Share

Bab 6

Author: Dimas Saputra
last update publish date: 2026-04-12 00:14:42

Setelah beberapa jam Shen Yu dan semua gadis yang dia bawa mencapai Desa. Su Yan dan Shen Hao sudah menunggunya dengan cemas, ketika mereka melihat Shen Yu kembali keduanya sangat lega.

"Anak bodoh kenapa kau mengambil tindakan gegabah dan pergi ketempat mereka sendirian, bagaimana jika hal buruk terjadi kepadamu ?" Bentak Shen Hao dengan keras.

"Maaf membuatmu khawatir Ayah tapi aku sangat sadar jika aku bisa mengalahkan mereka semua. Mulai sekarang tidak akan ada kelompok angin hitam dan mereka adalah gadis-gadis yang aku selamatkan. Karena mereka tidak punya tempat untuk kembali maka aku memutuskan untuk membawanya kesini." Ucap Shen Yu dengan tegas.

"Baiklah kau sudah sangat hebat karena berhasil membunuh mereka semua." Shen Hao tidak akan lagi mempermasalahkannya karena semuanya sudah selesai.

Shen Yu merangkul Istrinya dan sisanya mereka akan mendapatkan tempat tinggal sementara, karena beras sudah kembali Shen Yu akan membagikannya besok pagi. Untungnya hasil ikan yang didapatkan cukup banyak dan bisa menutupi celah.

Lei Ting ikut bersama dengan Shen Yu dan dia memperkenalkannya, "Ayah ini adalah Lei Ting bisa dikatakan dia adalah Tabib. Aku sudah menyelamatkannya dari Kelompok Angin Hitam bersama yang lainya."

"Salam Tuan Shen Hao." Lei Ting membungkuk memberi hormat.

"Apakah kau punya Keluarga ?" Tanya Shen Hao kepada Lei Ting.

"Tidak semuanya sudah mati dan saya hanya sendirian. Kalau boleh demi membalas kebaikan Tuan muda Shen Yu saya akan bekerja di desa ini saja." Lei Ting mengatakan keinginannya.

Shen Hao sekarang mengerti Lei Ting ini punya ketertarikan dengan Shen Yu, melihat profesinya yang bagus dan wajahnya yang cantik itu sudah sangat bagus jika Shen Yu bisa memperistrinya selagi Lei Ting tidak tahu masa lalu buruk Shen Yu.

"Begitu ya Desa ini tentu saja akan menerimamu dengan baik. Sekarang adalah masa yang kacau dan kau hanya seorang gadis lemah, takutnya melihat betapa cantiknya dirimu dan keahlianmu akan ada banyak orang yang berusaha bersikap kurang ajar kedepannya. Bagaimana Lei Ting apakah kau mau menjadi menantu Keluarga Shen dan menikahi Putraku ini ?" Shen Hao menyarankan pernikahan.

Shen Yu tidak menyangkan Ayahnya ini begitu peka dalam mengambil kesempatan. Profesi seperti Tabib itu benar-benar sangat berguna, dia tahu mana yang baik dan buruk kedepannya juga ini akan memudahkannya.

Lei Ting sedikit ragu, "Tapi Tuan Muda Shen Yu sudah punya Istri aku tidak enak jika tiba-tiba masuk begitu saja."

Su Yan berdiri dan berkata, "Aku tidak keberatan sama sekali lagi pula Suamiku akan pergi ke Militer dan mencari prestasi. Kami sudah membicarakan sejak lama jika dia akan memiliki lebih dari satu Istri, aku juga diselamatkan olehnya jadi nasib kita sama dan aku pikir mungkin kita bisa jadi Saudari yang baik."

Shen Yu tersenyum, "Lei Ting kau punya hak untuk menolaknya jika tidak menyukaiku."

"Bukan begitu... aku tidak keberatan jika harus menjadi istri orang yang sudah menyelamatkan hidupku hanya saja aku takut jika kau tidak menyukaiku." Lei Ting berkata dengan malu.

"Urusan Anak muda aku tidak akan ikut campur." Shen Hao memberikan mereka ruang dan berjalan keluar.

