Mag-log inEmpat hari berlalu dengan sangat cepat dan Shen Yu sudah mengemasi semua barang bawaannya, ada beberapa pemuda Desa yang juga harus pergi bersamanya ke militer.
"Suamiku besok akan pergi jadi jangan lupakan kami berdua yang menunggumu dirumah, setidaknya kirim surat agar kami tidak mencemaskanmu." Ucap Su Yan yang duduk ditempat tidur. "Tentu saja kalian sudah belajar semuanya dariku dan aku bisa tenang. Jadi malam ini kalian berdua temani aku minum." Shen Yu mengeluarkan arak bagus. Mereka bertiga bersulang dan minum bersama-sama. Melihat kedua Istrinya yang mudah mabuk terlihat sangat lucu dan Shen Yu dimanjakan oleh mereka berdua. Sejak mengasah energi internal dan melalui latihan fisik yang berat membuat kekuatannya meningkat pesat. Shen Yu menarik ikat pinggang Su Yan dan membuat dia menyerah dibawahnya. Kedua Istrinya ini benar-benar sangat cantik sayang sekali dia harus pergi dalam waktu yang lama. Sepanjang malam kamar mereka menjadi sangat berisik bahkan para Pelayan diluar yang mendengarkan tidak tahu kapan pertempuran mereka akan berakhir. Keesokan harinya mereka bertiga keluar bersama-sama. Su Yan dan Lei Ting terlihat begitu lelah kurang tidur, bahkan pinggang mereka masih sakit dan kaki gemetaran karena perlakuan Shen Yu yang terlalu keras. Shen Hao mengambil Pedangnya dan memberikannya kepada Shen Yu, "Ambil Pedang ini Ayah sudah merawatnya dari dulu dan ini masih sangat bagus." "Terimakasih Ayah aku janji akan kembali hidup-hidup dan mendapatkan prestasi militer untuk keluarga kita." Shen Yu menerimanya. "Cukup kau kembali hidup-hidup saja itu sudah membuatku puas." Shen Hao menepuk pundak Putranya dan bangga. Shen Yu memeluk kedua Istrinya, "Aku pergi sisanya aku serahkan kepada kalian berdua." "Jaga diri baik-baik." Mereka berdua memeluk Shen Yu dan kereta sudah menunggunya. Shen Yu hanya membawa tas kecil yang diikat dipunggungnya dan naik, dia bersama 3 orang Pemuda Desa lainya dan kereta itu bergegas berangkat. Jalannya baru saja dimulai sekarang dan setidaknya dia sudah menebus kesalahan bodohnya dengan memperbaiki pola hidup desa ini. Shen Yu menganggap tempat ini sebagai rumahnya sendiri dan ketika dia sudah cukup kuat maka dia akan kembali. *Ding.* (Host melangkah keluar dan bergabung dengan Militer sebagai Prajurit. Sistem memberikan hadiah pencapaian mata pencerahan, kemampuan mata yang mampu menilai kekuatan musuh dan menilai barang dengan sangat akurat.) Shen Yu merasa matanya sangat panas dan panel atribut lainya muncul. Kemampuan mata ini cukup bagus jadi dia bisa memprediksi seberapa kuat lawanya nanti, adapun nama dan bakat mereka sangat jelas dan ini sangat berguna kedepannya. Setelah seharian penuh perjalanan keesokan paginya mereka tiba di Kamp Militer kecil, ratusan orang berbaris dan Shen Yu berada dibarisan paling depan. "Beri hormat kepada Kapten Cang Lan dan Wakil Kapten Yun Zhi." Teriak Prajurit dengan keras. Seorang Pria tua yang masih segar dan Gadis memakai baju besi naik keatas panggung. Mereka adalah Kapten dan Wakil Kapten posisi paling tinggi di Kamp Militer sekarang. Nama : Yun Zhi Umur : 22 tahun Kecantikan : 95 Privasi : 0 Status : Wakil Kapten masa percobaan Catatan : Putri Bungsu Jendral Agung Yun Jing. Shen Yu melihat informasinya dan sedikit terkejut dengan identitasnya. Kecantikannya juga sangat mengagumkan dan dia adalah target bagus untuk menjadi istrinya, tapi masalah terbesar adalah identitasnya dan mungkin untuk mendapatkannya dia harus mencapai hal besar. Cang Lan berteriak, "Perang masih berlanjut Kerajaan Qin membutuhkan lebih banyak tenaga karena itulah kalian ada disini. Kalian semua disini akan dilatih dan belum cukup mampu menghadapi Perang sebenarnya. Tugas utama kita adalah menghadapi Suku luar, perwira lainya akan membantu kalian dalam berlatih hidup dan mati demi Kerajaan Qin." "Hidup dam mati demi Kerajaan Qin." Semua orang bersorak. Tenda sudah disediakan dan mereka dibagi menjadi beberapa kelompok. Tanpa pikir panjang mereka langsung berlatih dan Cang Lan mengawasinya secara pribadi. Angkat beban dan latihan stamina mungkin menyulitkan semua orang. Cang Lan sangat sadar mereka adalah pemuda biasa yang kesehariannya adalah bermain, bertani dan berdagang tanpa mengenal kekerasan sama sekali. Terlebih dia hanya membawa 50 orang prajurit berpengalaman saja dan yang menjadi masalah adalah Yun Zhi. Kemampuan bertarungnya memang sudah terlatih dan dia tidak pernah mengeluh, namun Jendral Agung justru melimpahkan tanggung jawab kepadanya yang mana jika hal buruk terjadi yang berada dalam masalah adalah dirinya nanti. "Lapor kepada Kapten sudah setengah hari berlalu dan semuanya sudah tidak kuat menjalani latihan fisik. Namun ada satu orang yang cukup hebat bernama Shen Yu, dia bukan hanya punya stamina yang hebat tapi sepertinya punya keahlian bertarung." Lapor seorang Prajurit Senior. "Latar belakangnya ?" Tanya Cang Lan dengan tegas. "Ayahnya hanya kepala desa dan mantan prajurit biasa." Jawab Prajurit Senior dengan jujur. "Suruh dia kemari jika memang kemampuannya memang sehebat itu maka dia mungkin akan sangat cocok melakukan tugas." Cang Lan ingin bertemu dengan Shen Yu. Prajurit itu mengerti dan dia bergegas memanggil Shen Yu. Setelah beberapa waktu Ptajurit itu membawa Shen Yu menghadap Cang Lan dan Yun Zhi. "Hormat Kapten dan Wakil Kapten !" Shen Yu memberi hormat. Cang Lan mengangguk, "Kau punya tubuh yang terlatih apakah sebelumnya kau belajar Beladiri ?" "Benar." Shen Yu mengiyakannya. "Pengawasmu memberikan pujian karena kau mampu mengikuti latihannya. Aku pikir kau tidak perlu lagi melakukan pelatihan pemula, sebelum aku memberikanmu tugas aku harus memeriksa terlebih dahulu kemampuanmu. Kalian berdua bertarunglah dengan tangan kosong." Cang Lan membiarkan mereka bertarung. Shen Yu mengangguk dan Prajurit itu menyerangnya secara tiba-tiba, tendangan berputar menyapu kearah wajahnya dan Shen Yu menangkapnya dengan satu tangan. Cengkraman tangan Shen Yu yang begitu kuat membuat prajurit itu tidak bisa melepaskan kakinya. Shen Yu mengambil satu kaki lainya dan membuat Prajurit itu terjatuh, tangannya mencekik leher Prajurit itu dan mengamankan kemenangannya. "Kau kalah." Shen Yu melepaskannya. Cang Lan berpikir ini semakin menarik, "Lima orang maju lawan dia dengan