공유

Traumatic Disorder

작가: Asriaci16
last update 게시일: 2025-12-02 12:52:41

Irgi menghembuskan nafasnya panjang ketika mendengar bahwa kondisi fisik Agnia nyatanya tidak terlalu mengkhawatirkan. Selama di perjalanan menuju klinik terdekat pun, Agnia memang sudah tidak sadarkan diri sehingga cukup berhasil membuat sang pria dirundung kecemasan.

Akan tetapi, pada saat diperiksa dokter dan ternyata penyebab Agnia pingsan diduga hanya karena syok serta kehabisan tenaga tanpa ada hal serius yang perlu dikhawatirkan, maka Irgi pun sangat bersyukur meski belum sepenuhnya leg
이 작품을 무료로 읽으실 수 있습니다
QR 코드를 스캔하여 앱을 다운로드하세요
잠긴 챕터

최신 챕터

  • Skandal Satu Malam Bersama Pak Dosen   Sesuatu yang Ganjil

    Agnia baru saja keluar dari kamar neneknya setelah memastikan suster yang merawat sang nenek sudah selesai membantu keperluan nenek di pagi hari.Ia sempat berdiri beberapa detik di depan pintu, memastikan tidak ada lagi yang perlu dilakukannya sebelum akhirnya berjalan menuju tangga.“Nanti kalau ada apa-apa, panggil suster saja ya, Nek. Nia soalnya ada jadwal kuliah pagi, jadi mungkin Nia baru pulang sekitar selepas jam makan siang nanti,” ucap Agnia tadi sebelum meninggalkan kamar.Neneknya hanya mengangguk sambil tersenyum.Agnia kemudian menuruni tangga dengan langkah perlahan. Pikirannya kembali tertuju pada rencana hari ini.Ia memang memiliki jadwal kuliah pukul sembilan, tetapi sejak pembicaraan dengan Irgi ketika jogging tadi pagi, ada satu hal yang terus mengusik pikirannya.Pria itu benar-benar berniat mengantarnya ke kampus.Agnia masih ragu apakah keputusan tersebut merupakan ide yang bagus. Ia memang tidak keberatan diantar, tetapi berada satu mobil dengan Irgi dalam pe

  • Skandal Satu Malam Bersama Pak Dosen   Jogging Bersama

    Pagi bahkan belum benar-benar terang ketika Agnia menutup pintu rumah pelan-pelan. Langit masih berwarna abu-abu kebiruan, sementara sebagian besar rumah di kompleks itu tampak masih tertutup rapat. Udara pagi terasa sejuk, cukup untuk membuat Agnia berpikir bahwa jogging sebentar mungkin bisa membantu menjernihkan kepalanya.Sejak percakapannya dengan Irgi semalam, pikirannya memang sulit diajak tenang.Ia masih mengingat bagaimana pria itu meminta agar kejadian beberapa hari lalu dilupakan. Ia juga masih kesal karena Irgi selalu saja bertindak sesuka hati ketika mereka sedang berdekatan, padahal berkali-kali mereka sudah sepakat untuk lebih berhati-hati.Namun, yang paling mengganggunya justru kejadian di dapur.Tatapan Rossi ketika melihat mereka.Pertanyaan-pertanyaan yang sebenarnya terdengar biasa, tetapi entah mengapa terasa seperti sedang mencari sesuatu.Agnia menghembuskan napas panjang, kemudian mulai berlari kecil menyusuri jalanan kompleks.Ia berharap udara pagi bisa m

  • Skandal Satu Malam Bersama Pak Dosen   Sesuatu yang Mulai Terhubung

    Malam telah tiba.Setelah pulang dari makan siang yang molor hingga sore, Irgi sempat mengira semuanya akan baik-baik saja.Setidaknya, sampai Rossi kembali menyinggung soal aroma parfum yang menempel di pakaiannya.Namun, rupanya perkiraannya salah.Sebab, meski Rossi tidak lagi bertanya secara terang-terangan, pria itu bisa merasakan ada sesuatu yang sedang berputar di kepala istrinya.Dan hal itu membuat Irgi tidak nyaman.Bukan karena dirinya takut ketahuan mengenai perasaannya terhadap Agnia.Melainkan karena ia tahu, sekali Rossi mulai menghubungkan satu kejadian dengan kejadian lainnya, perempuan itu bisa menjadi sangat sulit dihentikan.Irgi yang baru saja keluar dari kamar pun sempat berhenti di ujung tangga.Tatapannya langsung tertuju ke arah dapur.Di sana, Agnia terlihat sedang berdiri membelakanginya.Wanita itu tampaknya sedang membuat minuman hangat. Rambutnya diikat seadanya, sementara tangannya sibuk mengaduk sesuatu di dalam gelas.Irgi menarik napas pelan.Ia kemud

  • Skandal Satu Malam Bersama Pak Dosen   Bau yang Masih Dibincangkan

    Seusai berhasil mengalihkan pembicaraan dengan mengajak Rossi makan siang di luar, Irgi pun lantas menggiring istrinya untuk pergi ke sebuah restoran sesuai request Rossi sebelumnya. Berharap jika perhatian Rossi bisa benar-benar terpecah dan tidak lagi tertuju pada aroma parfum yang sempat membuat wanita itu merasa ada sesuatu yang berbeda dari dirinya.Namun, rupanya harapan tersebut tidak semudah itu untuk diwujudkan.Pasalnya, sesampainya di mobil, Rossi justru masih terlihat sibuk mengamati suaminya secara diam-diam. Tatapan matanya beberapa kali tertuju pada pakaian yang dikenakan Irgi, seolah sedang berusaha menemukan sesuatu yang sekiranya bisa membantu ingatannya dalam mengidentifikasi aroma parfum yang tadi sempat ia cium.Sementara Irgi yang mengetahui dirinya tengah diperhatikan hanya bisa berusaha bersikap sewajarnya.Ia mulai menyalakan mesin, lalu siap menarik persneling ketika merasa seperti dirinya sedang diamati.“Ada apa?” tanya Irgi menoleh. Pergerakannya ia tahan

