LOGINSebuah tragedi di malam pesta tahunan membuat hidup sekertaris wanita yang bernama Tiara Veronica seketika berubah. Seseorang telah mencampurkan sesuatu kedalam minumannya dan membuatnya tak sadar akan menggoda Bos nya sendiri. "Pak Gery, kenapa anda bisa di sini?" tanya Tiara lalu tak sengaja melihat Gery yang bertelanjang dada. "Apa?" "Ini kamar saya. Seharusnya, saya yang bertanya kepadamu, kenapa seorang sekertaris sepertimu bisa ada di kamar saya!" jawab Gery yang kesal. Bagaimana kelanjutan ceritanya? Apakah Gery akan bertanggung jawab atau sebaliknya?
View More'Amnesia Ringan? Wah, ini kesempatan yang bagus. Jadi, Bryan tidak perlu susah payah menggantikan Gery menikah dengan Sindy. Memang benar, kalau Tuhan sudah menakdirkan mereka bersatu pasti akan tetap bersatu walaupun banyak rintangan yang menghadangnya.' gumam Natalia dalam hati."Dia ayahku?" gumam Gery lagi. "Iya, ini aku ayahmu, Gery." jawab Ryan."Apa benar kalau aku punya calon istri dan sebentar lagi, aku mau menikah?" tanya Gery sembari memegang kepalanya."Semuanya benar. Kamu dan Sindy mau menikah dan kalian saling mencintai. Bahkan cintamu lebih besar, Ger. Banyak yang bilang kalau kalian pasangan yang romantis." jawab Natali dengan senyum manisnya.'Pasangan romantis, tapi kenapa hati ini rasanya tidak bergetar sama sekali. Dan wanita yang bernama Tiara, kenapa selalu ada di pikiranku. Sebenarnya, apa yang terjadi. Kenapa aku bisa amnesia ringan. Siapa Tiara sesungguhnya?' batin Gery kemudian kepalanya terasa pusing."Gery," ucap Ryan panik. "Natali, kamu jangan mengatak
Renata mengerutkan keningnya. "Aku?" tunjuk dirinya sendiri."Haha … mana mungkin aku suka sama Pak Gery. Aku juga tahu diri. Pak Gery itu atasanku dan aku sangat beruntung bisa bekerja dengan bos yang sebaik Pak Gery." ucap Renata lagi.'Jangan sampai kamu mencintai Pak Gery, Re. Aku tidak mau, ada permusuhan diantara kita karena aku sedang mengandung calon anaknya.' batin Tiara."Mungkin kamu yang suka Pak Gery. Kalian kan sudah satu rumah. Jadi, pasti ada timbul benih-benih cinta." ujar Renata dengan tawa kecilnya.'Aku jatuh cinta? Aku hanya ingin menyelamatkan ayah dari calon anakku saja. Apa itu cinta? Apa hatiku masih bisa menerima pria lain setelah Juna memperlakukanku seperti sampah?' batin Tiara."Kamu kenapa diam saja, Ti? Apa yang kamu pikirkan, hem?" tanya Renata lagi.Tiara menggelengkan kepalanya. "Tidak ada, aku hanya memikirkan operasi Pak Gery." jawabnya.'Aku rasa, Tiara sudah jatuh cinta pada Pak Gery. Rasanya aneh sekali hatiku.' batin Renata.Akhirnya setelah men
Tiara menatap wajah Renata. "Aku bicara apa? Aku hanya melakukan apa yang menurutku terbaik, Re. Pak Gery membutuhkan pertolongan kita. Aku tidak mau, kalau Pak Gery telat penanganan. Kamu juga dengar sendiri apa yang dikatakan dokter? Pak Gery harus cepat-cepat di operasi. Lagi pula, aku yakin, kalau keluarga Pak Gery akan setuju dengan keputusanku ini. Mereka juga menyayangi Pak Gery dan pastinya, mereka ingin yang terbaik untuk Pak Gery!" ucao Tiara panjang lebar."Iya, aku tahu, tapi kita juga tidak bisa mengambil keputusan yang berat ini. Kita harus menunggu persetujuan dari keluarga Pak Gery. Kebetulan, aku sudah memberitahukan Pak Ryan dan dia sedang dalam perjalanan ke rumah sakit. Jadi, kita tunggu Pak Ryan saja." pinta Renata."Baiklah, kalau keluarga pasien sudah datang, tolong sampaikan pesan ini dan keluarga bisa mengurus persyaratannya di administrasi." titah dokter lalu bergegas pergi."Re, hiks … hiks … aku hanya ingin yang terbaik untuk Pak Gery. Apa aku salah, ha?" t
Mobil Gery seketika dilahap si jago merah. Dan dari kejauhan terdengar sirine ambulan yang berjalan kearah kecelakaan."Pak Gery, sadarlah!" teriak Tiara yang memangku kepala Gery. "Ambulan sudah datang." ucap Pak polisi."Cepat bawa dia ke rumah sakit. Dia tidak boleh mati!" pinta Tiara kepada Polisi.Polisi menggotong Gery kedalam ambulan. "Anda luka dan sebaiknya anda ikut ke rumah sakit." ucap Polisi saat melihat tangan Tiara terkena luka bakar.Tiara masuk kedalam ambulan dan ambulan pun melaju cepat.Di sepanjang jalan, Tiara selalu menggenggam tangan Gery."Kamu harus bertahan, Pak! Kamu tidak boleh mati. Aku tidak mau, anakku kehilangan ayahnya. Kamu harus kuat. Aku mohon, Pak!" gumam Tiara.Drt … Drt ….Ponsel Gery berdering, Tiara melihat nama Renata yang tengah menelfon Gery."Hallo, Re?" ucap Tiara setelah menjawab panggilan Renata di ponsel Gery.Renata memastikan nomer yang di telfonnya. "Aku tidak salah menelfon Pak Gery, tapi kenapa suaranya seperti suara Tiara." guma






Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.
reviews