tangan kosong." Prajurit lainya melepas baju besi mereka dan membuang Pedang, mereka berlima bergerak kearah Shen Yu secara bersamaan dan ini membuatnya bersemangat. Shen Yu menghindari pengepungan mereka dan menjaga jarak, setiap pukulan lawan berhasil dia hindari dan Shen Yu menggunakan telapak tangan saja agar mencegah luka dalam. Shen Yu mengangkat salah satu Prajurit dan melemparnya kearah temannya. Satu persatu mereka tumbang dan tidak bisa berdiri akibat pukulan Shen Yu. Cang Lan tidak habis pikir para Prajurit Senior itu sudah terlatih namun kekuatan Shen Yu sangat besar seperti harimau.Cang Lan menepuk pundak Shen Yu, "Pemikiran dan perhitungan yang sangat tajam, lalu kapan waktu yang bagus untuk menyerang ?" "Pagi buta semua pasukan berangkat dan kita akan berperang ketika matahari terbit." Shen Yu merasa itu adalah waktu yang tepat."Aku menerima saranmu." Cang Lan keluar dari tendanya dan memberikan pengumuman.Yun Zhi tersenyum dan berkata, "Prajurit Shen Yu jasamu sangat besar dan aku dengar kau ingin pergi ke medan perang utama. Bagaimana menurutmu apakah kau tertarik bergabung dengan Pasukan yang akan aku bentuk, aku merekrutmu sebagai wakil komandanku dimasa depan ?""Apa untungnya buatku menjadi wakil komandan Anda dimasa depan ?" Tanya Shen Yu kepada Yun Zhi.Yun Zhi menghela nafas, "Hah... Kau memang pintar memang benar dengan bakatmu kau bisa bergabung dengan Komandan yang lebih hebat lalu mendapatkan keuntungan. Sedangkan aku hanya seorang wanita yang diremehkan dan tidak bisa memberimu apa-apa selain gaji
Shen Yu berada didalam kerumunan dan menarik kedua Pedangnya. Shen Yu menebas dengan sangat liar dan gerakan Pedangnya yang dilapisi energi internal membuatnya sangat tajam hingga mampu membunuh musuhnya dengan satu tebasan."Hentikan orang gila ini !" Teriak Teng Wu yang mengambil kampaknya.Shen Yu dikepung belasan orang dan dia menebas mereka seperti Iblis. Dari 30 orang sebelumnya hampir semuanya dibantai oleh Shen Yu sendirian, levelnya yang terus meningkat bukan hanya memperkuat kekuatan fisiknya melainkan juga memulihkan staminanya.Teng Wu mengayunkan kampak besarnya dan Shen Yu menangkisnya, tubuhnya terdorong mundur setengah meter dan Teng Wu memutar tubuhnya sambil mengayunkan kampaknya sekuat tenaga."Kuat tapi sangat lambat." Shen Yu melompat meninggikan kakinya.Kampak Teng Wu hanya menebas angin dan Shen Yu menusukkan Pedang kearah leher Teng Wu. Pedang yang tajam menancap kuat dan darah menyembur keluar, Teng Wu merasa kes
Cang Lan tertawa keras, "Hahaha... Bagus anak muda yang hebat." Yun Zhi mengangguk, "Bisa mengalahkan lima orang sekaligus itu sudah sangat hebat." "Terimakasih atas pujiannya Kapten dan Wakil Kapten." Shen Yu memberi hormat dan rasa suka Yun Zhi naik.Jika dia ingin dipandang bagus maka dia harus menonjol, persaingan disini sangat mudah yang mana dia harus memanfaatkan kesempatan ini agar bisa dikenal oleh mereka berdua.Cang Lan mengajak Shen Yu untuk pergi ke Tendanya dan berbicara, Yun Zhi juga mengikuti mereka berdua bersama beberapa perwira elit yang berpengalaman."Shen Yu setelah melihat kemampuanmu sepertinya kau sangat bisa diandalkan jadi aku memiliki tugas untukmu. Tapi tugas ini sangat berbahaya jadi kau punya keputusan untuk menerima atau menolaknya." "Kapten tidak perlu sungkan selama ini demi kebaikan maka Prajurit ini siap untuk melakukannya." Ucap Shen Yu dengan hormat."Tugasmu adalah memata-matai S
