Home / Romansa / Skandal Panas CEO / Bab 27 Kecelakaan Menimpa Gery

Share

Bab 27 Kecelakaan Menimpa Gery

Author: Pieda11
last update Last Updated: 2025-12-27 22:13:40

"Juna!" pekik Tiara. "Kamu ngomong apa sih!"

"Saya tidak mau Tiara hamil sekarang!" tegas Juna.

"Jangan dengarkan pria tidak jelas itu, dok!" kesal Tiara.

Dokter dan perawat yang sedang bertugas pun kebingungan melihat perdebatan antara Tiara dan Juna.

"Asal dokter tahu, anak itu bukan anak saya dan saya tidak mau, Tiara hamil anak pria lain!" ucap Juna terbawa emosi. "Bisa kan, dok?"

"U-untuk kehamilan Ibu Tiara yang masih muda memang masih bisa tapi saya tidak berani melakukan hal keji itu. Apalagi, kondisi janin nya dalam keadaan sehat. Saya tidak bisa mengambil resiko. Dan lebih baik, kalian bicarakan hal ini lebih dulu." pinta dokter.

"Kamu gila, Jun! Aku tidak mau membunuh anak ini. Kamu tidak berhak, Jun!" teriak Tiara.

"Aku benci anak itu, Tiara!" pekik Juna.

"Tapi kamu tidak berhak membuat keputusan sendiri. Apalagi kamu bukan siapa-siapaku! Hubungan kita sudah berakhir. Dan aku sudah menikah dengan pria yang menjadi ayah dari calon anakku." kesal Tiara.

"Dok, sebenarnya dia
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Skandal Panas CEO   Bab 29 Kabar Buruk

    Tiara menatap wajah Renata. "Aku bicara apa? Aku hanya melakukan apa yang menurutku terbaik, Re. Pak Gery membutuhkan pertolongan kita. Aku tidak mau, kalau Pak Gery telat penanganan. Kamu juga dengar sendiri apa yang dikatakan dokter? Pak Gery harus cepat-cepat di operasi. Lagi pula, aku yakin, kalau keluarga Pak Gery akan setuju dengan keputusanku ini. Mereka juga menyayangi Pak Gery dan pastinya, mereka ingin yang terbaik untuk Pak Gery!" ucao Tiara panjang lebar."Iya, aku tahu, tapi kita juga tidak bisa mengambil keputusan yang berat ini. Kita harus menunggu persetujuan dari keluarga Pak Gery. Kebetulan, aku sudah memberitahukan Pak Ryan dan dia sedang dalam perjalanan ke rumah sakit. Jadi, kita tunggu Pak Ryan saja." pinta Renata."Baiklah, kalau keluarga pasien sudah datang, tolong sampaikan pesan ini dan keluarga bisa mengurus persyaratannya di administrasi." titah dokter lalu bergegas pergi."Re, hiks … hiks … aku hanya ingin yang terbaik untuk Pak Gery. Apa aku salah, ha?" t

  • Skandal Panas CEO   Bab 28 Kecelakaan Gery

    Mobil Gery seketika dilahap si jago merah. Dan dari kejauhan terdengar sirine ambulan yang berjalan kearah kecelakaan."Pak Gery, sadarlah!" teriak Tiara yang memangku kepala Gery. "Ambulan sudah datang." ucap Pak polisi."Cepat bawa dia ke rumah sakit. Dia tidak boleh mati!" pinta Tiara kepada Polisi.Polisi menggotong Gery kedalam ambulan. "Anda luka dan sebaiknya anda ikut ke rumah sakit." ucap Polisi saat melihat tangan Tiara terkena luka bakar.Tiara masuk kedalam ambulan dan ambulan pun melaju cepat.Di sepanjang jalan, Tiara selalu menggenggam tangan Gery."Kamu harus bertahan, Pak! Kamu tidak boleh mati. Aku tidak mau, anakku kehilangan ayahnya. Kamu harus kuat. Aku mohon, Pak!" gumam Tiara.Drt … Drt ….Ponsel Gery berdering, Tiara melihat nama Renata yang tengah menelfon Gery."Hallo, Re?" ucap Tiara setelah menjawab panggilan Renata di ponsel Gery.Renata memastikan nomer yang di telfonnya. "Aku tidak salah menelfon Pak Gery, tapi kenapa suaranya seperti suara Tiara." guma