Shen Yu merangkul mereka berdua, "Mustahil kalian berdua sangat cantik tentu saja aku menyukai kalian. Soal Su Yan kau tidak perlu khawatir karena aku akan memperlakukan kalian dengan adil. Jadi Lei Ting mulai sekarang kau adalah Istriku sama seperti Su Yan."

"Iya." Lei Ting mengangguk dan tidak keberatan.

Su Yan juga menerimanya dengan baik dan mengajak Lei Ting pergi kebelakang agar dia bisa membersihkan diri. Shen Yu pergi keluar mengobrol bersama Ayahnya sebentar dan dia memberikan perintah agar memperlakukan Lei Ting dengan baik.

Setelah beberapa waktu dia kembali ke kamarnya dan mereka berdua sudah menunggunya. Keduanya sangat cantik dan Shen Yu duduk bersama mereka ditempat tidurnya.

"Malam ini akan jadi malam yang panjang untuk kita bertiga." Shen Yu mengusap wajah Lei Ting menciumnya.

Jantung Lei Ting berdegup dengan kencang dan dia sangat malu karena Su Yan juga bisa melihatnya. Shen Yu meraih pinggang Su Yan dan bercumbu dengannya secara bergantian, malam itu Shen Yu bercinta dengan mereka berdua sekaligus dan mendapatkan hadiah.

(Selamat Host mendapatkan Seni Penelan Racun.)

Seni Penalan Racun dapat membantu Host menetralkan segala jenis racun, mengkonsumsi racun juga dapat meningkatkan energi internal dan semakin kuat racunnya maka semakin kuat pula peningkatan energi yang diterima.

Keesokan harinya Su Yan bangun terlebih dahulu dan mengurus semuanya. Su Yan membiarkan Shen Yu istirahat bersama Lei Ting mengingat kemarin terlalu banyak kejadian.

Shen Yu memeluk Lei Ting dan berpikir sebentar tentang semua keuntungan, dia mendapatkan banyak perhiasan bagus dan menjualnya kemungkinan bisa menghasilkan perak yang banyak.

Belum lagi dia juga memiliki 3 ribu tael perak yang dia ambil dari Kelompok Angin hitam. Obat dan makanan adalah barang langka dimasa sulit seperti sekarang. Sekalipun punya uang belum tentu dia bisa membeli banyak yang mana itu akan menyulitkan.

"Hm... Apa yang sedang Suamiku pikirkan ?" Tanya Lei Ting dengan gugup.

Shen Yu bersandar didada Lei Ting yang lembut, "Sebelum aku pergi meninggalkan kalian berdua dan mencari prestasi militer aku berencana membuat kehidupan desa ini menjadi makmur di era yang sedang kacau."

"Ini tidak akan pernah berakhir sampai perang berhenti." Lei Ting mengatakan pendapatnya.

"Aku punya caraku sendiri." Shen Yu mengatakan semua rencananya.

Setelah mendengarkannya Lei Ting tidak bisa menahan diri untuk kagum. Shen Yu berdiri memakai kembali pakaiannya, dia memutuskan untuk membuat jebakan lainya dan berencana pergi berburu dihutan.

Warga Desa sudah bisa bekerja dan proses penanaman akan dilakukan tiga hari lagi setelah tunas muncul. Shen Yu merasa harus mengeksplor lebih banyak lagi dan berharap menemukan barang bagus.

Shen Yu pergi ke hutan sendirian dan memasang jebakannya. Sisanya dia berkeliling menggunakan kemampuan Sistem untuk memindai herbal bagus yang nantinya bisa dia gunakan.

Continue to read this book for free
Scan code to download App

Latest chapter

  • Sistem Prajurit Terkuat   Bab 156

    Lu Shang merasa ini bukan situasi yang menguntungkan untuk mereka, jika pertarungan pecah di Ibukota maka akan ada banyak korban yang berjatuhan.Hao Chen tersenyum, "Gadis Lu Shang... Kami tidak akan meminta terlalu banyak, Tungku Naga dan Harimau sudah kalian rebut dari Raja Racun. Jika kau memberikannya kepadaku maka aku jamin ini akan berakhir tanpa adanya pertempuran." Xuan Yuan merasa ada yang aneh dan energi langit dan bumi seolah sedang bergerak, "Kalian berdua awas." Rantai ilusi menembus keluar dari dalam penghalang dan Tao Being akhirnya bertindak, dia sudah lama tidak bertemu dengan Xuan Yuan dan semangat bertarungnya yang dulu pernah hilang sekarang bangkit.Rantai itu bukan hanya mengikat mereka tapi juga menjebak dalam ilusi. Formasi sihir Tao Being sudah meningkat sejak terakhir kali mereka bertarung dan Xuan Yuan membebaskan dirinya dalam ilusi."Tao Being... Begitu ya kau jadi anjing Kaisar Shen Yu sekarang ini tidak s