Empat hari berlalu dengan sangat cepat dan Shen Yu sudah mengemasi semua barang bawaannya, ada beberapa pemuda Desa yang juga harus pergi bersamanya ke militer."Suamiku besok akan pergi jadi jangan lupakan kami berdua yang menunggumu dirumah, setidaknya kirim surat agar kami tidak mencemaskanmu." Ucap Su Yan yang duduk ditempat tidur."Tentu saja kalian sudah belajar semuanya dariku dan aku bisa tenang. Jadi malam ini kalian berdua temani aku minum." Shen Yu mengeluarkan arak bagus.Mereka bertiga bersulang dan minum bersama-sama. Melihat kedua Istrinya yang mudah mabuk terlihat sangat lucu dan Shen Yu dimanjakan oleh mereka berdua.Sejak mengasah energi internal dan melalui latihan fisik yang berat membuat kekuatannya meningkat pesat. Shen Yu menarik ikat pinggang Su Yan dan membuat dia menyerah dibawahnya.Kedua Istrinya ini benar-benar sangat cantik sayang sekali dia harus pergi dalam waktu yang lama. Sepanjang malam kamar mereka menj
Sore harinya Shen Yu mendapatkan banyak hasil dia mendapatkan tiga ekor ayam hidup juga banyak tanaman herbal. Lei Ting pasti bisa memanfaatkannya sedangkan tanaman beracun sengaja dia pisahkan.Shen Yu berjalan pulang dan bertanya, "Sistem apakah mungkin didunia ini ada orang yang bisa mengakses kemampuan Beladiri ?" (Dunia ini berbeda dengan Bumi tapi semua manusia punya hak pencerahan dalam Tao. Menurut perhitungan data Sistem tidak menutup kemungkinan ada orang-orang kuat.)"Aku pikir kau tahu segalanya ?" Shen Yu sedikit kecewa mendengar jawaban yang tidak pasti.(Host lupa jika Sistem terbawa arah reinkarnasi Host dan hanya mempertahankan ingatan saja. Jika ini Bumi maka Sistem bisa menjawab semuanya sayangnya ini bukan Bumi melainkan dunia mandiri.)"Kau harusnya punya Tuan selain aku sebelumnya jadi siapa dia dan sehebat apa Tuanmu ?" Tanya Shen Yu kepada Sistem.(Dewa Perang Bai Xie.) "Wow... Tokoh terkenal di
Setelah beberapa jam Shen Yu dan semua gadis yang dia bawa mencapai Desa. Su Yan dan Shen Hao sudah menunggunya dengan cemas, ketika mereka melihat Shen Yu kembali keduanya sangat lega."Anak bodoh kenapa kau mengambil tindakan gegabah dan pergi ketempat mereka sendirian, bagaimana jika hal buruk terjadi kepadamu ?" Bentak Shen Hao dengan keras."Maaf membuatmu khawatir Ayah tapi aku sangat sadar jika aku bisa mengalahkan mereka semua. Mulai sekarang tidak akan ada kelompok angin hitam dan mereka adalah gadis-gadis yang aku selamatkan. Karena mereka tidak punya tempat untuk kembali maka aku memutuskan untuk membawanya kesini." Ucap Shen Yu dengan tegas."Baiklah kau sudah sangat hebat karena berhasil membunuh mereka semua." Shen Hao tidak akan lagi mempermasalahkannya karena semuanya sudah selesai.Shen Yu merangkul Istrinya dan sisanya mereka akan mendapatkan tempat tinggal sementara, karena beras sudah kembali Shen Yu akan membagikannya besok pa







