenal kentang. Menurutnya itu adalah wajar kentang merupakan umbi tanaman yang berasal dari akar, fungsinya sama seperti beras namun penanamannya jauh lebih mudah tidak peduli musim yang ekstrem sekalipun.

"Jika Tabib tidak menginginkannya bagaimana jika aku membelinya 5 tael perak. Jujur saja aku juga penasaran dengan ini." Ucap Shen Yu yang menawar.

"Tidak usah ambil saja tapi jika kau memiliki bahan obat lain maka pastikan jual di klinikku." Tabib itu memberikannya secara cuma-cuma.

"Baik." Shen Yu tidak akan menolak rejeki yang datang kepadanya.

Setelah mendapatkan bayarannya dia membawa karung kentang itu bersamanya. Tabib itu terkejut dengan betapa kuatnya Shen Yu dan dia bahkan bisa mengangkat satu karung dengan tangan satu begitu saja.

Sisanya Shen Yu berkeliling membeli pakaian dan beras bagus. 1 kg beras hanya butuh 3 tael perak dan itu sama sekali tidak memberatkannya, Shen Yu merasa dunia ini kurang dalam pengetahuan yang mana ini akan membuatnya unggul dimanapun.

"Hm... Sistem jika aku membunuh hewan apakah itu bisa jadi poin pengalaman untuk meningkatkan levelku ?" Tanya Shen Yu sambil berjalan pulang.

(Tidak bisa hewan tidak memiliki akal budi yang mana tidak mengenali musuh. Sedangkan yang terhitung hanyalah musuh Host.)

"Hah... Sepertinya aku memang harus ke medan perang karena mereka adalah musuhku." Shen Yu menyerah dalam hal ini.

Sampainya dirumah Shen Yu melihat banyak orang tua yang ada dihalaman. Shen Yu memutuskan lewat jalan memutar dan lewat halaman belakang sambil menyembunyikan barang bawaannya.

Su Yan melihat dari jendela dan Shen Yu mengejutkannya, "Ada apa ?"

"Ah... Sudah pulang itu banyak Penduduk Desa yang datang meminta bantuan. Ayah mertua kesulitan karena tidak bisa membantu mereka dan bahkan mereka berusaha memaksa masuk." Jawab Su Yan dengan jujur.

"Kurang ajar tidak punya sopan santun." Shen Yu berniat untuk keluar.

"Tunggu sebentar." Su Yan menarik lengannya dan menghentikan Shen Yu, "Jangan marah dulu dan terbawa emosi, mereka melakukan ini semua karena keadaan. Pertanian tidak berhasil dan panen gagal, keadaan ini memaksa mereka seperti ini jadi jangan terlalu dibawa ke hati."

"Iya aku tahu... Juga aku tidak sejahat itu asal membunuh orang." Shen Yu menghargai pertimbangan Su Yan dan pergi keluar menemui mereka semua.

Shen Hao melihat Putranya, "Apa yang kau lakukan disini cepat masuk kedalam biarkan Ayah yang mengurus masalah ini."

"Kepala Desa Shen Hao bagaimana ini ? Kami hanya meminta sedikit bantuan apakah tidak bisa memberikan kami beras. Jika Anda terus menyembunyikan dan enggan untuk membantu maka kami akan menerobos masuk kedalam." Teriak 15 orang tua dengan keras.

Patuloy na basahin ang aklat na ito nang libre
I-scan ang code upang i-download ang App

Pinakabagong kabanata

  • Sistem Prajurit Terkuat   Bab 11

    Cang Lan menepuk pundak Shen Yu, "Pemikiran dan perhitungan yang sangat tajam, lalu kapan waktu yang bagus untuk menyerang ?" "Pagi buta semua pasukan berangkat dan kita akan berperang ketika matahari terbit." Shen Yu merasa itu adalah waktu yang tepat."Aku menerima saranmu." Cang Lan keluar dari tendanya dan memberikan pengumuman.Yun Zhi tersenyum dan berkata, "Prajurit Shen Yu jasamu sangat besar dan aku dengar kau ingin pergi ke medan perang utama. Bagaimana menurutmu apakah kau tertarik bergabung dengan Pasukan yang akan aku bentuk, aku merekrutmu sebagai wakil komandanku dimasa depan ?""Apa untungnya buatku menjadi wakil komandan Anda dimasa depan ?" Tanya Shen Yu kepada Yun Zhi.Yun Zhi menghela nafas, "Hah... Kau memang pintar memang benar dengan bakatmu kau bisa bergabung dengan Komandan yang lebih hebat lalu mendapatkan keuntungan. Sedangkan aku hanya seorang wanita yang diremehkan dan tidak bisa memberimu apa-apa selain gaji

  • Sistem Prajurit Terkuat   Bab 10

    Shen Yu berada didalam kerumunan dan menarik kedua Pedangnya. Shen Yu menebas dengan sangat liar dan gerakan Pedangnya yang dilapisi energi internal membuatnya sangat tajam hingga mampu membunuh musuhnya dengan satu tebasan."Hentikan orang gila ini !" Teriak Teng Wu yang mengambil kampaknya.Shen Yu dikepung belasan orang dan dia menebas mereka seperti Iblis. Dari 30 orang sebelumnya hampir semuanya dibantai oleh Shen Yu sendirian, levelnya yang terus meningkat bukan hanya memperkuat kekuatan fisiknya melainkan juga memulihkan staminanya.Teng Wu mengayunkan kampak besarnya dan Shen Yu menangkisnya, tubuhnya terdorong mundur setengah meter dan Teng Wu memutar tubuhnya sambil mengayunkan kampaknya sekuat tenaga."Kuat tapi sangat lambat." Shen Yu melompat meninggikan kakinya.Kampak Teng Wu hanya menebas angin dan Shen Yu menusukkan Pedang kearah leher Teng Wu. Pedang yang tajam menancap kuat dan darah menyembur keluar, Teng Wu merasa kes