  • Sistem Prajurit Terkuat   Bab 155

    Jiu Lao memasang kuda-kudanya dan tebasannya menyemburkan Aura, lonjakan energi internalnya membentuk seekor Ular yang berniat menerkam Shen Yu. Melihat serangan ini Shen Yu menghindarinya diudara dan menarik kembali Pedangnya, tebasan pedangnya memecahkan gelombang suara pedang yang membuat serangan Jiu Lao meledak.Shen Yu berpijak ketanah dan Jie Lao menyerangnya secara beruntun, tebasan yang begitu cepat sampai merobek tanah dan wajah Shen Yu tersayat oleh tebasan Pedang. Darah mengalir dari luka di pipinya dan ini membuatnya bersemangat.Ayunan Pedangnya ditangkis keatas dan Jie Lao kehilangan momentum, tangan kirinya mengepal dan tinju mendarat telak di rahang Jie Lao hingga membuatnya terlempar kesamping."Sudah mati masih saja merepotkan tapi sayangnya aku lebih kuat." Shen Yu tersenyum dan mencibir dengan nada yang sombong.Namun sebelum dia ingin mengakhirinya tiba-tiba saja Shen Yu merasa mati langkah, ada gumpalan energi berw

  • Sistem Prajurit Terkuat   Bab 154

    Beberapa bulan berlalu dengan sangat cepat dan akhirnya tiba waktunya Lei Ting melahirkan, Shen Yu sudah mengalaminya sekali namun tetap saja sulit mengatakan jika dia tidak bisa berhenti khawatir.Suara tangisan bayi terdengar dan tabib wanita keluar dari kamar Lei Ting, "Selamat Yang Mulia kondisi Nyonya baik-baik saja dan anaknya perempuan." Shen Yu masuk kedalam dan melihat Putri kecilnya yang baru lahir, "Terimakasih sudah bekerja keras." "Suamiku berikan dia nama ?" Lei Ting menunggu nama dari Ayahnya."Marga Shen... Namanya adalah Shen Lei." Shen Yu mencium keningnya dan membiarkannya istirahat digendongannya.Sisanya yang lain memberikan selamat dan keluarga ini bertambah lebih ramai. Shen Yu akhirnya merasa sedikit lebih lega dan perayaan kelahiran Putrinya akan dimulai setelah masa nifas Lei Ting berakhir.Kekaisaran akhirnya tidak memiliki seorang Pangeran saja tapi sekarang seorang Putri, Shen Yu bersumpah akan memb

  • Sistem Prajurit Terkuat   Bab 153

    Disisi lain Aliansi Beladiri Xuan Yuan datang ke tempat Yin Mo dan berkata, "Persiapan sudah hampir selesai.""Apa ada kabar lain ?" Tanya Yin Mo yang duduk disinggasana sambil menopang kepala dengan tangan."Kultus Iblis sengaja membocorkan informasi yang tidak aku pahami. Apakah Anda tahu siapa itu Pedang Abadi ?" Tanya Xuan Yuan dengan serius.Yin Mo membuka matanya dan terkejut, "Jangan bilang kalau ini berhubungan dengan Kaisar Shen Yu ?" "Benar... Aku mengira jika Yang Kai sengaja membingungkan kita tapi melihat Anda begitu tertarik sepertinya tidak juga. Informasi yang sengaja dia sebarkan adalah Prajurit terkuat Kekaisaran Shen adalah pewaris Pedang Abadi." Xuan Yuan berkata dengan jujur.Yin Mo tersenyum lebar dan tertawa dengan keras, "Hahaha... Sekarang semuanya masuk akal awalnya aku bingung menggambarkan kekuatan bocah itu. Pantas saja diumurnya yang masih muda bahkan belum kepala tiga dia sudah menjadi Guru Beladiri."