  • Skandal Satu Malam Bersama Pak Dosen   Aroma Parfum

    “Jaga diri kalian baik-baik ya selama mama dan papa gak ada di rumah. Jangan menyulitkan nenek kalian. Apalagi dengan kondisinya yang baru pulih dari koma. Sebagai perempuan dewasa yang beradik kakak, kalian berdua harus bisa saling menjaga satu sama lain. Jangan sampai ada perseteruan sekecil apapun di antara kalian ya…” Sembari memeluk kedua putrinya bergantian, Intan memberikan sedikit wejangan untuk mereka selagi dirinya harus menemani sang suami berobat ke luar negeri. Selama itu pula, Intan menaruh kepercayaan penuh terhadap Agnia dan Rossi. Intan yakin jika kedua putrinya ini akan bisa saling mengandalkan satu sama lain.“Titip salam juga buat suamimu ya, Ros. Tadi pas berangkat, kebetulan dia gak di tempat. Jadi, mama sama papa gak sempat pamitan sama suamimu…” tukas Intan lagi pada putri sulungnya.Untuk sesaat, Rossi pun mengernyitkan dahi sedikit heran. Meski begitu, ia tetap mengangguk dan merespon setiap kalimat yang terlontar lugas dan mengandung pesan dari mulut mamany

  • Skandal Satu Malam Bersama Pak Dosen   Selamat dari Situasi Berbahaya

    Di tengah ciuman yang semakin brutal dan tak terkendali, tiba-tiba saja seseorang muncul mengetuk pintu dengan cukup kencang juga mengejutkan. Dalam sekejap, membuat Agnia terpekik kaget seiring dengan mata yang terbelalak lebar sekaligus mendorong dada Irgi sekuat tenaga hingga menyebabkan ciuman mereka terpaksa disudahi. “Agnia!” seru sebuah suara yang tak asing. Melotot, Agnia yang sedang lumayan berantakan karena ulah Irgi sebelumnya pun refleks didera rasa panik tatkala mendapati sang mama yang memanggil dirinya barusan. “Itu suara mama, Mas,” bisik Agnia cemas. Sementara Irgi, dia berusaha menenangkan Agnia dengan cara menempelkan telunjuknya di bibir sendiri. Memberi kode agar Agnia tidak bersuara, sekaligus mencari alasan kuat guna melayangkan jawaban ketika nanti mereka dilontari pertanyaan.“Nia, kamu di dalam, Nak?” Intan kembali bersuara di sela ketukan pintu yang belum disudahi. Kepanikan Agnia bertambah. Buru-buru, ia pun membenahi kembali kancing kemejanya yang sud

  • Skandal Satu Malam Bersama Pak Dosen   Tertangkapnya Sang Wanita

    Satu kata, lega. Agnia benar-benar merasa beruntung karena di saat ia sedang membutuhkan toilet, matanya pun menangkap sebuah tempat cuci kakus yang lokasinya pun tidak terlalu jauh dari tempatnya berada tadi. Tanpa buang-buang waktu, ia segera menunaikan hasrat ingin pipisnya meski fasilitasnya

    last update최신 업데이트 : 2026-03-24
  • Skandal Satu Malam Bersama Pak Dosen   Rencana Penyelamatan

    Pagi-pagi sekali, Agnia sudah mengenakan pakaian rapi dan bersiap untuk pergi. Tas pun sudah tersampir di bahu, dan hanya tinggal menunggu komando dari Irgi saja untuk membuatnya beranjak melangkah meninggalkan rumah.“Agnia … pagi buta begini sudah rapi saja kamu. Mau kemana?” tegur Desi yang kala

    last update최신 업데이트 : 2026-03-24
  • Skandal Satu Malam Bersama Pak Dosen   Menjalankan Misi

    Setelah pembicaraan yang cukup serius di mobil, Irgi pun akhirnya mengantar Agnia ke suatu tempat. Dimana sebelumnya, wanita itu sempat menghubungi seseorang yang perlu ditemuinya. Akibatnya, Irgi pun rela menunda agenda hari ini, hanya demi bantu meringankan beban Agnia yang sedang dirundung masal

    last update최신 업데이트 : 2026-03-23
  • Skandal Satu Malam Bersama Pak Dosen   Ide dan Solusi

    “Agnia, kamu baik-baik saja?” tanya Irgi setibanya di dekat sang wanita. Tanpa diminta, ia ikut berjongkok demi mensejajari posisi Agnia yang kala ini sedang duduk lemas di atas aspal. “Nggak. Semuanya gak baik-baik aja,” gumam Agnia gusar. Suaranya terdengar lemah di tengah kedua mata yang berka

    last update최신 업데이트 : 2026-03-23
더보기
좋은 소설을 무료로 찾아 읽어보세요
GoodNovel 앱에서 수많은 인기 소설을 무료로 즐기세요! 마음에 드는 작품을 다운로드하고, 언제 어디서나 편하게 읽을 수 있습니다
앱에서 작품을 무료로 읽어보세요
앱에서 읽으려면 QR 코드를 스캔하세요.
DMCA.com Protection Status