  • Skandal Panas CEO   Bab 27 Kecelakaan Menimpa Gery

    "Juna!" pekik Tiara. "Kamu ngomong apa sih!""Saya tidak mau Tiara hamil sekarang!" tegas Juna."Jangan dengarkan pria tidak jelas itu, dok!" kesal Tiara.Dokter dan perawat yang sedang bertugas pun kebingungan melihat perdebatan antara Tiara dan Juna."Asal dokter tahu, anak itu bukan anak saya dan saya tidak mau, Tiara hamil anak pria lain!" ucap Juna terbawa emosi. "Bisa kan, dok?""U-untuk kehamilan Ibu Tiara yang masih muda memang masih bisa tapi saya tidak berani melakukan hal keji itu. Apalagi, kondisi janin nya dalam keadaan sehat. Saya tidak bisa mengambil resiko. Dan lebih baik, kalian bicarakan hal ini lebih dulu." pinta dokter."Kamu gila, Jun! Aku tidak mau membunuh anak ini. Kamu tidak berhak, Jun!" teriak Tiara."Aku benci anak itu, Tiara!" pekik Juna."Tapi kamu tidak berhak membuat keputusan sendiri. Apalagi kamu bukan siapa-siapaku! Hubungan kita sudah berakhir. Dan aku sudah menikah dengan pria yang menjadi ayah dari calon anakku." kesal Tiara."Dok, sebenarnya dia

  • Skandal Panas CEO   Bab 26 Bujukan maut

    Ryan mengambil ponselnya dan menghubungi Gery.Di tempat kerjanya.Gery melihat ponselnya yang menyala "Ayah?" gumamnya kemudian menggeser tombol hijau di layar ponsel."Ada apa Ayah menelfonku, aku sedang sibuk?" tanya Gery sembari menatap langit-langit kantor."Cepat pulang! Ayah ingin bicara denganmu!" geram Ryan.Gery menghentikan jarinya yang sedang menari di papan keyboard laptopnya. 'Jangan-jangan Sindy sudah mengatakan semuanya.' batin Gery."Aku akan pulang satu jam lagi." jawab Gery."Kenapa harus 1 jam lagi, ha? Apa kamu mau menemui wanita pelakor itu!" bentak Ryan. "DASAR ANAK TIDAK TAHU DIRI! Cepat pulang!" pekik Ryan lagi yang kemudian mematikan telfonnya."Mas, kamu yang sabar, dong. Ingat, wajahmu sudah banyak kerutan apalagi di setiap sudut mata. Tolong jangan tambah kerutan halusmu lagi. Kamu kan seorang pemimpin perusahaan, jadi jaga penampilan dan fisikmu." ucap Natalia sembari mengusap lembut pundak Ryan.Ryan menjatuhkan pantatnya di sofa. "Aku tidak bisa berdiam

  • Skandal Panas CEO   Bab 24 Terkejut

    Di sisi lain.Tiara baru saja mengunci pintu rumahnya, dia melangkahkan kakinya dengan sesekali menghapus air matanya.Tangannya melambai saat melihat taksi online yang melewatinya."Pak, tolong antarkan saya ke rumah sakit." titah Tiara."Baik, Pak." jawab supir taksi online.Tak memakan waktu lama, taksi online yang ditumpangi oleh Tiara sudah terparkir di depan lobby rumah sakit."Ini uangnya, Pak!" ucap Tiara kemudian keluar dari mobil. Dia masuk kedalam rumah sakit. "Saya mau periksa kehamilan." ucapnya ke tempat pendaftaran."Baik, silahkan tunggu. Nanti kami akan panggil nomer antrian." jawab suster yang menyodorkan nomer antrian kepada Tiara.Tiara melihat kertas yang bertuliskan 10. Dia duduk di bangku yang sudah disediakan.Sembari menunggu nomernya dipanggil, Tiara menyempatkan diri untuk membuka ponselnya dan dia melihat notifikasi pesan masuk dari mantan kekasihnya.'Untuk apa kamu di rumah sakit?' ucap Tiara yang sedang membaca pesan dari Juna."Juna tahu kalau aku lagi

  • Skandal Panas CEO   Bab 24 Kegilaan Renata di Kantor.

    Gery masuk kedalam kantor tanpa mendengarkan ucapan Sindy."Please Gery, kita perlu bicara!" pekik Sindy menarik lengan Gery.Gery menghentikan langkahnya, ekor matanya melirik ke sekitar ruangan yang ramai."Ini masalah penting. Ini masalah pernikahanmu dengan Tiara." ucap Sindy.'Kenapa dia bisa tahu tentang pernikahanku. Atau jangan-jangan Tiara yang membongkar semua atau wanita bayarannya yang memberitahunya?' batin Gery."Aku sudah tahu semuanya dan aku butuh penjelasan darimu. Bisa-bisanya kamu menikah dengan wanita gila harta dan haus belaian itu. Padahal, sebentar lagi kita akan menikah!" ucap Sindy emosi.Gery menghembuskan napasnya panjang, dia membawa Sindy masuk kedalam ruangannya."Kenapa, kamu malu kalau semua karyawanmu tahu tentang pernikahanmu dengan Tiara?" sindir Sindy."Kamu tidak tahu apa-apa. Jadi, jangan ikut campur urusan pribadiku." tegas Gery."Jelas aku harus ikut campur. Kita mau menikah, Gery. Bahkan, persiapan pernikahan kita hampir selesai. Aku tidak ter

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status