  • Sistem Prajurit Terkuat   Bab 152

    Setelah melalui pertarungan yang cukup melelahkan semua Prajuritnya segera mendapatkan perawatan. Shen Yu menyelamatkan mereka yang terkena racun dan butuh banyak usaha untuk menyerapnya.Setelah dua hari malamnya dia bisa beristirahat didalam tenda bersama Lu Shang. Zilong melakukan penjagaan dengan ketat dan kali ini dia mendapatkan banyak untung.Tungku naga dan harimau harus disembunyikan dengan rapat. Shen Yu penasaran jika Pusaka ini digunakan oleh Lei Ting nantinya manfaat apa saja yang bisa dia peroleh."Sistem aku ingin menukar poin dengan panduan obat lengkap. Simpan semuanya didalam ruang sistem." Shen Yu melakukan pembelian.Poin yang dia dapatkan dari membunuh mereka berdua sangatlah banyak. Juga Seni Racun dari Yan Song sudah cukup untuk ditingkatkan lagi menjadi kemampuan hebat.Lu Shang melepaskan zirahnya dan membuat teh, "Suamiku terimkasih banyak... Jika bukan karenamu balas dendam Keluargaku tidak akan pernah selesai.

  • Sistem Prajurit Terkuat   Bab 151

    Bei Zhuan mendengar teriakan Shen Yu dan wajahnya menjadi sangat pucat, Pedang Lu Shang hampir menggorok lehernya dan Bei Zhuan mengayunkan tombaknya kesamping. Lu Shang melompat menghindari serangannya dan pohon-pohon dibelakang terpotong oleh energi Bei Zhuan. Shen Yu menyimpan tungku naga dan harimau lalu menyimpannya kedalam ruang sistem. Perasaan saat mengendalikan pedang dosa kesombongan memang sangat luar biasa dan darahnya mendidih karena energinya."Sialan kau Yan Song.... Kalian semua aku akan membunuh kalian." Bei Zhuan terlihat sangat marah dan tanda kutukan terbentuk.Tubuhnya membesar dan kulitnya menjadi hitam pekat sekeras baja. Energi internalnya terus meluap sampai ke level 98 dan Shen Yu tidak bergeming sama sekali dengan badai energi internal yang dia buat.Kemampuan pemulihan Bei Zhuan menjadi sangat cepat Lu Shang maju dan bersiap menebas, "Pedang Bunga Pulm."Kecepatan Pedangnya menebas leher Bei Zhuan dan itu sama

  • Sistem Prajurit Terkuat   Bab 3

    Hanya dalam waktu 1 jam pekerjaan membuat bubu akhirnya selesai. Shen Yu mengambil keranjang dan mengajak Su Yan pergi bersama ke sungai belakang. Shen Yu menemukan lokasi yang bagus dan memasang dua jebakannya, "Akhirnya selesai juga tinggal tunggu ikan masuk saja."

  • Sistem Prajurit Terkuat   Bab 7

    Sore harinya Shen Yu mendapatkan banyak hasil dia mendapatkan tiga ekor ayam hidup juga banyak tanaman herbal. Lei Ting pasti bisa memanfaatkannya sedangkan tanaman beracun sengaja dia pisahkan.Shen Yu berjalan pulang dan bertanya, "Sistem apakah mungkin didunia ini ada orang yang bisa

  • Sistem Prajurit Terkuat   Bab 5

    Seorang Pria tua mengetuk pintu dan berkata, "Tuan Shen Yu kabar buruk !" Shen Yu bergegas keluar dan bertanya, "Ada apa ?" "Empat orang yang Anda suruh beli beras dipasar semuanya mati. Beras dirampok oleh kelompok angin hitam dan sekarang kita akan mati kelaparan."

  • Sistem Prajurit Terkuat   Bab 4

    Shen Yu berteriak, "Berhenti kalian semua !" "Apa maksudmu menghentikan kami Bocah ?" Teriak orang tua Desa yang terlihat lemas."Dengarkan dulu aku tahu kalian semua sangat kesusahan sekarang. Menang benar bukan hanya perang berkepanjangan tapi juga kemarau membuat kalian kesu

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status