  • Sistem Prajurit Terkuat   Bab 9

    Cang Lan tertawa keras, "Hahaha... Bagus anak muda yang hebat." Yun Zhi mengangguk, "Bisa mengalahkan lima orang sekaligus itu sudah sangat hebat." "Terimakasih atas pujiannya Kapten dan Wakil Kapten." Shen Yu memberi hormat dan rasa suka Yun Zhi naik.Jika dia ingin dipandang bagus maka dia harus menonjol, persaingan disini sangat mudah yang mana dia harus memanfaatkan kesempatan ini agar bisa dikenal oleh mereka berdua.Cang Lan mengajak Shen Yu untuk pergi ke Tendanya dan berbicara, Yun Zhi juga mengikuti mereka berdua bersama beberapa perwira elit yang berpengalaman."Shen Yu setelah melihat kemampuanmu sepertinya kau sangat bisa diandalkan jadi aku memiliki tugas untukmu. Tapi tugas ini sangat berbahaya jadi kau punya keputusan untuk menerima atau menolaknya." "Kapten tidak perlu sungkan selama ini demi kebaikan maka Prajurit ini siap untuk melakukannya." Ucap Shen Yu dengan hormat."Tugasmu adalah memata-matai S

  • Sistem Prajurit Terkuat   Bab 8

    Empat hari berlalu dengan sangat cepat dan Shen Yu sudah mengemasi semua barang bawaannya, ada beberapa pemuda Desa yang juga harus pergi bersamanya ke militer."Suamiku besok akan pergi jadi jangan lupakan kami berdua yang menunggumu dirumah, setidaknya kirim surat agar kami tidak mencemaskanmu." Ucap Su Yan yang duduk ditempat tidur."Tentu saja kalian sudah belajar semuanya dariku dan aku bisa tenang. Jadi malam ini kalian berdua temani aku minum." Shen Yu mengeluarkan arak bagus.Mereka bertiga bersulang dan minum bersama-sama. Melihat kedua Istrinya yang mudah mabuk terlihat sangat lucu dan Shen Yu dimanjakan oleh mereka berdua.Sejak mengasah energi internal dan melalui latihan fisik yang berat membuat kekuatannya meningkat pesat. Shen Yu menarik ikat pinggang Su Yan dan membuat dia menyerah dibawahnya.Kedua Istrinya ini benar-benar sangat cantik sayang sekali dia harus pergi dalam waktu yang lama. Sepanjang malam kamar mereka menj

  • Sistem Prajurit Terkuat   Bab 7

    Sore harinya Shen Yu mendapatkan banyak hasil dia mendapatkan tiga ekor ayam hidup juga banyak tanaman herbal. Lei Ting pasti bisa memanfaatkannya sedangkan tanaman beracun sengaja dia pisahkan.Shen Yu berjalan pulang dan bertanya, "Sistem apakah mungkin didunia ini ada orang yang bisa mengakses kemampuan Beladiri ?" (Dunia ini berbeda dengan Bumi tapi semua manusia punya hak pencerahan dalam Tao. Menurut perhitungan data Sistem tidak menutup kemungkinan ada orang-orang kuat.)"Aku pikir kau tahu segalanya ?" Shen Yu sedikit kecewa mendengar jawaban yang tidak pasti.(Host lupa jika Sistem terbawa arah reinkarnasi Host dan hanya mempertahankan ingatan saja. Jika ini Bumi maka Sistem bisa menjawab semuanya sayangnya ini bukan Bumi melainkan dunia mandiri.)"Kau harusnya punya Tuan selain aku sebelumnya jadi siapa dia dan sehebat apa Tuanmu ?" Tanya Shen Yu kepada Sistem.(Dewa Perang Bai Xie.) "Wow... Tokoh terkenal di

  • Sistem Prajurit Terkuat   Bab 6

    Setelah beberapa jam Shen Yu dan semua gadis yang dia bawa mencapai Desa. Su Yan dan Shen Hao sudah menunggunya dengan cemas, ketika mereka melihat Shen Yu kembali keduanya sangat lega."Anak bodoh kenapa kau mengambil tindakan gegabah dan pergi ketempat mereka sendirian, bagaimana jika hal buruk terjadi kepadamu ?" Bentak Shen Hao dengan keras."Maaf membuatmu khawatir Ayah tapi aku sangat sadar jika aku bisa mengalahkan mereka semua. Mulai sekarang tidak akan ada kelompok angin hitam dan mereka adalah gadis-gadis yang aku selamatkan. Karena mereka tidak punya tempat untuk kembali maka aku memutuskan untuk membawanya kesini." Ucap Shen Yu dengan tegas."Baiklah kau sudah sangat hebat karena berhasil membunuh mereka semua." Shen Hao tidak akan lagi mempermasalahkannya karena semuanya sudah selesai.Shen Yu merangkul Istrinya dan sisanya mereka akan mendapatkan tempat tinggal sementara, karena beras sudah kembali Shen Yu akan membagikannya besok pa

Higit pang Kabanata
Galugarin at basahin ang magagandang nobela
Libreng basahin ang magagandang nobela sa GoodNovel app. I-download ang mga librong gusto mo at basahin kahit saan at anumang oras.
Libreng basahin ang mga aklat sa app
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status